Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS NILAI TAMBAH USAHA JAJANAN PALOPO DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT Alia Wartiningsih; Syahdi Mastar; Joni Kantari
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i1.1467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah pada agroindustri Palopo di Kecamatan Taliwang. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Juli 2023 di pengusaha palopo Kecamatan Taliwang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif, kuantitatif dengan jumlah 4 pengusaha palopo, pengambilan sampel dilakukan secara sensus. Adapun analisis data yang akan di gunakan untuk menghitung nilai tambah dalam penelitian ini adalah Metode Hayami. Hasil penelitian mengenai Analisis Nilai Tambah Usaha Jajanan Palopo di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, Diperoleh hasil sebagai berikut : (1) Nilai tambah usaha sebesar Rp. 46.006,28 dengan nilai rasio sebesar 32.39% dan untuk indikator rasionya nilai tambanya sedang. ( 2) Keuntungan usaha sebesar Rp. 45.906,28 dengan tingkat keuntungan yang diperoleh adalah 99,78%, (3) Marjin balas jasa sebesar Rp.100.334 yang didapat dari pendapatan tenaga kerja 45,753%, dengan sumbangan input 0,100% dan keuntungan usaha 54,147%.
ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN NASABAH KREASI DI PT. PEGADAIAN UPC BRANG REA KABUPATEN SUMBAWA BARAT Syahdi Mastar; Alia Wartiningsih; Aan Riansyah
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i1.1469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kepuasan Pelayanan Nasabah Kreasi di PT. Pegadaian UPC Brang Rea Kabupaten mbawa Barat. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2023. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Metode pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 20 orang.Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peryataan dapat di simpulkan hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek persyaratan dan penyelsean mencapai total skor 22,40 dengan katagori sangat puas, (2) Biaya tarif dapat dilihat dari hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek biaya atau tarip mencapai total skor 21,05 dengan katagori sangat puas, (3) Prilaku plaksana dapat dilihat dari hasilpenelitian ini menurut tanggapan responden mengenai aspek prilaku plaksana mencapai total skor 23,15 dengan katagori sangat puas, Metode pengambilan sampel dilakukan secara sensus dengan jumlah responden sebanyak 20 orang.Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peryataan dapat di simpulkan hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek persyaratan dan penyelsean mencapai total skor 22,40 dengan katagori sangat puas, (2) Biaya tarif dapat dilihat dari hasil penelitian menurut tanggapan responden atau nasabah mengenai aspek biaya atau tarip mencapai total skor 21,05 dengan katagori sangat puas, (3) Prilaku plaksana dapat dilihat dari hasilpenelitian ini menurut tanggapan responden mengenai aspek prilaku plaksana mencapai total skor 23,15 dengan katagori sangat puas.  
ANALISIS RISIKO PADA USAHA TERNAK AYAM BROILER DI KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT Nila Wijayanti; Syahdi Mastar; Alia Wartiningsih; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Jihat Akbar
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko yang terjadi pada usaha ternak ayam broiler di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat dan penanggulangannya. Penelitaian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2023 dilakukan dengan menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 8 peternak. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara mendalam dengan salah satu peternak yaitu Bapak Ibrahim, dokumentasi dan koesioner. Hasil dari analisis ini didapatkan 16 risiko yaitu 10 risiko dari peroses budidaya dan 6 risiko dari penjualan, adapun penanggulangannya terdapat 22 penanggulangan dari risiko budidaya dan 13 penanggulangan dari risiko penjualan. Pada peroses budidaya terdapat 4 faktor yang menghasilkan risiko yaitu lahan memilik 2 risiko dengan 4 penanggulangan, kandang memiliki 2 risiko dengan 5 penanggulangan, peralatan memiliki 2 Risiko dengan 6 penanggulangan dan yang terakhir DOC memiliki 4 Risiko dengan 7 penanggulangan. Untuk proses penjualan terdapat 3 faktor yang menghasilkan risiko yaitu fluktuasi harga memiliki 3 risiko dengan 7 penanggulangan, lingkungan sosial memiliki 2 risiko dengan 3 penanggulangan dan yang terakhir nonteknis memiliki 1 risiko dengan 3 penanggulangan. Kesiapan peternak dalam penanggulangan risiko sangatlah besar, hal ini dapat dilihat dari jumlah penanggulangan yang lebih banyak dari pada risiko yang ada.
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN AYAM GEPREK JUNIOR DI CABANG KEBAYAN KECAMATAN SUMBAWA Muhammd Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Yudha Zulti Saputra
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1683

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pengambilan keputusan terhadap pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa ayam geprek junior cabang kebayan adalah salah satu ayam geprek yang berlokasi sangat strategis sehingga banyak konsumen yang berminat dan cabang yang pertama kali berdiri di Kecamatan Sumbawa. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli ayam geprek junior di cabang kebayan, jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan Kecamatan Sumbawa diperoleh kesimpulan bahwa masing-masing tahap terdiri dari 3 indikator dimulai dari 1). Pengenalan Masalah dengan persentase tertinggi pada indikator pertama tempat yang nyaman dan bersih, indikator kedua tergantung keinginan dan indikator ketiga tergantung kemauan. 2).Pencarian Informasi dengan persentase tertinggi pada indikator pertama media sosial, indikator kedua lewat media sosial dan indikator ketiga Instagram. 3). Evaluasi Alternatif dengan persentase tertinggi pada indikator pertama jarak toko dan tempat tinggal, indikator kedua ayam geprek lain dan indikator ketiga cari tempat lain. 4). Keputusan Pembelian dengan persentase tertinggi pada indikator pertama diri sendiri, indikator kedua jarak dan indikator ketiga karena dekat. 5). Perilku Pasca Pembelian dengan persentase indikator pertama tidak menentu, indikator kedua rasa sambal yang enak dan indikator ketiga biasa saja. Hal ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian Ayam Geprek Junior Cabang Kebayan.
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA LESENG KECAMATAN MOYO HULU KABUPATEN SUMBAWA Siti Nurwahidah; Yadi Hartono; Alia Wartiningsih; Nila Wijayanti; Ratna Gumanti
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1684

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Responden dalam penelitian ini berasal dari ketua, sekretaris, dan tiga orang anggota dari kelompok tani. Kelompok tani yang menjadi sampel penelitian yaitu 10 kelompok tani dengan 5 kelompok tani merupakan kelas lanjut dan 5 kelompok tani kelas pemula. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas, skala likert, dan uji korelasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam upaya pengembangan Kelompok Tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa tergolong tinggi dengan nilai 75,136%. Persentase peran penyuluh sebagai Fasilitator 74,88%, Inovator 74,40%, Motivator 74,24%, Dinamisator 75,36%, dan Edukator 74,08%. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu berperan dengan baik dan menghasilkan persentase dengan kategori Tinggi. Hasil uji korelasi Peran Penyuluh (X) dalam Pengembangan Kelompok Tani (Y) menghasilkan hubungan yang cukup, kuat, dan signifikan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN VARIETAS JAGUNG HIBRIDA DI DESA POTO KECAMATAN MOYO HILIR Siti Nurwahidah; Syahdi Mastar; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Fifi Tri Tarini
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1854

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi penggunaan varietas benih jagung hibrida di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir. Pemelihan Lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa Desa Poto merupakan salah satu Desa yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan memiliki luas lahan pertanian yang cukup besar yaitu seluas 770 Ha. Responden dalam penelitian ini adalah Masyarakat Desa Poto yang merupakan petani jagung hibrida, jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 40 orang responden. Metode analisis Regresi linier berganda. Hasil perhitungan regresi yaitu Y = -1,586 + 0,018X1 + -0,762X2 + 0,000X3 + 0,031X4. Berdasarkan uji simultan diperoleh nilai F hitung sebesar 39,286. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa nilai F hitung > F tabel sebesar 39,286 > 2,641, sehingga dapat dinyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti variabel harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan” secara bersama-sama berpengaruh terhadap  penggunaan varietas benih. Hasil analisis koefisien determinasi (R2) menggunakan SPSS 16, diperoleh nilai R (koefisien determinasi) sebesar 0,797  yang artinya 79,7% penggunaan varietas benih (Y) dipengaruhi oleh harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan, sedangkan sisanya 20,3% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian. Hasil perhitungan secara parsial variabel harga benih  (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan varietas benih hibrida (Y), sedangkan variabel luas lahan, pengalaman usahatani dan pendapatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap varietas benih (Y)
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PRODUK MINUMAN UMKM YANG MEMILIKI SERTIFIKAT HALAL DI KABUPATEN SUMBAWA Siti Nurwahidah; Alia Wartiningsih; Yadi Hartono; Lukman Hakim; Artya Nanda
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1855

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan produk minuman umkm yang memiliki sertifikat halal di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive (sengaja) di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas dengan pertimbangan bahwa di dua Kecamatan tersebut banyak UMKM minuman yang memiliki sertifikat halal. Responden dalam penelitian ini adalah umkm minuman di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas dengan jumlah sampel sebanyak 40 umkm minuman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Analisis data dengan menggunakan tehnik analisis regresi linier berganda. Hasil perhitungan regresi yaitu nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0.962 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (jam kerja, volume penjualan, modal, dan promosi & delivery) terhadap variabel terikat (pendapatan) adalah sebesar 96,2% sedangkan sisanya 3,8%. Hasil pengujian secara parsial yang menunjukkan signifikan atau berpengaruh terhadap pedapatan UMKM minuman yaitu variabel jam kerja,  variabel volume penjualan , dan variabel modal Sedangkan yang tidak signifikan yaitu variabel variabel Promosi & Delivery. Berdasarkan hasil pengujian koefisien regresi pada Uji-F (serentak) variabel (jam kerja, volume penjualan, modal, dan promosi & delivery),  secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM minuman di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas
ANALISIS EFEKTIFITAS PENYALURAN PUPUPK BERSUBSIDI (STUDI KASUS DI DESA NGERU KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA) Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Siti Nurwahidah; Galang Prakosa
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektifitas Penyaluran Pupuk bersubsidi (Studi Kasus di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2024. Penelitian ini menganalisis efektifitas menggunakan 6 indikator yaitu Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Jenis, Tepat Waktu, Tepat Harga dan Tepat Mutu yang kemudian dianalisis dengan metode Skala Likert, analisis efektifitas dan Regresi Linier Berganda . Dengan jumlah responden sebanyak 40 petani. Hasil penelitian diperoleh bahwa responden menyatakan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Cukup efektif dan dilihat dari masing-masing indikator yaitu tepat jenis (Efektif) , tepat harga (Cukup Efektif), tepat tempat (Cukup Efektif), tepat mutu (Cukup Efektif), tepat waktu (Cukup Efektif), dan tepat jumlah (Tidak Efektif).
ANALISIS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN DI TOKO CV. MULTI TANI AGRO Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Syahdi Mastar; Wahyu Fajri Ramdani
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1994

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengambilan keputusan konsumen di toko CV. Multi Tani  Agro. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa CV. Multi Tani Agro adalah toko sarana pertanian yang baru berkembang dibandingkan dengan toko sarana pertanian yang ada di dalam Kota Sumbawa. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli Sarana Pertanian di CV. Multi  Tani Agro dengan jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Hasil dari penelititan ini menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan konsumen di toko CV. Multi Tani agro terdiri dari tahap 1). pengenalan kebutuhan terdapat 3 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada indikator pertama konsumen memilih sangat penting dalam memilih toko sarana pertanian, indikator kedua memilih untuk digunakan sendiri dalam tujuan membeli sarana pertanian dan indikator ketiga memilih harga produk terjangkau dalam alasan membeli produk. 2). Pencarian informasi terdiri dari 3 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada indikator pertama konsumen l memilih teman sebagai sumber informasi, indikator kedua teman sebagai sumber mempengaruhi dan indikator ke tiga tidak ada  sumber informasi melalui media sosial dalam membeli sarana pertanian di CV. Multi  Tani Agro. 3). Evaluasi alternatif terdiri dari 3 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada idikator pertama konsumen lebih memilih harga produk dalam pertimbangan utama, indikator kedua membeli produk serupa yang tersedia  apabila produk yang dibutuhkan habis, dan indikator ketiga cari di tempat lain  jika CV. Multi Tani Agro tutup. 4). Keputusan pembelian terdapat 3 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada indikator pertama konsumen memilih diri sendiri dalam pengambilan keputusan, indikator kedua terencana dalam memutuskan membeli dan indikator ketiga langganan. 5). Perilaku pasca pembelian terdapat 2 indikator pertanyaan dengan persentase tertinggi, pada indikator pertama konsumen sering dalam membeli sarana pertanian di CV. Multi Tani Agro dan pada indikator kedua sangat suka membeli sarana pertanian di CV. Multi Tani Agro.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA BAWANG MERAH PADA PETANI DI DESA BRANG KOLONG KECAMATAN PLAMPANG Lukman Hakim; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Yadi Hartono; Lita Elsa Elya Risma
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1995

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rumusan strategi dalam pengembangan usaha budidaya bawang merah pada  Petani di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Juni 2024 di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskripstif kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 25 orang, yang mana petani bawang sebanyak 20 orang dan untuk para ahli dari Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Kantor Desa Brang Kolong, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Manager Upland Kabupaten Sumbawa dan Dosen Universitas Samawa masing-masing 1 orang, yang diambil secara accidental dan menggunakan purposive sampling untuk strategi pengembangan. Adapun data analisis data yang digunakan dalam penelitian ini  adalah analisis lingkungan dan matriks SWOT. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti tentang pengembangan usaha budidaya bawang merah pada petani di desa brang kolong kecamatan plampang maka di peroleh faktor internal terdiri dari: kekuatan yaitu: ketersediaan lahan, pengetahuan dan keahlian, pengembangan lahan dan insfrastruktur irigasi. Kelemahan yaitu: dukungan pemerintah desa, pestisida yang berlebihan dan akses kepada layanan keuangan. Sedangkan, faktor eksternal terdiri dari : peluang yaitu: meningkatnya permintaan pasar, kebijakan pemerintah, peningkatan taraf hidup petani, pangsa pasar luas dan terbuka. Ancaman yaitu: persaingan, perubahan iklim, hama dan penyakit, fluktuasi harga.