Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN REGULASI DIRI TERHADAP TANGGUNG JAWAB BELAJAR SISWA KELAS IV DI SD GUGUS GATOTKACA Oktaviana Annisa Zahra; Ika Oktavianti; F Shoufika Hilyana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.20692

Abstract

The lack of student responsibility for their learning responsibilities is caused by factors that exist in students, namely the lack of student confidence in the abilities they have and the lack of student ability to regulate or control the emotions that exist in students during learning, especially in science subjects. The purpose of this study was to determine whether there was a positive and significant relationship of student efficacy and self-regulation on the learning responsibilities of grade IV students in science subjects. The method used is a quantitative research method using a correlation approach to analyze the relationship between variables. The data analysis techniques used are descriptive statistics and regression analysis using SPSS software. The sample of this study consisted of 62 students in grade IV of SD Negeri Surjo 01 and SD Negeri Surjo 02. The results of this study include: 1. The relationship between Self-Efficacy and Student Learning Responsibility obtained a result of 0.615 p < 0.001 or 61.5% and was in the positive and significant category, 2. The relationship between Self-Regulation and Student Learning Responsibility obtained a result of 0.623 p < 0.001 or 62.3% and was in the positive and significant category, 3. The relationship between Efficacy and Self-Regulation and Student Learning Responsibility together obtained an R Square Change result of 0.583 or 58.3% and was in the positive and significant category. Thus, these findings show that both self-efficacy and self-regulation or self-efficacy and self-regulation together have a positive and significant relationship in each variable. 
EKSPLORASI KREATIVITAS SISWA DALAM SENI ECOPRINT: ANTUSIASME DAN PEMAHAMAN ECOPRINT TEKNIK POUNDING DI KELAS IV SD NEGERI 2 MANYARGADING M. Khabibun Najib Kurniawan; Nur Fajrie; Ika Oktavianti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23065

Abstract

This study explores the creativity of fourth grade students of SD Negeri 02 Manyargading in ecoprint art with pounding technique. Ecoprint, as a method of dyeing fabric using natural materials, encourages students' exploration and creative expression. Through a qualitative approach, this study observed the learning process, student interviews, and documentation of the work. The results showed that although initially unfamiliar, students were enthusiastic about experimenting and creating unique motifs. Constraints in technique and material selection did not hinder their creativity. Ecoprint has proven to be an effective method to foster creativity and introduce environmentally friendly art in elementary schools.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR zulyana, Nina; Ika Oktavianti; Wawan Shokib Rondli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SDN Ngablak 01. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif naratif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural seperti toleransi, keadilan, dan saling menghargai telah diterapkan dalam aktivitas pembelajaran dan interaksi sosial siswa sehari-hari. Guru dan kepala sekolah berperan aktif dalam menciptakan budaya sekolah yang inklusif melalui strategi pembelajaran dialogis dan partisipatif. Namun, implementasi pendidikan multikultural masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru, minimnya integrasi dalam kurikulum, serta kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dalam aspek pelatihan guru, penyempurnaan kurikulum, dan kolaborasi yang lebih intensif antara sekolah, keluarga, dan komunitas agar pendidikan multikultural dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Penyebab Kesulitan Dalam Belajar Siswa Di Desa Bendanpete Pada Masa Pandemi Covid-19 Handy Kurniawan; Ika Oktavianti; Lovika Ardana Riswari
Jurnal Prasasti Ilmu Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v2i2.7507

Abstract

Kesulitan belajar merupakan ketidakmampuan belajar siswa dalam belajar untuk mencapai prestasi akademik secara optimal yang disebabkan oleh beberapa faktor. Pembelajaran daring adalah bentuk pembelajaran jarak jauh yang memanfaatkan perangkat elektronik berupa gawai atau laptop pada akses internet dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran daring bergantung kepada akses jaringan internet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kesulitan belajar pada siswa di Desa Bendanpete pada masa pandemi Covid-19 dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa di Desa Bendanpete pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Desa Bendanpete Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara. Subjek penelitian ini adalah guru wali kelas dan beberapa siswa kelas V SD yang ada di Desa Bendanpete. Metode pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan hasil wawancara dan observasi, dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar yang dialami oleh siswa pada saat pandemi Covid-19 yaitu sinyal yang tidak stabil dan saat pembelajaran daring siswa kurang dapat memahami materi yang diberikan oleh guru. Faktor penyebab kesulitan belajar siswa yaitu siswa kurang semangat saat belajar, kurangnya perhatian orang tua terhadap siswa, dan teman siswa yang mengganggu saat belajar. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa yaitu dengan mengadakan pertemuan dengan siswa untuk membahas kesulitan yang dialami siswa serta upaya yang dilakukan siswa untuk mengatasi kesulitan belajar yaitu dengan belajar kelompok.
IMPLEMENTASI GERAKAN SUMSEL MANDIRI PANGAN (G-SMP) DI PERKOTAAN: STUDI KASUS DI KECAMATAN SEMATANG BORANG PALEMBANG Zepri Ariadi; Tili Karenina; Ika Oktavianti; Karmelina
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai kendala baik berupa pandemi covid-19, alih fungsi lahan petanian, maupun inflasi telah menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menjaga ketahanan Pangan. Gerakan Sumsel Mandiri Pangan merupakan suatu kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam meningkatkan berbagai dimensi ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi yang tersedia. Relevansi kebijakan ini untuk dilaksanakan di wilayah perkotaan sangat kuat mengingat keterbatasan lahan dan pemanfaatan potensi pekarangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Gerakan ini diimplementasikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan di Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang dan dapat memberi dampak bagi masyarakat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kebijakan yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan kebijakan yang diharapkan. Hasil ini juga memperlihatkan bagaimana faktor komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur organisasi berperan penting dalam keberhasilan implementasi kebijakan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan.