Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : jabdimasunipem

PELATIHAN HOSPITALITY MANAGEMENT DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA INFORMASI PADA PENGELOLA OBJEK WISATA DI DUSUN IROYUDAN Astriecia, Aisha; Bandiyah, Uswatun Nurul; Mutiarni, Yosi S
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v4i1.169

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas masyarakat di Dusun Iroyudan, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Bantul dalam bidang hospitality serta memperkenalkan pemanfaatan teknologi berupa pemanfaatan website untuk mendukung eksistensi Taman Wisata Jati Larangan sebagai destinasi wisata. Latar belakang program ini didasarkan pada kondisi eksisting bahwa destinasi tersebut belum beroperasi secara optimal pasca-pandemi, sehingga pengelola memerlukan pembekalan dalam memberikan pelayanan yang baik dan prima. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan interaktif berupa penyampaian materi teori, diskusi, praktik simulasi hospitality, serta pengenalan penggunaan website sebagai media publikasi informasi. Pembelajaran penggunaan website diharapkan dapat meningkatkan awareness calon wisatawan dengan keberadaan destinasi ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai standar pelayanan wisatawan serta pemahaman dasar tentang pemanfaatan website sebagai sarana penunjang publikasi informasi. Kegiatan PkM ini telah berkontribusi pada penguatan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dalam pelayanan wisatawan yang baik. Selain itu masyarakat juga mulai memahami pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelanan maupun pengembangan destinasi wisata. Dampak jangka panjang yang diharapkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terciptanya pelayanan wisata yang profesional, dikenalnya Taman Wisata Jati Larangan sebagai salah satu destinasi wisata budaya, serta peningkatan kesiapan masyarakat dalam mewujudkan pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.