Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS DEIKSIS DALAM NASKAH DRAMA BERJUDUL “KERETA KENCANA” KARYA W. S. RENDRA Afifah, Aulia Nur; Setianingrum, Wahyuana Endah; Dodi Firmansyah; Dase Erwin Juansah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2251

Abstract

Berangkat dari asumsi bahwa makna dalam teks dramatik tidak pernah berdiri secara literal, penelitian ini menelaah bagaimana deiksis bekerja sebagai mekanisme pembentuk makna dalam naskah drama Kereta Kencana karya W. S. Rendra. Kajian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskriptif kualitatif melalui teknik simak dan catat terhadap tuturan tokoh. Analisis diarahkan tidak hanya pada identifikasi bentuk deiksis persona, waktu, dan tempat, tetapi juga pada cara unsur-unsur tersebut mengonstruksi realitas dramatik. Hasil analisis memperlihatkan bahwa deiksis persona berfungsi sebagai instrumen pembingkaian relasi yang semu, di mana pronomina menciptakan kesan kedekatan yang justru menyembunyikan keterasingan tokoh. Pada saat yang sama, deiksis waktu menunjukkan ketidakteraturan temporal yang mengaburkan batas antara masa lalu, kini, dan yang akan datang, sehingga menghadirkan pengalaman waktu yang bersifat psikologis, bukan kronologis. Adapun deiksis tempat mengoperasikan dualitas ruang, yakni antara ruang konkret yang terbatas dan ruang imajinatif yang meluas, yang secara simbolik merepresentasikan keterputusan tokoh dari dunia sosial. Dengan demikian, deiksis dalam teks ini tidak sekadar berfungsi sebagai penunjuk referensial, melainkan sebagai strategi semiotik yang membangun absurditas, ironi, dan kritik terhadap kondisi eksistensial manusia modern. Temuan ini menegaskan pentingnya analisis deiksis secara interpretatif dalam kajian pragmatik sastra serta membuka peluang pemanfaatannya dalam pengembangan pembelajaran berbasis pemaknaan kritis.
Analisis Pragmatik Terhadap Ujaran Kebencian Dalam Komentar Netizen Pada Platform Tiktok Terkait Pemberitaan Gus Elham Adqiyah, Liya; Khaila Riyanni; Nadia Mayasari; Dase Erwin Juansah; Dodi Firmansyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4242

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk ujaran kebencian serta makna pragmatik yang muncul dalam komentar netizen pada platform TikTok terkait kasus viral Gus Elham. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data berupa komentar yang mengandung unsur penghinaan, sarkasme, dan provokasi. Data diperoleh melalui teknik tangkap layar, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari ejekan terhadap fisik dan identitas hingga komentar yang memancing penilaian negatif. Analisis pragmatik mengungkap bahwa tuturan tersebut tidak hanya dibentuk oleh pilihan kata, tetapi juga dipengaruhi oleh konteks sosial, emosi kolektif, serta pola interaksi pengguna di ruang digital.