Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI BUDAYA ORGANIASI, KOMUNIKASI DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KECAMATAN TANJUNGPINANG KOTA Kurniawan, Ivan; Susanti, Ervin Nora; Hamta, Firdaus
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 14 No. 04 (2025): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v14i04.52057

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh teknologi informasi, budaya organisasi, komunikasi, dan literasi digital terhadap kualitas pelayanan publik pada tingkat pemerintahan kecamatan. Populasi penelitian ini berjumlah 83 pegawai ASN kantor kecamatan Tanjungpinang kota. Sampel diambil menggunakan teknik jenuh (sensus), dengan populasi dijadikan responden penelitian. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi, budaya organisasi, komunikasi, dan literasi digital secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan publik. Uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi teknologi informasi, budaya organisasi, komunikasi dan literasi digital terhadap kualitas pelayanan. Ada 33.6% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sistem dan infrastruktur teknologi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh budaya kerja aparatur, efektivitas komunikasi pelayanan, serta kemampuan literasi digital pegawai dalam mendukung proses pelayanan publik.
EFEKTIFITAS SISTEM PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG DALAM MENJAMIN KESELAMATAN BANGUNAN DI INDONESIA Kurniawan, Ivan
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 14, Nomor 1, April Tahun 2026
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v14i1.5234

Abstract

Sistem Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Indonesia menghadapi kesenjangan signifikan antara idealitas regulasi dan realitas implementasi, yang tercermin dari rendahnya tingkat kepatuhan terhadap Standar Nasional Indonesia (55%), cakupan Sertifikat Laik Fungsi yang baru mencapai 60–65%, serta tragedi runtuhnya Pondok Pesantren Al-Khoziny yang merenggut 67 jiwa akibat bangunan tanpa izin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter efektivitas sistem PBG, mengevaluasi mekanisme jaminan kualitas konstruksi, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat implementasi, serta merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis bukti. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain systematic literature review (SLR) berpedoman pada protokol PRISMA 2020, penelitian ini mensintesis 78 artikel dari database Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Portal Garuda periode 2019–2025, yang dianalisis secara tematik dengan bantuan NVivo 12. Temuan utama menunjukkan bahwa efektivitas PBG merupakan konstruk multidimensi (prosedural, teknis, outcome) dengan rata-rata waktu perizinan 42 hari, ketidaksesuaian bangunan dilaporkan dalam 70% studi, serta empat faktor penghambat dominan: regulasi (85%), implementasi dan kelembagaan (92%—paling dominan), sumber daya manusia (80%), dan teknologi (55%). Interkoneksi antar faktor menciptakan siklus ketidakefektifan yang dipengaruhi oleh lemahnya komunikasi kebijakan, keterbatasan sumber daya, rendahnya disposisi aparatur, dan fragmentasi struktur birokrasi. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis melalui integrasi teori implementasi kebijakan Edwards III dan teori kelembagaan, serta secara praktis menyediakan peta masalah sistemik bagi reformasi PBG. Implementasi rekomendasi holistik—meliputi harmonisasi regulasi, penguatan kapasitas aparatur, digitalisasi terintegrasi, pemberdayaan asosiasi profesi, dan penegakan hukum konsisten—diperlukan untuk mentransformasi tata kelola perizinan bangunan yang berorientasi pada keselamatan publik
Implementation Of Accounting Information Systems And Internal Control Of Msme Kurniawan, Ivan; Rachman, Helmy Aulia
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2025): REAKSI
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to design a cash receipt system and internal controls for Kartini Helm, which previously relied on a simple system and encountered several operational challenges. Before system design, it is essential to conduct an analysis based on the foundational Technology Acceptance Model to determine Kartini Helm's readiness to adopt the new system. This study utilizes a descriptive qualitative approach, drawing on primary and secondary data collected through observations, interviews, and documentation at Kartini Helm. The results indicate that the current cash receipt procedures at Kartini Helm lack structure, and data processing is neither sufficiently effective nor efficient. Implementing the proposed accounting information system for cash receipts will clarify the structure and responsibilities within each function, ensuring that data recording and storage processes are secure and systematically organized in line with established procedures.
Developing Production Planning and Control System by Applying Dispatching Rules: A Case Study at A Packaging Manufacturer Brahmantyo, Fransiskus Xaverius Dimas Adrian; Kurniawan, Ivan; Saraswati, Triarti
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 24, No 1 (2025): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.24.1.90940

Abstract

Production planning and control (PPIC) is a critical element in manufacturing process. PPIC consists of a lot of activities which lead complexity within its system. Problems such as amount of safety stock, parts inventory, and production scheduling commonly occurs within manufacturing process. A need of efficient PPIC system become an important factor in smoothing the production process which affect company’s profitability and sustainability. This research provides production planning and control system which developed based on implementation of pull system, optimal safety stock calculation, and dispatching rules for the sequencing of the production scheduling. A case study in a packaging manufacturer is provided for testing the proposed system. A comparison analysis is conducted and it consists of the safety stock calculation, parts inventory on hand, and the economic analysis. From the improvements, positive results are obtained. The accumulation of final parts inventory and average daily parts inventory are reduced up to 38%. Safety stock of sub-product reduced up to 82% and the safety stock of holding cost are reduced by 77%.