Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Transformasi Nilai Rumah Adat Tongkonan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Tana Toraja Dr. Bakhtiar Bakhtiar; Muh. Sudirman; Febby Sesilia Mangori
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v10i1.627

Abstract

This study aims to determine (1) the values contained in the Tongkonan traditional house (2) the form of transformation of the values of the Tongkonan traditional house in administering government in Tana Toraja Regency (3) supporting factors and inhibiting factors for the transformation of the values of the Tongkonan traditional house in administering government in Tana Toraja Regency. This research is a qualitative research. The types and sources of data used in this study are primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques through observation techniques, interviews and documentation.The results of this study indicate that (1) The values contained in the Tongkonan traditional house are religious values, social values, political values, moral values, and cultural values (2) The Tana Toraja district government fulfills the community's needs in the fields of administration and civil registration in accordance with current procedures and laws. (3) Settlement of disputes in the community is resolved in an authorized institution (police), the government also involves the customary government in helping resolve land disputes. (4) The form of transformation of the values of the Tongkonan traditional house in the administration of government is that the Tana Toraja district government makes activities related to the values of the Tongkonan traditional house, for example social activities, community service, and cultural performances. The government also supports traditional traditions in Tana Toraja, and involves traditional institutions in administering government. (5) The factors that influence the transformation of the value of the Tongkonan traditional house in the governance of Tana Toraja Regency are divided into supporting and inhibiting factors. As for the supporting factors, namely the values in the Tongkonan traditional house are in harmony with the way of government in Tana Toraja, there are villages in Tana Toraja that still adhere to the traditions and customs of Tana Toraja. As for the inhibiting factors, namely the factor of religion, the times and the establishment of formal government institutions that run the government in Tana Toraja today.
Kontestasi Nilai Dalam Tradisi Ma’ Balun Tomate Pada Rambu Solo’: Perspektif Perubahan Sosial Masyarakat Lokal Andi Kasmawati; Muh. Sudirman; Aldy Saputra
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study analyzes the contestation of values within the Ma’ Balun Tomate tradition in the Rambu Solo’ ritual. It aims to identify forms of value transformation and the factors influencing them within community social dynamics. The research employs a descriptive qualitative approach using primary data from interviews with traditional leaders, religious figures, and local residents, as well as secondary data from documents and relevant literature. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal shifts in religious, social, cultural, and aesthetic values reflected in the simplification of ritual stages, changes in symbolic meaning, and adjustments in traditional practices. The main influencing factors include transformations in religious understanding, external cultural influences, and economic considerations. The study concludes that tradition does not disappear but adapts through continuous negotiation of values within social life. Keywords: Value Contestation, Ma’ Balun Tomate, Rambu Solo’, Social Change. Abstrak: Penelitian ini menganalisis kontestasi nilai dalam tradisi Ma’ Balun Tomate pada ritual Rambu Solo’ di Desa Rea Tulak Langi’, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk perubahan nilai serta faktor yang memengaruhinya dalam dinamika sosial masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer dari wawancara tokoh adat, pemuka agama, dan masyarakat, serta data sekunder berupa dokumen dan literatur terkait. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan adanya pergeseran pada nilai religius, sosial, budaya, dan estetika yang tampak dalam penyederhanaan tahapan ritual, perubahan makna simbolik, dan penyesuaian praktik adat. Faktor utama meliputi transformasi pemahaman keagamaan, pengaruh budaya luar, dan pertimbangan ekonomi. Temuan menegaskan bahwa tradisi bertransformasi melalui proses negosiasi nilai dalam kehidupan sosial masyarakat. Kata kunci: Kontestasi Nilai, Ma’ Balun Tomate, Rambu Solo’, Perubahan Sosial.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Kehamilan di Luar Nikah (Studi pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar) Jeane Elisabet Hatmin; Mustaring Mustaring; Muh. Sudirman
Jurnal Tomalebbi Volume 13, Nomor 3 (September 2026)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v13i3.86371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Negeri Makassar terhadap kehamilan di luar nikah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut, serta menjelaskan implikasinya terhadap sikap dan perilaku mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Makassar serta informan pendukung. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya memandang kehamilan di luar nikah sebagai kehamilan yang terjadi tanpa adanya ikatan pernikahan yang sah menurut agama maupun hukum. Fenomena tersebut dipersepsikan sebagai perilaku yang bertentangan dengan norma agama, moral, sosial, dan budaya yang berlaku dalam masyarakat. Meskipun demikian, terdapat  perbedaan  pandangan  di kalangan mahasiswa, di mana sebagian masih menganggapnya sebagai isu yang tabu, sedangkan sebagian lainnya memandangnya sebagai fenomena sosial yang semakin sering terjadi akibat perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Persepsi mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang saling berinteraksi. Faktor internal meliputi nilai moral, pemahaman agama, kontrol diri, pengalaman pribadi, dan pola pikir individu. Sementara itu, faktor eksternal mencakup lingkungan keluarga, teman sebaya, lingkungan pergaulan, media sosial, perkembangan teknologi, serta nilai budaya yang berkembang di masyarakat. Persepsi tersebut berimplikasi terhadap sikap dan perilaku mahasiswa, yang tercermin melalui kehati-hatian dalam bergaul, upaya menjaga batasan dalam interaksi dengan lawan jenis, munculnya empati dan dukungan sosial terhadap individu yang mengalami kehamilan di luar nikah, serta kesadaran untuk berperan sebagai agen perubahan sosial dalam menjaga nilai moral di lingkungan kampus dan masyarakat.