Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Perancangan Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Laboratorium Luh Made Yulyantari
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 10 No 2 (2016)
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.602 KB)

Abstract

RKA digunakan untuk mendaftarkan dan merencanakan program-program kerja dan anggaran tiap-tiap unit, agar pengalokasian keuangan lembaga dapat selalu terencana. Penyusunan RKA juga dilakukan di STMIK STIKOM Bali, khususnya oleh unit atau bagian laboratorium. Laboratorium memiliki sub unit sejumlah sembilan lab. Hal ini sangat merepotkan kepala laboratorium ketika harus menyatukan seluruh RKA yang telah dibuat oleh seluruh sub unit. Tiap-tiap unit menyusun RKA dalam format excel, kemudian RKA tersebut dikumpulkan kepada Kepala Laboratorium, untuk selanjutnya dipresentasikan mengenai kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan. Setelah kegiatan-kegiatan tersebut dipresentasikan dan disetujui, maka selanjutnya adalah memasukkan anggaran yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan tersebut. Sistem informasi Rencana Kerja dan Anggaran adalah sistem informasi yang digunakan dalam mengajukan usulan kegiatan dan perkiraan biaya yang dibutuhkan. Namun, sebelum sistem informasi RKA dikembangkan, perlu dilakukannya perancangan sistem terlebih dahulu. Analisis dan perancangan akan dibuat dengan detail dalam dokumen perancangan, yang sering disebut dengan Deskripsi Perancangan Perangkat Lunak (DPPL). DPPL terdiri dari dokumentasi perancangan yang akan dijadikan dasar untuk melakukan tahapan implementasi sistem nantinya.
Sistem Informasi Eksekutif Data Alumni Perguruan Tinggi Menggunakan Data Warehouse IGKG Puritan Wijaya ADH; Luh Made Yulyantari
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.247 KB)

Abstract

Salah satu perguruan tinggi yang mulai memperhatikan keakuratan data alumninya adalah STMIK STIKOM Bali. Terdapat dua program studi yang memiliki lulusan sarjana, yaitu Sistem Informasi dan Sistem Komputer, serta satu program studi diploma Manajemen Informatika. Ketersediaan informasi yang berkaitan dengan data-data alumni civitas menjadi salah satu faktor yang membuat perguruan tinggi lebih unggul dari perguruan tinggi lain. Akses informasi yang cepat dan akurat menjadi kebutuhan utama bagi perguruan tinggi untuk mengambil keputusan kebijakan-kebijakan tentang pengeloalaan akademik. Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information System) adalah salah satu tipe sistem informasi berbasis komputer yang ditujukan untuk memfasilitasi kebutuhan informasi yang berkaitan dengan tercapainya tujuan suatu organisasi bagi eksekutif. Teknologi data warehouse mendukung hal tersebut. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam perekayasaan ini dengan metode waterfall, yang tahapannya terdiri dari studi kelayakan, requirement, architecture, design, development, testing, deployment, dan operation. Hasil dari penelitian ini adalah data warehouse untuk mengelola data alumni dari masing-masing program studi, serta menyajikan informasi yang terintegrasi untuk para pimpinan perguruan tinggi yang akan disajikan dalam bentuk report yang dapat digunakan dalam pengembangan pengelolaan alumni STMIK STIKOM Bali
Aplikasi Penilaian Essai Menggunakan Rubrik Penilaian Luh Made Yulyantari
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 12 No 2 (2018)
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.863 KB)

Abstract

Setiap proses pembelajaran memerlukan suatu evaluasi penilaian untuk mengukur kemampuan peserta didik, yaitu berupa tes atau ujian. Penilaian dengan tes essai tetap menjadi pilihan dosen/pengajar dalam mengevaluasi tingkat kemampuan dari peserta didik, walaupun kenyataannya tidak mudah karena teknik evaluasi yang masih diterapkan oleh dosen/pengajar pada saat ini adalah teknik evaluasi manual. Teknik evaluasi ini dilakukan dengan cara memberi sejumlah soal tertulis kepada peserta didik. Kemudian peserta didik menjawab soal pada lembar jawaban yang sudah disiapkan sebelumnya. Selain itu, dosen/pengajar juga harus memeriksa jawaban dari peserta didik tersebut secara manual. Teknik evaluasi tersebut tidak efektif dari segi waktu dan kinerja karena dibutuhkan waktu yang lama oleh dosen untuk melakukan pemeriksaan lembar jawaban dari setiap peserta didik. Selain itu, terjadi pemborosan kertas yang digunakan sebagai lembar jawaban oleh mahasiswa. Sedangkan dari segi penilaian yang diberikan oleh dosen/pengajar terhadap jawaban mahasiswa biasanya masih bersifat kurang objektif karena mengikutsertakan subjektivitas. Kekurangan penilaian tes essai tersebut dapat diatasi melalui sistem penilaian essai dengan rubrik penilaian. Sistem tersebut dapat memberikan alternatif cara penilaian untuk dapat mempercepat proses penilaian jawaban ujian essai.
PENGUJIAN LEVEL OF USE MEDIA EVALUASI PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN TEORI USABILITY TESTING BERDASARKAN RANAH KOGNITIF BERBASIS WEB Luh Made Yulyantari
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.989 KB)

Abstract

ABSTRACTValid evaluation results depend on choosing the right test. However, at this time the type of test most often used has not paid attention to the cognitive abilities of students who want to be tested. This raises a problem, namely the mismatch of evaluation results due to the inaccuracy between the learning outcomes that have been outlined in the Semester Learning Plan (RPS) and the type of evaluation given. The problem arises because there is no knowledge about the concept of separating the cognitive abilities of students based on the learning outcomes they wish to obtain. Based on Bloom's Taxonomy concept, there are 6 levels of cognitive domain, namely remembering (C1), understanding (C2), applying (C3), analyzing (C4), evaluating (C5), and creating (C6). Media evaluation of students based on cognitive domains has been developed in previous studies. Evaluation media consists of several types of tests with several choices of cognitive domains according to the level of education of students. A good test question will be able to evaluate the extent to which students master the indicators determined by the teacher. In this study, researchers conducted a test on the level of use of the system. The resulting application is tested in the field towards lecturers and students in a course to see the level of use of the application. Based on the results of the calculation of the questionnaire, data can be obtained that the level of usability of the application is 83%. The results of these percentages are concluded as a very good level of application usability.Keywords: media evaluation, level of use, cognitiveABSTRAKHasil evaluasi yang valid bergantung pada pemilihan tes yang tepat. Namun, saat ini jenis tes yang paling sering digunakan belum memperhatikan kemampuan kognitif peserta didik yang ingin dites. Hal ini menimbulkan masalah, yaitu ketidaksesuaian hasil evaluasi dikarenakan ketidaktepatan antara capaian pembelajaran yang telah dituangkan di Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan jenis evaluasi yang diberikan. Permasalahan tersebut muncul dikarenakan tidak adanya pengetahuan mengenai konsep pemilahan kemampuan kognitif peserta didik berdasarkan capaian pembelajaran yang ingin diperoleh. Berdasarkan konsep Taksonomi Bloom, terdapat 6 tingkatan ranah kognitif, yaitu mengingat (C1), memahami (C2), mengaplikasikan (C3), menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Media evaluasi peserta didik berdasarkan ranah kognitif telah dikembangkan pada penelitian sebelumnya. Media evaluasi terdiri dari beberapa jenis tes dengan beberapa pilihan ranah kognitif sesuai dengan tingkatan pendidikan peserta didik. Soal tes yang baik akan mampu mengevaluasi sejauh mana peserta didik menguasai indikator yang sudah ditentukan oleh pengajar. Pada penelitian ini, peneliti melakukan pengujian terhadap tingkat kegunaan sistem. Aplikasi yang dihasilkan diujikan ke lapangan terhadap dosen dan mahasiswa dalam suatu mata kuliah untuk melihat tingkat kegunaan aplikasi. Berdasarkan hasil perhitungan terhadap kuisioner, maka dapat diperoleh data bahwa tingkat kegunaan aplikasi adalah 83%. Hasil presentase tersebut disimpulkan sebagai tingkat kegunaan aplikasi yang sangat baik.Kata kunci: media evaluasi, tingkat kegunaan, kognitif
Optimasi Pemanfaatan Teknologi Melalui Pelatihan Pencatatan Keuangan Pada Bagiasari Catering Luh Made Yulyantari
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 1 No. 3 (2019): Juli
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.404 KB)

Abstract

Manajemen keuangan diperlukan oleh semua perusahaan, salah satunya adalah Bagiasari Catering. Bagiasari Catering adalah UKM yang bergerak di bidang jasa penyedia makanan. Saat ini manajemen keuangan di Bagiasari Catering masih dilakukan dengan menggunakan buku catatan keuangan dan Microsoft excel sebagai aplikasi pembantu, dimana proses pencatatan tidak dilakukan secara otomatis. Seluruh pelaporan tidak tersinkronisasi dengan baik antara pendapatan dan pengeluaran. Selain itu, seluruh transaksi yang terjadi masih dicatat secara manual pada buku catatan keuangan. Pelatihan pencatatan keuangan dengan menggunakan Program Excel ini sangat sesuai dengan kebutuhan yang terdapat pada Bagiasari Catering. Permasalahan yang akan coba untuk dibantu pemecahannya adalah dari sisi mengoptimalkan fitur yang terdapat pada Program Excel untuk pencatatan keuangan. Adapun solusi yang ditawarkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat adalah pemberian pelatihan mengenai pencatatan keuangan dengan bantuan program Excel. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan mulai dari tahap penyusunan materi, sosialisasi, dan pelaksanaan pelatihan. Secara keseluruhan hasil monitoring dan evaluasi dari mitra adalah 11% menyatakan cukup, 31% menyatakan baik, dan 58% menyatakan baik sekali.
Sosial Media Sebagai Media untuk Memperkenalkan Pengelolaan Sampah Menjadi Ekobrik Gde Sastrawangsa; Ni Ketut Dewi Ari Jayanti; Luh Made Yulyantari; Ni Kadek Aristyawati; I Gede Vendy Putra Pratama; I Made Arya Aryawan; Dwi Angga Permadi
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.304

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian khusus di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Permasalahan tersebut muncul disebabkan karena pengelolaan sampah yang tidak efektif, tidak adanya pemilahan sampah organik (biodegradable) dan non organik (unbiodegradable), serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Permasalahan sampah menyebabkan timbulnya masalah-masalah lainnya, seperti rusaknya pemandangan alam di sekitaran Desa Songan B, mendatangkan bau yang tidak sedap, potensi bencana banjir level rendah sampai yang level tinggi, serta timbulnya wabah penyakit baik yang menyerang manusia maupun hewan. Desa Songan B juga belum memiliki media perantara dalam pengelolaan sampah yang baik, sehingga lingkungan setempat banyak tercemar sampah terutama sampah plastik. Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode pelaksanaan yaitu penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan ini ada beberapa tahapan yakni tahapan pertama pemberian materi pengolaan sampah dan ekobrik, tahapan kedua pemberian materi sosial media, tahapan ketiga evaluasi, tahapan keempat pemberian tong sampah. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi pengelolaan sampah untuk meningkatkan kepedulian dalam membuang sampah pada tempatnya, sosialisasi pengelolaan sampah yang efektif, penyuluhan pembuatan ekobrik dengan bahan dari sampah yang ada, serta penyuluhan sosial media untuk pemasaran ekobrik yang dihasilkan. Hasil evaluasi yang dilaksanakan setelah kegiatan sosialisasi dan penyuluhan menunjukan peningkatan sebesar 93% peserta menjadi paham tentang materi yang sudah tersampaikan pada saat kegiatan. Di sisi lain terdapat 7% peserta yang masih belum paham terhadap materi yang diberikan selama kegiatan.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Bagi Masyarakat Desa Petak Dalam Proses Administrasi Desa Yulyantari, Luh Made; Hendrawan, I Nyoman Rudy; Nugraha, Dwi Haryadi; Gautama, I Made Bhaskara; Jayanti, Ni Ketut Dewi Ari; Sastrawangsa, Gde; Putri, Ni Made Dewi Kansa
Journal of Community Development Vol. 4 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v4i2.141

Abstract

Petak Village has utilized technology in the form of a village information system. However, this has not provided maximum convenience, especially for the Petak Village community. This is caused by the lack of maximum utilization of the information system in terms of community needs related to village administration. The lack of public knowledge about how to utilize the information system and the lack of outreach, make these features not be used as they should. The public service most often needed by the community is regarding village administration in the form of a statement letter from the village administration. So far, people have had to come directly to the village office and then apply for the certificate. The process of submitting this letter can be made more concise if using technological assistance. The solutions offered to these problems are divided into two types of activities, namely training on the use of technology, especially web-based, in facilitating activities in the village and holding training on the use of technology that has been provided by Petak Village Apparatuses in terms of village administration services for the community. The initial activity that has been carried out is training regarding the use of technology in the form of healthy internet training, namely digital literacy for the people of Petak Village. Evaluation of activities was carried out at the end of the training and showed an increase in the knowledge of the trainees by 4.875. The second service activity is training in the use of village information systems in submitting letters. The results of the evaluation of community service activities are 51% of community service activities which are stated to be very good.
Penerapan E-Library dan Pelatihan Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital di SMKN 3 Sukawati Yulyantari, Luh Made; Arsa, I Gusti Ngurah Wikranta; Hendrawan, I Nyoman Rudy; Jayanti, Ni Ketut Dewi Ari; Sastrawangsa, Gde; Putri, Ni Made Dewi Kansa
Journal of Community Development Vol. 5 No. 2 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i2.260

Abstract

SMKN 3 Sukawati is one of the State Vocational High Schools (SMK) in Gianyar Regency, Bali. The lessons given are adjusted to the SMK major taken. SMKN 3 Sukawati has competent teaching staff in their fields of study so that it is qualified and becomes one of the best SMK in Gianyar Regency. The SMKN 3 Sukawati library is good but has not been managed digitally, because IT staff have not specifically handled the library and the need for library staff to be trained in library management using information technology. In addition, the results of the interview found that teachers needed to improve their digital skills in terms of developing digital teaching materials. The solution offered is the implementation of an e-library in the form of installing a web-based library system, training in the use of the Web-Based Library System and training in the use of learning media using the Canva Application. The achievements of the community service outputs are in the form of installing a library system on the school's internal network, understanding of library staff regarding the function of the library system, and increasing teachers' knowledge of the use of digital learning media by 50% based on a comparison between pretest and posttest scores. Other outputs are in the form of appropriate technology and training modules.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Mendukung Pelayanan Publik di Desa Petak Kabupaten Gianyar Sastrawangsa, Gde; Jayanti, Ni Ketut Dewi Ari; Putri, Ni Made Dewi Kansa; Sekarini, I Gusti Agung Ayu; Yulyantari, Luh Made; Hendrawan, I Nyoman Rudy
SWAGATI : Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/swagati.2023v1i2.1166

Abstract

Pelayanan publik di Desa Petak dapat ditingkatkan melalui penggunaan teknologi informasi (TI). Meskipun desa ini sudah memiliki website dan sistem informasi desa yang dikelola swasta, penggunaannya masih belum maksimal. Tiga tantangan utama yang dihadapi adalah pengetahuan dan pemahaman TI yang terbatas oleh perangkat desa, admin desa yang belum bisa sepenuhnya menggunakan sistem informasi, dan pemanfaatan TI dalam pelayanan publik yang belum maksimal. Tujuannya adalah membantu pemerintah Desa Petak menerapkan TI dalam pelayanan publiknya. Program ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan tim pelaksana untuk mendefinisikan dan menyelesaikan masalah. Penyuluhan TI dan pelatihan penggunaan sistem informasi diberikan kepada perangkat dan admin desa. Hasilnya, 75.6% perangkat desa dan 83% admin desa telah memahami penggunaan TI dan pengelolaan website untuk pelayanan publik, serta 84.3% perangkat desa memahami penggunaan sistem informasi.
Implementasi Teknologi Informasi dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sukawati Gianyar Jayanti, Ni Ketut Dewi Ari; Sastrawangsa, Gde; Putri, Ni Made Dewi Kansa; Yulyantari, Luh Made; Hendrawan, I Nyoman Rudy; Arsa, I Gusti Ngurah Wikranta
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 7 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v7i3.877

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat yang dilaksanakan di SMKN 2 Sukawati bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pendidikan melalui implementasi sistem perpustakaan digital SLiMS dan pelatihan penggunaan AI untuk guru. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research, yang memungkinkan partisipasi aktif dari semua pihak terkait dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah. Pendekatan ini dipilih agar solusi yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Setiap tahap kegiatan dirancang secara kolaboratif bersama sekolah, mulai dari perencanaan hingga evaluasi akhir. Pelibatan aktif guru dan staf perpustakaan menjadi kunci keberhasilan program ini. Hasil dari program ini menunjukkan implementasi sukses dari SLiMS, dengan 100% buku perpustakaan tercatat dan petugas perpustakaan yang dapat menggunakan sistem ini secara lancar. Selain itu, ada peningkatan signifikan dalam pemahaman guru tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran, dengan 92.8% guru menunjukkan peningkatan pemahaman setelah pelatihan. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam proses pembelajaran dan manajemen perpustakaan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pendidikan di SMKN 2 Sukawati.