Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Equilibrium: Jurnal Pendidikan

Eksistensi Nilai Sosial Budaya A’dengkapada dalam Acara Perkawinan Masyarakat Kelara Kabupaten Jeneponto Hidayah Quraisy; Sitti Asnaeni
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.408 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v5i1.1183

Abstract

Research on the existence of socio-cultural value a'dengkapada in the marriage event Kelara people Jeneponto Regency. This study aims to determine the existence and cultural values a'dengkapada in the marriage. The type of this research is descriptive qualitative method, data collection is used by observation, in-depth interview, documentation technique from result of photo and archives of local government. The results showed that, the existence of A'dengkap culture in marriage event still survive until now in Kelara society of Jeneponto Regency. The social values contained in the A'dengkapada culture are (1) As a tradition passed down from generation to generation, (2) Gratitude to the creator after the rice harvest and as a plea to be given safety in marriage and appeal (3) Entertainment for families and relatives in the afternoon (4) distant family gatherings (5) containers improve mutual cooperation and togetherness among families and relatives before carrying out the A'dengkapada event.Keywords: Existence, Social Value, Culture, A'dengkapada
Dinamika Sosial Kehidupan Pengusaha Warung Makan Hidayah Quraisy; St Fatimah Tola
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.797 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v3i2.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui yang melatar belakangi masyarakat di Kelurahan Mosso memilih usaha warung makan dan bagaimanakah dinamika sosial kehidupan pengusaha warung makan dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya.Metode peneltian ini menggunakan penelitian kualitatif dimana penelitian kualitatif merupakan penelitian yang tidak menggunakan sumber datanya berupa angka-angka melainkan menggunakan penggambar yang terjadi dilapangan melalui wawancara, dokumentasi, dokumentasi, dan lain-lain.Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Teknik analisis data melalui bebrapa tahap mulai dari pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan, sedangkan teknik keabsahan data yang digunakan melalui trianggulasi sumber, waktu dan teknik. Hasil penelitian menunjukan latar belakang masyarakat di Kelurahan Mosso memilih menjadi pengusaha warung makan karena faktor ekonomi,  dorongan dari keluarga, lokasi yang strategis dan rendahnya tingkat pendidikan, 2. Dinamika kehidupan sosial pengusaha warung makan adalah hubungan sosial di tempat kerja, hubungan sosial di keluarga, dan hubungan sosial di masyarakat. Kata Kunci : Dinamika Sosial, Pengusaha, Warung Makan.
Pengarustamaan Gender Dalam Pengambilan Kebijakan Di Sekretariat Daerah Darmawan Salman; Hidayah Quraisy
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.921 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v3i1.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Pengarustamaan Gender Dalam Pengambilan Kebijakan di Sekretariat Daerah  Kabupaten Enrekang Kabupaten Enrekang. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan dasar penelitian sumber.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah kepala Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Enrekang, Staf Dinas perekonomia dan pemerintahan, dari hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.Dalam penelitian ini responden di pilih langsung oleh peneliti yang disebut sasaran penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa pengawai memandang bahwa pengarustamaan gender dapat  menberikan padangan bawah  perempuan bisa menjadi seorang pemipin dalam sebuah perusahan dan pengarustamaan genden di kantor secretariat daerah bemberakan dapak posit bagus pada stap pegawai terutama kaum perempuan di Kantor Secretariat Daerah Kabupaten Enrekang karena dulunya perempuan dipandang sebelah mata seorang laki laki dalam pengabilan kebijakan dan perempuan juga bisa mendapatkan jambatan yang lebih tinggi dari pada laki-laki dan perempuan bisa juga menjadi seorang pemipin dalam sebuah kantor atau bisa juga menjadi presiden dan perempuan juga bisa mendapatkan pendidikan tinggi. Kata Kunci : Pengarusutamaan, Gender, Kebijakan.
Kesetaraan Gender Masyarakat Transmigrasi Etnis Jawa Jasruddin Jasruddin; Hidayah Quraisy
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.133 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v3i1.516

Abstract

Penelitian tentang Kesetaraan Gender Masyarakat etnis Jawa (Studi Kasus Desa Sidomukti Kabupaten Luwu Utara). Jenis penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data digunakan dengan cara wawancara, observasi, teknik dokumentasi dari hasil foto dan arsip yang dimiliki oleh pemerintah setempat dan menggunakan tehnik lain. Metode penelitian yang saya gunakan adalah metode kualitatif, adapun lokasi penelitian di Desa Sidomukti Kabupaten Luwu Utara.Penunjukan didasarkan karena pada Desa ini merupakan daerah transmigrasi yang di padati oleh transmigran asal jawa.Dalam penelitian ini, desain yang digunakan adalah desain studi kasus tentang kesetaraan gender etnis Jawa di dalam masyarakat transmigrasi dan tipe penelitian yang digunakan yaitu secara deskriptif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada masyarakat etnis Jawa di desa Sidomukti Kabupaten Luwu Utara kesetaraan gender sudah terjadi sejak dahulu.Faktor yang menyebabkan terjadinya kesetaraan gender pada masyarakat etnis Jawa adalah faktor ekonomi dan sudah bekerja sebelum menikah. Dimana para perempuan atau istri turut membantu suami untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.Namun para perempuan atau istri tetap mengingat kodratnya sebagai perempuan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa kesetaraan gender yang ada pada masyarakat di Desa Sidomukti sudah terjadi sejak dahulu, dan faktor yang menyebabkan adalah faktor ekonomi dan sudah bekerja sebelum menikah. Kata Kunci: Kesetaraan Gender, Transmigrasi, Etnis Jawa.
Konflik Sosial Menantu Yang Tinggal Serumah Dengan Mertua (Studi Kasus Di Desa Lempang Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru) Milda Rahmah; Hidayah Quraisy; Risfaisal Risfaisal
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.061 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v7i2.2626

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa penyebab konflik terhadap menantu  yang tinggal serumah dengan mertua dan bagaimana bentuk strategi penyelesaian konflik terhadap menantu yang tinggal serumah dengan mertua. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif. Sampel penelitian mengunakan purposive sampling dengan 5 informan. Teknik pengumpulan data yang lakukan oleh peneliti adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang di gunakan yaitu metode deskriptif. Hasil penelitian membuktikan bahwa Berdasarkan pengamatan terhadap fenomena tersebut dapat dilihat bahwa menantu yang tinggal serumah dengan  mertua tidak merasakan kesejahteraan dalam hidupnya. Kesejahteraan tidak muncul begitu saja dari dalam diri individu, sehingga individu harus belajar dan membiasakan diri untuk mencapai kesejahteraan itu. Kebanyakan permasalahan individu dipacu dengan perasaan yang kurang nyaman dan tidak dapat mengendalikan emosinya sehingga akan mempengaruhi kesejahteraannya.