Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Membangun Nilai-Nilai Karakter Bangsa melaui Cerita Rakyat dalam Pembelajaran Bahasa Tahrun Tahrun
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 14
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu warisan nenek moyang bangsa yang keberadaannya masih tetap terjaga dengan baik adalah cerita rakyat. Cerita rakyat ini merupakan salah satu bagian dari budaya masyarakat dimana cerita-cerita rakyat itu tumbuh dan berkembang serta terjaganya eksistensi cerita itu. Cerita-cerita itu banyak mengandung nilai-nilai karakter bangsa yang sangat penting untuk dimiliki oleh generasi pemenerus, yaitu para peserta didik. Beberapa nilai karakter bangsa yang dapat diambil dari cerita-cerita rakyat itu, misalnya cerita rakyat Bawang Merah dan Bawang Putuh, Keong Mas dan Timun Mas adalah masalah kejujuran, kerja keras, tekun, tanggung jawab, disiplin, mandiri, kreatif, religius dan sebagainya. Nilai-nilai tersebut sangatlah penting untuk ditanamkan kepada generasi penerus sejak dini baik di sekolah maupun di rumah. Dalam tataran formal, nilai-nilai karakter bangsa yang terdapat di dalam cerita-cerita rakyat dapat diajarkan melalui mata pelajaran bahasa Indonesia atau bahasa asing, misalnya bahasa Inggris di berbagai tingkatan dengan menggunakan model atau metode pembelajaran yang sesuai dengan tingkatan atau jenjang pendidikan. Penekanan penggunaan cerita-cerita rakyat sebagai materi atau wahana pembelajaran karakter bukan hanya pada hal-hal yang berkaitan dengan cerita itu sendiri tetapi juga pada proses unsur psikologis bagaimana peserta didik dapat merasakan, menyelami, dan terbawa dalam suasana cerita sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalam cerita itu dapat terinternalisasi ata masuk dalam jiwanya sehingga dapat terimplementasi dalam kehidupannya. Selanjutnya, untuk mengimplementasikan nilai-nilai dimaksud perlu didukung oleh perilaku seluruh komunitas sekolah, termasuk guru sebagai pendidik.Kata Kunci: pendidikan karakter, nilai-nilai karakter bangsa, cerita rakyat , dan pembelajaran bahasa
The Development of Gender Based-Teaching Material: Press and Journalistic Skills Tahrun Tahrun; Muhamad Nasir; Houtman Houtman
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PGRI 2017
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article presents conceptual design of gender based-teaching material for teaching “Press and Journalistic Skill” to the students of Language and literature education department. This conceptual design is the result of the first year research finding of the two years scheduled. The teaching material developed was in the form of textbook. This teaching material was designed to improve students’ skill in press and journalism. To develop this instructional material, the writers used Research and Development method. The result of the research showed that the content of the textbook of press and journalism covers d the scope of communication, the nature, process and components of communication, mass communication and press/jurnalism, jurnalist, mass media, news, the ethics of journalism, and the press law. This textbook is ended with references.  Key words: teaching material, gender, press, journalistic
MENDORONG AKTUALISASI DIRI SISWA MELALUI PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN BAHASA KOMUNIKATIF Tahrun Tahrun
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 14
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktualisasi diri merupakan kebutuhan naluriah pada manusia. Kebutuhan akan aktualisasi diri ini merupakan kebutuhan manusia yang paling tinggi tingkatannya dilihat dari teori hirarki kebutuhan. Secara umum, peraihan aktualisasi diri sangat dipengaruhi oleh faktor internal danfactor eksternal. Aktualisasi diri akan berkembang dan berubah seiring dengan pengalaman hidup dan pengalaman belajar seseorang. Makalah ini menyajikan pembahasan pembelajaran bahasa untuk mendorong aktualisasi diri siswa melalui penerapan beberapa pinsip pembelajaran bahasa komunikatif. Penerapan prinsip-prinsip pembelajara bahasa komunikatif dimaksudkan untuk memberikan pengalam belajar yang memungkinkan munculnya beberapakarakter atau sifat-sitat teraktualisasi diri. Pengalaman belajar ini diberikan melalui proses pembelajaran secara menyeluruh dan utuh, yaitu mulai dari pemilihan materi pembelajaran, pengelolaan atau penyampaian materi pembelajaran dan penilaian.Kata-kata Kunci: aktualisasi diri, pembelajaran bahasa dan prinsip-prinsip pembelajaran bahasa 
Peningkatan Profesionalisme Guru Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) Tahrun Tahrun
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 14
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia dalam menghadapi MEA adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini juga berkaitan dengan kesiapan tenaga kerja terampil untuk mampu bersaing dalam merebut pangsa kerja di kawasan ASEAN. SDM yang berkualitas, termasuk tenaga kerja terampil dapat diwujudkan melalui pendidikan dan guru sebagai pendidik profesional merupakan garda terdepan. Oleh karena itu, profesionalisme dan kompetensi guru harus ditingkatkan secara sistematis dan berkesinambungan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menigkatkan profesionalisme dan kompetensi guru adalah adanya standarisasi pendidikan guru, pelaksanaan program induksi guru pemula, pelaksanaan program profesionalisasi yang diprakarsai oleh sekolah, dan profesionalisasi yang diprakarsai oleh individu, yaitu guru itu sendiri.Kata-Kata Kunci: pendidik profesional, MEA, program induksi, profesionalisasi guru berbasis sekolah, dan profesionalisasi guru berbasis individu
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI TEKS NARATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Tahrun Tahrun
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PGRI 2017
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSalah satu jenis teks yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing dalam berbagai tingkatan pendidikan adalah teks naratif. Teks naratif merupakan suatu bentuk tulisan yang berisi tentang suatu cerita, baik cerita nyata maupun cerita imajinatif atau sebagian dari keduanya. Sasaran utamanya adalahagar peserta didik dapat menggunakan bahasa Inggris untuk menghibur melalui cerita. Dampak pengiring yang dapat dicapai melalui teks naratif dalam pembelajaran bahasa Inggris adalah pendidikan nilai-nilai karakter yang terkandung di dalam cerita tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi gagasan atau pandangan secara teoretis tentang bagaimana implementasi pendidikan karakter melalui teks naratif berbahasa Ingris dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing.
Profesionalisme Guru Bahasa Tahrun Tahrun
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 14
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKGuru, termasuk guru bahasa, pada berbagai tingkat satuan pendidikan merupakan pendidik profesional. Sebagai pendidik profesional, guru dituntut untuk memiliki empat kompentensi, yaitu kompetensi kepribadian, pedagogik, sosial dan profesional. Secara formal, kedudukan guru sebagai pendidik profesional dilegalkan melalui sertifikat pendidik profesional yang dikeluarkan oleh penyelenggara pendidikan yang ditunjuk oleh pemerintah. Ada dua sisi yang ingin diraih melalui pemberian sertifikat pendidik profesional tersebut, yaitu kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas pendidikan. Dilihat dari sisi kesejahteraan, guru yang sudah mendapatkan sertifikat pendidik profesional mengalami peningkatan kesejahtaraan. Akan tetapi, dalam tataran praktis, kepemilikan sertifikat pendidik profesional belum dapat menjamin peningkatan prestasi hasil belajar siswa secara signifikan. Hal ini memerlukan perhatian secara sungguh-sungguh untuk memaknai profesionalisme guru dalammelaksanakan tugas utamanya.Kata Kunci: pendidik profesional, kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi profesional 
Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Generasi Y Tahrun Tahrun
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 13
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam melaksanakan tugas profesinya, guru bahasa Inggris dewasa ini dihadapkan pada perubahan-perubahan perilaku peserta didik sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi. Oleh karena itu, guru harus memahami bahwa perilaku perserta didik dewasa ini berbeda dengan perilaku peserta didik pada generasi sebelumnya. Saat ini, guru menghadapi peserta didik yang dilahirkan pada era teknologi informasi yang sangat dasyat. Generasi ini biasa disebut dengan istilah Generation Y atau disingkat Gen Y yang berbeda dengan generasi sebelumnya, yaitu Generation X. Untuk menghadapi generasi ini, guru memerlukan strategi pembelajaran alternatif yang sesuai untuk mendorong mereka terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Artikel ini secara umum membahas hakikat generasi Y dan strategi pembelajaran alternatif yang dapat digunakan guru.Kata-kata kunci: Generasi Y, teknologi informasi, dan strategi pembelajaran.
IMPLEMETASI E- LEARNING BERBASIS KONSTRUKTIVISME DALAM PEMBELAJARAN RESEARCH ON LANGUAGE TEACHING Tahrun Tahrun
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2021: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 21 AGUSTUS 2021
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran daring (e-learning) telah dipandang  sebagai solusi  terbaik untuk menggantikan pembelajaran konvensional  selama masa pandemi covid-19. Akan tetapi, e-learning perlu  diintegrasikan dengan aspek pedagogi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk  menemukan  bagaimana keaktifan dan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran Research on Language Teaching ( RoLT) melalui penerapan e-learning berbasis konstruktivisme. Sampel penelitian berjumlah 39  mahasiswa yang diambil secara conviniece sampling. Metode eksperimen dengan rancangan One-Short Case Study digunakan. Data dikumpulkan melalui penilaian proses dan hasil dalam bentuk pengamatan, refleksi, tugas dan tes akhir. Data dianalisis berdasarkan statistik deskriptif. Hasil penilitian menunjukan bahwa mahasiswa sangat aktif dalam pembelajaran yang dibukktikan oleh rerata skor pengamatan yang mencapai 86, 23. Rata-rata hasil belajar mencapai 76, 18 dalaml refleksi;  86, 18 dalam penyelesaian tugas dan 78, 05 dalam tes akhir. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan  e-learning berbasis konstruktivisme mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam belajar dan dapat menghasilkan hasil belajar yang baik. Disarankan para dosen untuk menerepakan pemmbelajaran daring berbasis konstruktivisme dalam  melaksanakan aktivitas pembelajarannya. Kata kunci: pembelajaran, e-learning, konstruktivisme, dan hasil belajar Abstract E-learning has been considered as the best solution to replace conventional instruction during the COVID-19 pandemic. However, it needs to be integrated with the right pedagogical aspects. This study aimed to find out how active students are and their learning achievement in Research on Language Teaching (RoLT) learning through the application of constructivism-based e-learning. The research sample amounted to 39 students who were taken by convenience sampling. An experimental method with a One-shot case study was used. Data were collected through process and product assessment in the forms of observation, tasks, reflections, and test. Descriptive statistics was performed to analyze the data. Results showed that the students were very active in learning process as evidenced by the average score of observation which reached 86. 23.The average scores of learning achievement reached 76.18 in the reflection; 86.18 in the task completion, and 78.05 in the test. These findings indicate that the application of constructivism-based e-learning promotes students to participate actively in learning and is able to produce good learning achievement. It is recommended that the lecturers implement constructivism-based e-learning for their teaching-learning activities.   Keywords: learning, e-learning, constructivism, learning achievement
The Impact of Word Card Games and Pupils' Motivation for Mastering Vocabulary Rahayu Febriana Sari; Tahrun Tahrun; Hanni Yukamana
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 4 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i4.14857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh motivasi siswa dan taktik pembelajaran word card games terhadap penguasaan kosakata di antara siswa kelas 7 Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Kayu agung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain faktorial. Terdapat 64 peserta-32 dari kelas eksperimen dan 32 dari kelas kontrol- yang merupakan bagian dari 291 total peserta penelitian (populasi). Instrumen tes berupa pilihan ganda dan kuesioner digunakan sebagai metode pengumpulan data dalam penelitian ini. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa menggunakan uji independent t-test dan Two way ANOVA. Temuan penelitian yang menggunakan uji-t independen menunjukkan bahwa nilai signifikansi kurang dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam penguasaan kosakata antara siswa dengan motivasi tinggi dan rendah yang diajar dengan menggunakan teknik word card gamesdan yang tidak. Sementara itu, hasil uji ANOVA dua arah, menunjukkan bahwa tidak ada interaksi yang terlihat antara word card gamesdan motivasi siswa untuk pembelajaran kosakata.
THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING IN INCREASING SPEAKING ACHIEVEMENT AND SELF-CONFIDENCE OF ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMK NEGERI 1 SANGA DESA Davis Davis; Tahrun Tahrun
Esteem Journal of English Education Study Programme Vol. 5 No. 1 (2022): Esteem Journal of English Education Study Programme
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esteem.v5i1.7455

Abstract

This Objectives  of the study  were to find out: (1) whether or not Project-Based Learning (PBL) could make a significant difference in increasing both students’ speaking achievement and self-confidence, and (2) the contribution of PBL towards both students’ speaking achievement and self-confidence. This study employs factorial design where the students were equally divided into two groups. The results showed that (1) there was a significant difference both in speaking achievement (t=0.581, p<.000) and self-confidence (t=7.968,p<.000) of the experimental group after being taught using PBL, (2) there was also a significant difference between experimental and control groups both in speaking ability (t=2.307, p<.027) and self-confidence (t=3.595, p<.001) , (3) the contribution of PBL to the students’ speaking achievement was 99.7%  and to self-confidence was 92.7%. In conclusion, PBL could be considered as an effective method in teaching speaking and in increasing students’ self-confidence.