Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PROYEKSI KEBUTUHAN AIR BERSIH DI WILAYAH KECAMATAN DENPASAR SELATAN KOTA DENPASAR DALAM 10 TAHUN MENDATANG Frederikus Marung; Ida Bagus Suryatmaja; Krisna Kurniari
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Along with the grave of the population of Denpasar City more especially the South Denpasar sub-district from year to year resulted in an increase in the amount of clean water needs. The increase in clean water needs is certainly necessarily anticipated early to avoid the potential lack of clean water in the future. For this reason, a study is needed to find out how the estimated clean water needs in the next future 10 years. Before calculating, first is to know the estimated population in the next 10 years or 2030. To calculate data on the number of population in the last five years to find the average population growth. Using the geometry method, then calculated the estimated population in 2030. The result is, the population in 2030 was 408499 people. Meanwhile, data is also needed related to the current average of clean water. The data was obtained through a survey using the questionnaire method. The sample in this survey was determined using the Slovin formula, where the number of PDAM water customers in 2020 was 19788 home connections and by using a tolerance limit of 10%, then the number of respondents was 100 home connections. Of the 100 respondents, the result is the average use of clean water of 120 liters/person/day. With this data, the need for clean water needs in the next 10 years with service coverage is 80% of the total population. The result is, the total clean water requirement in 2030 was 668.7756 liters/second. With this enormous need, water sources are needed with high production capacity to meet the needs of 2030.
Analisis Neraca Air Daerah Irigasi Tinjak Menjangan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Sungi di Kabupaten Tabanan Ni Kadek Sriartha Dewi; Ida Bagus Suryatmaja; Krisna Kurniari
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali dengan luas wilayah yang relatif kecil memiliki produktivitas padi yang cukup tinggi terutama di daerah pedesaan. Pada sektor pertanian,pengelolaan irigasi merupakan salah satu komponen keberhasilan pertanian.Daerah Irigasi Tinjak Menjangan terletak di Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan merupakan salah satu daerah irigasi yang termasuk bagian pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) Tukad Sungi yang memilik luas areal rencana 436 Ha sejak tahun 1961, lalu pada tahun 2020 luas areal fungsional menjadi 405 Ha.Dari pencatatan debit tahun terakhir (2020) yaitu debit rata-rata yang masuk ke intake sebesar 770 lt/dt, dimana debit yang paling besar 863 lt/dt dan yang paling kecil 127 lt/dt. Sedangkan kebutuhan air pada sawah Daerah Irigasi Tinjak Menjangan sebesar 810 lt/dt. Berdasarkan data yang ada, sehingga perlu adanya analisis imbangan air dan kinerja daripada saluran irigasi tersebut. Pada penelitian ini, analisis yang dilakukan adalah analisis debit andalan dengan menggunakan metode Weibull, analisis kebutuhan air irigasi dengan menggunakan metode Penman Modifikasi, analisis keseimbangan air menggunakan metode Water Balance. Data yang diperlukan pada analisis adalah data debit bendung selama 5 tahun terakhir, data pola tanam, data klimatologi, data kondisi existing jaringan irigasi, penampang saluran dan debit saluran irigasi. Dari hasil analisis didapatkan imbangan air pada Daerah Irigasi Tinjak Menjangan mengalami suplus jika pola pemberian air dilakukan secara bergilir. Tetapi jika dilakukan pola pemberian air secara serentak akan mengalami defisit pada bulan – bulan tertentu.
Analisis Kapasitas Saluran Drainase Kota Bangli Ruas Jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai Selatan Lapangan Kapten Mudita - Patung Adipura Kabupaten Bangli I Made Suardana; Ida Bagus Suryatmaja; Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa; I Made Nada
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bangli terletak di tengah-tengah Pulau Bali, merupakan satu-satunya kabupaten yang tidak memiliki pantai. Secara topografi Kabupaten Bangli berada di daerah ketinggian, sehingga curah hujan yang ada cukup tinggi. Seiring dengan pertumbuhan perkotaan yang amat pesat di Indonesia, permasalahan drainase perkotaan semakin meningkat pula begitu juga di Kabupaten Bangli. Pengelolaan drainase perkotaan harus dilaksakan secara menyeluruh, dimulai tahap perencanaan, konstruksi, operasi dan pemeliharaan, serta ditunjang dengan peningkatan kelembagaan, pembiayaan serta partisipasi masyarakat. Pertumbuhan penduduk dan kepadatan penduduk yang cepat menimbulkan tekanan terhadap ruang dan lingkungan untuk kebutuhan perumahan, kawasan jasa dan fasilitas pendukungnya. Semakin berkurangnya daerah terbuka di kawasan perkotaan yang dapat difungsikan sebagai lahan peresapan air dan didukung pula oleh menurunnya kondisi saluran drainase baik kapasitas, system operasi, maupun pengelolaannya telah menyebabkan timbulnya berbagai masalah di sektor drainase kota. Untuk mencapai tingkatan kehidupan masyarakat yang nyaman dan sehat diperlukan suatu sistem infrastruktur perkotaan yang baik. Sebagai kabupaten yang berkembang, Kabupaten Bangli masih mempunyai permasalahan pada salah satu infrastruktur kota yaitu sistem drainase perkotaannya. Masalah ini harus segera ditangani guna mencegah permasalahan pada infrastruktur lainnya. Dengan mengacu pada masalah masalah yang terjadi pada sistem drainase Jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai ruas selatan Lapangan Kapten Mudita - Patung Adipura Bangli, studi ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem drainase akibat terjadinya sidementasi dan dimensi saluran yang tidak ideal di ruas Jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai ruas selatan lapangan Kapten Mudita - patung Adipura Bangli.
Perencanaan Desain Ruang Parkir pada Objek Wisata Pantai Sanur Denpasar Bali Ida Bagus Gede Anom Surya Laksamana; I Gusti Agung Gde Suryadarmawan; Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa; Ida Bagus Suryatmaja
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parkir ialah kondisi tidak berpindah sebuah transportasi yang memiliki sifat tentatif sebab ditinggalkan pengendaranya. Tiap pengemudi kendaraan bermotor mempunyai keinginan untuk menemukan lokasi yang terdekat dengan lokasi kegiatan ataupun aktivitasnya dalam memarkirkan kendaraannya. Ketersediaan ruang parkir tentunya harus memiliki pelayanan parkir yang baik agar dapat memanfaatkan kapasitas lahan parkir yang tersedia secara optimal, sehingga tidak mungkin terlepas dari perencanaan tata letak ruang parkir. Penelitian ini berfokus pada perencanaan pola dan desain parkir kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat di kawasan objek wisata pantai sanur, karena parkir ialah salah satu penunjang pariwisata agar pengunjung dapat merasakan kenyamanan serta dapat mewujudkan pola parkir yang memadai. Pada parkir kendaraan roda dua di blok D berjumlah 35 petak parkir dengan sudut 90° dan lebar gang / manuver 2,3 m, blok E berjumlah 59 petak parkir dengan sudut 90° dan lebar gang / manuver 2,8 m, blok F berjumlah 28 petak parkir dengan sudut 90° dan lebar gang / manuver 2,3 m, blok G berjumlah 24 petak parkir dengan sudut 90° dan lebar gang / manuver 2,3 m, blok H berjumlah 24 petak parkir dengan sudut 90° dan lebar gang / manuver 2,3 m dan pada blok I berjumlah 49 petak parkir dengan sudut 90° dengan lebar gang / manuver 2,3. Pada parkir roda empat blok B berjumlah 9 petak parkir dengan sudut 90° dan lebar gang / manuover 9 m dan pada parkir roda empat blok C berjumlah 11 petak parkir dengan sudut 90° dan lebar gang / manuver 4,8 m
STRATEGI ADAPTASI KOMUNITAS DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR DI DESA PEMOGAN, DENPASAR SELATAN Suryatmaja, Ida Bagus; Ritaka Wangsa, Anak Agung Ratu; Nandiya Rani, Ni Luh Putri
Jurnal Ilmiah Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar (JITUMAS) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik UNMAS Denpasar
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jitumas.v5i2.12817

Abstract

Desa Pemogan di Denpasar Selatan menghadapi tantangan banjir yang signifikan akibat urbanisasi pesat dan perubahan topografi. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas implementasi kebijakan mitigasi banjir berbasis komunitas di wilayah tersebut. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan via wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kebijakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu efektivitas program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas mitigasi sangat ditentukan oleh faktor non-teknis, yaitu: (1) transparansi komunikasi antara pemerintah desa dan komunitas; (2) tingkat partisipasi aktif masyarakat; dan (3) integrasi inisiatif lokal ke dalam kebijakan formal. Tantangan utama yang ditemukan adalah lemahnya koordinasi antar-sektor dan keterbatasan pendanaan yang menghambat keberlanjutan program. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan mitigasi tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kemampuan kebijakan dalam mendorong kolaborasi adaptif yang menempatkan komunitas sebagai subjek utama. Oleh karena itu, direkomendasikan pergeseran dari pendekatan top-down ke model bottom-up yang partisipatif untuk mewujudkan resiliensi bencana yang holistik dan berkelanjutan.