Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Data Mining Untuk Pola Penjualan Krim Pencerah Di Underprice Skincare Menggunakan Algoritma ECLAT Khairani Pratiwi; Muhammad Syahril; Rini Kustini
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 5 No. 2 (2026): EDISI MARET 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v5i2.11547

Abstract

Underprice Skincare merupakan toko kosmetik yang menjual berbagai jenis produk kecantikan. Seiring berkembangnya industri kecantikan dan meningkatnya minat konsumen terhadap krim pencerah wajah, transaksi penjualan pun terus meningkat. Namun, data transaksi yang dihasilkan setiap hari belum dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung strategi penjualan. Pola penjualan merupakan cara untuk mengetahui produk apa saja yang sering dibeli bersamaan oleh konsumen, sehingga dapat membantu toko menentukan strategi penjualan yang tepat. Pembentukan pola penjualan dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis data konsumen menggunakan teknik data mining dengan metode association rule. Salah satu algoritma dalam association rule adalah algoritma ECLAT (Equivalence Class Transformation), yang mampu melakukan pencarian itemset secara efisien dengan pendekatan vertikal dan tidak memerlukan pemindaian berulang pada dataset. Penelitian ini menggunakan 25 jenis produk dan 95 transaksi dengan nilai minimum support sebesar 7% dan minimum confidence sebesar 70%. Hasil dari penelitian ini berupa aturan asosiasi (association rules) yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pembentukan strategi pola penjualan yang efektif. Sistem juga telah diuji menggunakan metode black box testing dan menunjukkan bahwa seluruh fungsionalitas berjalan sesuai dengan yang diharapkan, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan penjualan pada toko Underprice Skincare.
Implementasi Desain Infografis untuk Meningkatkan Efektivitas Penyebaran Informasi pada Dinas Kelautan dan Perikanan Muhammad Syahril; Saiful Nurarif; Sri Kusnasari; Astri Syahputri; Levaga Agresius Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 6 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v6i2.13237

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong instansi pemerintah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara lebih efektif, cepat, dan mudah dipahami. Salah satu media komunikasi yang mampu meningkatkan kualitas penyebaran informasi adalah infografis karena mampu menggabungkan unsur visual dan data secara menarik. Namun demikian, kemampuan aparatur dalam menyusun desain infografis yang informatif dan komunikatif masih menjadi kendala pada beberapa instansi pemerintah, termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai dalam merancang infografis sebagai media penyebaran informasi publik. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, pelatihan, praktik pembuatan infografis menggunakan aplikasi desain digital, pendampingan, serta evaluasi hasil melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip komunikasi visual, pemilihan warna, tipografi, penyusunan informasi, serta pemanfaatan aplikasi desain. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk infografis yang lebih menarik, informatif, dan sesuai dengan standar komunikasi publik pemerintah. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap efektivitas penyebaran informasi sehingga mendukung peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
Implementasi IoT Untuk Monitoring Iklim dan Cuaca dengan AWS Cloud Pada Daerah Wisata Lau Kawar Dedi Setiawan; Muhammad Syahril; Jufri Halim; Wahyu Riansah; Suardi Yakub; Purwadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 6 No. 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v6i1.12502

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) dan layanan cloud seperti AWS Cloud menghadirkan peluang untuk pemantauan lingkungan secara real time pada destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan system monitoring iklim dan cuaca berbasis IoT dengan integrasi AWS Cloud di area wisata Lau Kawar, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Sistem terdiri dari sensor suhu, kelembapan, tekanan udara, dan curah hujan yang terhubung ke modul mikrokontroler (misalnyaESP32) dan mengirim data melalui koneksi Wi-Fi ke AWS IoT Core. Data disimpan di layanan database dan divisualisasikan melalui dashboard web/mobile. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu memonitor parameter lingkungan dengan latensi rendah (< 2 menit) dan akurasi cukup baik untuk mendukung keputusan pengelola wisata terkait kenyamanan pengunjung dan mitigasi kondisi cuaca ekstrim. Dengan demikian, penerapan IoT + Cloud dapat menjadi solusi efektif untuk pengelolaan destinasi wisata berbasis data.