Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Teknologi Pengolahan Lahan Kering untuk Meningkatkan Panen Padi di Desa Sungai Baung Lestari, Lisa; Juria, Dwi Okta; Jame’asr, Salsabilla; Nurhidayah, Nurhidayah; Putri, Popy Dwi; Octarina, Ayu
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i02.2054

Abstract

Produktivitas padi di lahan kering Desa Sungai Baung Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara masih tergolong rendah, rata-rata hanya 2,5 ton/ha. Penelitian ini bertujuan menentukan teknik pengolahan lahan kering yang sesuai untuk meningkatkan produktivitas padi. Teknik yang diujicobakan meliputi irigasi sederhana, konservasi tanah, olah tanah intensif, dan pemupukan NPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi keempat teknik tersebut mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 65,2% menjadi 4,2 ton/ha. Hasil ini mengindikasikan bahwa teknik pengolahan lahan kering berperan penting dalam peningkatan produktivitas padi di lahan kering.
Edukasi Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan Asi Eksklusif Bagi Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini Yulastini, Fitria; Mirsonah, Mirsonah; Aini, Nurul; Lestari, Lisa
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i4.2229

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, khususnya pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan. Upaya pencegahan dapat dilakukan sejak masa kehamilan hingga proses menyusui, antara lain melalui penerapan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya IMD dan ASI eksklusif sebagai langkah awal pencegahan stunting.Kegiatan dilaksanakan pada 15 November 2025 di Dusun Jato, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, dengan jumlah peserta sebanyak 10 ibu hamil. Intervensi dilakukan melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian leaflet edukatif. Evaluasi pelaksanaan menggunakan instrumen pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan ibu hamil, dari 60% pada pretest menjadi 95% setelah edukasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai praktik menyusui yang benar sebagai upaya pencegahan stunting.
Peranan Guest Relation Officer dalam Meningkatkan Kepuasan Tamu di Hotel Grand Elite Pekanbaru Sri Febdarina; Julianto, Aldi; Maryantina, Maryantina; Lestari, Lisa; Suryana, Asur
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/toba.v4i4.6813

Abstract

Service quality is a key factor that determines guest satisfaction and loyalty in the hospitality industry. Guest Relations Officers (GROs) play an important role as liaisons between guests and hotel management, especially in creating personalized and memorable stays. This study aims to analyze the role of GRO in improving guest satisfaction at the Grand Elite Hotel in Pekanbaru. The research method used is descriptive with a mixed methods approach, namely qualitative through observation and in-depth interviews with the Front Office Manager and GRO staff, and quantitative through the distribution of questionnaires to 95 hotel guests.This study was conducted at the Grand Elite Hotel in Pekanbaru from February to May 2023. Service analysis was carried out based on the five dimensions of SERVQUAL service quality, namely reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. The results showed that GRO service quality was in the “good” category with an average score of 4.03, while guest satisfaction reached 4.14. The tangibles dimension received the highest score, while responsiveness received the lowest score due to limited staff numbers and overlapping duties between GRO and receptionists. These findings highlight the importance of increasing the number and competence of GRO staff so that service can be provided optimally and consistently. It is recommended that hotel management restructure the Front Office and provide ongoing training for GRO staff to strengthen guest satisfaction and loyalty on an ongoing basis.