Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kinerja Proyek terhadap Efisiensi Waktu dan Biaya dalam Proyek Percepatan Konstruksi Pembangunan Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Tual Lestia, Iren Sabina; Leuhery, Lenora; Titaley, Henriette Dorothy; Suryawan, M. Alit
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1189

Abstract

Public construction projects frequently encounter challenges related to schedule delays and cost overruns, which can reduce overall project performance. These conditions require an integrated project control system to ensure that implementation remains aligned with planned schedules and budgets. One approach that can be applied is Earned Value Management (EVM), a performance evaluation method that integrates cost and schedule analysis simultaneously, enabling early detection of project deviations. This study aims to evaluate time and cost performance in the Acceleration Project of the Tual District Attorney Office Building Construction and to assess the effectiveness of the acceleration strategy implemented during project execution. The research method uses secondary data analysis consisting of the Bill of Quantities (BOQ), S-curve, weekly progress reports, and actual cost data. These data are analyzed using Planned Value (PV), Earned Value (EV), Actual Cost (AC), and performance indicators including the Cost Performance Index (CPI), Schedule Performance Index (SPI), and Critical Ratio (CR). The results indicate that the project was completed in 26 weeks compared to the planned 33 weeks, resulting in a time efficiency of 7 weeks with an SPI value greater than 1. Although cost inefficiency occurred during the early stages of implementation (CPI < 1), effective cost control measures successfully stabilized expenditures by the end of the project, resulting in CPI and CR values reaching 1. Based on these findings, the application of EVM is recommended as a routine monitoring method for accelerated construction projects to ensure more accurate, systematic, and data-driven control of project time and costs.
ANALISIS PEMILIHAN RANGE UMUR TERBAIK POTENSI TENAGA TERAMPIL BIDANG KONSTRUKSI DI DESA OMA PULAU HARUKU DENGAN METODE MCMD WEIGHT AVERAGE Leuhery, Lenora; Walsen, Selviana
JURNAL SIMETRIK Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i1.895

Abstract

Pulau Haruku sebagai salah satu pulau dengan kekayaan alam memiliki berbagai potensi  dalam memajukan kehidupan masyarakatnya sendiri. Di pulau Haruku terdapat Desa Oma yang memiliki sektor ekonomi yang paling menonjol adalah dari sisi perkebunan, perikanan dan pariwisata. Dalam pengembangan sektor-sektor tersebut maka dibutuhkan infrakstruktur penunjang dalam membantu masyarakat. Untuk itu kemandirian masyarakat daerah dalam memajukan daerah tempat tinggal menjadi kunci dalam pengembangan ekonomi suatu daerah. Sehingga dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi jumlah tenaga terampil bidang konstruksi dan menganalisis usia terbaik untuk mendapatkan tenaga terampil konstruksi. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan keputusan yaitu dengan metode Multy Criteria Multy Decision Weight Average. Metode ini berupa perkalian matriks umur dan kriteria dari kebutuhan penelitian, dalam hal ini berupa keterampilan yang dipakai sebagai tolak ukur. Pengambilan sampel untuk metode ini adalah mencakup 6 dusun pada Negeri Oma. Hasil analisis awal kuisioner, terlihat bahwa kemampuan tenaga terampil konstruksi untuk rerata keseluruhan umur dalam bidang tukang beton dan pondasi memiliki kemampuan yang sangat baik, dan untuk bidang kayu bekisting dinilai baik, dan untuk pekerjaan rangka alumunium masih sangat kurang. Sehingga perlu ditingkatkan kemampuan tenaga terampil di bidang alumunium, karena mengikuti perkembangan teknologi konstruksi yang lebih modern dengan menggunakan bahan baku konstruksi berupa alumunium, khususnya dalam membangun sektor pariwisata di Negeri Oma. Berdasarkan analisis pemilihan range umur terbaik dalam tenaga konstruksi, untuk peringkat pertama adalah pada range umur 46-65, peringkat kedua adalah 36-45, peringkat ketiga adalah 26-35, dan peringkat terakhir adalah pada range umur 17-25 tahun.