Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN KARAKTERISTIK ARSITEKTUR KOLONIAL DI KOTA TUA JAKARTA TERHADAP DESAIN BANGUNAN RUMAH SUSUN TONGKOL 10: Application of Characteristics of Colonial Architecture in the Old City of Jakarta in Flat House Shaharani, Silvy; Ischak, Mohammad; Kusumawati, Lili
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 22 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105//agora.v22i1.17125

Abstract

Rumah susun merupakan bangunan gedung bertingkat yang difungsikan sebagai hunian dengan fasilitas lengkap seperti rumah dan fasilitas bersama yang diperuntukan untuk golongan masyarakat berpenghasilan rendah. Lokasi rumah susun berada Kawasan Kota tua yang memiliki aspek bangunan berciri khas ataupun karakteristik. Karakteristik bangunan di sekitar yaitu arsitektur kolonial. Permasalah penelitian yaitu untuk menerapkan desain arsitektur kolonial yang tepat pada bangunan rumah susun. Tujuan penelitian menganalisis dan mengidentifikasi bangunan yang ada pada Kawasan Kota Tua dengan karakteristik arsitektur kolonial yang dapat digunakan pada desain rumah susun. Metode penelitian yang menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan studi literatur dan studi preseden dengan komponen penelitian yaitu karakteristik arsitektur kolonial. Hasil penelitian yaitu karakteristik arsitektur kolonial yang dapat diterapkan pada rumah susun yaitu jendela berbingkai kayu, cripedoma, balustrade, dekorasi fasad bangunan dan material logam dan kolom sejajar yang dapat digunakan pada bangunan rumah susun Tongkol 10.
PENGARUH VOID SEBAGAI NATURAL DAYLIGHT TERHADAP KENYAMANAN VISUAL RUMAH TINGGAL MELALUI SIMULASI DIALUX EVO Adawiyah, Rabiyatul; Kusumawati, Lili
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i2.10

Abstract

Pencahayaan memiliki dampak kenyamanan visual dalam rancangan hunian. Reaksi emosional dapat terjadi jika terpapar dalam waktu yang lama. Pencahayaan yang tepat sangat penting untuk aktifitas rumah tangga. Terdapat ruang tertentu di rumah yang memiliki tingkat aktivitas yang lebih tinggi dibanding ruang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pencahayaan alami di tiga area utama rumah tinggal: dapur, ruang keluarga, dan ruang aktivitas anak-anak. Oleh karena itu, pengaturan bukaan sangat penting untuk dipikirkan dengan baik sehingga memastikan kondisi pencahayaan optimal dan mendukung aktivitas rumah tangga yang efisien. Untuk mencapai tujuannya, penelitian ini akan mencatat intensitas cahaya di dalam rumah pada tiga waktu tertentu, membandingkannya dengan standar SNI menggunakan alat Luxmeter, menganalisa hasil temuan dengan menggunakan aplikasi DIAlux Evo, dan memberikan rancangan bukaan pencahayaan alami melalui simulasi DIAlux Evo. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif non-statistik, dimulai dengan tinjauan literatur tematik dan pengumpulan data melalui convenience sampling. Pada akhirnya, menghasilkan rancangan bukaan untuk mendapatkan pencahayan alami sehingga memberikan kenyamanan visual bagi penghuni rumah pada siang hari menggunakan simulasi digital Dialux evo 11.
OPTIMALISASI PENGHAWAAN PADA RUANG DALAM RUMAH SAKIT Alam Majid, Mohammad; Lili Kusumawati; Punto Wijayanto
Jurnal Rekayasa Lingkungan Terbangun Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2023): Juli - Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v1i2.17782

Abstract

Penghawaan merupakan suatu kebutuhan primer yang harus dimiliki oleh manusia dalam beraktivitas sehari hari. penghawaan pada hakikatnya mempunyai banyak fungsi, antara lain guna memaksimalkan kenyamanan dalam produktivitas kerja, hingga menciptakan suasana yang sehat bagi tubuh. Penghawaan pada suatu bangunan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya iklim, kualitas lingkungan, dan juga terhadap bentuk bangunanatau bentuk massa dari suatu bangunan tersebut. Hal ini yang akan mempengaruhi sisi operasional bangunan dimana salah satu penggunaan terbesar ada pada pemakainan penghawaan buatan dan pencahayaan buatan. Faktor ini tentu dapat diantisipasi melaluikonservasi energi dengan memaksimalkan penggunaan energi alami untuk tujuan tersebut.Penelitian kali ini menggunakan jenis penelitian kuantitafif. Jenis penelitian ini dimulai dari tahap dari akumulasi data melalui metode observasi serta kajian dari sumber literatur, datayang di dapatkan kemudian dianalisa dengan metode analisa deskriptif. Hasil yang di diperoleh membuktikan tentang bagaimana pola bentuk massa dan ruang yang dapat mengoptimaliasi penggunaan energi dengan memaksimalkan penghawaan alami. Kata kunci : Energi, Pola Ruang, Penghawaan
PENATAAN SIRKULASI PENCAHAYAAN DAN PENGHAWAAN ALAMI PADA BANGUNAN ULAMAN ECO LUXURY RESORT HOTEL DI BALI Ken Zahra Riffania Pramudiono; I Gede Oka Sindhu Pribadi; Lili Kusumawati
Jurnal Rekayasa Lingkungan Terbangun Berkelanjutan Vol. 2 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v2i2.22394

Abstract

Bangunan yang terletak di daerah beriklim tropis lembab dengan intensitas curah hujan yang tinggi dan memiliki musim kemarau yang pendek, memiliki temperatur yang cenderung lebih panas dan mempunyai temperatur yang lebih tinggi. Dengan kondisi tersebut, biasanya bangunan akan cenderung membutuhkan lebih banyak sumber listrik untuk sistem pencahayaan dan penghawaan buatan. Di masa yang akan datang, kebutuhan akan penggunaan listrik untuk pencahayaan akan disertai dengan meningkatnya kebutuhan listrik dan pemborosan listrik. Maka diperlukan sistem pencahyaan dan penghawaan yang dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Solusi yang ditawarkan, diharapkan menjadi solusi yang berkelanjutan. Solusi tersebut dapat berupa penggunaan bukaan pada bangunana untuk meminimalisir pwnggunaan pencahayaan buatan seperti Air Conditioner pada malam hari, sehingga tidak hanya digunakan untuk menghemat penggunaan listrik namun sebagai bentuk penghematan biaya. Kata kunci : Hotel, Penghawaan Alami, Pencahayaan Alami.