Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : EKONOMI BISNIS

PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE, RASIO KEUANGAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2018) Anggraeni, Gita; Dongoran, Parlindungan; Kurniawati, Ria
EKONOMI BISNIS Vol. 26 No. 2 (2020): Ekonomi Bisnis
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dewan direksi, likuiditas, leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress. Penelitian ini menggunakan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2015-2018. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 22 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik dengan menggunakan software SPSS versi 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress dengan tingkat signifikansi 0,179 > 0,05, kepemilikan manajerial tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress dengan nilai signifikansi 0,389 > 0,05, dewan direksi tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress dengan tingkat signifikan sebesar 0,394 > 0,05, likuiditas yang diproyeksikan pada current ratio tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress dengan signifikansi sebesar 0,597 > 0,05, leverage yang diproyeksikan pada debt to asset ratio tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress dengan signifikansi sebesar 0,069 > 0,05, dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap financial distress dengan nilai signifikan sebesar 0,478 > 0,05. Profitabilitas yang diproyeksikan pada return on asset memiliki pengaruh terhadap financal distress dengan tingkat signifikan sebesar 0,003 < 0,05 dan secara simultan variabel independen (kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dewan direksi, current ratio, debt to asset ratio, return on asset dan ukuran perusahaan) memiliki pengaruh terhadap financial distressdengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Kata kunci : financial distress, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dewan direksi, likuiditas, leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan.
ANALISIS CREDIT CRUNCH BANK UMUM KONVENSIONAL DAN BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA Kurniawati, Ria; Halisa, Novia Nour
EKONOMI BISNIS Vol. 27 No. 1 (2021): EKONOMI BISNIS
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jeb.v27i1.1346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis credit crunch pada Bank Umum Konvensional maupun Bank Umum Syariah ditinjau dari rasio NPL/NPF dan CAR sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bank umum di Indonesia yang beroperasional baik secara konvensional maupun syariah. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dimana kriteria pengambilan sampel dilihat dari Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah yang melaporkan keuangannya secara lengkap untuk CAR dan NPL/NPF. Berdasarkan kriteria pengambilan sampel tersebut didapatkan masing-masing 15 Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis manova yaitu suatu analisis untuk mengukur pengaruh variabel independen yang berskala kategorik terhadap beberapa variabel dependen sekaligus yang berskala data kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan nilai NPL rata-rata Bank Umum Konvensional sebesar 2,85% dan NPF rata-rata Bank Umum Syariah sebesar 3,39%. Selanjutnya, CAR rata-rata Bank Umum Konvensional sebesar 23,25% sedangkan CAR rata-rata Bank Umum Syariah sebesar 23,16%. Dilihat dari masing-masing effect memiliki nilai signifikansi sebesar 0,575 (lebih besar dari 0,05) yang artinya Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah tidak berbeda nyata terkait kondisi credit crunch.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Modal, dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Property and Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2019) Ivangga, Pyalda Monic; Sutarjo, Sutarjo; Kurniawati, Ria
EKONOMI BISNIS Vol. 27 No. 2 (2021): EKONOMI BISNIS
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jeb.v27i2.1826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan yang terjadi antara variabel bebas yaitu ukuran perusahaan dengan alat ukur Ln(total asset), struktur modal dengan alat ukur DER (Debt to Equity Ratio), dan keputusan investasi dengan alat ukur PER (Price to Earning Ratio) terhadap variabel terikat yaitu nilai perusahaan dengan alat ukur PBV (Price to Book Value). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data dari laporan keuangan perusahaan sektor property and real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling method, lalu didapatkan sebanyak 12 perusahaan sektor property and real estate dari total 79 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode pengamatan adalah 5 tahun yaitu periode tahun 2015-2019 dengan 60 observasi (pengamatan). Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis korelasi berganda, lalu kemudian pengujian hipotesis. Hasil uji t parsial pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, serta keputusan investasi berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kemudian, hasil uji F simultan pada penelitian ini variabel ukuran perusahaan, struktur modal, dan keputusan investasi berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
PENGARUH HALAL KNOWLEDGE, RELIGIUSITAS, SIKAP KONSUMEN GENERASI Z TERHADAP PERILAKU KONSUMEN PRODUK KOSMETIK HALAL DALAM NEGERI STUDI KUANTITATIF DI LINGKUNGAN KOTA TANGERANG Kusuma, Rusbiansyah Perdana; Kurniawati, Ria
EKONOMI BISNIS Vol. 28 No. 1 (2022): EKONOMI BISNIS
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jeb.v28i1.2537

Abstract

Mengkonsumsi produk halal merupakan masalah sosial yang ada di masyarakat dan menjadi tanggung jawab negara. Negara melalui pemerintah memiliki kewajiban untuk menjamin kehalalan suatu produk dan kejujuran para produsen. Saat ini masyarakat muslim sangat memperhatikan status kehalalan suatu produk karena kewajiban mentaati agama dan juga ilmunya. Peningkatan pertumbuhan industri kosmetik halal tercermin dari meningkatnya kesadaran konsumen terhadap bahan-bahan yang terkandung sebagai informasi yang mudah mereka dapatkan. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan permintaan produk halal adalah informasi dan pengetahuan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat pengetahuan dan religiusitas konsumen Generasi Z terhadap perilaku pembelian produk kosmetik halal dengan menggunakan Consumer Attitude sebagai variabel intervensi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan menggunakan data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen kosmetik halal generasi Z berasal dari Universitas Islam Sheikh-Yusuf Tangerang.. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form yang kemudian data tersebut akan diolah dan dianalisis menggunakan Partial Least Perangkat pengolah data square (PLS) yang menggunakan metode random bootstrap atau perkalian untuk memastikan bahwa asumsi normalitas tidak menjadi masalah bagi PLS.