Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis pada Pelaku Bisnis dalam Rekrutmen Karyawan Marketing Digital di Kabupaten Sumenep Mohammad Firlie Pranata; Nur Qoudri Wijaya; Moh. Baqir Ainun
Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jibaku.v4i2.3194

Abstract

Indonesia has entered the era of digitalization, people are starting to trade digitally. Online markets are increasingly becoming a big hope for making quick profits, switching from convenience stores to online stores is becoming commonplace for business people. This is a challenge for business people to find human resources who are able to operate computers or can make sales online or what is called digital marketing. Digital marketing is expected to be able to promote existing products in a business in the digital world with the ability to dominate the digital market. Sumenep is a city that is geographically located at the eastern tip of Madura Island. Business actors in Sumenep are starting to switch to online markets which require digital marketing in their business ventures. The results of the discussion from the interviewees can be concluded that 75% of business actors in Sumenep Regency utilize the online market by retaining old employees and conducting training, while the other 25% by recruiting new employees. Abstrak Indonesia sudah memasuki era digitalisasi, masyarakat mulai berdagang secara digital. Pasar Online semakin menjadi harapan besar untuk mendapatkan keuntungan yang cepat, peralihan dari convenience store ke toko online menjadi hal yang lumrah bagi para pelaku usaha. Hal ini menjadi tantangan bagi para pelaku bisnis untuk mencari sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan komputer atau dapat melakukan penjualan secara online atau yang disebut dengan digital marketing. Pemasaran digital diharapkan mampu mempromosikan produk yang ada pada suatu bisnis di dunia digital dengan kemampuan menguasai pasar digital. Sumenep merupakan kota yang secara geografis terletak di ujung timur Pulau Madura. Pelaku usaha di Sumenep mulai beralih ke pasar online yang membutuhkan pemasaran digital dalam usaha bisnisnya. Hasil pembahasan dari narasumber dapat disimpulkan bahwa 75% pelaku usaha di Kabupaten Sumenep memanfaatkan pasar online dengan cara mempertahankan pegawai lama dan melakukan pelatihan, sedangkan 25% lainnya dengan merekrut pegawai baru.
STRATEGI PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT MISKIN EKSTREM MELALUI INOVASI TEKNOLOGI MESIN PELOROT MALAM DAN DIGITALISASI KOPERASI BATIK TULIS Purwati Ratna Wahyuni; Moh Baqir Ainun; Evi Dwi Hastri; Joko Suyono; Sengguruh Nilowardono; Eman Setiawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28147

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini penting dilaksanakan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di Desa Pakandangan Tengah melalui peningkatan kualitas dan daya saing batik tulis Madura, yang menjadi potensi unggulan desa. Program ini bertujuan untuk menerapkan teknologi inovatif dan memperkuat kapasitas masyarakat, mendukung transformasi ekonomi berbasis kearifan lokal, serta sejalan dengan prioritas pembangunan desa dan arah strategis perguruan tinggi dalam pengabdian masyarakat. Tujuan utamanya adalah meningkatkan hardskill dan softskill mitra guna mendukung keberlanjutan usaha batik di desa.Peningkatan hardskill meliputi penguasaan teknologi tepat guna, seperti mesin pelorot malam, untuk efisiensi dan kualitas produksi batik. Selain itu, mitra dilatih mengelola pemasaran digital melalui e-marketing, website, dan media sosial guna memperluas pasar. Penerapan manajemen keuangan digital secara efektif juga menjadi fokus, memastikan transparansi dan keberlanjutan usaha. Di sisi softskill, kegiatan ini bertujuan mengembangkan kreativitas desain batik dan konten digital, memperkuat komunikasi, kerja sama, serta kesadaran akan inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan usaha. Berbagai metode diterapkan, seperti praktik mesin pelorot malam, pelatihan teknologi produksi, dan pendampingan pendaftaran hak cipta desain pada Mitra Bunga Seroja. Untuk Mitra Al-Qomar, kegiatan meliputi pelatihan e-marketing, digitalisasi branding, dan pengelolaan keuangan digital. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan. Penguasaan mesin pelorot malam meningkat dari 0% menjadi 100%, sedangkan penggunaan e-marketing melalui website meningkat dari 0% menjadi 85%. Hasil ini menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan keterampilan mitra secara substansial untuk menghadapi tantangan pasar dan memperbaiki kondisi ekonomi mereka secara berkelanjutan.Abstract: This activity is essential to address extreme poverty in Pakandangan Tengah Village by enhancing the quality and competitiveness of Madura hand-drawn batik, a local flagship product. The program aims to apply innovative technology and strengthen community capacity, supporting economic transformation based on local wisdom while aligning with village development priorities and the strategic direction of universities in community service. The primary goal is to improve the hardskills and softskills of partners to sustain the batik business in the village. Hardskill improvements include mastering appropriate technology, such as wax-removing machines, to enhance production efficiency and batik quality. Additionally, partners are trained to manage digital marketing through e-marketing, websites, and social media to expand their market reach. Effective digital financial management practices are also emphasized to ensure transparency and business sustainability. On the softskill side, the activities aim to develop creativity in batik design and digital content creation, strengthen communication and teamwork skills, and raise awareness of innovation, efficiency, and sustainability in business management.Various methods were implemented, such as practicing the use of wax-removing machines, training on production technology, and assisting in copyright registration for batik designs with the Bunga Seroja group. For the Al-Qomar Cooperative, activities included training, mentoring, and practicing e-marketing, digital branding, and digital financial management. Evaluations using pre-test and post-test questionnaires showed significant improvements. Mastery of the wax-removing machine increased from 0% to 100%, while the use of e-marketing through the Al-Qomar website rose from 0% to 85%. These results demonstrate the program's success in substantially enhancing the skills of partners to face market challenges and improve their economic conditions sustainably.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN MINUMAN TRADISIONAL POKAK MADU INSTAN UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI Ratih Yuniastri; Moh. Baqir Ainun; Rika Diananing Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19433

Abstract

Abstrak: Potensi hasil kehutanan yang dipadukan dengan hasil pertanian di wilayah Kecamatan Manding Laok Kabupaten Sumenep menjadi peluang usaha Kelompok Tani Hutan (KTH) Baru Muncul di bidang pengolahan hasil yaitu madu dan rimpang. KTH Baru Muncul berdiri sejak tahun 2021 dan mulai berproduksi sejak tahun 2020, produk olahannya berupa minuman tradisional cair pokak madu. Masa simpan yang relatif singkat menjadi keinginan mitra untuk berinovasi menghasilkan produk minuman tradisional pokak madu instan dalam bentuk serbuk. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu keterampilan pengolahan dan peralatan produksi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pelatihan dan pendampingan, terdiri dari pelatihan pengolahan minuman serbuk instan, desain alat pendampingan pengoperasian alat pembuat serbuk , tujuannya untuk meningkatkan keterampilan penerapan teknologi pengolahan mitra dan terciptanya alat produksi. Hasil kegiatan berupa peningkatan keterampilan pengolahan membuat serbuk minuman instan sebesar 87,5% berdasarkan prestest posttest materi yang diberikan kepada peserta pelatihan serta observasi langsung pembuatan serbuk minuman instan. Hasil kegiatan lainnya berupa penambahan alat produksi pembuat serbuk dengan daya rendah, spesifikasi 130x100x65 cm, diameter wajan 60 cm, manghasilkan rendemen serbuk sebesar 78%.Abstract: The potential for forestry products combined with agricultural products in the Manding Laok District, Sumenep Regency,is a business opportunity for the New Emerging Forest Farmers Groups in the field of processing products, namely honey and rhizomes. In production since 2020, the processed product is the traditional liquid drink Pokak Honey. The relatively short shelf life is the partner’s desire to innovate to produce the traditional drink product Pokak instant honey in powder form. The problems faced by partners are processing skills and production equipment. Service activities are carried out using training and mentoring methods, consisting of training on processing instant powdered drinks, equipment design and assistance in operating powder making equipment, the aim is to improve skills in applying partnerprocessing technology and creating production equipment. The results of the activity were an increase in processing skills for making instant drink powder by 85% based on the pretest posttest of the material given to training participants as well as direct observation of making instant drink powder. The results of the other activities include the addition of low power powder making production equipment, specification equipment 130x100x65 cm, pan diameter 60 cm, resulting in a powder yield of 78%. 
MENYOAL PENYIMPANGAN PRINSIP SYARI’AH PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH Syahril, Syahril; Moh. Baqir Ainun; Mohammad Herli
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPRS Bhakti Sumekar is a sharia financial institution achievers, but the sharia financial institution achievers don’t guarantee of full implementation of sharia principles. Some costemers of pembiayaan modal kerja say sharia financial institution practices isn’t much different from conventional practices. And the customers say he doesn’t know for sure the reason of the object do like that. This efent will lead to negative perceptions of the community without knowing the factors causing deviations on the principles of sharia.This research focus is tabungan barokah products because it’s the most sought product on saving’s customers. In addition, research is also done of deposito mudharabah products because it’s the largest source of funding in the object. Researchers also examine of pembiayaan modal kerja products with mudharabah contract because target of this products to UMKM according with the vission and mission of BPRS Bhakti Sumekar Sumenep to empower UMKM in Sumenep. The purpose of this study is (1) to knowing the implementation of sharia principles on BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, and (2) to knowing the factors causing deviations on the principles of sharia on BPRS Bhakti Sumekar Sumenep. The research method used is qualitative with comparative approach. The author will collect data by observation, interview and documentation. Then the author will compare the data obtained with SAK Syari'ah and Fatwa DSN MUI. If the result of comparison is deviations on the principles of sharia, the author will investigate the factors causing deviations on the principles of sharia.The results from this research is show deviations on the principles of sharia in tabungan barokah products, deposito mudharabah products, and pembiayaan modal kerja product with mudharabah contract. The factors causing deviations on the principles of sharia on the object is competition between financial institutions, and factors to avoid losses and ensure the profit to be earned BPRS Bhakti Sumekar Sumenep.
Pendampingan Strategi Pemasaran Produk Inovatif Gula Siwalan Pada Home Industry Di Desa Grujugan Gapura Sumenep Ainun, Moh. Baqir; Ghufrony, Ahmad; Fathorrahman, Fathorrahman; Harmanto, Stevan Ariputra; Pitaloka, Diah Anggreini
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i3.15041

Abstract

Pemasaran merupakan hal penting dalam bisnis. Tanpa pemasaran yang memadai, bisnis akan berhenti beroperasi. Pelaku home industry di desa Grujugan Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep memiliki kegiatan produksi produk inovatif gula siwalan dalam bentuk permen siwalan. Pengembangan produk inovatif gula siwalan merupakan program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Wiraraja tahun 2019. Namun, saat ini produksi produk inovatif gula siwalan hampir tidak pernah dilakukan karena tidak adanya pemesan dan pembelian. Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku home industry permen siwalan untuk dapat menerapkan strategi pemasaran. Hal ini ditujukan agar produksi dan usaha home industry tersebut tetap berjalan, yang pada akhirnya dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Grujugan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa peninjauan awal, sosialisasi, pendampingan, dan monitoring. Hasil dari kegiatan ini yaitu pelaku home industry mampu memahami, menyadari, dan menerapkan strategi pemasaran seperti pengemasan yang menarik, pengembangan jaringan penjualan, promosi dengan media offline (pamflet), dan promosi melalui media sosial.
PENINGKATAN KESADARAN GENERASI MUDA AKAN PENTINGNYA BISNIS DIGITAL DI ERA DIGITAL Wijaya, Nur Qoudri; Ainun, Moh. Baqir; Arfiyanto, Dedy
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i1.2775

Abstract

Pengguna terbesar internet adalah muda-mudi atau generasi melenial. Kaum muda berada pada posisi ambiguitas yang acapkali dijadikan sebagai target pasar yang mendorongnya masuk dalam dimensi konsumsi dan tak jarang dari mereka terkena dampak akses negatif globalisasi, seperti konsumerisme maupun hedonism. Perilaku konsumtif yang terjadi pada remaja disebabkan belum bisa mengontrol kebutuhannya dan terus memenuhi semua keinginannya. Jumlah penggunaan kuota internet yang sangat besar dan kegunaannya hanya untuk bersenang-senang melakukan chatting atau bermain media sosial secara terus menerus menyebabkan remaja cenderung berperilaku konsumtif. Kondisi demikian akan berdampak buruk jika tidak diatasi dengan cara meningkatkan kesadaran generasi muda untuk memanfaatkan internet dengan lebih produktif seperti berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi dan internet atau menjadi technopreneur. Pengabdian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran generasi muda agar memanfaatkan teknologi dan internet sesuai dengan perkembangan dan peluang bisnis saat ini dan masa depan. Program ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda agar menggunakan internet dengan lebih produktif dan mendorong minat menjadi technopreneur. Pengabdian ini menargetkan siswa-siswi SMKN 1 Sumenep. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan forum group discussion (FGD) yang intensif. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan dan kesadaran siswa untuk memanfaatkan teknologi dan internet dengan lebih produktif (Hasil pre-test 57,65 dan post-test 91,87). Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membuka usaha online shop sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti produk kosmetik, buket, dan baju.
Inovasi Alat Produksi dan Pelatihan Penghitungan Harga Pokok Produksi untuk Meningkatkan Pertumbuhan Usaha Pada Usaha Rumahan Kalemben Ibu Raidah di Desa Grujugan Ainun, Moh. Baqir; Liyanto, Liyanto; Wijaya, Nur Qoudri
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3740

Abstract

Usaha rumahan Kalemben Ibu Raidah merupakan usaha turun temurun yang sudah berjalan sejak tahun 1980-an. Ibu Raidah mengelola usaha ini sejak tahun 1993 sampai sekarang (per tahun 2023 selama 25 tahun), namun pertumbuhan usaha sangat lambat dan bahkan cenderung tidak tumbuh. Hal ini disebabkan banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh mitra khususnya pada bidang produksi dan manajemen. Alat produksi yang digunakan mitra sangat sederhana dan kurang tepat, sehingga efektifitas dan efisiensi biaya produksi rendah dan biaya produksi semakin tinggi. Selain itu, dalam bidang manajemen mitra mengalami permasalahan seperti tidak adanya pemisahan asset antara asset pribadi dengan asset usaha, tidak adanya pencatatan keuangan, dan tidak adanya perhitungan harga pokok produksi yang tepat dalam penentuan harga jual. Permasalahan-permasalahan yang kompleks ini pada akhirnya menyebabkan usaha rumahan Kalemben Ibu Raidah tidak tumbuh dengan baik padahal umur usaha sudah lebih dari 25 tahun. Kegiatan PKM ini dilakukan untuk memberikan solusi dari permasalahan mitra. Pertama, tim PKM akan mengusulkan alat produksi baru berupa cetakan khusus yang dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi produksi. Kedua, tim PKM akan mengadakan sosialisasi dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam memisahkan aset pribadi dengan asset usaha, pencatatan keuangan, dan perhitungan harga pokok produksi yang tepat untuk menentukan harga jual yang tepat. Hasil dari pengabdian berupa usulan alat produksi untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi biaya produksi. Selain itu, pengabdian ini juga dapat meningkatkan pengetahuan mitra dalam melakukan penghitungan harga pokok produksi dan menentukan harga jual yang tepat (Hasil pre-test sebesar 20,45 meningkat menjadi 82,68 pada post-test).
Financial Resources And Corporate Performance Melynda Sari, Tyasha Ayu; Sa'diyah, Halimatus; Ainun, Moh. Baqir
SUSTAINABLE Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 No. 1 Mei 2022
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/stb.v2i1.13269

Abstract

Tujuan: Dalam konteks Meningkatnya tingkat persaingan antar perusahaan akan meningkatkan kebutuhan perusahaan akan keunggulan bersaing agar mampu mempertahankan pasarnya. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh sumber daya keuangan terhadap kinerja perusahaan. Desain/metodologi/pendekatan: Berdasarkan sampel 1.637 perusahaan dengan metode purposive sampling yaitu kinerja perusahaan dan keuangan. Penulis menggunakan metode regresi linier berganda yang terdiri dari analisis deskriptif, matriks korelasi pearson dan spearman, uji hipotesis, dengan analisis kuantitatif untuk menyelidiki dampak sumber daya keuangan terhadap kinerja perusahaan. Temuan: penulis menemukan bahwa arus kas bebas dan likuiditas berpengaruh signifikan, sedangkan leverage tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Keterbatasan/implikasi penelitian: Penelitian ini memiliki dua keterbatasan yaitu penulis hanya menggunakan variabel keuangan yang tidak bisa menggambarkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Penelitian di masa mendatang juga dapat menambah variabel tidak hanya berfokus pada data yang bersifat keuangan tetapi menambah variabel yang bersifat non keuangan. Misalkan Good Corporate Governance yang dapat memberikan hasil yang beragam untuk menciptkan kinerja Perusahaan yang dinilai dari nilai pasar, sehingga memberikan Gambaran lebih luas bagi pihak eksternal. Kata kunci: Laporan Tahunan, Keuangan, Kinerja
Pengaruh Popularitas Media Sosial Perusahaan Terhadap Asimetri Informasi pada Perusahaan LQ45 Liyanto, Liyanto; Ainun, Moh. Baqir
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 8 No. 3 (2024): Artikel Research July 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v8i3.2099

Abstract

Information asymmetry can have many negative impacts in the business world, such as moral hazard, monitoring costs, financial ineffectiveness, financial crises, company bankruptcy, and investment decision making errors by investors. Information asymmetry can be reduced by information transfer and communication. In the technological era, this information can be conveyed via digital platforms such as social media. Social media has recently become a company's main concern to support business performance. The important role of social media is not only felt in increasing market share but has been proven to help companies increase company value. The aim of this research is to prove the impact of social media popularity on information asymmetry in LQ45 companies in Indonesia. This research is important to conduct to obtain empirical evidence of the impact of social media popularity on company information asymmetry in Indonesia. So far, studies on the popularity of social media still occur in many developed countries and have not been carried out much in developing countries, including Indonesia. Using a sample of 99 company-years, the data was analyzed using multiple regression analysis. The research results show that company social media (Facebook, Instagram and Twitter) have an effect on information asymmetry, while YouTube has not been proven to have an effect on information asymmetry. This research contributes in several ways. First, this research adds scientific insight into the impact of social media on the business sector. Second, this research can be a reference for stakeholders, especially company managers, to consider managing social media optimally, especially to reduce information asymmetry
Financial Resources and Firm Performance Sari, Tyasha Ayu Melynda; Ainun, Moh. Baqir
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 8 No. 3 (2024): Artikel Research July 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v8i3.2289

Abstract

This research aims to determine the effect of financial resources on company performance. This research uses a sample of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2016-2022. Company resources become an important part of the development the company, especially financial resources which are the main factor in carrying out the company's operational activities. The company's performance becomes benchmark for investors and creditors to assess the company's condition. The company's financial resources in this research come from cash flow, liquidity, and leverage. Cash flow used financial analysis to determine the income and expenses made by the company. Liquidity used to assess the company's ability to meet its obligations. Leverage as company debt used to finance and purchase company assets. The results showed that only free cash flow had significant effect on company performance. This happens because the company's performance is reflected in the higher will increase the amount of profit earned by investors. This shows that the company utilizes ability of the company's internal resources to utilize financial resources to create competitive advantage so that the company's performance can manage its cash flow to finance assets owned by the company. The results of this research support the resource-based theory-based view.