Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

An Ergonomic Intervention to Redesign Fish Smoking Device of Home Industry Robert Hutagalung; Victor Oryon Lawalata; Nikmans Hattu
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 21, No. 1, June 2022
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v21i1.17434

Abstract

Smoke and heat become the contributors for increasing temperature and humidity in the production room, and workload of workers, and decreasing work productivity of a smoked fish home industry in Hative Kecil Village, Ambon City, Indonesia. This paper was aimed to redesign a fish smoking device with ergonomic consideration for solving the problem. An ergonomic intervention method applied to redesign the device. Redesign process describe result of ergonomic assessment in to the stages of rational method in order to produce new design. Despite the environmental variable (temperature and humidity), 10 male workers (age 40-50 year) were assessed their characteristics consisting of personal, anthropometric, workload and work productivity data. Final results presented a decreasing temperature (15.03%), humidity (8.06%), and workload of workers (75.89%) while work productivity increased 88.92%. It concluded that the device redesign can improve temperature, humidity, workload of workers and work productivity in the smoked fish home industry.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA KELURAHAN WAIHAONG MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA) Damanik, Rohni Natalin; Latuny, Wilma; Lawalata, Victor O.
i tabaos Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.98 KB) | DOI: 10.30598/i-tabaos.2021.1.1.39-48

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi atau instansi pemerintahan, dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pemimpinnya. Semakin baik gaya kepemimpinan yang diterapkan, akan memberikan dampak yang positif bagi kemajuan organisasi tersebut. Kelurahan Waihaong merupakan salah satu kelurahan yang berada di kota Ambon, dengan jumlah penduduk sebanyak 6.413 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala kelurahan Waihaong. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 79 responden. Metode analisis data yang digunakan adalan PCA (Principal Component Analysis). Hasil penelitian menemukan bahwa kepala kelurahan Waihaong memiliki 2 jenis gaya kepemimpinan, yaitu gaya kepemimpinan transformasional dan demokrasi.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PEKERJA PLAVON DENGAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSISSMENT (STUDI KASUS: CV SURYA PRATAMA RAYA) Sinay, Malfriando G.; Soleman, Aminah; Lawalata, Victor O.
i tabaos Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.364 KB) | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.1.53-60

Abstract

Surya Pratama Raya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan jasa untuk proyek bangunan, khususnya dalam pengerjaan plafon. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa postur kerja dari para pekerja kurang baik sehingga mereka cenderung mengalami rasa sakit pada beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja dan menentukan rekomendasi mengenai postur kerja guna mengurangi risiko musculoskeletal disorders. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi berupa foto dan video, serta penyebaran kuesioner Nordic Body Map untuk mengetahui bagian-bagian tubuh para pekerja yang terasa sakit. Analisis terhadap postur kerja dilakukan pada 3 orang pekerja pemasangan plafon dengan metode REBA (Rapid Entire Body Assessment) untuk menilai postur leher, punggung, lengan, pergelangan tangan, dan kaki saat bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor REBA untuk proses pemotongan besi hollow adalah 8 (level risiko tinggi), perakitan rangka besi hollow adalah 5 (level risiko sedang), pemasangan angle wall adalah 6 (level risiko sedang), pengangkutan plafon gipsum adalah 13 (level risiko sangat tinggi), dan pemasangan plafon gipsum adalah 9 (level risiko tinggi). Dengan demikian, untuk mengurangi risiko musculoskeletal disorders, maka direkomendasikan untuk menggunakan meja kerja dalam proses pemotongan dan perakitan besi hollow. Selain itu, dalam pemasangan angle wall dan plafon sebaiknya disediakan tempat pijakan dengan tinggi setidaknya 5 cm di bawah kepala serta menggunakan alat bantu seperti GRC board saat mengangkat plafon.
PENENTUAN UTILITAS LEVEL DAN NILAI KEPENTINGAN ATRIBUT KEPUTUSAN KONSUMEN UNTUK MEMBELI MOBIL DI KOTA AMBON MENGGUNAKAN METODE ANALISIS KONJOIN Rumakey, Abdul Samat; Lawalata, Victor O.; Latuny, Wilma
i tabaos Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.2.107-113

Abstract

Berdasarkan identivikasi oleh peneliti diperoleh bahwa data penjualan tahun 2019 untuk dealer daihatsu 328 unit mobil sedangkan toyota 368 unit mobil. Tahun 2020 terhitung dari bulan Januari sampai september diperoleh data penjualan dealer daihatsu sebesar 103 unit mobil, penjualan dealer mobil toyota 230 unit mobil. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh kombinasi karakteristik kepentingan atribut produk mobil yang paling diminati konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penilitian survey dimana peneliti melakukan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan atribut konsumen, dan penilaian konsumen terhadap stimuli. Pengujian data yang digunakan diantaranya uji validitas, uji reliabilitas kemudian untuk analisis data menggunakan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi karakteristik tingkat kepentingan produk mobil yang paling diminati konsumen yaitu harga (25,418), warna (22,531), kecepatan maksimum (18,375), merek (12,874), jenis bahan bakar (6,817), garansi (6,352), dan sistem pembelian (4,966).
ANALISA METODE AHP UNTUK PENETAPAN PRIORITAS PERBAIKAN MESIN PEMBANGKIT LISTRIK PADA PT. PLN (PERSERO) UP3 AMBON Adila, Rifda Hudzaifah; Lawalata, Victor O.; Paillin, Daniel B.
i tabaos Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.3.159-164

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan kebutuhan ekonomi akan berdampak pada pertumbuhan di semua sektor penggerak ekonomi yang berakibat pada peningkatan kebutuhan listrik. PT PLN (Persero) UP3 Ambon merupakan salah satu UP3 di bawah naungan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara yang memiliki 18 PLTD isolated. Dari keseluruhan mesin yang dimiliki UP3 Ambon, terdapat 3 mesin yang termasuk dalam daftar usul hapus yang terdiri dari beberapa merek dan type mesin diesel. Pada PT PLN (Persero) UP3 Ambon terdapat beberapa sistem dalam kondisi defisit daya yang berakibat terjadinya pemadaman di area tersebut. Hal ini dikarenakan kurangnya pasokan listrik, penyebabnya yaitu kerusakan pada mesin diesel sehingga tidak menyalurkan produksi listrik secara maksimal. Keterbatasan anggaran untuk pengadaan mesin diesel baru merupakan kendala yang dihadapi. Di sisi lain, terdapat mesin eksisting dalam daftar usul hapus dengan kondisi gangguan berat yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Ditambah lagi dengan regulasi PLN pusat terkait moratorium/penundaan terhadap penghapusan aset sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Oleh karena itu, dilakukannya prioritas perbaikan mesin pembangkit menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Terdapat 2 kriteria untuk menyusun bobot penilaian serta terdapat 3 alternatif mesin yang akan dijadikan prioritas perbaikan. Pada pengolahan AHP didapatkan hasil bahwa urutan penetapan mesin yang perlu dilakukan perbaikan adalah Mesin 3, Mesin 1, dan Mesin 2.
MODIFIKASI KURSI KULIAH UNTUK MAHASISWA KIDAL Salhuteru, Gherbelita; Maitimu, Nil E.; Lawalata, Victor O.
i tabaos Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2023.3.1.23-30

Abstract

Umumnya kursi kuliah dilengkapi dengan penempatan meja di bagian kanan, dengan keuntungan menghemat ruang penggunaan kursi. Namun penempatan meja di sisi kanan ini pun mempunyai masalah, dikarenakan terdapat beberapa mahasiswa yang dominan menggunakan tangan kiri, atau lebih dikenal dengan kidal. Tujuan pada penelitian ini untuk mengdentifikasi kebutuhan desain kursi kuliah untuk mahasiswa kidal. Metode analisis data menggunakan metode Quality Function Deployment. Adapun tahapan dalam penelitian dengan melakukan penyebaran dua kuisioner yaitu kuisioner terbuka dan kuisioner tertutup, yang disebarkan kepada seluruh mahasiswa kidal di Fakultas Teknik angkatan 2018 dan 2019. Hasil penyebaran kuisioner kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas, dan kemudian diolah dengan menggunakan metode QFD. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa terdapat sepuluh macam kebutuhan mahasiswa kidal terhadap rancangan kursi kuliah yaitu kursi kuliah yang memiliki ukuran yang sesuai dengan tubuh mahasiswa, sandaran dan alas duduk yang tebal, empuk dan padat, tidak menimbulkan bising saat penggunaan, meja yang dapat diatur berdasarkan posisi menulis, ukuran meja yang lebih besar, mudah saat dilipat, kuat dan tahan lama, memiliki fitur gantungan tas dan tempat pensil, serta desain yang simpel dan menarik.
IMPLEMENTASI SUPPORT VECTOR MACHINE DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MEMBELI PRODUK BAGEA Leatemia, Theovani; Latuny, Wilma; Lawalata, Victor O.
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.61-69

Abstract

Produk bagea merupakan salah satu industri mikro yang berkontribusi dalam peningkatan taraf hidup penduduk di Pulau Saparua. Sektor industri yang bergerak di bidang pangan ini mampu menghidupi banyak keluarga dengan tingkat pendapatan yang relatif tinggi. Peneliti ingin melakukan preferensi terhadap produk bagea berdasarkan atribut yaitu Merek, Kualitas, Kemasan, Fitur dan Desain untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan membeli atau tidak, serta menghitung tingkat akurasi menggunakan algoritma SVM berbantuan machine learning WEKA pada dataset penilaian responden berdasarkan atribut. Hasil akhir penelitian ini, tingkat akurasi keputusan membeli bagea diperoleh dengan menggunakan uji persentase split 50% dengan variabel yang mempengaruhi keputusan membeli yaitu merek, kualitas, dan fitur.
EFISIENSI E-COMMERCE ENABLER MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) Habir, Nurul Cantika Prameswari; Tupan, Johan M.; Lawalata, Victor O.
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.85-95

Abstract

PT.XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan solusi e-commerce enabler sejak tahun 2021 dan memegang peran krusial dalam membantu pelaku bisnis menjalankan operasional toko online mereka. Namun para pelanggan PT.XYZ memiliki cancelation rate yang cukup tinggi akibat kurangnya efisiensi dalam proses bisnis mereka. Sehingga penulisan ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi pada setiap pelanggan e-commerce enabler PT. XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Data envelopment analysis (DEA). DEA merupakan metode yang mampu mengukur efisiensi relatif dari suatu unit usaha atau operasional dengan mempertimbangkan multiple input dan output. Dilakukan analisis pada 10 pelanggan e-commerce enabler PT.XYZ dengan menggunakan 2 faktor input dan 5 faktor output. Didapatkan hasil tingkat efisiensi pelanggan e-commerce enabler PT.XYZ telah mencapai tingkat 1 atau 100%, yang berarti semua 10 pelanggan telah menggunakan input secara optimal untuk menghasilkan output. Namun terdapat ruang perbaikan pada faktor input X1 dengan menurunkan 700 buah rata-rata inbound pada pelanggan B. Selain itu, berdasarkan analisis sensitivitas, nilai efisiensi juga sangat dipengaruhi oleh factor input yaitu rata-rata inbound dan average order value
Pemanfaatan Alat Filtrasi Air Untuk Mengolah Air Sadah Menjadi Air Bersih Bagi Warga Desa Poka Kota Ambon Suneth, Mahdi; Lawalata, Victor Oryon; Handayani, Sri Astuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6203

Abstract

Telah dilakukan penyuluhan air bersih domestik bagi warga Desa Poka, Kota Ambon. Program pengabdian ini merupakan kolaborasi antara Laboratorium Terpadu Pendukung Blok Masela (LTPBM) dengan Program Studi Teknik Kimia dibawa naungan lembaga pengabdian Universitas Pattimura. Pengabdian ini mengaplikaikan penggunaan alat filtrasi air sadah dari sumber air sumur galian menjadi air bersih yang layak dikomsumsi oleh warga Desa Poka. Pengabdian yang dipusatkan di balai kantor Desa Poka diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan, diawali pembukaan oleh Ibu Kepala Desa dan dilanjutkan simulasi alat filtrasi air beserta penyampai hasil pengujian laboratorium terhadap air terfilterisasi yang sesuai dengan baku mutu air bersih oleh Kemenkes RI juga disampaikan dalam sesi pemateri kedua. Respon peserta penyuluhan begitu antusias terhadap simulasi dan penyampainnya materi terkait penggunaan air bebas kapur dengan berbagai pertanyaan. Hasil diskusi terhadap isian kuesioner memperlihatkan respon peserta diatas 50% menganggap pentingnya air bersih dengan tikat pemahaman materi penyuluhan diatas 50% juga. 50% responden merasa puas dengan kegiatan penyuluhan kebutuhan air bersih sehari-hari dalam mengatasi air berkapur. Peserta lebih tertarik penyampainnya program pengabdian dengan metode simulasi alat secara langsung dan metode diskusi secara paralel dalam penyuluhan. Masyarakat desa poka memilih adanya keberlanjutan dengan air bersih bagi kebutuhan utama, sealin itu juga adanya persoalan penangan sampah yang dapat dijadikan sebagai isu lingkungan dalam program pengabdian selanjutnya.