Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Biosorpsi Kadmium pada Berbagai Konsentrasi Awal dan Tingkat Pertumbuhan Kayu Apu (Pistia stratiotes) Nuning Vita Hidayati; Noviana Nurfarida; Asrul Sahri Siregar; Agung Dhamar Syakti
MAIYAH Vol 1 No 1 (2022): Maiyah : Vol.1 No.1 Maret 2022
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.605 KB) | DOI: 10.20884/1.maiyah.2022.1.1.6632

Abstract

Kadmium (Cd) merupakan salah satu unsur pencemar perairan yang bersifat toksik dan dapatmengancam keseimbangan ekologi dan kelangsungan hidup biota perairan. Oleh karena itu,diperlukan teknologi yang mampu mengurangi konsentrasi logam kadmium pada wilayah perairantertentu. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah melalui teknik biosorpsimenggunakan tanaman air seperti Kayu Apu (Pistia stratiotes). Penelitian ini bertujuan mengetahuikemampuan P.stratiotes pada berbagai tingkat pertumbuhan dalam menyerap logam Cd denganberbagai konsentrasi awal yang berbeda. Eksperimen dilakukan dengan rancangan faktorial.Konsentrasi awal yang digunakan yaitu 2,5 mg/L, 5 mg/L, 7,5 mg/L, 10 mg/L, sedangkan faktor tingkatpertumbuhannya yaitu P.stratiotes yang berukuran muda, sedang, dan tua. Analisis Cd dilakukandengan menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkanbahwa P. stratiotes mampu mengabsorpsi logam berat kadmium sebesar 1,41 – 4,57 mg/L (58,1 ±14,2) dengan kombinasi perlakuan terbaik pada P.stratiotes muda dengan konsentrasi 2,5 mg/L.
Pelestarian Lingkungan Hidup Berbasis Pendidikan Islam di Pantai Sodong Cilacap Nurchamidah, Nurchamidah; Permatasari, Mahardhika Nur; Jefri Anjaini; Hery Irawan; Adinda Kurnia Putri; Fikriyya, Nabela; Ahmad Naufal Attaqi; Any Kurniawati; Ani Suryanti; Nuning Vita Hidayati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.10088

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan pelestarian lingkungan berbasis pendidikan Islam yang diterapkan di Kawasan Konservasi Nagara Pantai Sodong, Cilacap. Dalam ajaran Islam, pelestarian lingkungan merupakan manifestasi dari hubungan manusia dengan alam (hablu minal alam) sebagai khalifah di bumi. Metode pengabdian yang digunakan meliputi penyuluhan kepada siswa sekolah dasar dengan tahapan kegiatan berupa survei lokasi, pretest, penyuluhan, pelepasan tukik, dan posttest. Penyuluhan difokuskan pada nilai-nilai Islam tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui ayat-ayat Al-Qur'an, seperti QS Al-Baqarah:30 dan QS Ar-Rum:41, yang menegaskan tanggung jawab manusia dalam memelihara keseimbangan ekosistem. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman siswa berdasarkan nilai posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest kondisi ini menunjukan teknik pendidikan yang efektif meliputi pendekatan keteladanan, nasihat, cerita, hukuman, dan pembiasaan. Pendekatan-pendekatan ini mampu menanamkan kesadaran lingkungan secara berkelanjutan dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam ke dalam praktik sehari-hari. Program ini juga menyoroti peran penting pendidikan berbasis agama dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap pelestarian lingkungan. Pendekatan integratif antara pendidikan lingkungan dan nilai-nilai Islam dapat menjadi solusi strategis dalam menghadapi masalah kerusakan lingkungan akibat ulah manusia. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut mencakup eksplorasi lebih dalam tentang efektivitas teknik-teknik pendidikan tertentu dan penerapannya pada kelompok masyarakat yang lebih luas. Pelestarian lingkungan melalui pendidikan berbasis agama dapat menjadi model yang relevan untuk menciptakan keseimbangan ekosistem yang berkelanjutan.
MARINE DEBRIS AT INDRAMAYU TOURISM BEACH, WEST JAVA: DENSITY AND COMPOSITION Natasya Syafa Adzhari; Nuning Vita Hidayati; Hendrayana Hendrayana; Sapto Andriyono
Vol 15 No 2 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i2.1363

Abstract

Marine debris is a solid material that is intentionally or unintentionally left in the waters and can directly threaten the condition and productivity of water areas. Tirta Ayu Beach and Balongan Beach are tourist destinations that are threatened by marine debris. The presence of tourists on the beach is very beneficial for increasing regional and community income, but it can also result in an increase in the generation of waste generated so that a lot of this waste accumulates and is distributed to various places and has a negative impact on the waters. This study aims to determine the species composition, weight, density, and distribution of marine debris at Tirta Ayu Beach and Balongan Beach. Sampling was conducted at 8 research stations, then classified and analyzed based on UNEP and KLHK provisions. The results showed that the types of marine debris found on Tirta Ayu Beach and Balongan Beach included plastic, plastic foam, rubber, paper and cardboard, wood, glass, cloth, and other materials. Plastic is a type of marine debris dominating Balongan Beach (89%) and Tirta Ayu Beach (81%). The highest density value of marine debris based on quantity and weight was found on Tirta Ayu Beach with a value of (5.0 ± 1.9 items/m2) and a weight of 25.8 ± 16.3 gram/m2.