Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Aplikasi Akad-Akad Pembiayaan Syariah pada Sumber Daya Insani Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah Se JABODETABEKTEN A. Hubur; Rizqullah Thohuri; Jakaria; Acep R Jayaprawira; Muammar Kadafi; Syakif Ahmad
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i2.48601

Abstract

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) merupakah salah satu lembaga keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi Islam terutama masyarakat ekonomi menengah kebawah dimana lokasinya biasanya ada di pinggiran kota dan pedesaan yang belum terjangkau secara maksimal oleh layanan bank Umum. Diantara permasalahan yang sering terjadi adalah sulitnya melakukan penyesuaian antara teori dan praktek dilapangan terkait akad-akad pembiayaan syariahnya, sehingga dipandang perlu peningkatan kualitas sumber daya insani agar akad-akad syariah terimplementasi dengan baik dan bukan hanya slogan semata. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini untuk meningkatkan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif tentang akad-akad pembiayaan syariah pada sumber daya insani Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah (KOMPARTEMEN BPRS ASBISINDO) se JABODETABEKTEN. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi melalui webinar dengan para peneliti sebagai narasumber dan perwakilan dari masing-masing BPRS yang berjumlah 150 orang menjadi pesertanya. Hasil dari kegiatan ini adalah sumber daya insani BPR Syariah memiliki pemahaman yang komprehensif dan integral serta mampu mengaplikasikan akad-akad syariah di tempat mereka bekerja yang sesuai dengan ketentuan perbankan dan maqhasid syariah.
PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PERJANJIAN SEWA MENYEWA MENURUT HUKUM ISLAM Siti Nabila; Al Furqan; Muammar Kadafi; Fuja Afiska
Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol 4 No 1 (2026): Indonesian Journal Of Islamic and Social Science
Publisher : LPPM IAI Almuslim Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71025/esn7kt61

Abstract

This study aims to analyze the resolution of breach of contract in lease agreements under Islamic law. A breach (wanprestasi) in an ijarah (lease) contract occurs when one party fails to fulfill agreed obligations, such as late payment, misuse of the leased object, or violation of contractual terms. In Islamic law, the resolution of such breaches emphasizes the principles of justice (‘adl), public interest (maslahah), and good faith between the parties. Dispute resolution is primarily conducted through mutual deliberation (ṣulḥ) to reach an amicable settlement without harming either party. If such efforts fail, the dispute may be brought before judicial institutions, where decisions are made based on evidence and sharia principles. Sanctions for breach in Islamic law are not punitive in nature but aim to restore rights and obligations proportionally, including compensation (ta‘wīḍ) for actual losses incurred. Additionally, contract termination (fasakh) may be applied in cases of substantial violation. Therefore, the resolution of breach of contract in Islamic law highlights a balance between enforcement of rights, responsibilities, and moral values grounded in sharia principles.
Pemaknaan Mahasiswa Sastra Jepang Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) terhadap Popularitas Kimetsu No Yaiba: Mugen Train(Kajian Resepsi) Marieyatul Fithriyah; Diana Puspitasari; Muammar Kadafi
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 14 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v14i1.16048

Abstract

 Abstract The purpose of this study is to examine the responses of the 2021 cohort of Japanese Literature students at Jenderal Soedirman University (UNSOED) to the anime Kimetsu No Yaiba: Mugen Train focusing on how they interpret the film and the factors that influence their perception of the anime's popularity, such as animation, narrative, and media influence. Using Stuart Hall's reception theory, this study explores the dominant, negotiating, and oppositional reading positions in interpreting the film's message. Applying a qualitative descriptive method by implementing in-depth interviews with six students selected by purposeful sampling from a total of 27 students who filled out the questionnaire. The results showed that the majority of informants were in a dominant position, receiving the film's message related to visual quality and emotional delivery positively. Conversely, there were two informants who occupied a negotiating position by acknowledging the quality of the film but criticizing certain narrative aspects. These findings reveal that students' backgrounds and personal experiences have a significant influence on how they understand and respond to this anime. Keywords: Kimetsu No Yaiba, Reception Theory, Stuart Hall, Students, Anime Popularity   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki respons mahasiswa Sastra Jepang angkatan 2021 Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) terhadap anime Kimetsu no Yaiba: Mugen Train, dengan fokus bagaimana mereka memaknai film dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi mereka terhadap kepopuleran anime tersebut, seperti animasi, narasi, dan pengaruh media. Menggunakan teori resepsi Stuart Hall, penelitian ini mengeksplorasi posisi pembacaan dominan, negosiasi, dan oposisi dalam pemaknaan pesan film tersebut. Menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan enam orang mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling dari total 27 mahasiswa yang mengisi kuisioner. Hasilnya menunjukkan mayoritas narasumber berada pada posisi dominan, menerima pesan film terkait kualitas visual dan penyampaian emosional secara positif. Sebaliknya, ada dua narasumber yang menempati posisi negosiasi dengan mengakui kualitas film namun mengkritisi aspek naratif tertentu. Temuan ini mengungkap bahwa latar belakang dan pengalaman pribadi mahasiswa berpengaruh secara signifikan terhadap cara mereka memahami dan menanggapi anime ini. Kata kunci: Kimetsu No Yaiba, Teori Resepsi, Stuart Hall, Mahasiswa, Popularitas Anime 
Eksistensi Perempuan Pada Manga Arte Karya Okubo Kei (Kajian Feminisme Eksistensial) Farah Diva Salsabila; Diana Puspitasari; Muammar Kadafi
IZUMI Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/izumi.12.1.88-96

Abstract

<p>This research begins with several problems found around women, one of which is about gender equality. Because of these conditions, the research was conducted with the aim of knowing how women struggle in achieving their existence. The method used in this research is descriptive qualitative. This research data uses dialogues and pictures taken from the manga Arte as data sources. The data retrieval method used is a reading and note-taking technique. Data analysis techniques are presented descriptively. This study uses Simone de Beauvoir&#039;s existentialist feminism theory. The results of the study show that women because of their otherness often get injustice in gender relations. In order for women to gain their own existence, women must fight back by carrying out four strategies of self-transcendence according to Beauvoir, namely working, becoming an intellectual figure, working to achieve social transformation, and rejecting the other. Through research from Arte&#039;s manga, it can be concluded that a woman who wants to achieve her existence is not an easy thing to achieve. Women who want to get out of the shackles of patriarchy do not always get a positive response, and it takes more effort and hard work to achieve that existence.</p> <a href="https://gb777info.com">gb777</a><a href="https://pajak.blitarkota.go.id/uploads/profile/">gb777</a><a href="https://baak.uika-bogor.ac.id/uploads/">slot gacor</a><a href="https://siadmin.baak.uika-bogor.ac.id/files/images/">gb777</a><a href="https://jdih.dprd-pemalangkab.go.id/">gb777</a><a href="https://disnakertrans.bungokab.go.id/">GB777</a><a href="https://jdih.bungokab.go.id/">GB777</a>slot gacorslot gacor
Dakwah Islam di Era Digital: Peluang, Tantangan, dan Strategi Pemanfaatan Media Sosial Studi Analisis Peran Media Sosial dalam Penyebaran Nilai-Nilai Islam Ulfa Nurhalimah; Mei Faria; Muammar Kadafi; Akhmad Khoiri
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i01.11256

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah praktik dakwah Islam, khususnya dalam penyampaian dan penyebaran pesan keagamaan melalui media digital dan media sosial. Dakwah digital memberikan peluang untuk menjangkau audiens yang lebih luas tanpa batasan ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dakwah Islam di era digital dengan dengan menelaah peluang, tantangan, dan strategi adaptasi yang diperlukan agar dakwah tetap efektif dan relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan dakwah digital. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan dinamika praktik dakwah dalam konteks perkembangan teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah digital meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi keislaman, memperluas penyebaran nilai-nilai Islam, serta mendorong interaksi yang lebih partisipasif antara da’i dan mad’u. Namun demikian, dakwah digital juga menghadapi tantangan berupa penyebaran informasi keagamaan yang tidak terverifikasi, polarisasi opini, serta berkurangnya interaksi tatap muka. Oleh karena itu, diperlukan strategi dakwah yang adaptif, etis, dan berbasis literasi digital agar dakwah Islam tetap sejalan dengan nilai-nilai yang autentik.