Wasehudin Wasehudin
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ALQALAM

POLA PENDIDIKAN KARAKTER PONDOK PESANTREN MANAHIJUSSADAT BANTEN Wasehudin Wasehudin
Al Qalam Vol 34 No 2 (2017): July - December 2017
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alqalam.v34i2.796

Abstract

Penelitian ini berawal dari keprihatinan yang sedang Melanda negeri ini, tawuran antar pelajar, penjarahan yang dilakukan oleh para geng motor, pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan oleh oknum guru hingga pembalakan uang rakyat yang nilainya triliunan rupiah oleh oknum para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang terhormat yang saat ini kasus hukumnya sedang ditangani oleh lembaga anti rasuah/Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fenomena tersebut menjadi PR besar bagi lembaga pendidikan bangsa Indonesia. Pondok Pesantren Manahijussadat sebagai sebuah lembaga pendidikan Islam modern adalah sebuah lembaga pendidikan yang lebih mengembangkan pendidikan karakter (akhlak) sebagai core kelembagaannya. Perbaikan mental (akhlak mulia) bagi para santri merupakan tujuan didirikannya pondok ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif (kualitatif research) dengan teknik triangulasi (triangulation technique) dimana data yang dihasilkan oleh peneliti mulai dari wawancara dengan informan inti (mudir/pimpinan pondok) Manahijussadat dan para ustadz dan ustadzah hingga informan tambahan seperti para santri maupun pengamatan langsung di lokasi penelitian. Setelah data terkumpul kemudian diklasifikasikan mana data yang bersifat primer maupun sekunder. Adapun landasan teori yang digunakan dalam penelitian mengacu pada teori sebagaimana yang digagas oleh Zubaedi bahwa pendidikan karakter hendaknya didasarkan pada tatanan nilai yang bersifat absolut, artinya bangunan nilai yang didasarkan pada tatanan keagamaan dan kenegaraan (Agama dan Pancasila) dengan model inside-out dimana perilaku baik bukan hanya dijadikan sebagai sebuah kebiasaan akan tetapi dijadikan sebuah kebutuhan. Ada dua bentuk pola dalam pendidikan karakter yang dilakukan di Pondok Pesantren Modern Manhijussadat, pola tekstual dan pola kontekstual. Pola pertama (tekstual) dilakukan dengan menggunakan pendekatan integrasi keilmuan yang dilakukan oleh para ustaz/ustazah ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Sedangkan pola kedua (kontekstual) dimana pola ini merupakan pola tindak lanjut dari pola pertama. Bangunan pola kedua ini penekanannya pada aspek keteladanan dari semua pihak mulai dari kiai sebagai pimpinan pondok, ustaz/ustazah sampai kepada pengurus pondok atau yang lazim disebut Organisasi Pelajar Pondok Modern Manahijussadat (OPPM) dengan bersama-sama menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya maupun peraturan Pondok itu sendiri. Kata Kunci: Pondok Pesantren dan Pendidikan Karakter
AKAL DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (TELAAH REFLEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP AYAT-AYAT ALQURAN) Wasehudin Wasehudin
Al Qalam Vol 35 No 2 (2018): July - December 2018
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.428 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v35i2.1195

Abstract

The search of a divine messages understanding should be sought in the newest formulation, so that the Scripture can provide a brilliant and glorious answer or it will be soothing the truth’s seeker in all problem forms, which is from the past, the present, and the future. The exclamation in the language of The Qur’an was revealed in various words forms: afala ta’qiluun, afala tatadabbarun, afala tubshirun and etcetera. Those words are a series of bids for people to constanly explore, make a review, and also do research through of education as the Caliphate task. The mind of this educational philosophy perspective is like two sets of the coin that cannot be separated from one another. If philosophy was crowned as “The Mother of Science” or The Mother of all Science kind, then of course mind will be the sun of science and the main media in the world of education.