Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agristan

Transmisi Harga Vertikal di Provinsi Jawa Barat (Analisis Data Panel) Januar Arifin Ruslan; Dira Asri Pramita
Jurnal Agristan Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.12 KB) | DOI: 10.37058/ja.v3i1.2908

Abstract

Nilai tukar petani beras yang rendah berkaitan dengan harga yang terbentuk melalui proses transmisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis transmisi harga beras pada jalur pemasaran di Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan merupakan data bulanan dari Januari 2017 sampai Desember 2019 dengan sampel 17 Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Data tersebut dianalisis menggunakan error correction model (ECM). Hasil penelitian menunjukan terjadinya transmisi harga dalam jangka panjang dan pendek antara harga produsen dan konsumen beras dengan kecepatan penyesuaian yang cukup lambat.
KEKUATAN PASAR DALAM PERDAGANGAN BERAS DI KOTA TASIKMALAYA Rudhiana Salam; Januar Arifin Ruslan; Rizki Risanto Bahar; Leny Yuliyani; Dira Asri Pramita; Sawitania Christiany Dwi Utami Boru Situmorang; Dedi Darusman
Jurnal Agristan Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v5i1.6952

Abstract

Inflation occurs in food prices, especially rice, which is related to price formation at final consumer level. Market institution adjust their behavior in the face of the market structure. This study aims to analyze existence of market power in the formation of rice prices at the end -consumer level. The data used is weekly price of rice according to quality during the 2019 - 2022 period in Tasikmalaya City. Data analysis was performed using error correction model. Results of the analysis show that there is market power in four of the six qualities of rice traded in Tasikmalaya City. Price setting at various price qualities traded at the retail level is also necessary as an effort to prevent significant price changes such as price regulation at the producer level. Keywords: rice, behavior, market power
ANALISIS EFISIENSI USAHATANI PADI BERDASARKAN MUSIM DI INDONESIA Leny Yuliyani; Rudhiana Salam; Rizki Risanto Bahar; Tedi Hartoyo; Dira Asri Pramita
Jurnal Agristan Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v5i1.7117

Abstract

Produktivitas padi di Indonesia dalam lima tahun terakhir mengalami penurunan. Hal ini umumnya disebabkan karena faktor iklim dan ketidakmampuan petani dalam menggunakan teknologi secara optimal dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi dari usahatani padi di Indonesia pada musim hujan dan musim kemarau serta mengidentifikasi input produksi yang berpeluang diperbaiki untuk mengatasi inefisiensi. Penelitian ini menggunakan data hasil Survei Struktur Ongkos Usaha Tanaman Padi 2017 yang dilakukan oleh BPS. Metode analisis untuk mengukur tingkat efisiensi menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) berorientasi input dengan asumsi Constant Returns to Scale (CRS). Hasil DEA menunjukan usahatani padi pada musim hujan memiliki tingkat efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi yang tinggi dan dinilai sudah efisien, besarannya secara berturut-turut adalah 97,5%, 93,1%, dan 91%. Sementara pada musim kemarau efisiensi teknis cenderung tidak berbeda, namun efisiensi alokatif dan ekonomi pada musim kemarau lebih rendah daripada musim hujan, yang besarannya berturut-turut adalah 98,9%, 82,7%, dan 81,8. Usahatani padi sawah hibrida pada kedua musim sudah efisien dengan nilai efisiensi sebesar 100%. Perbaikan jumlah input dilakukan pada usahatani padi ladang dan usahatani padi sawah inbrida, terutama pada usahatani padi ladang pada musim kemarau yang efisiensi alokatifnya tergolong kecil yaitu 62,2%.