Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN METODE BERNYANYI TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG CARA MEMELIHARA KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DI TK HILMA SURABAYA Dwi Septiarini; Isnanto Isnanto; Siti Fitria Ulfah
Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi Vol 2, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/jikg.v2i2.724

Abstract

Pendahuluan: Anak prasekolah di TK Hilma Surabaya yang mengkonsumsi makan atau minuman manis serta tidakdiiringi perilaku memelihara kebersihan gigi dan mulut dapat menyebabkan karies gigi pada anak. Pengetahuan menjadilandasanterbentuknyaperilaku,sehinggaanakmembutuhkanpengetahuankhususnyatentangcaramemeliharakebersihan gigi dan mulut menggunakan metode yang tepat melalui metode bernyanyi. Rata-rata angka karies di TKHilma Surabaya termasuk tinggi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakanmetode bernyanyi terhadap pengetahuan tentang cara memelihara kebersihan gigi dan mulut. Metode: Jenis penelitianiniTrueeksperimentaldengandesainpenelitianmenggunakanpretest-postestcontrolgroupdesign.Samplepenelitianini yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 30 siswa-siswi. Metode pengumpulandata menggunakan lembar kuisioner. Teknik analisis data menggunakan uji Man Whiteney test. Hasil: pengetahuansetelah tentang cara memelihara kebersihan gigi dan mulut pada kelompok intervensi (8,83±1,05) dan kelompok kontrol(5,46±2,11) dengan P Value: 0,000 kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh penyuluhan menggunakan metodebernyanyiterhadappengetahuantentangcaramemeliharakebersihangigidanmulut di TKHilmaSurabaya.
Sikap Ibu Hamil Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Masa Kehamilan Menggunakan Media Buku Saku Millatun Hasanah; Ida Chairanna Mahirawatie; Siti Fitria Ulfah
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v1i2.8

Abstract

Pendahuluan: Pada masa kehamilan terjadi perubahan fisiologis pada tubuh termasuk perubahan hormonal yang menimbulkan berbagai keluhan seperti ngidam, mual, muntah, keluhan sakit gigi dan mulut akibat kebiasaan mengabaikan kebersihan gigi dan mulut yang mengakibatkan tingginya masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil seperti gingivitis, periodontitis, granuloma kehamilan dan karies gigi. Masalah penelitian ini adalah tingginya masalah kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di Puskesmas Sooko Mojokerto. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sikap ibu hamil terhadap kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan dengan menggunakan buku saku di Puskesmas Sooko. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment, dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji McNemar dengan tingkat kepercayaan α (0,05). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sikap positif ibu hamil terhadap kesehatan gigi dan mulut selama masa kehamilan dengan menggunakan media buku saku. Kesimpulan: Sikap ibu hamil berpengaruh positif terhadap kesehatan gigi dan mulut dengan menggunakan media buku saku.
Pemanfaatan Media Video Animasi Tentang Karies Gigi Pada Pengetahuan Siswa Kelas V dan VI MIS Rodhotus Salafiyah Kota Pasuruan Tahun 2023 Intan Nurul Kusumawati; Sri Hidayati; Siti Fitria Ulfah
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v1i2.10

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi yang serius pada anak-anak. Terutama kelompok anak usia (6-12 tahun). Masalah penelitian ini adalah tingginya prevalensi karies gigi pada siswa kelas V dan VI di MI Roudhotus Salafiyah Kota Pasuruan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan siswa kelas V dan VI MI Roudhotus Salafiyah Kota Pasuruan sebelum dan sesudah menggunakan video animasi tentang karies gigi. Metode: Jenis penelitian ini adalah Deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menghitung rata-rata jawaban dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil: Hasil penelitian tingkat pengetahuan siswa kelas V dan VI MIS Roudhotus Salafiyah sebelum menggunakan video animasi berada pada kategori cukup dan sesudah menggunakan video animasi berada pada kategori baik.
Knowledge Of Dental Caries Before And After Counseling Using Board Game Media For Students At SDN Rangkah 1 Surabaya : Pengetahuan Karies Gigi Sebelum Dann Sesudah Penyuluhan Menggunakan Media Board Game Pada Siswa SDN Rangkah 1 Surabaya Najwa Maulida Manik; Siti Fitria Ulfah Siti Fitria; Bambang Hadi Sugito
SURABAYA DENTAL THERAPIST JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/sdtj.v2i2.33

Abstract

The highness of dental caries score in students of SDN Rangkah 1 Surabaya is 8,4 where according to WHO, the DMF-T index above 6,6 is in the very high category. Dental caries can occur due to several factors, one of which is due to a lack of dental caries knowledge. Therefore, to increase students knowledge about caries, a board game was created to help convey information about dental caries. The purpose of the research was to find out the knowledge of dental caries of students of SDN Rangkah 1 Surabaya before and after counseling using board game media. The descriptive research method with the number of respondents was 48 students of SDN Rangkah 1 Surabaya which was counseling using board game media with data collection techniques using pretest and posttest questionnaires. The data analysis technique is by recapping the data results and then categorizing them according to the research criteria and presented in the form of tables. The results of this study are the knowledge of students of SDN Rangkah 1 Surabaya before counseling using board game media in the medium category and the knowledge of students of SDN Rangkah 1 Surabaya after counseling using board game media in the good category.
Pendidikan, Pekerjaan Orangtua dan Tingkat Kebersihan Gigi dan Mulut Anak dengan Down syndrome Siti Fitria Ulfah; Agus Marjianto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 2 (2023): April 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14233

Abstract

Children with Down syndrome cannot perform dental and oral hygiene independently due to cognitive and motoric limitations, even though this is important for optimal dental and oral health conditions. The purpose of this study was to analyze the relationship between educational level and parental occupation with the level of dental and oral hygiene of people with Down syndrome in the Surabaya area. The research design was cross-sectional. The sample size was 100 respondents consisting of parents and children with Down syndrome who were selected by simple random sampling technique. Primary data collection was carried out by filling out a questionnaire to find out the level of education and occupation of parents; while a clinical examination of the oral cavity was carried out to measure the level of dental and oral hygiene using OHIS measurements. Analysis of the relationship test between variables was carried out with the Chi-square test. The results showed that the p-value was 0.306 for the correlation analysis between parents' education level and oral hygiene level, and 0.208 for the correlation analysis between parents' occupation and oral hygiene level. It was concluded that the level of dental and oral hygiene of children with Down syndrome in the Surabaya area was not related to the level of education and occupation of their parents.Keywords: dental and oral hygiene; down syndrome; parent; education; work; parent ABSTRAK Anak dengan down syndrome tidak bisa melakukan kebersihan gigi dan mulut secara mandiri karena adanya keterbatasan kognitif dan motorik, padahal ini penting untuk mendapatkan kondisi kesehatan gigi dan mulut yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan dan pekerjaan orangtua dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut penderita down syndrome di wilayah Surabaya. Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional. Ukuran sampel adalah 100 responden yang terdiri dari orangtua dan anak dengan down syndrome yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan pengisian kuesioner untuk mengetahui tingkat pendidikan dan pekerjaan orangtua; sedangkan pemeriksaan klinis rongga mulut dilakukan untuk mengukur tingkat kebersihan gigi dan mulut menggunakan pengukuran OHIS. Analisis uji hubungan antara variabel dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p adalah 0,306 untuk analisis korelasi antara tingkat pendidikan orang tua dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut, serta 0,208 untuk analisis korelasi antara pekerjaan orangtua dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut. Disimpulkan bahwa tingkat kebersihan gigi dan mulut anak dengan down syndrome di wilayah Surabaya tak berhubungan dengan tingkat pendidikan dan pekerjaan orangtua.Kata kunci: kebersihan gigi dan mulut; down syndrome; orang tua; pendidikan; pekerjaan; orangtua
Erupsi Gigi Incisivus Pertama Permanen pada Anak Down Syndrome menurut Jenis Kelamin Agus Marjianto; Siti Fitria Ulfah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15401

Abstract

The growth and development of teeth in each individual is different and not simultaneous. Assessment of tooth maturation can be determined by tooth eruption. Permanent tooth eruption occurs gradually with age. Eruption of permanent incisor teeth is an early indicator of a child's growth and development. This study aimed to analyze the eruption time of the first permanent incisor teeth reviewed from the age of children with down syndrome. This study applied a cross-sectional design involving 51 children with down syndrome who were selected using a simple random sampling technique. Data were collected by examining the oral cavity and then recorded in an odontogram table. Furthermore, an analysis of differences in tooth eruption based on gender was carried out using an independent samples t-test. The results showed that the average eruption of the first permanent incisor teeth in males was 8.225, while in females it was 4.63. The results of the difference test showed a p value = 0.000. Based on the results of the analysis, it could be concluded that the eruption of the first permanent incisor teeth in children with down syndrome is different between males and females. Femaless teeth experience eruption of first permanent incisors earlier.Keywords: tooth eruption; first permanent incisors; down syndrome; girls ABSTRAK Pertumbuhan dan perkembangan gigi geligi pada setiap individu adalah berbeda dan tidak bersamaan. Penilaian maturasi gigi dapat ditentukan dengan erupsi gigi. Erupsi gigi permanen terjadi bertahap sejalan dengan bertambahnya usia. Erupsi gigi incisivus permanen merupakan indikator awal pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu erupsi gigi incisivus pertama permanen ditinjau dari usia pada anak dengan down syndrome. Penelitian ini menerapkan rancangan cross-sectional dengan melibatkan 51 anak dengan down syndrome yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan pemeriksaan rongga rongga mulut lalu dicatat pada tabel odontogram. Selanjutnya dilakukan analisis perbedaan erupsi gigi berdasarkan jenis kelamin menggunakan independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata erupsi gigi incisivus pertama permanen pada laki-laki adalah 8,225, sedangkan pada permpuan adalah 4,63. Hasil uji perbedaan menunjukkan nilai p = 0,000. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa erupsi gigi incisivus pertama permanen pada anak dengan down syndrome berbeda antara laki-laki dan perempuan. Anak perempuan gigi mengalami erupsi incisivus pertama permanen lebih awal.Kata kunci: erupsi gigi; incisivus pertama permanen; down syndrome; perempuan
Tingkat Kecemasan Dental Anak Pasca Play Therapy Menggunakan Puzzle Minata, Iza Hamam; Edi, Imam Sarwo; Ulfah, Siti Fitria
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming)
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

in process
The Effectiveness Of Video Media In Increasing Knowledge About Caries In Children With Light Impossible At Slb Putra Mandiri Prasetyowati, Silvia; Berliana Effrianti; Siti Fitria Ulfah; Endang Purwaningsih
Journal Dental Health Vol 2 No 1 (2023): Dental Health
Publisher : Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Mentally retarded children are identified as having a low level of intelligence. Mentally retarded children are one of the criteria with the most people who are vulnerable to exposure to disease. Mental retardation usually has a higher prevalence of caries, gingivitis and periodontal disease compared to children of the same age. The 2018 Riskesdas results explain that the proportion of dental and oral problems in Indonesia has increased from 23.2% in 2007 to 57.6%, so counselling is needed for dental and oral health with aids or media that can attract children's interest. Research Objectives: To know the effectiveness of video media in increasing knowledge about caries in children with mild mental retardation at Putra Mandiri SLB. Research Methods: Using a Quasi-Experimental design with a Control Group Pre-Test – Post-Test design. Data analysis: Using a simple random sampling technique or taking samples from the population taken randomly with a population of 25 students and a sample of 24 students. Data Collection Method: Observing the results of counselling with video media in increasing caries knowledge in children with mild mental retardation using a questionnaire. Research Results: There is a significant effect of providing video media interventions on increasing the knowledge of mentally retarded children. Conclusion: Health education with video media about dental caries is effective in increasing the knowledge of children with mild mental retardation.