Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENENTUAN ISI AWAL MINYAK DI TEMPAT DAN PERAMALAN PRODUKSI PADA RESERVOIR V Jessica Augusta; Onnie Ridaliani; Lestari Said
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3421

Abstract

Minyak bumi masih menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum melalui proses pengolahan, minyak bumi diproduksikan dari suatu reservoir. Hal penting yang perlu diketahui dari kegiatan eksplotasi minyak adalah perhitungan isi awal minyak di tempat. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk membandingkan beberapa metode yang digunakan dalam penentuan jenis tenaga dorong reservoir V, perhitungan isi awal minyak di tempat dari reservoir V pada Lapangan KTH serta meramalkan performa produksi reservoir di masa yang akan datang dengan menganalisa nilai estimasi perolehan maksimum reservoir dan nilai faktor perolehan minyak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi identifikasi jenis tenaga dorong dari reservoir V menggunakan metode kualitatif dan metode drive index. Dilanjutkan perhitungan nilai isi awal minyak di tempat menggunakan metode material balance Havlena Odeh, dilanjutkan dengan peramalan performa produksi reservoir dengan metode decline curve analysis. Reservoir V merupakan saturated reservoir karena tekanan awal atau inisial sama dengan tekanan bubble point 1235 psi. Setelah dilakukan analisa dan perhitungan, reservoir V memiliki tenaga dorong dominan solution gas. Hasil dari perhitungan isi awal minyak di tempat dengan metode Havlena-Odeh sebesar 77,823 MMSTB. Jenis kurva decline reservoir V adalah kurva exponential dengan nilai konstanta eksponen (b) nol dan decline rate sebesar 0,0123/bulan. Melalui analisa kurva decline reservoir V memiliki EUR sebesar 21,255 MMSTB, dengan RR sebesar 0,475 MMSTB yang menjadikan nilai RF sebesar 27,31 %.
EVALUASI PENGANGKATAN CUTTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE CCI DAN PBI PADA SUMUR X TRAYEK 26” dan 17-1/2” Muhammad Kemal Disa Putra; Onnie Ridaliani; Apriyandi Rizkina Rangga Wastu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3458

Abstract

Pada dasarnya, lumpur pemboran yang baik merupakan lumpur dengan kemampuan pengangkatan cutting yang baik dan tidak menimbulkan permasalahan pada dinding lubang bor maupun pada rangkaian pemboran. Untuk mengukur parameter keberhasilan pengangkatan serbuk bor dapat digunakan beberapa metode, yaitu particle bed index, cutting carrying index, equivalent circulating density, dan metode lainnya. Perhitungan parameter keberhasilan pengangkatan serbuk bor berkaitan dengan parameter lumpur yang digunakan oleh karena itu, komposisi lumpur yang baik akan sangat menentukan keberhasilan suatu kegiatan pemboran pada suatu sumur. Apabila kemampuan mengangkat cutting oleh lumpur pemboran terbilang buruk, maka akan memberikan dampak yang cukup besar, seperti pipa terjepit maupun casing yang tidak dapat diletakan dengan sempurna. Adapun permasalahan yang ditimbulkan oleh formasi yang berhubungan pada lumpur pemboran antara lain adalah adanya swelling tuff maupun loss circulation adalah permasalahan yang dihadapi diluar perencanaan awal. Permasalahan swelling tuff merupakan adanya mineral tuff yang tereaksi oleh filtrate air menjadi luluh terhadap air.Kemudian, permasalahan berupa loss circulation yang mana merupakan kejadian saat lumpur pemboran hilang kedalam rekahan pada sumur panas bumi, karena sumur panas bumi memiliki banyak rekahan pada formasinya. 
ANALISA INJEKSI AIR DENGAN METODOLOGI BUCKLEY-LEVERETT Nidiarti Nidiarti; Lestari Said; Onnie Ridaliani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3472

Abstract

Pada lapangan X dilakukan proses injeksi air yang dilakukan pada tahun 2014. Proses injeksi dilakukan untuk menaikan produksi minyak dengan mendesak minyak yang masih terdapat pada reservoir sehingga dapat di produksikan. Pada tahun 2014 laju injeksi yang digunakan dinilai tidak ekomis sehingga dilakukan penutupan sementara pada sumur-sumur produksi. Sehingga perlu dilakukan analisa mengenai laju injeksi yang digunakan pada awal injeksi agar laju alir produksi minyak dapat mencapai nilai optimum dan memiliki recovery factor yang membuktikan bahwa injeksi air dapat menambah kumulatif produksi minyak serta tidak perlu melakukan penutupan sumur sehingga mencari laju injeksi air yang membuat sumur produksi mempunyai laju alir minyak yang masih diatas nilai ekonomis yaitu sebesar 10 stb/d. Salah satu metodologi yang dapat digunakan dalam menentukan perencanaan laju injeksi air adalah Buckley-Leverett yang membuat dasar persamaan mengenai dua fluida pada reservoir yang saling tidak bercampur dalam reservoir yang horizontal dan memiliki sistem yang linear. Pada metodologi ini dapat memperlihatkan hubungan dari laju injeksi air dengan sumur produksi yang dimulai dari tahap pengisian zona penyapuan, tahap dimana kenaikan produksi, sampai tahap dimana saturasi air yang mengalami kenaikan selama injeksi air.
PERHITUNGAN ISI AWAL MINYAK DITEMPAT PADA RESERVOIR HR MENGGUNAKAN METODE MATERIAL BALANCE Rinanda Hanindyo Rastiarsa; Onnie Ridaliani; Djunaedi Agus Wibowo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3527

Abstract

Reservoir HR berlokasi di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur. Reservoir HR telah dikembangkan sejak 6 Juni 1975. Penentuan jenis tenaga dorong atau Drive Mechanism pada kedua reservoir ini dengan menggunakan tiga metode yakni metode kualitatif, Drive Index, dan Ganesh Thakur. Isi minyak awal ditempat akan dihitung menggunakan Software MBAL dan rumus umum material balance. Reservoir HR memiliki jenis tenaga dorong berupa Combination Drive karena pada hasil analisa jenis tenaga dorong kualitatif nilai Gas Oil Ratio yang naik lalu kemudian turun, pada analisa Drive Index nilai SDI yang lebih dominan, dan pada analisa Ganesh Thakur memiliki skema grafik yang setelah dianalisa memiliki karakteristik Water Drive dan Solution Gas Drive. Perhitungan nilai isi awal minyak di tempat reservoir HR dengan metode material balance sebesar 8.214 MMSTB.
PERHITUNGAN TENAGA DORONG dan ISI AWAL MINYAK PADA RESEROVIR “H” MENGGUNAKAN METODE MATERIAL BALANCE Paula Emerald Hosianna Rewarto Sagala; Onnie Ridaliani; Lestari Said
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2597

Abstract

Parameter reservoir yang paling penting untuk diketahui adalah isi minyakawal ditempat (Original Oil in Place ) yang dapat diproduksikan secaraekonomis. Pengertian isi minyak awal adalah jumlah total minyak mula-mulayang terdapat di dalam suatu reservoir. Perhitungan isi minyak awal pada suatureservoir memerlukan beberapa parameter, yaitu data tekanan, temperatur, faktorvolume formasi gas, faktor volume formasi minyak, faktor volume formasi air,faktor volume formasi dua fasa dan kelarutan gas dalam minyak. Isi minyakawal pada Reservoir “H”adalah sebesar 25 MMSTB yang didapat dariperhitungan menggunakan metode volumetrik. Penelitian ini dilanjutkandengan menentukan jenis tenaga pendorong yang dihitung denganmenggunakan tiga metode yaitu Drive Index, Kualitatif, dan MetodeGanesh Thakur. Setelah menganalisa tenaga dorong dengan k e t i g a metodetersebut dapat disimpulkan bahwa jenis tenaga pendorong pada Reservoir“H” ini adalah solution gas drive.Setelah mengetahui jenis tenaga dorong dariReservoir “H”, setelah itu dapat dilakukan perhitungan isi mimyak awalditempat. Berdasarkan perhitungan dengan Metode Material Balance didapatisi minyak awal ditempat adalah sebesar 25,28 MMSTB yang dimanamempunyai persen kesalahan 1,01% jika dibandingkan dengan isi minyakawal yang dihitung dengan menggunakan metode volumetrik yaitu sebesar25 MMSTB. Perhitungan isi awal minyak yang kedua menggunakan metodeperhitungan M a t e r i a l B a l a n c e S t r a i g h t L i n e Havlena-Odehdidapatkan nilai isi minyak awal (Original Oil in Place) pada Reservoir “H”adalah senilai 25,75 MMSTB,yang dimana mempunyai persen kesalahansebesar 1,02% jika dibandingkan dengan isi minyak awal yang dihitung dengan25MMSTB.
PERHITUNGAN ISI AWAL MINYAK DI TEMPAT DAN PERAMALAN PRODUKSI PADA LAPISAN “E” LAPANGAN “JUY” Mohamad Reza Pradana; Onnie Ridaliani; Lestari Said
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2613

Abstract

Lapisan “E” Lapangan “JUY” ini berlokasi di Cekungan Sumatera Selatan.Lapisan “E” Lapangan “JUY” ini telah dikembangkan sejak Desember 1969.Penentuan jenis tenaga dorong atau Drive Mechanism pada Lapisan “E”Lapangan “JUY” dengan menggunakan tiga metode yakni metode kualitatif,Drive Index, dan Ganesh Thakur. Pada perhitungan isi awal minyak di tempat(Original Oil In Place) pada Lapisan “E” Lapangan “JUY” denganmengggunakan Material Balance Havlena – Odeh yang nantinya akandibandingkan dengan data volumetrik yang sudah tersedia. Lapisan “E”Lapangan “JUY” memiliki jenis tenaga dorong berupa Water Drive karenapada hasil analisa jenis tenaga dorong kualitatif nilai Gas Oil Ratio yang relatifkonstan dan nilai Water Cut yang tinggi, pada analisa Drive Index nilai WaterIndex yang lebih dominan, dan pada analisa Ganesh Thakur memiliki skemagrafik yang mirip dengan Water Drive. Nilai perhitungan isi awal minyak ditempat dengan menggunakan metode Material Balance Havlena - Odeh sebesar40 MMSTB. Dari hasil tersebut maka bisa ketahui bahwa perbedaan nilaiantara OOIP volumetrik dan OOIP yang didapatkan dengan menggunakanMaterial Balance Havlena - Odeh adalah sebesar 1% saja. Dengan menggunakansoftware OFM didapatkan hasil berupa forecast produksi yang diketahuisampai Maret 2030. Setelah melakukan forecast produksi, maka bisadidapatkan nilai Estimated Ultimate Recovery (EUR) sebesar 19.7569 MMSTBdan nilai Remaining Reserve (RR) sebesar 275.84 MSTB dengan Recovery Factor(RF) sebesar 49 %.
ANALISA PRESSURE BUILD UP DAN DELIVERABILITY SEBAGAI EVALUASI PARTIAL PENETRATION SUMUR X-15 Yustitia Rizki Arumdanie; Onnie Ridaliani; Andry Halim
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.632 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v4i1.4007

Abstract

Analisa pressure build up dan deliverability pada sumur X-15 ini dilakukan untuk mengetahui beberapa parameter reservoir dan mengetahui perkiraan produksi sumur. Interpretasi pressure build up dilakukan sebelum dan sesudah reperforasi untuk mengevaluasi kerusakan yang terjadi pada sumur X-15 yang dilakukan melalui software ecrin dan manual. Pada pressure build up pertama ditemui problem partial penetration dilihat dari hasil well model pada software ecrin, kemudian dilakukan reperforasi untuk mengatasi masalah tersebut.Pada saat dilakukan pressure build up test kedua diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa kegiatan reperforasi ini berhasil, dilihat dari nilai skin yang menurun dari 8,755 menjadi -2,513. Dilakukan juga analisa deliverability untuk menentukan perkiraan produksi maksimum pada sumur X-15 ini.
EVALUASI PENYULUHAN MANFAAT CINCAU BAGI KESEHATAN DAN KECANTIKAN PADA MASYARAKAT KELURAHAN CURUG KOTAMADYA BOGOR Muhammad Taufiq Fathaddin; Diah Utami Safitri; Onnie Ridaliani; Harin Widiyatni; Pri Agung Rakhmanto; Zona Nuansa Adha Antariksa; Danar Wijayanto
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.483 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.13873

Abstract

Tanaman cincau merupakan tanaman asli Indonesia Berdasarkan jenisnya cincau dibagi menjadi cincau hijau dan cincau hitam. Tanaman cincau hijau tumbuh terutama di pulau Jawa, Sulawesi, Bali, Lombok, hingga Sumbawa. Ada beberapa jenis cincau hijau yaitu spesies Cyclea barbata yang berupa tanaman rambat dan Premna oblongifolia yang berupa pohon. Tanaman cincau hitam tumbuh terutama di pulau Jawa dan Sumatera, Cincau hitam sering disebut janggelan dengan nama spesies Mesona palustris, sedangkan di Cina disebut hsian tsao dengan nama spesies Mesona procumbens Hemsl. Cincau merupakan bahan baku minuman tradisional yang terdapat di beberapa daerah terutama di bagian barat Indonesia. Minuman cincau merupakan salah satu minuman favorit di bulan puasa. Cincau berguna untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan pencernaan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bagi kesehatan. Kegiatan penyuluhan dihadiri oleh tim dosen dan mahasiswa serta 15 warga Kelurahan Curug di Kotamadya Bogor. Evaluasi diberikan sebelum penyuluhan (pre-test) dan setelah penyuluhan (post-test). Hasil pre-test menunjukkan sebanyak 33.3% peserta memahami manfaat cincau baik sebagai bahan baku minuman, kesehatan, maupun kecantikan. Hasil post-test menunjukkan bahwa jumlah peserta yang paham adalah sebanyak 86,67% peserta. Sedangkan hasil evaluasi yang dilakukan enam bulan kemudian mnunjukkan jumlah peserta yang paham sebesar 93.33%. Dapat dikatakan bahwa kegiatan ini memberikan peningkatan pemahaman peserta. Di samping itu peserta tertarik untuk mengetahui lebih jauh hal-hal mengenai cincau setelah kegiatan penyuluhan tersebut.
PEMILIHAN MATERIAL INSULASI DENGAN MEMPERHITUNGKAN EFEK KEHILANGAN PANAS PADA PIPA UAP PANAS BUMI Onnie Ridaliani; bambang Kustono
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 3 No. 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v3i3.283

Abstract

Kehilangan panas atau sering di sebut heat loss adalah salah satu masalah yang selalu di jumpai pada bagian pipa di lapangan panas bumi.Kehilangan panas bisa terjadi akibat perbedaan suhu antara uap yang mengalir di dalam pipa dengan suhu udara di luar pipa.Dengan persamaan yang dikembangkan oleh Frank kreith, perhitungan kehilangan panas membantu dalam perencanaan pemasangan insulator pada pipa sehingga pipa tidak mengalami kehilangan panas yang tinggi. Mencegah kehilangan panas sangat penting sebab turunnya suhu akan mengakibatkanperubahan fasa, dari fasa uap menjadi fasa cair (kondensat).Selain hal tersebut, energi berada dalam bentuk panas yang di bawa oleh fluida (air atau uap) apabila kehilangan panas besar , energi yang akan masuk kedalam turbin semakin kecil sehingga pada akhirnya mempengaruhi efisiensi pembangkitan listrik. Didalam tulisan ini, sebagai bahan material di ambil 4 macam, yaitu : Aerogel, Kalsium silikat, Glasswool, dan Rockwool. Keempat material tersebut memiliki konduktivitas yang berbeda-beda dalam arti kemampuan untuk menghantarkan panas untuk setiap jenis material berbeda-beda.
ANALISIS DATA LOG UNTUK PERHITUNGAN VOLUME GAS AWAL DI TEMPAT DENGAN METODA VOLUMETRIK Onnie Ridaliani; samsol trisakti
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 4 No. 4 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/petro.v4i4.286

Abstract

Perhitungan Initial Gas In Place (IGIP) pada Lapangan KIM menjadi langkah awal pengembangan sumur gas. Untuk mendapatkan nilai setiap parameter perlu dilakukan interpretasi secara kualitatif maupun kuantitatif. Interpretasi data secara kualitatif meliputiquick look pada kurva log. Sedangkan interpretasi data secara kuantitatif adalah melakukan perhitungan berdasarkan data geologi, petrofisik, dan reservoir dengan menggunakan rumus-rumus tertentu. Dalam pengerjaannya, softwarePetrel dan Interactive Petrophysics digunakan untuk membantu analisis setiap parameter.Lapangan KIM memiliki dua lapisan yang berpotensi mengandung gas yaitu b2-340 dan K-670.Jenis lithologi pada lapangan ini didominasi oleh sandstone. Volume gas awal di tempat atau Initial Gas In Place (IGIP) pada lapisan b2-340 dan K-670 adalah sebesar 4.63 bscf dan 13.01 bscf. Sehingga volume gas awal di tempatatau Initial Gas In Place (IGIP) pada kedua lapisan di lapangan KIM adalah sebesar 17.63 bscf.