Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN LKS LITERASI SEJARAH TINGKAT SMA/MA DI SURABAYA Mastuti, Sri; Suprijono, Agus; Liana, Corry; Riyadi, Riyadi; Rizky L, Dinar
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v1i1.20081

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) di Prodi Pendidikan Sejarah FISH Unesa. Peserta luring sebanyak 30 orang merupakan alumni Prodi Pendidikan Sejarah yang mengajar mata pelajaran Sejarah di SMA/MA di Surabaya dan Sidoarjo, sementara 40 peserta yang mengikuti secara daring merupakan alumni yang berdomisili di kota-kota Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Madura. Materi yang diberikan adalah pengembangan instrumen penilaian non tes berupa LKS yang berliterasi sejarah. Pelatihan ini berguna bagi guru mata pelajaran sejarah dalam melatihkan dan menumbuhkan kesadaran sejarah siswa serta untuk mengembangkan penilaian non kognitif siswa. Melalui LKS berliterasi sejarah akan menumbuhkan minat dan ketertarikan belajar sejarah. Dengan demikian guru dapat memantau kendala yang dihadapi siswa dan melakukan upaya untuk mengatasinya. Dampak yang diperoleh guru dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya kompetensi guru dalam mengembangkan penilaian non tes (LKS) yang berliterasi sejarah.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS LUMIO BAGI GURU SEJARAH JAWA TIMUR Mastuti, Sri; Suprijono, Agus; Liana, Corry; Riyadi, Riyadi; Alrianingrum, Septina; Listyaputri, Dinar Rizky; Fajriyah, Izzatul
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i1.35786

Abstract

Keberadaan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru.Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, seorang guru harus memahami dan memiliki kemampuan Pengetahuan Pedagogi Konten Teknologi (TPCK) di dalam dirinya. Berkaitan dengan Pengetahuan Konten Pedagogis (PCK), yang terdiri dari pengetahuan konten dan pengetahuan pedagogis yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru, pemerintah Republik Indonesia sebenarnya telah mengatur hal tersebut melalui Peraturan Pemerintah Nomor.74 tahun 2008. Pada rumusan Peraturan Pemerintah tersebut, salah satunya adalah bahwa seorang guru harus menguasai dan menggunakan teknologi dalam pembelajarannya. Kompetensi tersebut ditingkatkan melalui Kurikulum Merdeka yang telah mewajibkan penggunaan sumber-sumber belajar digital dalam pembelajaran yang disusun oleh para guru. Berdasarkan hal tersebut, sudahkah para guru menggunakan aplikasi digital dalam pembelajarannya? Oleh karena sangat pentingnyaa, penguatan literasi digital dalam hal pemanfaatan aplikasi digital untuk pembelajaran sejarah, maka pelatihan penggunaan ekosistem Lumio untuk mengembangkan inovasi pembelajaran sejarah bermanfaat secara signifikan meningkatkan ketrampilan guru dalam penggunaan tehnologi digital.Habituasi guru dalam penggunaan tehnologi cukup tinggi yaitu 85,4, tetapi dalam halĀ  penggunaan aplikasi pembelajaran terintegrasi hampir tidak ada. Karena itu untuk lebih menguatkan literasi digital guru sejarah maka dilakukan pelatihan pemanfaatan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah. Pelatihan dirancang dengan menggunakan model hybrid (in-house/off-site training dan online/virtual training), yang terdiri dari dua sesi pertemuan dan satu sesi penugasan. Sesi pertama dilakukan tes diagnostic ekosistem digital untuk mengetahui seberapa jauh literasi digital guru. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi pemahaman konsep dan materi ekosistem digital. Pertemuan kedua diisi dengan perancangan penyusunan inovasi perangkat pembelajaran digital. Dan sesi ketiga berupa kegiatan penugasan yang dilaksanakandibawah bimbingan, dengan hasil akhir berupa inovasi perangkat pembelajaran digital yang terintegrasi dengan platform Lumio. Hasil pelatihan menunjukkan, para guru sejarah berhasil menyusun perangkat pembelajaran digital yang inovatif secara mandiri. Para guru mencapai keberhasilan dalam membuat desain kelas dan pembelajaran sejarah di aplikasi Lumio dengan cara mengisi perpustakaan Lumio dengan bahan ajar, materi ajar, dan asesmen. Dengan demikian para guru sejarah berhasil memanfaatkan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah.