Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERLINDUNGAN KONSUMEN ATAS MANIPULASI PRODUK PESANAN PERSPEKTIF IBNU TAIMIYAH (STUDI KASUS MARKETPLACE SHOPEE) Indah; Fatimah Zahara
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 1 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i1.902

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang “perlindungan konsumen atas memanipulasi produk pesanan perspektif Ibnu Taimiyah di aplikasi marketplace Shopee. Perlindungan konsumen merupakan aspek penting dalam menjaga keadilan dan kejujuran dalam transaksi bisnis. Ibnu Taimiyah, seorang ulama besar Islam, menggarisbawahi pentingnya keadilan (‘adl), larangan penipuan (gharar), dan pengendalian monopoli (ihtikar) untuk melindungi konsumen. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis relevansi dan penerapan prinsip-prinsip Ibnu Taimiyah dapat memperkuat kerangka perlindungan konsumen di marketplace Shopee, meningkatkan kepercayaan dan integritas pasar online, serta mendukung perkembangan kebijakan yang mengintergritasikan etika bisnis Islam dengan regulasi kontemporer.”
PERLINDUNGAN PEDAGANG TERHADAP REVITALISASI PASAR AKSARA PERSPEKTIF AL-MASLAHAH Rival Aqila Sani; Fatimah Zahara
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.960

Abstract

Perlindungan pedagang terhadap kebijakan revitalisasi Pasar Aksara di Medan dalam perspektif teori al-Maslahah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konflik kepentingan antara pemerintah kota dan para pedagang yang terdampak relokasi akibat proyek revitalisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada pedagang serta menilai kesesuaian kebijakan revitalisasi tersebut berdasarkan prinsip-prinsip kemaslahatan dalam hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan revitalisasi belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan dan kemaslahatan karena tidak memperhatikan hak-hak pedagang secara utuh. Dalam perspektif revitalisasi, kebijakan revitalisasi seharusnya tidak hanya mempertimbangkan aspek fisik dan estetika pasar, tetapi juga dampak sosial ekonomi bagi pedagang. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan perlindungan yang lebih responsif dan partisipatif.
Ganti Rugi Penadah Sawit Hasil Curian Terhadap Petani Kelapa Sawit Perspektif Wahbah Az-Zuhaili (Studi Kasus Desa Sei Rakyat Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu) Ibnu Qudama; Fatimah Zahara
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 4 No. 5 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Juli - Agustus 2024)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v4i5.2314

Abstract

The importance of this research can be seen from the perspective of Wahbah Az-Zuhaili who emphasizes justice and moral values ??in Islamic law. By integrating Az-Zuhaili's views as study material, this research can provide a holistic evaluation of oil palm harvesting practices. A qualitative approach in this research was used to gain an in-depth understanding of the practice of handling stolen palm oil and its impact on farmers in Sei Rakyat Village. By applying a qualitative approach to explore the practice of handling stolen palm oil and its impact on farmers in Sei Rakyat Village. Through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, this research succeeded in providing an in-depth understanding of this phenomenon. The principle of compensation is that if you damage other people's property and the like, whether it is destroying objects, stealing or confiscating property from someone, you must return it with the same or similar item as long as the item is still there. If the item is difficult to find, you can replace it in the form of money in accordance with nominal loss figure. Wahbah Az-Zuhaili emphasized the need to resolve compensation actions through mutual consent and agreement between the parties involved, referring to the principles of consensual commerce. The results of this research state that oil palm farmers should compensate for losses in a similar form to the compensation requested by oil palm farmers.
Pengaturan Perlindungan Data Pribadi dalam E-Commerce Menurut Perspektif Maqashid Syariah (Studi Kasus Marketplace Facebook) Muhammad Taufik; Fatimah Zahara
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 4 No. 6 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (September - Oktober 2024)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v4i6.2744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan perlindungan data pribadi dalam e-commerce menurut perspektif maqashid syariah, dengan menggunakan studi kasus marketplace Facebook. Perlindungan data pribadi dalam konteks e-commerce menjadi semakin penting seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat. Maqashid syariah, sebagai konsep utama dalam Islam yang berhubungan dengan tujuan-tujuan syariah, dapat memberikan landasan etika dan moral dalam mengatur perlindungan data pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis konten terhadap kebijakan privasi dan ketentuan penggunaan marketplace Facebook. Data yang diperoleh dari penelitian ini akan dianalisis secara deskriptif dan interpretatif untuk mengidentifikasi bagaimana Facebook mengatur perlindungan data pribadi dalam e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Facebook memiliki kebijakan privasi dalam ketentuan penggunaan yang mengatur perlindungan data pribadi pengguna dalam konteks e-commerce. Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan untuk memastikan perlindungan data pribadi yang lebih efektif sesuai dengan prinsip-prinsip maqashid syariah. Aspek-aspek tersebut antara lain adalah transparansi informasi, kontrol pengguna terhadap data pribadi mereka, keamanan data, dan tanggung jawab sosial platform terhadap kebajikan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai prinsip maqashidu al-syari’ah pada perlindungan data pribadi dalam e-commerce diIndonesia. Penelitian ini dilakukan melalui metode kajian normative dan kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dari secara normatif perlindungan hukum ini mengedepankan aspek dar’u al-mafasid dengan melindungi kepentingan dharuriyah konsumen secara komprehensif dari mulai hifzh al-din, hifzh al-nafs, hifzh al-‘aql, hifzh al-nasl, hifzh al-maal.
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN SEJAK DINI DAN PENGUATAN EKONOMI LOKAL BERBASIS SYARIAH DI PASAR RAWA Azra, Istiaza; Liza Asri; Ilham Anggiantoro; Fatimah Zahara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2084

Abstract

Improving financial literacy from an early age and strengthening the local economy based on sharia values are strategic steps in building an independent and competitive society. The community service program in Pasar Rawa Village was carried out through three main activities, namely the Sharia Capital Market Investment and Financial Literacy Seminar with speakers from the Indonesia Stock Exchange and Maybank Sekuritas, education on understanding the rupiah and saving practices for elementary school students, and observation visits to bamboo craftsmen MSMEs. The seminar aimed to increase public understanding of halal investment and financial management in accordance with sharia principles. The education program in elementary schools focused on forming positive financial habits from an early age. Meanwhile, the SME visits were conducted to understand business conditions, introduce simple financial record-keeping, and introduce alternative sharia financing. The results of the activities showed an increase in knowledge, changes in financial attitudes, and growing interest among the community and SMEs in applying sharia financial principles.