Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Prediksi Perubahan Parameter Temperatur, Pressure, Komposisi, dan Molar Flow pada Simple Proses Model. Onnie Ridaliani
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v2i2.299

Abstract

Proses model di surface merupakan salah satu kegiatan penting pada proses pengolahan hidrokarbon. Oleh karena itu diperlukan analisa serta pemodelan yang cukup akurat agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan simple proses (Dynamic model), adapun hal yang diamati adalah parameter temperature, tekanan, komposisi hidrokarbon dan juga molar flow pada dari inlet sampai ke outlet dari waktu ke waktu. Perubahan komposisi hidrokarbon menjadi parameter yang akan di bahas secara seksama pada penelitian ini (Perubahan yang terjadi berkisar dari 1- 39%) setelah dilakukan simulasi.Diharapakan dari penelitian ini bisa menjadi gambaran kepada setiap engineer untuk memprediksi serta memperkirakan hal-hal yang akan terjada selama proses ini berlangsung.
PENGARUH INJEKSI PHOTASSIUM CHLORIDE (KCL) TERHADAP PERMEABILITAS BATUAN LAPANGAN X Mulia Ginting; Onnie Ridaliani; MG Sri Wahyuni
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v2i2.301

Abstract

Pada penelitian ini digunakan tiga sampel batuan sandstone dari lapangan X,.masing-masing sampel ditimbang berat kering dan berat basah kemudian diinjeksikan syntetic oil untuk mendapatkan permeabilitas awal, setelah itu dicuci dan dikeringkan kemudian sampel diinjeksi completion fluid dalam hal ini potassium chloride (KCl) dengan SG 1,16 untuk mendapatkan nilai permeabilitas akhir.Besar kecilnya faktor keberhasilan penggunaan KCL sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain kualitas KCL yang digunakan, tekanan, dan konsentrasi KCL. Apabila KCL yang akan diinjeksikan ke reservoir mempunyai kualitas yang bagus, maka akan dapat diperoleh peningkatan permeabilitas yang optimal. Tekanan juga sangat berpengaruh pada KCL karena besar kecilnya tekanan pada penginjeksian KCL dapat mengakibatkan formasi di reservoir runtuh, sedangkan konsentrasi pada KCL harus dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu untuk mengetahui perbandingan fluida yang akan diinjeksikan. Sehingga dari penelitian ini dapat memberikan data perubahan permeabilitas, besarnya tekanan injeksi, serta konsentrasi KCL yang digunakan. Oleh karena itu penelitian ini merupakan studi awal skala laboratorium yang dapat memberikan informasi data awal sebelum dilaksanakan kemudian di lapangan X.PENGARUH INJEKSI PHOTASSIUM CHLORIDE (KCL) TERHADAP PERMEABILITAS BATUAN LAPANGAN X
PENYULUHAN PEMBUATAN MINUMAN DAN MASKER WAJAH PADA MASYARAKAT KELURAHAN CURUG KOTAMADYA BOGOR Muhammad Taufiq Fathaddin; Diah Utami Safitri; Onnie Ridaliani; Harin Widiyatni; Rozi Afdi
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v5i1.6899

Abstract

Minuman cincau diyakini berasal dari daerah di daratan Tiongkok. Namun minuman ini sudah lama menjadi minuman tradisional diberbagai negara di Asia Tenggara dan Asia Timur. Di Indonesia minuman cincau seringkali kali dimanfaatkan sebagai salah satu menu khas di bulan puasa. Masyarakat Indonesia mengenal dua jenis cincau, yaitu cincau hijau dan cincau hitam. Di samping sebagai bahan minuman, cincau juga digunakan sebagai bahan baku obat untuk penyakit lambung, demam, hipertensi, diabetes dan liver. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan dan pengolahan cincau hijau dan hitam untuk bahan minuman dan masker wajah. Peserta kegiatan penyuluhan adalah ibu-ibu rumah tangga warga RT 05 RW 13 Kelurahan Curug yang terletak di Kotamadya Bogor, Propinsi Jawa Barat. Jumlah peserta adalah sebanyak 15 orang. Evaluasi diberikan sebelum penyuluhan (pre-test) dan setelah penyuluhan (post-test). Hasil pre-test menunjukkan sebanyak 33.3% peserta memahami manfaat pembuatan agar-agar sebagai bahan baku minuman serta masker wajah. Sedangkan hasil post-test menunjukkan bahwa jumlah peserta yang paham adalah sebanyak 86,67% peserta. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil dari kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman kepada masyarakat setempat.
EVALUASI “HYDRAULIC FRACTURING” PADA SUMUR MA DENGAN MELIHAT PERUBAHAN PARAMETER SKIN Almas Renzi Maorilla Achmad; Onnie Ridaliani; Aqlina Fathanissa
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Produksi dilakukan dari lapisan R. Selanjutnya, dilakukan stimulasi berupa fracturing pada lapisan R1, dan kemudian kedua lapisan tersebut diproduksikan secara bersamaan melalui comingle completion. Faktor skin merupakan parameter kuantitatif yang merepresentasikan besarnya hambatan terhadap aliran fluida reservoir dari zona produktif menuju lubang sumur. Fenomena hambatan ini secara umum selalu dijumpai dalam operasi produksi, baik pada sumur minyak maupun sumur gas.   Production is carried out from layer R. Next, stimulation in the form of fracturing is carried out in layer R1, and then the two layers are produced simultaneously through comingle completion. Skin factor is a quantitative parameter that represents the amount of resistance to the flow of reservoir fluid from the productive zone to the wellbore. This resistance phenomenon is generally always encountered in production operations, both in oil wells and gas wells.