Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN INTERNET OF THINGS PADA PERTAMINI DI LOKASI WISATABEDENGAN DESA SELOREJO Quota Alief Sias; Soraya Norma Mustika; Aji Prasetya Wibawa; Langlang Gumilar
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang kaya akan sektor pariwisata, karenakeindahan alamnya yang melimpah. Pariwisata sendiri merupakan salah satuaset atau sektor yang dapat membantu mensejaterahkan rakyat secara cepat.Sayangnya, banyak tempat wisata yang belum terkelola dengan baik, dari segiinfrastruktur maupun fasilitas umum. Salah satu tempat wisata yang belummemiliki fasilitas umum yang maksimal adalah kawasan Bedengan KecamatanDau. Keindahan alamnya yang masih asri menjadi daya tarik khusus untukwisatawan dalam negeri mapun luar negeri. Sayangnya akses yang kurangbegitu baik untuk menuju ke tempat wisata ini, menjadi permasalahantersendiri bagi Desa ini untuk menjadi tempat wisata yang berkembang.Jarak yang cukup jauh dari pusat kota Malang, sekitar 25 km membuatpara wisatawan kesulitan untuk mencapai desa wisata. Untuk mencapaikawasan Bedengan biasanya para wisatawan menggunakan transportasipribadi dikarenakan sulitnya atau bahkan tidak adanya transportasi umum.Karena banyaknya wisatawan menggunakan transportasi pribadi, makadiperlukan fasilitas umum seperti SPBU supaya wisatawan maupun warga bisamengisi ulang bahan bakar secara lebih mudah. Sayangnya letak SPBU yangterdekat dari lokasi Bedengan masih jauh dari lokasi wisata. Oleh karena itu,pengabdian ini mengimplementasikan pertamini yang dipasang didekat lokasiwisata Bedengan dengan dapat dipantau menggunakan website atau aplikasismartphone karena berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Dengandemikian pengunjung dan pengelola wisata lebih mudah untuk mengisi ulangbahan bakar.
Surface Analysis of Bacterial Cellulose Membrane Made from Biowaste Added with ZnO Nanopowder Amasda, Naufal Rizky; Suryanto, Heru; Yanuhar, Uun; Aminnudin, Aminnudin; Nusantara, Fajar; Sias, Quota Alief
Journal of Mechanical Engineering Science and Technology (JMEST) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um016v9i12025p281

Abstract

Utilization of pineapple biowaste is important to increase the value added to biowaste and solve the environmental problem. So, the study objective is to synthesize membranes of bacterial cellulose made from pineapple biowaste and characterize the surface morphology and porosity of the membrane after being added with ZnO nanopowder. The study starts with extracting biowaste as a bacterial cellulose culture medium for the fermentation process. The obtained pellicle was crushed and homogenized with the added ZnO nanopowder in the presence of ultrasonic waves. The membrane is dried in the oven. The membrane morphology was monitored using scanning electron microscope and Brunauer–Emmett–Teller analysis. Results indicate that surface morphology more rougher in line with increasing ZnO nanopowder content. The control membrane exhibits the highest surface area (36.9605 m²/g) due to its uninterrupted porous network. The addition of ZnO nanopowder at 2.5% significantly reduces the surface area to 2.9168 m²/g, likely due to nanoparticle-induced pore obstruction. As the ZnO nanopowder concentration increases to 5% and 7.5%, the specific surface area rises to 8.0436 m²/g and 13.7783 m²/g, respectively. This trend suggests that higher ZnO nanopowder loading enhances porosity and introduces additional adsorption sites. The control BC membrane exhibits the highest pore volume and well-defined mesoporosity, which are diminished upon the initial addition of ZnO nanopowder.