Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sosialisasi Aplikasi Akad-Akad Pembiayaan Syariah pada Sumber Daya Insani Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah Se JABODETABEKTEN A. Hubur; Rizqullah Thohuri; Jakaria; Acep R Jayaprawira; Muammar Kadafi; Syakif Ahmad
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v6i2.48601

Abstract

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) merupakah salah satu lembaga keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi Islam terutama masyarakat ekonomi menengah kebawah dimana lokasinya biasanya ada di pinggiran kota dan pedesaan yang belum terjangkau secara maksimal oleh layanan bank Umum. Diantara permasalahan yang sering terjadi adalah sulitnya melakukan penyesuaian antara teori dan praktek dilapangan terkait akad-akad pembiayaan syariahnya, sehingga dipandang perlu peningkatan kualitas sumber daya insani agar akad-akad syariah terimplementasi dengan baik dan bukan hanya slogan semata. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini untuk meningkatkan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif tentang akad-akad pembiayaan syariah pada sumber daya insani Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah (KOMPARTEMEN BPRS ASBISINDO) se JABODETABEKTEN. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi melalui webinar dengan para peneliti sebagai narasumber dan perwakilan dari masing-masing BPRS yang berjumlah 150 orang menjadi pesertanya. Hasil dari kegiatan ini adalah sumber daya insani BPR Syariah memiliki pemahaman yang komprehensif dan integral serta mampu mengaplikasikan akad-akad syariah di tempat mereka bekerja yang sesuai dengan ketentuan perbankan dan maqhasid syariah.
PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PERJANJIAN SEWA MENYEWA MENURUT HUKUM ISLAM Siti Nabila; Al Furqan; Muammar Kadafi; Fuja Afiska
Indonesian Journal of Islamic and Social Science Vol 4 No 1 (2026): Indonesian Journal Of Islamic and Social Science
Publisher : LPPM IAI Almuslim Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71025/esn7kt61

Abstract

This study aims to analyze the resolution of breach of contract in lease agreements under Islamic law. A breach (wanprestasi) in an ijarah (lease) contract occurs when one party fails to fulfill agreed obligations, such as late payment, misuse of the leased object, or violation of contractual terms. In Islamic law, the resolution of such breaches emphasizes the principles of justice (‘adl), public interest (maslahah), and good faith between the parties. Dispute resolution is primarily conducted through mutual deliberation (ṣulḥ) to reach an amicable settlement without harming either party. If such efforts fail, the dispute may be brought before judicial institutions, where decisions are made based on evidence and sharia principles. Sanctions for breach in Islamic law are not punitive in nature but aim to restore rights and obligations proportionally, including compensation (ta‘wīḍ) for actual losses incurred. Additionally, contract termination (fasakh) may be applied in cases of substantial violation. Therefore, the resolution of breach of contract in Islamic law highlights a balance between enforcement of rights, responsibilities, and moral values grounded in sharia principles.