Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi Kombinasi Esp-NOW dan Cross-Coupling Control untuk Sinkronisasi Automatic Gloves Berbasis ESP32 Attallah, Abel Putra; Widasari, Edita Rosana; Kurniawan, Wijaya
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 6 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasien koma membutuhkan stimulasi sensorik berupa gerakan pasif bilateral sebagai bagian dari terapi rehabilitasi untuk membantu meningkatkan respons saraf motorik dan proses pemulihan kesadaran. Keterbatasan tenaga medis di ruang ICU menjadi tantangan dalam pelaksanaan terapi secara kontinu, sehingga dikembangkan sistem automatic gloves berbasis aktuator servo. Permasalahan utama pada sistem ini adalah ketidaksinkronan gerak antara tangan kanan dan kiri akibat perbedaan resistansi mekanis, tingkat spastisitas pasien, serta variasi beban pada masing-masing sisi. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma Cross-coupling Control (CCC) berbasis mikrokontroler ESP32 yang dikombinasikan dengan komunikasi nirkabel ESP-NOW untuk meningkatkan sinkronisasi gerakan. Sistem terdiri dari tiga node ESP32 yaitu master, slave, dan sync yang saling bertukar data kecepatan motor (RPM) secara real-time. Kontrol PID digunakan untuk menjaga kestabilan kecepatan masing-masing motor, sedangkan CCC berfungsi menghitung selisih kecepatan kedua sisi dan memberikan kompensasi adaptif agar gerakan tetap selaras. Pengujian dilakukan pada lima subjek untuk mengevaluasi performa sistem terhadap variasi beban mekanis yang merepresentasikan kondisi nyata penggunaan pada pasien. Hasil menunjukkan ESP-NOW mampu bekerja secara real-time dengan rata-rata Round Trip Time (RTT) sebesar 5,41 ms, lebih kecil dari periode kontrol 30 ms sehingga dinilai responsif. Penerapan CCC meningkatkan akurasi sinkronisasi menjadi 87,78% serta menurunkan Mean Absolute Error dari 11,54 RPM menjadi 6,95 RPM, atau terjadi reduksi error sebesar 39,73% dibandingkan sistem tanpa CCC. Dengan demikian, kombinasi ESP-NOW dan CCC efektif meningkatkan stabilitas, presisi, dan sinkronisasi gerakan pada sistem automatic gloves.
Sistem Klasifikasi Sepeda Motor Berbasis Sinyal Beban Dinamis Menggunakan Metode Decision Tree pada Monitoring Parkir Satu Gerbang Yahya, Zidan; Primananda, Rakhmadhany; Kurniawan, Wijaya
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan kapasitas parkir satu gerbang memerlukan klasifikasi objek agar sepeda motor dapat dibedakan dari objek non-motor yang melintasi area deteksi. Tanpa klasifikasi, objek non-motor berpotensi dihitung sebagai kendaraan sehingga informasi kapasitas menjadi tidak akurat. Penelitian ini merancang sistem klasifikasi sepeda motor berbasis sinyal beban dinamis menggunakan metode Decision Tree serta mengintegrasikannya dengan deteksi arah dan pembaruan kapasitas parkir. Sistem menggunakan ESP32-S3, empat sensor load cell half-bridge dengan modul HX711, dua sensor ultrasonik, komunikasi ESP-NOW, dan LED P10. Sebanyak 149 rekaman data dikumpulkan dari objek sepeda motor dan non-motor, kemudian dibagi menjadi 120 data pelatihan dan 29 data pengujian. Setelah validasi baseline, 113 data pelatihan digunakan untuk membentuk model. Pengolahan data meliputi penentuan threshold universal, perhitungan perubahan absolut terhadap baseline, segmentasi event, serta ekstraksi enam fitur statistik dan temporal, yaitu mean_delta_raw, max_delta_raw, variance_delta_raw, std_delta_raw, range_delta_raw, dan duration_ms. Model Decision Tree menghasilkan akurasi 96,55% pada data pengujian dan hanya menggunakan mean_delta_raw serta duration_ms, sehingga dapat diterapkan pada ESP32-S3 dalam bentuk percabangan if-else. Pembaruan kapasitas dilakukan berdasarkan hasil klasifikasi dan arah pergerakan objek. Pengujian waktu nyata sebanyak 110 percobaan menghasilkan akurasi klasifikasi 91,82%, deteksi arah 97,27%, dan perhitungan kapasitas 89,09%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan objek, menentukan arah pergerakan, memperbarui kapasitas parkir, dan menampilkan informasi kapasitas secara waktu nyata.
Implementasi Sistem Rekam Medis Elektronik Berbasis Private Blockchain dengan Arsitektur Hibrida dan Kontrol Akses Berbasis Peran Ferdianto, Bonifasius; Shaffan, Nur Hazbiy; Kurniawan, Wijaya
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Rekam Medis Elektronik (EHR) konvensional berbasis arsitektur terpusat menghadapi tiga tantangan fundamental: kerentanan kebocoran data akibat single point of failure, rendahnya interoperabilitas antar fasilitas kesehatan, serta minimnya kedaulatan pasien atas data medis pribadi. Penelitian ini mengimplementasikan prototipe sistem manajemen EHR berbasis private permissioned blockchain menggunakan Hyperledger Besu dengan konsensus IBFT 2.0 pada infrastruktur Amazon Web Services (AWS). Sistem dirancang dengan arsitektur hibrida on-chain/off-chain yang menggabungkan blockchain sebagai lapisan pencatatan data yang immutable dengan IPFS sebagai penyimpanan file terenkripsi. Kontrol akses ditegakkan melalui smart contract Solidity yang mengimplementasikan Role-Based Access Control (RBAC) untuk tiga peran: Dokter, Pasien, dan Asuransi. Penelitian ini menghasilkan dua kontribusi utama yang tidak ditemukan pada sistem pembanding, yaitu kontrol privasi granular per-file yang memungkinkan pasien menyembunyikan rekam medis tertentu tanpa mencabut seluruh izin akses, serta mekanisme penghapusan rekam medis berbasis dead pointer yang selaras dengan Permenkes Nomor 24 Tahun 2022. Selain itu, sistem dilengkapi dengan kemampuan upgrade smart contract tanpa kehilangan data menggunakan pola UUPS Proxy. Pengujian fungsional black-box menghasilkan seluruh kasus uji lulus, sedangkan pengujian performa menunjukkan throughput sistem jauh melampaui kebutuhan realistis skenario penggunaan, dengan latensi pengambilan data yang memenuhi standar layanan darurat medis.