Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JAKPI

PENGARUH PENGHARGAAN FINANSIAL,PELATIHAN PROFESIONAL, PENGAKUAN PROFESIONAL DAN PERTIMBANGAN PASAR KERJA DALAM PEMILIHAN KARIR SEBAGAI AKUNTAN (STUDI EMPIRIS PADA MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN) Kristin Marito Hutagalung; Esa Setiana
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v9i2.29434

Abstract

The problem  in this research  is that Indonesia still needs a lot of accountants, but in fact students with accounting graduates show low interest in the public accounting profession. The purpose of this study was to determine the effect of financial rewards, professional training, professional recognition and labor market considerations partially and Simultaneous in choosing a career as an accountant. The population in this study were all 133 students of the 2017 Accounting Department. The sample of this study used a random sampling technique with the slovun formula, in order to obtain 55 respondents. The data analysis technique used is Multiple Linear Regression with using the SPSS 25 statistical test tool . The results of the study found empirical evidence that the variables of financial rewards, professional recognition and labor market considerations have a significant effect on career choice as an accountant. Meanwhile, Professional Recognition has no significant effect in choosing a career as an accountant.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR XBRL PADA MATA KULIAH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Khairunnisa Harahap; Dedy Husrizalsyah; Esa Setiana; M. Ridha Habibi Z.
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol 5, No 02 (2017): volume 5 no. 02 September 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v5i02.9168

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan penelitian ini adalah tersusunnya bahan ajar  dan kefektifan materi ajar XBRL sebagai pengembangan dari materi Sistem Informasi Akuntansi. Permasalahan penelitian ini adalah materi XBRL tersebut belum ada di buku teks Sistem Informasi Akuntansi, sehingga perlu adanya modul untuk menambah pengetahuan mahasiswa terhadap teknologi informasi XBRLyang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, yakni peningkatan pemahaman dan ketrampilan professional memanfaatkan teknologi komputer bagi mahasiswa. Pengembangan Materi XBRL ini dianggap perlu karena Pengimplementasian XBRL di Indonesia mengacu pada peraturan Bank Indonesia No.4/14/PBI/2012 tentang transparansi dan publikasi pelaporan Bank untuk bank umum. Untuk mahasiswa Akuntansi, teknologi ini dianggap sangat perlu di kenalkan karena berhubungan dengan bidang ilmu akuntansi. Secara umum penelitian ini bertujuan mengembangkan materi Sistem Informasi Akuntansi, khususnya XBRL yang sudah dianjurkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen  Pendidikan untuk di kenalkan Kepada mahasiswa S1 dengan pengujian pakar ahli materi dan disain pembelajaran.Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester V jurusan akuntansi yang mengambil mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi.Pada penelitian ini analisis data dilakukan dengan menggunakan  pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data yang merupakan saran dan kritik dari ahli/pakar dan mahasiswa dianalisis dengan pendekatan kualitatif, sedangkan data kelayakan modul dan pendapat mengenai kesesuaian modul diolah dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data kualitatif diubah menjadi data kuantitatif dengan menggunakan skala linkert yang di beri nilai 1 sampai 5. Hasilnya dirata-rata dan digunakan untuk menilai kualitas materi  pembelajaran.            Setelah melalui serangkaian prosesuji coba, maka hasil dari validasi dan uji coba menunjukkan bahwa bahan ajar materi XBRL initelah memenuhi kriteria “baik”  dan siap untuk digunakan dalam matakuliah Sistem Informasi Akuntansi. Dari hasil validasi menurut ahli materi adalah “baik” dengan rata-rata skor 3,69. Hasil validasi menurut ahli desain adalah baik dengan skor rata-rata  3,43 sedangkan hasil penilaian uji coba satu-satu terhadap mahasiswa adalah baik dengan skor rata-rata 3.83 danhasil penilaian uji coba kelompok kecil terhadap mahasiswa adalah baik dengan skor rata-rata 3.60. Maka hasil penilaian uji coba lapangan (kelompok besar) terhadap mahasiswa adalah baik dengan skor rata-rata 3.79.  Kata kunci: Materi Ajar, XBRL, Sistem Informasi akuntansi.
Pengaruh Human Capital Dan Gender Terhadap Kualitas Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Di Medan Bintang Wiratama Putra; Azizul Kholis; Esa Setiana
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v9i2.28536

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kualitas auditor dalam mengeluarkan opini terhadap laporan keuangan. Hasil opini yang dikeluarkan auditor dapat mempengaruhi nilai suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan Human Capital dan Gender terhadap kualitas auditor pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan.  Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan. Dengan teknik pengumpulan data melalui keusioner diperoleh 36 sampel. Data yang diperoleh merupakan data primer pada kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan. Variabel penelitian ini terdiri dari Kualitas Auditor sebagai variabel terikat dan Human Capital dan Gender sebagai variabel bebas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMART Partial Least Square (PLS).  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Human Capital secara partial tidak berpengaruh dan signifikan terhadap Kualitas Auditor. Variabel Gender secara partial berpengaruh dan signifikan terhadap Kualitas Auditor. Sedangkan secara simultan, Variabel Human Capital dan Gender terhadap Kualitas Auditor.  Kesimpulan penelitian ini adalah secara partial variabel Gender berpengaruh terhadap Kualitas Auditor sedangkan variabel Human Capital tidak berpengaruh dan signifikan. Variabel Human Capital dan Gender tidak berpengaruh secara simultan terhadap kualitas auditor pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan.Kata Kunci: Human Capital, Gender, Auditor Quality
PENGARUH KOMISARIS INDEPENDEN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMITE AUDIT DAN KOMPLEKSITAS OPERASI TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI TAHUN 2020-2022 esa setiana
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v11i2.53997

Abstract

Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa setiap tahun masih ada ditemukan perusahaan yang terlambat dalam menyampaikan laporan keuangan kepada publik, meskipun telah menerapakan corporate governance dengan baik. Peraturan yang sudah ditetapkan tentang batas waktu penyampaian laporan keuangan tidak menjamin suatu perusahaan akan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komisaris independen, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit dan kompleksitas operasi terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur di BEI tahun 2020-2022. Hasil pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,981, kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,034, kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,991, komite audit tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,963 dan kompleksitas operasi tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,214. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan, sedangkan komisaris independen, kepemilikan institusional, komite audit dan kompleksitas operasi tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Kata Kunci: Komisaris Independen, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Komite Audit, Kompleksitas Operasi, Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan
Pengaruh Human Capital Dan Gender Terhadap Kualitas Auditor Pada Kantor Akuntan Publik Di Medan Putra, Bintang Wiratama; Kholis, Azizul; Setiana, Esa
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v9i2.28536

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kualitas auditor dalam mengeluarkan opini terhadap laporan keuangan. Hasil opini yang dikeluarkan auditor dapat mempengaruhi nilai suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan Human Capital dan Gender terhadap kualitas auditor pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan.  Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan. Dengan teknik pengumpulan data melalui keusioner diperoleh 36 sampel. Data yang diperoleh merupakan data primer pada kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan. Variabel penelitian ini terdiri dari Kualitas Auditor sebagai variabel terikat dan Human Capital dan Gender sebagai variabel bebas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMART Partial Least Square (PLS).  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Human Capital secara partial tidak berpengaruh dan signifikan terhadap Kualitas Auditor. Variabel Gender secara partial berpengaruh dan signifikan terhadap Kualitas Auditor. Sedangkan secara simultan, Variabel Human Capital dan Gender terhadap Kualitas Auditor.  Kesimpulan penelitian ini adalah secara partial variabel Gender berpengaruh terhadap Kualitas Auditor sedangkan variabel Human Capital tidak berpengaruh dan signifikan. Variabel Human Capital dan Gender tidak berpengaruh secara simultan terhadap kualitas auditor pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Medan.Kata Kunci: Human Capital, Gender, Auditor Quality
PENGARUH PENGHARGAAN FINANSIAL,PELATIHAN PROFESIONAL, PENGAKUAN PROFESIONAL DAN PERTIMBANGAN PASAR KERJA DALAM PEMILIHAN KARIR SEBAGAI AKUNTAN (STUDI EMPIRIS PADA MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN) Hutagalung, Kristin Marito; Setiana, Esa
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v9i2.29434

Abstract

The problem  in this research  is that Indonesia still needs a lot of accountants, but in fact students with accounting graduates show low interest in the public accounting profession. The purpose of this study was to determine the effect of financial rewards, professional training, professional recognition and labor market considerations partially and Simultaneous in choosing a career as an accountant. The population in this study were all 133 students of the 2017 Accounting Department. The sample of this study used a random sampling technique with the slovun formula, in order to obtain 55 respondents. The data analysis technique used is Multiple Linear Regression with using the SPSS 25 statistical test tool . The results of the study found empirical evidence that the variables of financial rewards, professional recognition and labor market considerations have a significant effect on career choice as an accountant. Meanwhile, Professional Recognition has no significant effect in choosing a career as an accountant.
PENGARUH KOMISARIS INDEPENDEN, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMITE AUDIT DAN KOMPLEKSITAS OPERASI TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI TAHUN 2020-2022 setiana, esa
JAKPI - Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Akuntansi, Keuangan & Perpajakan Indonesia (JAKPI)
Publisher : Universitas Negeri Medan (UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jakpi.v11i2.53997

Abstract

Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa setiap tahun masih ada ditemukan perusahaan yang terlambat dalam menyampaikan laporan keuangan kepada publik, meskipun telah menerapakan corporate governance dengan baik. Peraturan yang sudah ditetapkan tentang batas waktu penyampaian laporan keuangan tidak menjamin suatu perusahaan akan tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komisaris independen, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit dan kompleksitas operasi terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur di BEI tahun 2020-2022. Hasil pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,981, kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,034, kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,991, komite audit tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,963 dan kompleksitas operasi tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan nilai signifikansi 0,214. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan, sedangkan komisaris independen, kepemilikan institusional, komite audit dan kompleksitas operasi tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Kata Kunci: Komisaris Independen, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Komite Audit, Kompleksitas Operasi, Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan