Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Perilaku Makan Ibu terhadap Perilaku Picky Eater Anak Usia Prasekolah Budi Widyaningsih; Liftiah Liftiah; Widya Hary Cahyati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13 No 2 Desember 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i2.421

Abstract

Abstract One of the problems with the nutritional status of toddlers in Indonesia is the picky eater behavior of preschool children, during their growth and development period they require good nutrition. Picky eater behavior is a problem for mothers in accompanying their children's eating activities. This study aims to determine the influence of mothers' eating behavior on the picky eater behavior of preschool children. The research method used was quantitative research, the research location was a kindergarten in Candimulyo subdistrict, Magelang district, the number of respondents was 95 mothers. The measuring instruments used were CEBQ as a tool for measuring picky eater behavior and DEBQ as a tool for measuring maternal eating behavior. In this study, data were analyzed using bivariate tests with chi-square. The research results show that there is an influence of mother's eating behavior on picky eater behavior with a p value of 0.006. The conclusion is that mothers' eating behavior influences the picky eater behavior of preschool children. Mothers try to have good eating behavior to be a role model for their children by consuming healthy food. Key words: Picky eater behavior; maternal eating behavior; preschool age children Abstrak Salah satu permasalahan status gizi balita di Indonesia adalah perilaku picky eater anak usia prasekolah, di masa pertumbuhan dan perkembangannya membutuhkan pemenuhan gizi yang baik. Perilaku picky eater menjadi permasalahan ibu dalam mendampingi aktivitas makan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku makan ibu terhadap perilaku picky eater anak usia prasekolah. Metode penelitian yang digunakan dengan penelitian kuantitatif, lokasi penelitian di TK di kecamatan Candimulyo kabupaten Magelang, jumlah responden 95 ibu. Alat ukur yang digunakan menggunakan CEBQ sebagai alat ukur perilaku picky eater dan DEBQ sebagai alat ukur perilaku makan ibu. Dalam penelitian ini data dianalisis dengan uji bivariat dengan chi-square. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh perilaku makan ibu  terhadap perilaku picky eater dengan p value 0,006. Kesimpulannya adalah perilaku makan ibu mempengaruhi perilaku picky eater anak usia prasekolah. Ibu berupaya untuk memiliki perilaku makan yang baik agar jadi teladan bagi anaknya dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Kata kunci: Perilaku picky eater; perilaku makan ibu; anak usia prasekolah.
Penguatan Kondisi Mental dan Literasi Keuangan Digital Calon Pekerja Indonesia yang Magang ke Jepang Liftiah, Liftiah; Noekent, Vitradesie; Sugiariyanti, Sugiariyanti; Nadhifa, Tiara Azka; Karima, Mayyaza Urfa; Aggacito, Aggacito
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6202

Abstract

Bekerja atau magang ke luar negeri, khususnya Jepang, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Indonesia. Selain menjanjikan penghasilan dan kesejahteraan yang tinggi, seringkali diiringi munculnya problem psikososial dan manajemen keuangan. Para pemagang seringkali mengalami permasalahan psikososial  seperti stres, isolasi, demotivasi, dan penurunan kinerja, yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Selain itu, hasil kerja selama magang juga cenderung tidak terkelola dengan baik, sehingga berpotensi menimbulkan masalah kesejahteraan di masa depan dan memengaruhi ketahanan ekonomi keluarga. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesiapan mental dan literasi keuangan digital calon pemagang Indonesia ke Jepang agar mempunai bekal yang cukup untuk menghadapi problem psikososial dan manajemen keuangan. Mitra dalam pengabdian ini adalah LPK Shiawase Lestari. Metode yang digunakan adalah pelatihan interaktif berbasis praktik. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman dan perubahan keyakinan peserta, serta kuesioner kepuasan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan berhasil meningkatkan keyakinan dan kebermanfaatan bagi diri pemagang, utamanya terlihat dari perubahan keyakinan mereka sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan. Makna penting kegiatan ini adalah bahwa pelatihan terintegrasi sangat krusial dalam mempersiapkan calon pemagang menghadapi tantangan di luar negeri, meminimalkan gangguan psikososial, dan mengoptimalkan pengelolaan keuangan.
Pengaruh Perilaku Makan Ibu terhadap Perilaku Picky Eater Anak Usia Prasekolah Widyaningsih, Budi; Liftiah, Liftiah; Cahyati, Widya Hary
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13 No 2 Desember 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i2.421

Abstract

Abstract One of the problems with the nutritional status of toddlers in Indonesia is the picky eater behavior of preschool children, during their growth and development period they require good nutrition. Picky eater behavior is a problem for mothers in accompanying their children's eating activities. This study aims to determine the influence of mothers' eating behavior on the picky eater behavior of preschool children. The research method used was quantitative research, the research location was a kindergarten in Candimulyo subdistrict, Magelang district, the number of respondents was 95 mothers. The measuring instruments used were CEBQ as a tool for measuring picky eater behavior and DEBQ as a tool for measuring maternal eating behavior. In this study, data were analyzed using bivariate tests with chi-square. The research results show that there is an influence of mother's eating behavior on picky eater behavior with a p value of 0.006. The conclusion is that mothers' eating behavior influences the picky eater behavior of preschool children. Mothers try to have good eating behavior to be a role model for their children by consuming healthy food. Key words: Picky eater behavior; maternal eating behavior; preschool age children Abstrak Salah satu permasalahan status gizi balita di Indonesia adalah perilaku picky eater anak usia prasekolah, di masa pertumbuhan dan perkembangannya membutuhkan pemenuhan gizi yang baik. Perilaku picky eater menjadi permasalahan ibu dalam mendampingi aktivitas makan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku makan ibu terhadap perilaku picky eater anak usia prasekolah. Metode penelitian yang digunakan dengan penelitian kuantitatif, lokasi penelitian di TK di kecamatan Candimulyo kabupaten Magelang, jumlah responden 95 ibu. Alat ukur yang digunakan menggunakan CEBQ sebagai alat ukur perilaku picky eater dan DEBQ sebagai alat ukur perilaku makan ibu. Dalam penelitian ini data dianalisis dengan uji bivariat dengan chi-square. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh perilaku makan ibu  terhadap perilaku picky eater dengan p value 0,006. Kesimpulannya adalah perilaku makan ibu mempengaruhi perilaku picky eater anak usia prasekolah. Ibu berupaya untuk memiliki perilaku makan yang baik agar jadi teladan bagi anaknya dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Kata kunci: Perilaku picky eater; perilaku makan ibu; anak usia prasekolah.
Clean and Healthy Living Behavior Management Policy for Early Childhood Oktafia, Nur Eka; Liftiah, Liftiah; Kusumandari, Rafika Bayu
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 6 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i6.2269

Abstract

The title of this research is “Clean and Healthy Living Behavior Management Policy for Early Childhood”. The objective of this study is to describe and analyze clean and healthy living behavior (PHBS) management policies and practices, including planning, organization, implementation, and evaluation aspects in public and private kindergartens in Semarang City. The approach used is descriptive qualitative, with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. Research informants included principals and teachers from eight purposively selected kindergartens (four public kindergartens and four private kindergartens). The results show that the implementation of PHBS management policies in public kindergartens tends to be structured and refers to formal regulations with an emphasis on habituating healthy behaviors. Meanwhile, private kindergartens develop a more participatory, innovative, and adaptive approach according to the needs of students. Both types of institutions show that the success of PHBS policy implementation is strongly influenced by school leadership, educator involvement, and support from parents and the surrounding environment. These findings emphasize the importance of strengthening contextual, integrated, and sustainable PHBS management policies to optimally form the basis for healthy behaviors in early childhood.
Pengaruh Empati dan Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Empati Anak Usia Dini Sa'diyah, Khotimatus; Liftiah, Liftiah; Mulawarman, Mulawarman
Journal of Early Childhood and Character Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : FITK UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/joecce.v5i2.27898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh empati orang tua terhadap empati anak usia dini, dengan tingkat pendidikan orang tua sebagai variabel moderator. Data primer yang diperoleh melalui survei terhadap 170 anak usia 5–6 tahun dan orang tua di Kabupaten Purbalingga, menggunakan instrumen Parent Empathy Measure (PEM) dan Empathy Questionnaire (EmQue). Data dianalisis menggunakan analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati orang tua berpengaruh signifikan terhadap empati anak (p < 0.001; koefisien 0.337). Tingkat pendidikan orang tua juga berpengaruh signifikan (p < 0.001; koefisien 0.319). Selain itu, terdapat pengaruh signifikan dari interaksi antara empati dan tingkat pendidikan orang tua terhadap empati anak (p < 0.002; koefisien 0.218). Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh langsung pada empati anak sekaligus memperkuat empati orang tua terhadap anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pengasuhan empatik bagi perkembangan optimal anak.
Efikasi Diri Guru TK Inklusi Ditinjau dari Faktor Pendidikan Terakhir, Lama Mengajar, dan Usia Perdana, Cindy; Liftiah, Liftiah; Pranoto, Yuli Kurniawati Sugiyo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5621

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendidikan untuk semua anak (dengan disabilitas maupun non disabilitas) yang belajar dan bermain dalam satu kelas yang sama di satuan pendidikan. Untuk dapat mendampingi anak dan menyampaikan pembelajaran dengan baik di kelas inklusi seorang guru harus memiliki efikasi diri yang baik. Hal tersebut menjadikan efikasi diri guru pendidikan anak usia dini dalam melaksanakan program pendidikan inklusif perlu dikaji secara mendalam. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tikatan dan perbedaan efikasi diri guru TK inklusi di Kota Semarang di tinjau dari faktor pendidikan terakhir, lama mengajar, dan usia guru. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif survei. Teknik sampling pada penelitian ini adalah voluntary sampling yang merupakan bagian dari teknik convenience sampling diperoleh sampel sebanyak 36 guru TK inklusi di Kota Semarang. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif Kruskall-Wallis. Hasil studi menunjukan bahwa tingkat efikasi diri guru berada dalam kategori sedang dan tidak terdapat perbedaan efikasi diri guru TK inklusi di Kota Semarang ditinjau dari faktor pendidikan terakhir, lama mengajar, dan usia 
Improving Professional Competency Training for Teachers of SD Nasima Semarang Towards a Child-Friendly School: Pelatihan Peningkatan Kompetensi Profesional Guru SD Nasima Semarang Menuju Sekolah Ramah Anak Yogi Swaraswati; Liftiah, Liftiah; Woro Apriliana Sari; Tri Esti Budiningsih; Moh. Iqbal Mabruri; Yuni Sulistyawati; Luthfi Atin Khusna
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 6 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i6.16198

Abstract

The community service aims to improve professional competence towards a child-friendly school for SD Nasima's teachers in Semarang. The program was held on July 3, 2023, in the hall of SD Nasima Semarang. Forty-three teachers participated in it. The program's focus is to provide insight into the concept of child-friendly schools, skills in identifying problems and conducting assessments, and how to communicate effectively with parents regarding the special needs of students. This training was carried out in four sessions using methods in each session in the form of pre-test, post-test, group discussion, case analysis, and role play. The results of this training showed that 43 teachers (100%) felt that this activity met their expectations. As many as 33 teachers (77%) still hope there will be a follow-up to this program by providing more in-depth material so that teachers are more skilled in dealing with student-specific problems. Therefore, community service is its goal, namely to strengthen the professional competence of teachers in creating an educational environment that supports the development of students.
Assessing Inclusive Education in Elementary Schools: Insight from the Merdeka Curriculum Kusuma Wijayanti; Liftiah Liftiah; Budiyono Budiyono
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6417

Abstract

The implementation of inclusive education in Indonesian elementary schools, as mandated by Ministry of Education Regulation No. 48 of 2023, presents several critical challenges. This study aims to evaluate how inclusive education is being implemented within the Merdeka Curriculum, focusing on the effectiveness of accommodation services provided to students with special needs. A mixed-methods design was employed, utilizing the Context, Input, Process, and Product (CIPP) evaluation model. The research involved 43 inclusive elementary schools, with participants including 45 teachers, 24 principals, and a Disability Services Unit coordinator. Data collection methods included observations, documentation, in-depth interviews, questionnaires, and focus group discussions (FGDs). Findings reveal that the input aspect is the most suboptimal area of implementation. Only 7% of schools had teachers trained in inclusive education, 9% had accessible infrastructure, 9% employed Special Mentor Teachers, 19% received special funding allocations, 37% had modified teaching materials, and 58% implemented an adaptive curriculum. In contrast, the process component showed strong implementation, evidenced by the successful practice of differentiated learning and a supportive peer environment. The context and product dimensions were also considered satisfactory, particularly with noted improvements in the social-emotional development of students with special needs. The study highlights the urgent need for systemic improvements in the foundational resources required for inclusive education under the Merdeka Curriculum, particularly in training, infrastructure, and funding. Enhancing these inputs is essential to ensuring the long-term success and equity of inclusive educational practices.
OPTIMALISASI KREATIVITAS DAN PEMIKIRAN KRITIS MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DI SEKOLAH DASAR Eka Fatmahwati; Liftiah; Sri Sumartiningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36043

Abstract

Critical thinking and creativity are two essential 21st-century competencies that must be developed from the elementary school level. However, learning practices in many schools still tend to focus on academic outcomes and provide limited opportunities for students to experiment and innovate. This article aims to examine the role of Project-Based Learning (PjBL) in enhancing elementary school students’ creativity and critical thinking skills through a literature review approach. The study utilizes various national and international academic references published between 2015 and 2025 that are relevant to the theories, implementation, and empirical findings of PjBL. The analysis is conducted descriptively by reviewing and comparing previous studies based on key thematic areas. The results indicate that PjBL effectively creates a student-centered learning environment that promotes collaboration, inquiry, reflection, and contextual problem-solving skills, all of which contribute significantly to improving students’ creativity and critical thinking. Therefore, the application of PjBL aligns with the principles of 21st-century learning and supports the Merdeka Belajar (Freedom to Learn) policy, which emphasizes student independence and active learning. Future research is recommended to explore the effectiveness of technology-based and collaborative PjBL implementation within the context of elementary education.
Studi Kasus Tentang Strategi Efektif Guru untuk Mendukung Kepercayaan Diri Siswa Slow Learner di Sekolah Ayuningtyas, Karin Widya; Liftiah, Liftiah; Formen, Ali
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3397

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya kepercayaan diri siswa slow learner yang ditunjukkan dengan sikap ragu, enggan bertanya, dan takut salah dalam kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman kepercayaan diri siswa slow learner. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi fenomenologis. Subjek penelitian terdiri atas satu siswa slow learner kelas V berinisial G dan guru kelas yang sekaligus berperan sebagai Guru Pembimbing Khusus (GPK). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi berupa observasi kegiatan belajar, wawancara dengan orang tua, dan siswa, serta dokumentasi hasil belajar. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kepercayaan diri G didominasi oleh rendahnya efikasi diri akademik, termanifestasi sebagai keraguan kognitif dan penarikan diri sosial. Strategi efektif guru/GPK dalam mendukungnya terbukti sangat selaras dengan empat sumber Self-Efficacy Bandura, meliputi diferensiasi tugas dan scaffolding (untuk menciptakan enactive mastery experience positif), penciptaan lingkungan yang aman, dan umpan balik yang spesifik (bujukan verbal). Pembahasan menyimpulkan bahwa bagi slow learner, peningkatan kepercayaan diri merupakan fenomena yang dapat direkonstruksi, di mana pemenuhan kebutuhan afektif dan penciptaan pengalaman penguasaan yang terkontrol menjadi prasyarat utama keberhasilan akademik. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pergeseran pedagogis yang memprioritaskan self-worth siswa dan integrasi peran GPK secara konsisten dalam pengajaran kelas sehari-hari.