Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MANAJEMEN STRATEGI PELAKSANAAN KURIKULUM DALAM MEWUJUDKAN MADRASAH UNGGUL (Studi atas MA Muhammadiyah Kota Metro) Sujino Sujino
AT-TAJDID Vol 1, No 02 (2017): JULI - DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.601 KB) | DOI: 10.24127/att.v1i02.851

Abstract

The public demand for quality or quality education is increasing. This phenomenon is at least influenced by two main factors namely; factors of globalization challenges and parents' awareness of the need for quality or quality education for their children. Another phenomenon that is not less interesting, today many schools are qualified and give more religious content became the first choice for parents, this condition is a challenge as well as opportunities for Senior High School  (MA) Muhammadiyah Metro City to rise from the shackles of dualism that is artificial and dualism management at once showcasing the various advantages that can be an attraction at the same time can invite public interest to make this institution as an option for the continuation of their children's education. This study aims to analyze management and strategy Implementation of the curriculum in realizing Senior High School (MA) Muhammadiyah Metro City Becomes a Superior School. This type of research is descriptive qualitative in which the data collection in this study was conducted by the method of observation, interview, and documentation study. Data that have been collected is then analyzed descriptively qualitative to then drawn conclusions. The results of this study will show that the management and implementation strategy of the curriculum in realizing Senior High School Muhammadiyah Metro City becomes a superior school. The results of this study recommend to management tiem in the implementation of the curriculum in realizing Senior High School Muhammadiyah Metro City Becomes a Superior School.
REVITALISASI KEBIJAKAN PEMBELAJARAN AL ISLAM DAN MUHAMMADIYAHAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO Sujino Sujino; Lusi Marlisa
AT-TAJDID Vol 5, No 2 (2021): JULI-DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v5i2.1587

Abstract

Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dapat berfungsi sebagai kekuatan gerakan bagi Muhammadiyah (Quwwatul  Harokah al-Muhammadiuah) karena dapat menjadi basis kekuatan spiritual, moral, dan intelektual. Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) juga sebagai identitas karakter warga kampus. Perkembangan peradaban yang cepat dan pesat dengan teknologi informasi di era digitalisasi serta inovasi teknologi (gawai, internet, media sosial) yang semakin berkembang, sangat mempengaruhi daya serap informasi, pemahaman dan praktik keislaman mahasiswa. Kesenjangan dalam ilmu pembelajaran AIK masih mnyisakan masalah, antara lain: kurikulum masih belum menggambarkan standar lulusan dan masih menitik beratkan pengetahuan. Dosen pengampu belum disiapkan secara profesional, dosen pengampu belum memilki komitment tinggi pada Muhammadiyah dan dosen AIK belum dimiliki semua jurusan, termasuk Kebijakan Universitas Muhammadiyah Metro belum menempatkan prioritas penting bagi pendidikan AIK. Tujuan dari penelitian ini untuk mengatahui Gambaran dan standar Pembelajaran AIK di Universitas Muhammadiyah Metro, serta untuk Mengetahui Revitaliasi Kebijakan LPM dan Wakil Rektor 4 terhadap Pembelajaran AIK di Univeritas Muhammadiyah Metro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan studi kasus (case study). Penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus.Revitalisasi kebijakan pembelajaran AIK didasari oleh realitas di Universitas Muhammadiyah Metro adalah keniscayaan. Reliata yang  kian melemah itu perlu segera di respon positif. Revitalissi berarti menggaerahkan  AIK dalam dimensi  transfer knowlagde dan transfer value, memvitalkan kembali  fungsi AIK yang sudah berjalan. Dengan mempertimbangkan beberapa aspek. Tujuan pendidikan Muhammadiyah yang dalam grand Desain rencana yang akan mendorong terwujudnya Indonesia yang berkemajuan yang dimulai dengan revitalisasi AIK di perguraun Muhammadiyah khususnya Universitas Muhammadiyah Metro.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA KORBAN BROKEN HOME DI SMP ISLAM DARUL MUTTAQIN METRO KELAS VII TAHUN 2021 Rara Ariyana; Heri Cahyono; Sujino Sujino
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2022): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v2i2.2228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana Implementasi pendidikan karakter pada siswa broken home di SMP Darul Muttaqin Metro, 2) Bagaimana karakter siswa korban broken home di SMP Islam Darul Muttaqin Metro, 3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada siswa broken home di SMP Islam Darul Muttaqin Metro.Metode yang digunakan dalam jenis penelitian kualitatif lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian data yang telah dikumpul di analisis menggunakan metode induktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi pendidikan karakter pada siswa korban broken home keteladanan merupakan strategi bagi siswa dalam membentuk karakter siswa. Keteladanan lebih mengutamakan aspek prilaku dibandingkan sekedar berbicara karena siswa lebih mudah mempraktekannya dari pada berbicara tanpa aksi.Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Implementasi pendidikan karakter pada korban broken home guru PAI telah menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa dengan cara pendekatan agar menciptakan hasil belajar yang sangat optimal. 2) Karakter siswa kroban broken home menunjukkan bahwa siswa memiliki karakter yang rajin, baik, disiplin, ramah dan pendiam. 3) Faktor pendukung meliputi: adanya kesadaran diri sendiri dari peserta didik, hubungan antara guru dan siswa, perhatian guru terhadap siswa, dan dukungan orang tua peserta didik. Faktor penghambat meliputi: kurangnya komunikasi peserta didik dan pendidik, kurang pengawasan orang tua dan faktor lingkungan.
MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Yuli Tri Indrawati; Sujino Sujino; M. Ihsan Dacholfany
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2021): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v2i1.1830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaan model pembelajaraan Quantum Teaching untuk meningkatkan minat belajar. Latar belakang masalah penelitian ini adalah pembelajaran yang masih berorientasi pada guru, sedangkan siswa hanya sebagai objek ajar, hal ini dikarenakan guru dalam proses pembelajaran guru lebih banyak menggunakan metode ceramah. Oleh karena itu, pembelajaran berlangsung monoton membuat siswa bosan dan kurang bersemangat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari sumber utama dari buku-buku yang membahas tentang metode pendidikan islam seperti buku yang berjudul Pendidikan Agama Islam, minat belajar, dan Quantum Teaching. Hasil penelitian menunjukkan: Penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan minat belajar PAI.Model pembelajaran Quantum Teaching merupakan suatu model pembelajaran yang sangat membantu guru untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dalam pengajarannya. Model pembelajaran Quantum Teaching juga memiliki kerangka rancangan yaitu dengan istilah dengan singkatan TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, Rayakan). Dengan diterapkannya model pembelajaran Quantum Teaching ini akan mudah untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran PAI.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN DENGAN METODE TIKRAR ARBAIN PADA SANTRI DIRUMAH QUR’AN AL-IZZAH KOTA METRO Liana Fatdila; Heri Cahyono; Sujino Sujino
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2022): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v3i1.3060

Abstract

Peran adalah keseluruhan tingkah laku atau tindakan yang dimiliki seseorang dalam memberikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Seseorang dikatakan menjalankan peran apabila ia dapat menjalankan hak dan kewajiban yang merupakan bagian dari status yang disandangnya. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an yaitu dengan melakukan pendampingan terhadap peserta didik. Ada beberapa kesenjangan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran hafalan Al-Qur’an yaitu masih banyak santri yang belum bisa membaca Al-Qur’an dan menghafal Al-Qur’an belum optimal. Keadaan yang menjadi penghambat bagi guru adalah sifat malas yang dialami oleh santri, akibatnya hafalan yang sudah dimiliki oleh santri tidak bertambah.Tujuan penulisan dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an pada santri. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data di analisa dengan cara memilah data yang sudah tersedia, kemudian disajikan secara sistematis agar diperolehnya suatu kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengenai peran guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an disimpulkan bahwa peran yang dilakukan guru kepada santri adalah keaktifan guru tahfidz dalam memotivasi santri, membimbing santri dalam menghafal Al-Qur’an. Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya guru selalu mengarahkan santri agar selalu membaca Al-Qur’an dan menguatkan hafalannya supaya bertambah.
MANAJEMEN STRATEGI PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH AT-TANWIR METRO DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN FORMAL Muhamad Awalludin Sidik; Heri Cahyono; Sujino Sujino
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2022): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v3i1.3066

Abstract

Pendidikan pada masa ini hanya terfokus pada masalah kurikulum dan metode pengajaran saja, belum merujuk pada hal yang lebih spesifik lagi yaitu bagaimana aspek lembaga pendidikan tesebut dalam manajemen strategi yang baik dan benar. Untuk itu Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro yaitu menggunakan manajemen strategi menjadi solusi dalam upaya pengembangan pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui bagaimana strategi yang digunakan dalam pengembangan pendidikan formal Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro. (2) Mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen strategi Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro. (3) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung dalam pengembangan pendididkan formal di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu, wawancara observasi, dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Manajemen strategi di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro dalam pengembangan pendidikan formal dapat mencapai target dengan adanya tahapan diantaranya dengan pembacaan lingkungan, formulasi strategi, pelaksanaan strategi, evaluasi dan monitoring strategi. (2) Pelaksanaan manajemen strategi di Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro sebagai sistem pengimplementasian strategi dalam program-program untuk mencapai sasaran masing-masing dilakukan melalui fungsi manajemen yang mencangkup pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, dan penganggaran.
Implementasi Manajemen Strategik dalam Meningkatkan Mutu Tenaga Pendidik Di MAN I dan MAS Al Muhsin Metro Lampung Sujino
Al-Ulum Vol. 22 No. 2 (2022): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/au.v22i2.3035

Abstract

This article mainly focuses on the strategy formulation, implementation, and evaluation stages in MAN and MAS Lampung. This research is qualitative-descriptive research. The data sources are the head of the Madrasah, the deputy head of the Madrasah, and teacher representatives. Data collection was done by interview, observation, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The data validity test used the triangulation technique. The results showed that first, the strategy formulation phase is carried out by formulating a vision, mission, and goals based on the results of a study of the objective conditions of the internal and external environment, then formulating a strategic plan and Madrasah profile. Second, the strategy implementation stage is carried out by elaborating the strategy formulation into the activities of organizational structure preparation, Division of tasks according to qualifications and competencies, socialization of Madrasah potential and teaching staff, implementation of education and training, carrying out further studies, allocating teacher quality improvement budget, and carrying out development and mutation of teacher career improvement. The third evaluation stage of the strategy is carried out through teacher competency tests, teacher performance assessments, and teacher certification.
HUBUNGAN EMOTIONAL INTELLIGENCE TERHADAP AKHLAK SISWA SMP AN NUR TULANG BAWANG TENGAH KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Bahariyani, Anis Murni; Iswati; Sujino
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2024): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v4i2.5842

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan universal dalam kehidupan setiap manusia. Keberadaanpendidikan menjadi sebuah keniscayaan guna membentuk serta membina kualitas diri.Pembentukan akhlak menjadi tujuan penting dari suatu proses pendidikan, khususnya pendidikanIslam. Akhlak merupakan salah satu penentu utama kualitas diri seseorang. Penelitian inimenggunakan penelitian kuantitatif dengan random sampling. Instrumen yang digunakan adalahangket. Sebelum Istrumen digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Siswa Smp An Nur Tulang Bawang Tengah KabupatenTulang Bawang Barat. Teknik analisis data peneliti menggunakan Korelasi. Teknik pengumpulandata ini menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil Penelitian inimenunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan akhlaksiswa. Hal ini ditunjukkan berdasarkan hasil analisis korelasi diperoleh nilai signifikansi sebesar0,00, yang berarti bahwa 94,3% Akhlak berhubungan dengan variabel Kecerdasan Emosional,sedangkan selebihnya sebesar 5,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
INTERNALISASI NILAI–NILAI KEISLAMAN MELALUI PEMBINAAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DI PANTI ASUHAN BUDI UTOMO MUHAMMADIYAH METRO Damayanti, Nadia Umayroh; Sujino; Cahyono, Heri
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 2 (2024): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v4i2.5846

Abstract

Tidak semua anak beruntung dilahirkan dalam keluarga yang harmonis, tetapi ada juga anak yang lahirdalam kondisi perceraian dan perpisahan keluarga, yang miskin, dan tidak mampu menjalankan perannyadengan sempurna. Kondisi tersebut menyebabkan anak-anak terlepas dari kasih sayang orang tua danmengalami kerentanan masa mudanya. Dan inilah pengalaman remaja yang tinggal di panti asuhan. PantiAsuhan Muhammadiyah Budi Utomo Metro diketahui menerapkan sistem pendidikan semi pesantrendalam proses Penerapan nilai-nilai keislaman melalui pembinaan kesejahteraan psikologis. Penelitian inimenggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknikpengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datapenelitian dengan cara data reduction, datadisplay, conslusionsdrawing/verification dan AnalisisSWOT. Setelah dilakukanya penelitian didapati bahwa internalisasi nilai-nilai keislaman melaluipembinaan kesejahteraan psikologis di Panti Asuhan Budi Utomo Muhammadiyah Metro telah berhasildilaksanakan dengan baik. Mayoritas anak asuh di panti tersebut menunjukkan tingkat kesejahteraanpsikologis yang memadai, termasuk dalam aspek penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain,kemandirian, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Meskipun demikian, masihada beberapa anak yang belum mencapai tingkat kesejahteraan yang diharapkan.
Peran Guru Akidah Akhlak sebagai Konselor dalam Mencegah Sikap Insecure Siswa di MAN 1 lampung Timur Khassanah, Anisya Nurr; Sujino; Khaeroni, Cahaya
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 2 (2025): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v5i2.8536

Abstract

Siswa dengan latar belakang dan kepribadian yang beragam sering mengalami kesulitan beradaptasi, yang dapat menyebabkan perasaan insecure. Dalam konteks ini, guru akidah akhlak berperan penting sebagai konselor yang mendengarkan dan memahami masalah siswa, termasuk mengatasi rasa tidak percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru akidah akhlak dalam mencegah sikap insecure di MAN 1 Lampung Timur, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai informator, fasilitator, mediator, dan kolaborator dalam mencegah insecure. Konseling Islam yang diterapkan menekankan pada asas ketauhidan, amaliah, akhlak, profesionalisme, dan kerahasiaan, dengan mengaitkan pelajaran dengan nilai-nilai Islam. Faktor pendukung termasuk kurikulum berbasis tauhid dan lingkungan Islami, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan pengetahuan agama, waktu pembelajaran, dan pengaruh lingkungan pertemanan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru akidah akhlak dalam mendukung kepercayaan diri siswa.