Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

MANAJEMEN KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN CANDI MADANI KELURAHAN CANDIROTO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL Sulaiman Kurdi; Muhammad Fauzi; Umi Hani
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jamet.v2i2.29

Abstract

Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam pengelolaan kelompok pembudidaya ikan tawar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelompok Pemudidaya Ikan (Pokdakan) Candi Madani Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan memerlukan penambahan pengetahuan, penyuluhan dan sentuhan motivasi guna meningkatkan tujuan kelompok dalam mewujudkan tujuan organisasi kelompok yang didirikan. Pengetahuan yang diperlukan berupa pengetahuan manajemen kelompok dengan maksud supaya masing-masing anggota kelompok mengetahui tugas dan fungsi anggota sesuai pembagian kerja dalam kelompok. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif, yaitu pendekatan yang memuat kumpulan pengetahuan yang dapat membantu masyarakat luas untuk lebih mengetahui permasalahan yang diangkat, baik dalam suatu program maupun dalam kegiatan pengabdian. Sedangkan bagi mitra pengabdian diperlukan metode partisipatif dari seluruh anggota kelompok. Teknik pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini dengan menggunakan berbagai tahapan-tahapan berikut: survey awal dan inventaris masalah mitra pengabdian, kajian tema pengabdian dan pengurusan ijin pengabdian, sosialisasi program, penyampaian materi manajemen kelompok, diskusi fokus grup, berbagi pendapat dengan pengurus dan anggota kelompok, pendampingan program, monitor dan motivator pada mitra pengabdian, evaluasi dan perbaikan program. Hasil kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa: edukasi manajemen kelompok mendapatkan respon yang positif dari mitra pengabdian pada masyarakat dengan penyampaian materi, tanya jawab, diskusi, motivasi dan penyuluhan. Kegiatan tim pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi program, edukasi pengelolaan kelompok, pendampingan dalam Diskusi Fokus Grup dengan mitra, dan pendampingan teknis kegiatan tertib pembukuan, dan kegiatan teknis lainnya memberi efek peningkatan sumber daya manusia di kelompok pembudidaya ikan Candi Madani. Hadirnya tim pengabdi dengan metode pendampingan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari UNISS Kendal, memberikan kontribusi yang positif bagi mitra. baik bagi kelompok pembudidaya ikan Candi Madani dalam pengelolaan kelompok usaha ikan lele maupun bagi masing-masing anggota. Program pengabdian juga memberi pengaruh kebaikan mitra dengan motivasi dan penyelesaian masalah kelompok. Pengabdian ini juga membawa pengaruh pemberdayaan pada Kelompok Pembudidaya Ikan Candi Madani Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal yang mempunyai tugas dan fungsi sebagai lembaga pelaku utama dalam usaha kelompok perikanan.
Strategi Pemasaran Secara Online Pada Home Industry Mm Catering Desa Kutoharjo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal Sulaiman Kurdi; Umi Hani; Novita Triyatun
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jamet.v3i2.52

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam strategi pemasaran secara online  usaha home industri catering. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Home Industri Catering Desa Kutoharjo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal. Pemberdayaan industri rumah tangga dalam usaha catering memerlukan penambahan pengetahuan tentang media social dan platform digital  yang sesuai dan tepat dalam pemasaran produk dan jasa layanan catering dengan strategi pemasaran secara online dalam mewujudkan tujuan bisnis catering yang ditekuni mitra. Metode pelaksanaan pengabdian strategi pemasaran secara online pada home industri catering MM sebagai mitra pengabdian melalui beberapa tahapan, dimulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Tahapan ini mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam memanfaatkan platform digital untuk pemasaran produk. Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif. Sedangkan bagi mitra pengabdian diperlukan metode partisipatif dari pemilik usaha dan seluruh anggota pelaksana usaha yang terlibat. Teknik pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini dengan menggunakan berbagai tahapan-tahapan berikut: survey awal dan inventaris masalah mitra pengabdian, kajian tema pengabdian dan pengurusan ijin pengabdian, sosialisasi program, penyampaian materi manajemen pemasaran dan strateginya secara online, diskusi fokus grup, berbagi pendapat dengan pemilik dan anggota pelaksana usaha, pendampingan program, monitor dan motivator pada mitra pengabdian, evaluasi dan perbaikan program. Hasil kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa program ini mendapatkan respon yang positif dari mitra. Strategi pemasaran secara online pada home industri Catering MM Desa Kutoharjo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal menunjukkan peningkatan penjualan dan visibilitas merek melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital lainnya. Pelatihan dan pendampingan dalam pemasaran secara online membantu mitra meningkatkan keterampilan mereka dalam menjangkau konsumen dan pelanggan yang lebih luas dan dapat berinteraksi langsung lebih mudah dan cepat. Pengabdian ini juga membawa pengaruh pemberdayaan pada Usaha Home Industri Catering MM menerapkan strategi pemasaran online yang telah mitra pengabdian pelajari dan juga dapat memanfaatkan potensi pemasaran secara online untuk mengembangkan bisnis Catering MM.
Analisis Pengaruh Kepemimpinan Situasional Terhadap Kinerja Karyawan Pada Perusahaan PT. Gemilang Prakarsa Cipta Graha Kendal Triyatun, Novita; Hani, Umi; Kurdi, Sulaiman
Journal Economic Insights Vol. 4 No. 1 (2025): Journal Economic Insights
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jei.v4i1.156

Abstract

Kinerja karyawan adalah faktor dalam penentuan kesuksesan organisasi. SDM (Sumber Daya Manusia) yang berprestasi dan berkualitas tentu dibutuhkan oleh sebuah organisasi ataupun perusahaan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. PT. Gemilang Prakarsa Cipta Graha Kendal merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang pengembangan property dan kon konstruksi. Pada perusahaan tersebut tentu memiliki tantangan dalam meningkatkan kinerja karyawan. Menurut hasil observasi yang dilakukan memaparkan bahwa kinerja karyawan pada PT. Gemilang Prakarsa Cipta Graha Kendal dipengaruhi secara signifikan oleh kepemimpinan situasional. Tujuan penulisan ialah menganalisis pengaruh kepemimpinan situasional terhadap kinerja karyawan pada perusahaan PT. Gemilang Prakarsa Cipta Graha Kendal. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Hasil temuan yang diperoleh kinerja karyawan pada PT. Gemilang Prakarsa Cipta Graha Kendal dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan situasional. Kinerja karyawan ialah tingkat keberhasilan dari karyawan secara menyeluruh yang ditinjau dari kriteria, sasaran/target, dan hasil kerja. Pada suatu perusahaan kinerja karyawan kepemimpinan situasional. Melalui penerapan gaya kepemimpinan tersebut dilakukan melalui penyesuaian dengan kondisi ataupun situasi dari karyawan perusahaan. Gaya kepemimpinan yang efektif ditunjukkan oleh tingkat kesiapan dari karyawan untuk menerima tindakan ataupun keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin. Melalui penerapan gaya kepemimpinan situasional dapat memberikan gebrakan atau arahan untuk meningkatkan produktivitas dari karyawan.
Rencana Pendirian Pasar Tradisional Di Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal adminjamet, adminjamet; Sulaiman Kurdi; Nurkholik; Muhammad Fauzi,; Ageng Presetyo
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Dalam kegiatan ini terimplementasi dalam bentuk Pendampingan Paguyuban Desa Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal Untuk Mendirikan pasar tradisional dan meningkatkan Ekonomi Keluarga yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri Kendal. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk membimbingan dan pendampingan paguyuban desa candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal dalam pendirian pasar tradisional untuk meningkatkan keseahteraan ekonomi keluarga dan penyuluhan mengenai kegiatan usaha. Program pendampingan Desa Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal Untuk merealisasikan pendirian pasar tradisional agar bisa meningkatkan ekonomi keluarga yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Akuntansi dan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri Kendal adalah Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
MANAJEMEN KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN CANDI MADANI KELURAHAN CANDIROTO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL Sulaiman Kurdi; Muhammad Fauzi; Umi Hani
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jamet.v2i2.29

Abstract

Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam pengelolaan kelompok pembudidaya ikan tawar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelompok Pemudidaya Ikan (Pokdakan) Candi Madani Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan memerlukan penambahan pengetahuan, penyuluhan dan sentuhan motivasi guna meningkatkan tujuan kelompok dalam mewujudkan tujuan organisasi kelompok yang didirikan. Pengetahuan yang diperlukan berupa pengetahuan manajemen kelompok dengan maksud supaya masing-masing anggota kelompok mengetahui tugas dan fungsi anggota sesuai pembagian kerja dalam kelompok. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif, yaitu pendekatan yang memuat kumpulan pengetahuan yang dapat membantu masyarakat luas untuk lebih mengetahui permasalahan yang diangkat, baik dalam suatu program maupun dalam kegiatan pengabdian. Sedangkan bagi mitra pengabdian diperlukan metode partisipatif dari seluruh anggota kelompok. Teknik pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini dengan menggunakan berbagai tahapan-tahapan berikut: survey awal dan inventaris masalah mitra pengabdian, kajian tema pengabdian dan pengurusan ijin pengabdian, sosialisasi program, penyampaian materi manajemen kelompok, diskusi fokus grup, berbagi pendapat dengan pengurus dan anggota kelompok, pendampingan program, monitor dan motivator pada mitra pengabdian, evaluasi dan perbaikan program. Hasil kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa: edukasi manajemen kelompok mendapatkan respon yang positif dari mitra pengabdian pada masyarakat dengan penyampaian materi, tanya jawab, diskusi, motivasi dan penyuluhan. Kegiatan tim pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi program, edukasi pengelolaan kelompok, pendampingan dalam Diskusi Fokus Grup dengan mitra, dan pendampingan teknis kegiatan tertib pembukuan, dan kegiatan teknis lainnya memberi efek peningkatan sumber daya manusia di kelompok pembudidaya ikan Candi Madani. Hadirnya tim pengabdi dengan metode pendampingan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari UNISS Kendal, memberikan kontribusi yang positif bagi mitra. baik bagi kelompok pembudidaya ikan Candi Madani dalam pengelolaan kelompok usaha ikan lele maupun bagi masing-masing anggota. Program pengabdian juga memberi pengaruh kebaikan mitra dengan motivasi dan penyelesaian masalah kelompok. Pengabdian ini juga membawa pengaruh pemberdayaan pada Kelompok Pembudidaya Ikan Candi Madani Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal yang mempunyai tugas dan fungsi sebagai lembaga pelaku utama dalam usaha kelompok perikanan.
Bimbingan Manajemen Pengembangan Usaha Home Industri Krupuk ‘Lestari Jaya’ Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal Sulaiman Kurdi; Umi Hani; Novita Triyatun
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 3 No. 01 (2025): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45681/jamet.v3i01.41

Abstract

Tujuan Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam manajemen pengembangan usaha home industri kerupuk. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Home Industri Krupuk Lestari Jaya Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Pemberdayaan industri rumah tangga dalam usaha olahan krupuk goreng dan krupuk bakar memerlukan penambahan pengetahuan tentang pengelolaan usaha, penyuluhan dan sentuhan motivasi guna pengembangan usaha perseorangan skala mikro menuju skala kecil dan meningkatkan tujuan usaha rumahan dalam mewujudkan tujuan usaha dagang yang ditekuni. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif. Teknik pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini dengan menggunakan berbagai tahapan-tahapan berikut: survey awal dan inventaris masalah mitra pengabdian, kajian tema pengabdian dan pengurusan ijin pengabdian, sosialisasi program, penyampaian materi bimbingan manajemen pengembangan usaha, diskusi fokus grup, berbagi pendapat dengan pemilik dan anggota pelaksana usaha, pendampingan program, monitor dan motivator pada mitra pengabdian, evaluasi dan perbaikan program. Hasil kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa edukasi bimbingan manajemen pengembangan usaha mendapatkan respon yang positif dari mitra. Kegiatan tim pengabdian kepada masyarakat dengan melalui sosialisasi program, edukasi pengembangan usaha, pendampingan dalam Diskusi Fokus Grup dengan mitra, dan pendampingan teknis kegiatan mengelola usaha dan kegiatan teknis lainnya
Islamic Law Review of Banjar Community Customs on "Mandi-Mandi Manujuh Bulanan Afif, Muhammad Wildan; Sulaiman Kurdi; Muhammad Fahmi Nurani; Hagis Adetiana; M. Nadhif Ardiaputra; Bunga Lestari
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 1 No. 2 (2023): The Development of Islamic Law and Culture in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v1i2.10

Abstract

The study aspect of this research is the Banjar community's custom for women who are seven months pregnant, in which a traditional procession is carried out in which the woman is bathed by her parents, grandmother, and family relatives in turn. The purpose of this research is to find out how an Islamic legal review is taken from the implementation of the Banjar community for generations. With this custom occurring in Indonesia, especially the Banjar tribe, although it is known that when a wife is pregnant in Islam, she can pray and put her trust in Allah ﷻ, but this research has differences in the approach to the meaning of the concept. The research method used in this research is a field research method that occurs in several places in the city of Banjarmasin and is analyzed descriptively qualitatively, namely the discussion obtained by collecting data from interviews and literature sources about the seven-month bath which is then examined using a review of Islamic law. From the results of this study it can be concluded that the custom or custom of bathing seven monthly there are those who say it is not allowed and there are also those who say it is allowed in Islamic law, because something is a matter of difference of opinion in fiqh is a natural thing. The term "Mandi-Mandi Manujuh Bulanan" appears among the Banjar people because it is more widely known, although in fact this "bamandi-mandi" custom for the Banjar people there are many kinds and certain conditions. Aspek kajian pada penelitian ini adalah oleh masyarakat Banjar dalam melakukan adat bagi perempuan yang hamil tujuh bulan yang dilaksanakan suatu prosesi adat dari perempuan tersebut dimandikan oleh orang tuanya perempuannya, neneknya, maupun kerabat keluarganya secara bergantian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana suatu tinjauan hukum islam yang diambil dari pelaksanaan masyarakat Banjar tersebut secara turun menurun. Dengan kebiasaan tersebut terjadi di Indonesia khususnya suku Banjar yang walaupun sudah dapat diketahui bahwa ketika istri hamil dalam Islam dapat dido'akan dan bertawakal kepada Allah ﷻ, namun penelitian ini memilik perbedaan dari pendekatan maksud dari konsep itu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan yang terjadi di beberapa tempat di kota Banjarmasin dan dianalisis secara deskriptif kualitatif, yaitu pembahasan yang diperoleh dengan mengumpulkan data dari wawancara dan sumber kepustakaan tentang mandi tujuh bulanan yang kemudian ditelaah dengan menggunakan tinjauan hukum Islam. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebiasaan atau adat mandi tujuh bulanan itu ada yang menyatakan tidak boleh dan ada juga yang mengatakan boleh dalam hukum Islam, karena sesuatu hal persoalan dalam perbedaan pendapat pada fiqih adalah suatu hal yang wajar. Adaphn Istilah "Mandi-Mandi Manujuh Bulanan" ini muncul di kalangan masyarakat Banjar karena lebih banyak dikenal, meskipun sebenarnya adat "bamandi-mandi" ini bagi masyarakat Banjar terdapat banyak macam dan keadaan tertentu.
Regional Government Authority Regarding Mineral and Coal Mining Business Licenses in Indonesia based on Law Number 3 of 2020 Rina Andriani; Sulaiman Kurdi
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Integration of Islamic Knowledge and Values in Education, Islamic Studies, Loca
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v2i1.387

Abstract

Abstract Mineral and Coal Mining, which is a source of state income, is specifically regulated in Law Number 3 of 2020, which is a new regulation on mineral and coal mining. The purpose of this research is to review the issue of mining business permits which previously belonged to the district or city regional government which later became the authority of the central government, namely Article 35 Paragraph (1). This research uses a normative legal approach through library research with legal literature and documents. The results of this research show that the authority of regional governments in managing mining in their regions is given limitations because in carrying out management there are many problems that arise when regional governments, especially district/city regional governments, issue mining business permits, such as corruption and overlapping business permits so that district governments With the enactment of this law, cities do not have any authority, while the provincial government has the authority to grant permits related to mining which is delegated by the central government. Keywords: Authority, Licensing, mineral and coal mining, Abstrak Pertambangan Mineral dan Batubara yang menjadi salah satu sumber pendapatan negara secara khusus di atur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 yang merupakan regulasi baru pertambangan mineral dan batubara. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau mengenai persoalan izin usaha pertambangan yang sebelumnya berada pada pemerintah daerah kabupaten/kota yang kemudian menjadi kewenangan pemerintah pusat yaitu Pasal 35 Ayat (1). Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif melalui studi pustaka dengan literatur dan dokumen hukum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kewenangan dari pemerintah daerah dalam mengelola pertambangan didaerahnya diberikan batasan-batasan karena dalam melakukan pengelolaan terdapat banyak masalah yang muncul ketika pemerintah daerah khususnya pemerintah daerah kabupaten/kota yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan izin usaha pertambangan seperti korupsi dan tumpang tindih izin usaha sehingga pemerintah kabupaten/kota dengan berlakunya undang-undang ini tidak memiliki kewenangan apapun, sedangkan pemerintah provinsi memiliki kewenangan pemberian izin terkait pertambangan yang didelegasikan oleh pemerintah pusat. Kata Kunci: Wewenang, Perizinan, Pertambangan Mineral dan Batubara,
Pros And Cons Of Batuah Market Revitalization Banjarmasin City (Case Study Of Banjarmasin Mayor Decision Number 109 Of 2022) Siti Kholisoh; Sulaiman Kurdi
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 1 No. 3 (2023): "Exploring the Wisdom Integration of Multidisciplinary Approaches in Higher Edu
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v1i3.414

Abstract

Abstract This research was motivated by the Mayor of Banjarmasin issuing Decree Number 109 of 2022. When the Banjarmasin City government wanted to implement this decree, there was resistance from residents who live in Batuah Market, Banjarmasin City. However, traders who traded at Batuah Market just accepted the mayor's decree. Because Batuah Market is land owned by the regional government. This research aims to determine the background to the pros and cons of Batuah Market revitalization and the obstacles in revitalizing it, as well as the solutions provided by the Banjarmasin City Government to traders and residents of Batuah Market, Banjarmasin City. The type of research used is empirical legal research with a case study approach and analyzed using qualitative descriptive methods. Collecting data from informants through interviews and documentation. The research results show that the background to the pros and cons of Batuah Market revitalization is because there is no compensation given to residents who live in Batuah Market. Apart from that, the causes of conflict are differences in interests, socialization carried out by the government is not optimal and is not going well, and residents are threatened with losing the homes they have lived in for decades. Meanwhile, traders are pro for the revitalization of Batuah Market because there is a match between the government's wishes and traders' needs for market improvements. The obstacle in revitalizing it is the resistance from residents who live on the Batuah Market land. Then the solution given by the government to traders is to occupy the same place according to the type of merchandise. The solutions provided to residents include providing flats with free rental fees for one year, being given the opportunity to trade in government-owned markets, recruiting new entrepreneurs, providing educational tools from kindergartens to junior high schools. Keywords: Pros and Cons, Revitalization, Batuah Market Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi Walikota Banjarmasin menerbitkan Surat Keputusan Nomor 109 tahun 2022. Ketika pemerintah Kota Banjarmasin ingin mengimplementasikan surat keputusan tersebut, terjadi penolakan oleh warga yang bermukim di Pasar Batuah Kota Banjarmasin. Tetapi, pedagang yang berdagang di Pasar Batuah menerima saja terhadap surat keputusan walikota tersebut. Karena Pasar Batuah merupakan lahan milik Pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang terjadinya pro dan kontra dalam revitalisasi Pasar Batuah dan kendalanya dalam merevitalisasi, serta solusi yang diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin kepada pedagang dan warga Pasar Batuah Kota Banjarmasin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan studi kasus dan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Mengumpulkan data dari informan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang terjadinya pro kontra revitalisasi Pasar Batuah karena tidak adanya ganti rugi yang diberikan kepada warga yang bermukim di Pasar Batuah. Selain itu, penyebab terjadinya konflik adalah perbedaan kepentingan, sosialisasi yang dilaksanakan oleh pemerintah tidak maksimal dan tidak berjalan dengan baik, dan warga terancam kehilangan tempat tinggal yang sudah dihuni puluhan tahun. Sedangkan pedagang yang pro terhadap revitalisasi Pasar Batuah karena adanya kesesuaian antara keinginan pemerintah dan kebutuhan pedagang akan perbaikan pasar. Adapun kendala dalam merevitalisasi adalah adanya penolakan dari warga yang bermukim di lahan Pasar Batuah. Kemudian solusi yang diberikan pemerintah kepada pedagang yaitu menempati tempat yang sama sesuai dengan jenis dagangannya. Adapun solusi yang diberikan kepada warga seperti diberikan hunian rumah susun digratiskan biaya sewa selama satu tahun, diberikan kesempatan untuk berdagang di pasar milik pemerintah, dijanjikan perekrutan wirausaha baru, bantuan alat pendidikan dari TK-SMP. Kata Kunci: Pro kontra, Revitalisasi, Pasar Batuah
Hak Privasi Pengguna Dalam Era Kecerdasan Buatan : Tinjauan Normatif Hukum Terhadap Kesehatan Mental Nur Nazefa Adela; Tasyaa Syadini Maharani; Najwa Salya Rahmadina; Sulaiman Kurdi; Mufti Wardani; Anwar Hafidzi
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Kecerdasan Buatan Artificial Intelligence atau AI dalam kesehatan mental membawa dampak positif, terutama dalam hal diagnosis, personalisasi pengobatan, dan pemantauan kondisi pasien. Namun, penerapan AI juga menimbulkan tantangan terkait privasi data pribadi, khususnya data kesehatan mental yang sangat sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi dan prinsip-prinsip privasi yang mengatur penggunaan AI dalam konteks kesehatan mental. Menggunakan metode penelitian normatif, penelitian ini menelaah regulasi seperti General Data Protection Regulation (GDPR) di Uni Eropa dan Undang- Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi di Indonesia. Prinsip-prinsip seperti persetujuan terinformasi, minimasi data, keamanan data, transparansi, dan akuntabilitas menjadi fokus utama dalam menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan privasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah mengatur dengan ketat, penerapan prinsip-prinsip privasi dalam AI perlu terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi agar perlindungan data pribadi tetap terjaga secara optimal.