Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EVALUASI ALAT PENUKAR KALOR (COOLER) DI HIGH VACUUM UNIT (HVU) III (STUDI KASUS DI KILANG XYZ) Sarah Dampang
JURNAL KONVERSI Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/konversi.7.1.6

Abstract

HVU III is designed to process reduced crude oil from CDU V or reduced crude from export oil existing tanks. HVU III is one unit that aims to lift light fractions that may still be contained in reduced crude. The vacuum condition is designed to attract mild fractions at relatively low temperatures. With the effort to take the product slop wax as HVGO, indeed the operating condition is changing and there is addition of equipment (Pump and HE) and modification of piping. Therefore in this study about design HE (Cooler) with slop wax product as HVGO which will be cooled from temperature 298oC to 70oC with flow rate 40 m3 / hr. And as a cooling medium used Sea Water (sea water) from temperature 30oC to 38oC. Pressure slop wax 20 kg / cm2 and sea water 4 kg / cm2. The calculation results for cooling the wax slop requires a Cooler of 6 (six) units with a seawater requirement of about 709187.39 lb / hr, and heat transferred in a fouled state of 0.0029 hr ft2 F / btu. Pressure drop for slop wax equal to 7.08 psi while sea water equal to 39.33 psi. Under these conditions it is expected that the addition of equipment in this case Cooler can be done as an effort to take the product of slop wax as HVGO.
ANALISIS KEEKONOMIAN PENGAMBILAN SULFUR SECARA BIOLOGI DENGAN PROSES THIOPAQ DI LAPANGAN GAS ALAM XY Sarah Dampang
JURNAL KONVERSI Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1039.273 KB) | DOI: 10.24853/konversi.8.1.8

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan dari sisi profitabilitas karena menyangkut keuntungan yang langsung dapat diterima secara financial. Dengan menggunakan  proses Thiopaq, apabila harga sulfur sebesar 500 USD/ton maka didapatkan IRR sebesar 33%, harga NPV sebesar USD 53.237.964 dan PBP selama 2,35 tahun. Semakin tinggi harga sulfur maka revenue akan semakin meningkat dan mengakibatkan naiknya nilai NPV dan IRR sedangkan nilai PBP semakin rendah yang berarti bahwa waktu yang diperlukan untuk mencapai angka nol (titik balik modal) akan semakin cepat. Dan analisis sensitivitas menunjukan bahwa harga sulfur yang paling berpengaruh terhadap terjadinya perubahan NPV dan IRR. 
Studi Tentang Keamanan Pejalan Kaki di Kampus Unsika Menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank dan Aplikasi SPSS Sarah Dampang; Cindy Ramayanti; Billy Nugraha
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 2: December 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v3.i2.2018.273-278

Abstract

Keselamatan pejalan kaki di lingkungan kampus sangatlah penting untuk diperhatikan. Banyaknya lalu-lalang kendaraan seperti motor, mobil, dan kendaraan lainnya di lingkungan kampus menjadi beberapa hal yang dapat membahayakan para pejalan kaki. Penelitian ini dilakukan sebagai studi awal untuk mengetahui bagaimana kondisi yang menunjang keamanan pejalan kaki di Kampus Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) guna menghindari kecelakaan lalu lintas yang tidak diinginkan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui dokumentasi, angket, dan wawancara. Analisa uji coba yang digunakan adalah uji Wilcoxon Signed Rank dan menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Products and Service Solution) versi 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 200 responden yang merasa tidak aman berjalan kaki di Kampus Unsika sebesar 77%. Selain itu, dari segi kenyamanan, pejalan kaki di lingkungan Kampus Unsika belum merasa nyaman. Hal ini ditunjukkan dari hasil pengamatan yang diperoleh 85% responden tidak merasa nyaman. Untuk meningkatkan rasa keamanan dan kenyamanan, persentase responden membutuhkan fasilitas seperti trotoar, rambu-rambu, dan peneduh jalan berturut-turut sebesar 92%, 86%, dan 77%. 
Penentuan Harga Bahan Bakar Gas Kendaraan Menggunakan Simulasi Monte Carlo Badaruddin Andi Picunang; Sarah Dampang; Vita Efelina; Billy Nugraha
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 5, No 1: June 2020
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v5.i1.2019.135-150

Abstract

Moda transportasi baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun angkutan barang yang merupakan potensi market yang strategis bagi industri energi. Hal ini khususnya dalam upaya melakukan konversi pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Dengan demikian, optimasi penentuan harga BBG dibanding dengan harga BBM perlu dilakukan untuk memperoleh harga ideal, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi para pelaku usaha baik dari sisi efiesiensi, safety maupun keuntungan ekonomi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi penentuan harga BBG menggunakan simulasi Monte Carlo. Dalam penelitian ini, dipilih suatu uji sampling dengan tingkat akurasi yang baik untuk memprediksi variabel-variabel acak dan dalam jumlah iterasi data yang banyak. Simulasi Monte Carlo dilakukan dengan perangkat Crystal Ball yang merupakan metode statistik yang sudah umum digunakan dalam uji sampling suatu variabel untuk memprediksi segala kemungkinan yang terjadi terhadap berbagai pilihan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan wilayah Jakarta memiliki harga gas paling rendah menggunakan metode agregasi yaitu sekitar Rp. 2.900, sedangkan paling tinggi menggunakan metode real yaitu sekitar Rp. 3.300. Wilayah Jawa Barat memiliki harga gas paling rendah menggunakan metode real yaitu sekitar Rp. 3.000, sedangkan paling tinggi menggunakan metode agregasi dan floating USD yaitu sekitar Rp. 3.100. Untuk wilayah Banten harga gas paling rendah menggunakan metode agregasi yaitu sekitar Rp. 2.900, sedangkan paling tinggi menggunakan metode floating USD yaitu sekitar Rp. 3.400.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Fasilitas Lahan Parkir terhadap Kepuasan Civitas Kampus Asep Erik Nugraha; Kusnadi Kusnadi; Sarah Dampang
JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Vol 12, No 1 (2019): Journal of Industrial Engineering and Management Systems
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jiems.v12i1.1536

Abstract

The demand for accessible parking services and facilities are growing in the University of Singaperbangsa Karawang (Unsika). This occurred due to the increasing number of vehicles need parking spaces. Some problems can happen because of scrambling over the space, the improper of parking lot building, the ineffective actions in allocating and checking the traffic signs, and the unavailability of traffic signs. The focus of this research was the campus community who use the parking lot. They became the object of the research. The data analysis was used to determine the level of the satisfaction of the campus community towards the service quality and parking facilities in Unsika using the Wilcoxon Signed Rank Test method with Statistical Product and Service Solutions (SPSS) application. The results showed that the campus community was complaining about the quality of service and parking facilities. The perceptions were given in the form of negative perceptions because it was not in line with expectations. The respondents were hoping that the university would pay attention to the quality of services and facilities.