Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI KECERDASAN NATURALIS PADA ANAK DALAM TEMA BELAJAR “AKU CINTA INDONESIA” Annisa Nur Firdausyi; Noormawanti; Lusi Marlisa
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 (2022): Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 4 UM Metro tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Kecerdasan Naturalistik Pada anak dalam Tema Belajar “Aku Cinta Indonesia”. Anak Memiliki potensi kecerdasan begitu besar pada usia 4 tahun sistem saraf berkembang sebesar 50% dan berkembang pesat 80% usia 8 tahun. Kecerdasan Naturalistik atau dikenal dengan kecerdasan mengenal lingkungan sekiatarnya, mengenal aneka ragam hewan-hewan, jenis tumbuh tumbuhan, buah-buahan dan lain-lain. Kembalinya New Normal pasca Pandemic Covid 19, Menteri Pendidikan, memiliki kebijakan baru yakni merdeka belajar, dikenal dengan merdeka bermain bagi anak usia dini. menjadi suatu prioritas pendidik untuk mengembangkan segala aspek pembelajaran anak usia dini. Metode penelitian menggunakan Penelitian Kualitatif dengan Pendekatan Deskriptif. penelitian ini menggunkan tehnik analisisi wawancara terstruktur, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian dalam implementasi kecerdasan Naturalistik anak dalam Tema Belajar “Aku Cinta Indonesia”. Hasil Penelitian menunjukan kecerdasan Naturalistik nilai rata rata dalam indikator kecerdasan anak memiliki skor 5 dikategorikan sedang. Hal ini menunjukkan proses sedang berkembang dalam mengenal alam sekitarnya, hal ini dapat meningkatkan kepribadian anak pada kecerdasan Naturalistik pada diri anak untuk membuah sampah pada tempatnya. mengenal dan merawat jenis-jenis hewan disekitar seperti kucing, semut, kupu-kupu dan tumbuhan sebagai ciptaan Allah SWT
ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS PADA LEMBAGA PAUD Noormawanti; Lusi Marlisa; Annisa Firdausyi
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 (2022): Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 4 UM Metro tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran tatap muka terbatas pada lembaga PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian guru TK An-Nawawi Kota Metro. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran tatap muka terbatas di lembaga PAUD dapat dilaksanakan dengan: menerapkan protocol kesehatan, mulai dari pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki lingkungan sekolah, mencuci tangan dan menjaga jarak tempat duduk didalam kelas, perencanaan pembelajaran RPPH yang disesuaikan dengan kondisi pandemi; pelaksanaan pembelajaran dengan menitikberatkan pada penyampaian materi sesuai tema harian, mengadakan penilian/ evaluasi yang dilaksanakan sesuai dengan kondisi yang ada; dan menataati protokol kesehatan. Kegiatan pembelajaran tatap muka tetap berlangsung normal meski ketersediaan waktu yang terbatas. Dalam tahap penilaian guru tetap melakukan evaluasi pengamatan/observasi, percakapan, penugasan, unjuk kerja, penilaian hasil karya, dan pencatatan anekdotlembaga paud
PARENTING IBU MILLENNIAL TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL ANAK DI DESA BANJARREJO BATANGHARI LAMPUNG TIMUR Lusi Marlisa; Ira Vahlia; Syaifudin Latif
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 (2022): Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian 4 UM Metro tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penekanan dalam pengabdian ini adalah memberikan parenting kepada ibu millennial terhadap penggunaan media sosial anak dan perlunya memperhatikan hal-hal dalam mengikuti perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi, agar orangtua memiliki bekal dan dapat membimbing anak-anak berinteraksi dengan internet dengan cerdas dan sehat. Hal tersebut dikarenakan setelah pasca pandemic, yang mana anak menginginkan keleluasaan dalam memegang gadget, kemudian pengetahuan anak tentang internet lebih pintar daripada orang tua, dengan adanya kemudahan akses internet saat ini anak-anak perlu dibatasi dalam penggunaan gadget, dan dalam penggunaan nya anak bebas terkoneksi tanpa aturan, sehingga anak menginginkan kebebasan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat kali ini dilakukan dengan menggunakan metode partisipasi sosial, yang mana tim pengabdi turun langsung kelapangan untuk ikut berpartisipasi dalam pemberian materi dalam sosialisasi parenting ibu millennial terhadap penggunaan media sosial anak di desa banjarrejo lampung timur. Hasil dari pengabdian ini disimpulkan bahwasanya perlu adanya penguatan peran orangtua dalam mendidik anak di zaman sekarang, dan banyak dampak positif dan negative dari penggunaan media sosial yang di gunakan oleh anak, oleh sebab itu orangtua harus mengontrol penggunaan media sosial anak antara lain : mengecek isi hp anak, membatasi penggunaan media sosial, dan ajak anak untuk mengikuti kegiatan bersama dengan orangtua, berkebun dll.