Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Model Pembelajaran SAVI pada Era Society 5.0 di Madrasah Tsanawiyah Farida Suri; Daulat Saragi; Reh Bungana Br Perangin-angin
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran savi pada era society 5.0. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil belajar ini merupakan permasalahan utama yang harus diselesaikan karena pembelajaran PPKn sangat penting untuk menumbuhkan sikap kewarganegaraan generasi penerus bangsa. Tentunya studi ini sangat mendukung untuk membentuk mental dan kepribadian siswa menjadi mental yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Berangkat dari permasalahan tersebut, diperlukan model dan media pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran SAVI (somatic, auditory, visual, intellectual) dengan bantuan media yang inovatif. Pada era society 5.0. perubahan yang dibuat bukan hanya cara mengajar, namun yang terpenting adalah perubahan dalam perspektif konsep pendidikan itu sendiri. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum untuk saat ini dan masa depan harus melengkapi kemampuan peserta didik dalam dimensi pedagogik, keterampilan hidup, kemampuan untuk hidup bersama (kolaborasi) dan berpikir kritis dan kreatif. Mengembangkan soft skill dan transversal skill, serta keterampilan tidak terlihat yang berguna dalam banyak situasi kerja seperti keterampilan interpersonal, hidup bersama, kemampuan menjadi warga negara yang berpikiran global, serta literasi media dan informasi.
Analisis Permasalahan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 8 Langkat Ramadhani Lastari; Daulat Saragi
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 4, No 2 (2023): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v4i2.14708

Abstract

The focus of this study is the problem of learning methods, learning resources, learning media and results. The values studied are the Civics scores of fifth grade students at MIN 8 Langkat taken from the report cards. This study aims to describe the Problems of Civics Learning and describe the results of Civics learning values for class V at MIN 8 Langkat. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques including observation, interviews and document studies. Based on the results obtained by researchers when they saw the learning situation in class IV that the learning methods used by the teacher were still not varied enough to make students often feel bored and even sleepy and for class V at MIN 8 Langkat entered at 13.00, so the teacher should have been more Pay attention to the learning methods used so that learning activities are more interesting. then learning resources only focus on textbooks (thematic books) or the teacher focuses too much on the material in the book. In addition, in the learning process the use of instructional media is still felt to be lacking and the results of student scores in Civics learning on average are still not appropriate even below the Minimum Completeness Criteria (KKM).
Peran Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pada Muatan IPS (Studi di SD Negeri 067245 Medan Selayang) Risa Damira; Daulat Saragi
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 4, No 2 (2023): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v4i2.14709

Abstract

This study aims to determine how the role of learning motivation on student learning outcomes in social studies class VI SD Negeri 067245 Medan Selayang. This type of research is descriptive research. The subjects of this study were all Grade VI students at SD Negeri 067245 Medan Selayang. This research method is a literature review (Library Research). Collecting data using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques using descriptive analysis techniques. Based on the results of this study, it shows that: The Role of Student Learning Motivation on learning outcomes in Social Science Subjects in Theme 6 (Towards a Prosperous Society) Sub-Theme II (Building a Prosperous Society) Class VI SD Negeri 067245 Medan Selayang is very important, this is because students Those who have great motivation will be more active in learning, enthusiastic, solving problems, more active during the teaching and learning process, high curiosity and so on so that they can improve their learning outcomes. This can be seen when students are studying on the theme of Theme 6 (Towards a Prosperous Society) Sub Theme II the teacher increases student motivation by using interesting learning methods and media with the aim of attracting students' attention. Conversely, students who have low motivation, appear indifferent, easily discouraged, their attention is not focused on learning, as a result students will experience learning difficulties. It can be seen that there are still students in class VI who cannot be independent and responsible, especially in social studies learning.
Teaching Materials Development of Bilingual Drawing North Sumatra Ornamental Variety to Improve Tourism Souvenirs Design at Universitas Negeri Medan Daulat Saragi; Nelson Tarigan
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 4 No. 3 (2023): RIELS Journal, September
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v4i3.796

Abstract

The results of the analysis of the needs of students and lecturers in the archipelago ornamental design courses in the Department of Fine Arts Education were found that there was still a lack of teaching materials for the course. As a result, students are less familiar with and apply a variety of ornamental North Sumatra to other courses such as tourist souvenir designs, batik courses and others that require typical North Sumatra ornamentist. Research Objectives To develop and apply the textbook according to the needs of students so that they are with the needs of students, the textbook designed entitled Drawing North Sumatra Ornamental Variety in the form of two languages, Indonesian and English. Research and development conducted with five stages referring to the Addie model developed by Robert M. Branch. Products developed are validated by 3 experts in their fields and each concluded very well and is suitable for use. This proves that the teaching material for drawing a variety of North Sumatra has used by art students and for the public is suitable for use and effective. After conducting product trials to students, it was found that the product developed was very helpful for students and also had an impact on the level of creativity of students designing a variety of souvenirs based on local ornaments of North Sumatra. The results of the study can increase student activities and safety and contribute to improving student achievement in the design of ornamentists in tourist and other art objects. KEYWORDS
Analisis Pembentukan Karakter Melalui Permainan Tradisional "Lompat Karet" dalam Melestarikan Kearifan Lokal di Kota Medan Suyanti Yanti; Daulat Saragi; Yakobus Ndona
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3049

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini mengkaji peran permainan tradisional "Lompat Karet" dalam membentuk karakter individu sambil mendukung upaya pelestarian kearifan lokal di Kota Medan. Kearifan lokal adalah elemen penting dalam mempertahankan identitas budaya suatu daerah, dan permainan tradisional dapat menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan warisan budaya mereka.Metode  penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan mewawancarai pemain "Lompat Karet" dan menganalisis pengaruh permainan ini terhadap perkembangan karakter mereka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan "Lompat Karet" memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter individu. Para peserta mengembangkan keterampilan sosial seperti kerjasama, komunikasi, dan rasa tanggung jawab. Mereka juga memperoleh ketangkasan fisik dan mental melalui permainan ini. Kesimpulan: permainan "Lompat Karet" berfungsi sebagai alat yang efektif untuk mengenalkan dan memahami nilai-nilai budaya lokal Kota Medan, seperti solidaritas, kejujuran, dan rasa hormat terhadap tradisi.
Permainan Marlumbung Sebagai Media Penanaman Karakter Anak Usia Sekolah Dasar Adena Nurasiah Siregar; Daulat Saragi; Yakobus Ndona
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3134

Abstract

Latar belakang: Pada dasarnya, permainan merupakan bagian integral dari dunia anak-anak karena memungkinkan mereka menemukan kepuasan pribadi. Salah satu jenis aktivitas fisik yang dapat menunjang tumbuh kembang anak adalah bermain digital. Meski demikian, bermain bukan lagi aktivitas fisik yang mendorong tumbuh kembang anak seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Permainan yang dimainkan antara lain permainan. Permainan digital tidak sama dengan permainan tradisional di masa lalu. Permainan tradisional adalah permainan yang dimainkan oleh anak kecil dan berkembang serta tumbuh di masyarakat Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan di SD Swasta Sabilina. Hasil penelitian: Melalui media permainan rakyat marlumbung menonjolkan kekhasan dan keberagaman masyarakat Indonesia.  Melalui media ini berbagai karakter juga ditanamkan dalam diri setiap orang, khususnya para pelajar. Marlumbung adalah alat media hebat yang dapat digunakan dalam lingkungan pendidikan.Permainan marlumbung membantu peserta didik mengembangkan keterampilan kognitif, kesabaran, dan rasa hormat satu sama lain. Permainan tradisional marlumbung ini dapat membantu anak-anak belajar mengenal angka dengan cepat dan mengembangkan keterampilan berhitungnya. Ketika anak-anak menggunakan permainan untuk pengembangan, keterampilan mereka akan meningkat lebih cepat. Kesimpulan: Melalui media permainan rakyat marlumbung dapat menonjolkan kekhasan dan keberagaman masyarakat Indonesia.  Melalui media ini berbagai karakter juga ditanamkan dalam diri setiap orang, khususnya para pelajar. Marlumbung adalah alat media hebat yang dapat digunakan dalam lingkungan pendidikan. Permainan marlumbung membantu peserta didik mengembangkan keterampilan kognitif, kesabaran, dan rasa hormat satu sama lain   Kata kunci: permainan tradisional, karakter anak usia sekolah dasar, marlumbung
Penerapan Permainan Tradisional Marsitekka Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Siswa Nurkholila Lubis; Daulat Saragi; Yakobus Ndona
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3158

Abstract

Latar belakang: Kajian ini bermaksud menerapkan permainan tradisional marsitekka sebagai upaya pembentukan karakter siswa sekolah dasar dan juga sebagai pelestarian budaya nonlisan, sebab permainan tradisional kini sudah jarang dimainkan oleh anak usia sekolah dasar yang membuat kebanyakan siswa memiliki karakter yang kurang baik. Demikian itu, dengan adanya permainan tradisional marsitekka ini karkater siswa akan terbentuk ke arah yang baik dan positif. Metode penelitian: Kajian ini berjenis kajian deskriptif kualitatif dengan siswa kelas V sekolah dasar  SDN 064009 Medan sebagai subyek kajian. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung, yang kemudian data yang didapat di analisis memakai analisis deskriptif. Hasil penelitian: Hasil kajian memaparkan dengan menerapkan permainan tradisional marsitekka mampu membentuk karakter siswa yang kearah positif semacam toleransi, empati juga emosional siswa saat interaksi terjaga, sabar, patuh akan aturan main, bekerja keras. Sehingga dengan adanya permainan tradisional marsitekka ini mampu membentuk karakter siswa sekolah dasar ke arah positif dan juga mampu melestarikan budaya nonlisan.  Kesimpulan: Permainan tradisional marsitekka menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan demi membentuk karakter siswa yang berguna bagi bangsa dan negara sehigga dengan adanya karakter tersebut siswa akan memiliki karakter yang baik dan positif. .
Permainan Tradisional Marampera Dalam Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Sekolah Dasar Sartika Eka Fitri Lubis; Daulat Saragi; Yakobus Ndona
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3159

Abstract

Latar belakang: Aktivitas bermain anak semakin berubah akibat kemajuan teknologi yang semakin pesat, khususnya bagi mereka yang duduk di bangku sekolah dasar. Anak-anak zaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain video, play station, dan game internet. Saat ini, mudah untuk menemukan permainan digital di lingkungan tempat tinggal  kita. Permainan tradisional yang dulunya populer dan berkembang di lingkungan kita kini tergerus oleh maraknya permainan digital. Permainan tradisional pada umumnya dimainkan secara berkelompok atau minimal dua orang. Permainan anak tradisional dapat mestimulasi anak dalam mengembangkan kerjasama, membantu terhadap teman, menaati aturan, serta menghargai orang lain. Karakter seorang anak dapat dipengaruhi oleh kecanggihan teknologi dan penggunaannya yang tidak dibatasi tanpa pengawasan orang tua. Permainan tradisional dapat meningkatkan fokus, sikap, pengetahuan, dan perkembangan motorik kasar anak selain membantu mereka mempelajari prinsip-prinsip moral usia sekolah dasar  Metode penelitian: Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan karena informasi yang dibutuhkan untuk menyusun karya ilmiah tersebut berasal dari lapangan masyarakat, khususnya UPT SPF SDN 104230. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologis. Hasil penelitian: Penelitian ini membuktikan bahwa permainan tradisional marampera memiliki nilai karakter seperti ketekunan, kecepatan, ketepatan, dan sportivitas dalam permainan ini. Kegembiraan para pemain saat mencoba melompati tali merupakan cerminan dari pentingnya kerja keras. Upaya pemain untuk mengukur ketinggian tali dan lompatan yang akan datang menunjukkan pentingnya akurasi dan ketangkasan. Satu-satunya cara untuk memiliki ketelitian dan ketangkasan dalam bermain adalah dengan sering bermain atau berlatih lompat tali. Sementara itu, pemain yang menjunjung tinggi aturan permainan dan bersedia menggantikan pemegang tali jika terjadi pelanggaran menunjukkan nilai sportivitas. Memainkan permainan ini membantu anak menjadi terampil secara fisik, gesit, lincah, dan dinamis. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa bermain permainan tradisional, membantu anak-anak mengembangkan aspek kebajikan seperti pengendalian diri, kemandirian, kepercayaan diri, sportivitas, kesabaran, dan kerja sama. Nilai-nilai karakter dalam permainan tradisional dapat beragam tergantung pada jenis permainan dan budaya tempat permainan tersebut berasal. Permainantradisional dapat membantu mempromosikan moral dan etika yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi Permainan Tradisional Marsitekka Sebagai Salah Satu Upaya Pengembangan Nilai-Nilai Karakter pada Siswa Khairanda Amarullah; Daulat Saragi; Yakobus Ndona
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3162

Abstract

Latar belakang: Indonesia adalah negara dengan beragam budaya bangsa yang perlu untuk dilestarikan keberadaannya salah satunya adalah permainan tradisional yang telah tersebar ke penjuru nusantara. Permainan tradisional merupakan jenis permainan yang telah ada sejak dahulu, tetapi keberadaannya kini hampir mengalami kepudaran terutama masyarakat yang tinggal di perkotaan. Kajian ini bertujuan untuk menanamkan nilai karakter bangsa pada siswa melalui permainan tradisional marsitekka. Metode penelitian: Kajian ini menggunakan metode yang bersifat kualitatif dengan data yang bersifat deskriptif yang dilakukan di MIS Nurus Salam dengan menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian: Penelitian ini mendeskripsikan adanya berbagai nilai karakter yang dapat ditanamkan dengan melalui permainan tradisional marsitekka meliputi nilai kejujuran, nilai kerja keras dan nilai karakter lainnya yang diharapkan dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Terdapat perkembangan karakter anak dengan menumbuhkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari.  
Identifikasi Nilai-Nilai Karakter yang Terdapat dalam Permainan Tradisional Margala bagi Siswa Sekolah Dasar Khairunnisa Rizka; Daulat Saragi; Yakobus Ndona
Jurnal Generasi Ceria Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Artikel Riset Nopember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/geci.v1i2.3166

Abstract

Dari hal terkecil seperti mainan anak hingga hal terbesar seperti perubahan gaya hidup, globalisasi berdampak pada berbagai aspek kehidupan. Permainan modern dapat menggantikan permainan tradisional dalam pola permainan anak, sehingga dapat mempengaruhi pembangunan nasional dan pembentukan karakter generasi muda. Permainan tradisional dulunya sangat populer di kalangan anak-anak dari segala usia. Permainan tradisional dapat membantu anak-anak belajar bagaimana bekerja sama, berinteraksi dengan lingkungan sekitar, mengelola emosi, menjadi lebih berempati, mengikuti aturan, dan menunjukkan rasa hormat terhadap orang lain. Pendekatan pendidikan yang inovatif ini berpotensi meningkatkan antusiasme anak-anak untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian: Permainan margala ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari tiga pemain atau lebih. Tim yang menang dalam undian akan menjadi tim bermain, sedangkan tim yang kalah akan menjadi tim penjaga. Tugas yang diberikan kepada setiap anggota tim penjaga adalah menghentikan tim yang bermain agar tidak lewat ke dan dari baris terakhir dalam area lapangan yang telah ditentukan. Agar anggota tim yang bermain dapat melarikan diri dengan menempuh jalur bolak-balik, diperlukan keterampilan dan strategi berlari. permainan margala yang didalamnya terdapat nilai karakter seperi nilai kejujuran, demokrasi dan disiplin yang diharapkan dapat bermanfaat bagi siswa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter pada hakikatnya adalah upaya untuk mengembangkan atau meningkatkan moralitas dan sifat kepribadian pada diri seseorang.