Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Senam Kegel terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum Ratna Budi Purwaningrum; Ita Herawati
Wellness And Healthy Magazine Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.237422022

Abstract

WHO data in 2017 shows that every day, an average of 830 women die during pregnancy and after childbirth. MMR in Indonesia in 2020 fell to 230/100,000 live births. Maternal mortality during the puerperium was caused by puerperal infection (10.0%), occurred due to lack of care for perineal wounds, bleeding (42%) caused by tearing of the birth canal, remnants of the placenta and uterine antonia, eclampsia (13%) and complications during pregnancy. postpartum (11%). Effective mobilization for postpartum women in accelerating the healing process of perineal wounds is by doing Kegel exercises, including improving blood circulation, updating body posture, improving pelvic/pelvic floor muscles of a woman. Objective of this study is knowing the effect of Kegel exercises on perineal wound healing in post partum mothers. Quasi experiment with posttest only control group design were used in this study. The sample in this study were all post partum mothers in February-March 2022 as many as 20 people (total sampling). The average perineal wound healing in the intervention group was 5.30 and in the control group was 7.80. There is an effect of Kegel exercises on perineal wound healing in post partum mothers at BPM Nunung Nurhikmah Bekasi in 2022 (p value 0.000). There is an effect of Kegel exercises on perineal wound healing in postpartum mothers at BPM Nunung Nurhikmah Bekasi in 2022. Midwives are expected to provide counseling to postpartum mothers to do Kegel exercises so that perineal wound healing can be faster.
PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH Rahayu Khairiah; Ita Herawati; Nova Anggraini
Jurnal Antara Abdimas Kebidanan Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Antara Abdimas Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37063/abdimaskeb.v6i1.896

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak mencukupi dalam waktu yang lama karena pemberian pakan yang tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisi. Anak stunting adalah indikasi kurangnya asupan gizi, baik secara kuantitas maupun kualitas yang tidak terpenuhi. Ketidaktahuan tentang manfaat daun kelor bagi kesehatan, karena kurangnya informasi tentang pengolahan kelor daun menjadi puding bagi guru dan orang tua di TK Aisyiyah 6 Padang Metode: Metode yang digunakan yaitu presentasi, pengenalan daun kelor, peragaan tentang pengolahan daun kelor sebagai pudding, dan pembagian pudding Hasil: Berdasarkan riset dihasilkan bahwa nutrisi daun kelor dapat menambah tinggi badan sebesar 0,342 cm. Selain itu, kandungan vitamin, karbohidrat, zat besi, kalium, kalsium, folat dan protein yang cukup tinggi dapat dijadikan sebagai alternatif makanan tambahan bagi anak Kesimpulan: Hasil yang didapatkan setelah dilakukan penyuluhan adalah terjadi peningkatan pengetahuan guru TK ‘Aisyiyah 6 Padang tentang konsep stunting dan pemanfaatan daun kelor untuk mencegah kejadian stunting dengan pengolahan daun kelor
Efektivitas Pemberian Air Jahe Merah terhadap Ibu Hamil Trimester 1 dengan Emesis Gravidarum Endang Lestari; Nur Anita; Ita Herawati
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 3 (2023): Jurnal Farmasetis: Agustus 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/far.v12i3.1462

Abstract

Emesis gravidarum merupakan gejala yang dialami pada hampir 80% primigravida dan 60% multigravida. Emesis gravidarum yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan penurunan berat badan yang kronis, Intrauterine Growth Restriction (IUGR), bahkan kejadian abortus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian air jahe merah terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarumpada ibu hamil trimester I. Rancangan penelitian One Group Pre-Post Test Design.Waktu penelitian dilakukan pada bulan Mei - Juli 2023 di Wilayah kerja Puskesmas Kibin Serang. Sampel yang digunakan untuk masing-masing intervensi adalah 67 responden dengan tekhnik purposive sampling. Instrument pengukuran emesis gravidarum yang digunakan adalah The Rhodes Index Nausea, Vomiting and Retching (INVR). Analisa bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Perbedaan rata – rata frekuensi emesis gravidarum sebelum dan sesudah intervensi air ekstrak jahe merah sebesar 3.01 dan air kapulaga adalah 2.91. Hasil uji Mann-Whitney dimana pada pair Pretest intervensi dan posttest intervensi pemberian air jahe merah adalah p value sebesar 0,000 < 0,05. Pemberian intervensi air jahe merah efektif menurunkan mual emesis gravidarum signifikan dalam menurunkan frekuensi emesis gravidarum.
Efektivitas Pemberian Air Kapulaga terhadap Ibu Hamil dengan Emesis Gravidarum Siti Khoerunnisa; Nur Anita; Ita Herawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1463

Abstract

Emesis gravidarum merupakan gejala yang dialami pada hampir 80% primigravida dan 60% multigravida. Emesis gravidarum yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan penurunan berat badan yang kronis, Intrauterine Growth Restriction (IUGR), bahkan kejadian abortus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian air jahe merah dan air kapulaga terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarumpada ibu hamil trimester I. Rancangan penelitian One Group Pre-Post Test Design.Waktu penelitian dilakukan pada bulan Mei - Juli 2023 di Wilayah kerja Puskesmas Kibin Serang dan PMB Dede Komalasari Bekasi. Sampel yang digunakan untuk masing-masing intervensi adalah 67 responden. Instrument pengukuran emesis gravidarum yang digunakan adalah The Rhodes Index Nausea, Vomiting and Retching (INVR) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisa bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Perbedaan rata – rata frekuensi emesis gravidarum sebelum dan sesudah air kapulaga adalah 2.91. Hasil uji Mann-Whitney dimana pada pair Pretest intervensi dan posttest intervensi pemberian air kapulaga menunjukan hasil Sig.2-tailed / p value sebesar 0,000 < 0,05.  Pemberian air kapulaga efektif dan signifikan dalam menurunkan frekuensi emesis gravidarum.
Pengaruh Kompres Daun Kubis Terhadap Penyembuhan Pembengkakan Payudara pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Jiput Veny Suci Meilawati; Ita Herawati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i10.9035

Abstract

ABSTRACT Breast swelling is an unpleasant physiological condition characterized by swelling and pain in the breasts that occurs due to an increase in breast milk volume. It is reported that in the last three years (2019-2021) cases of breast swelling in breastfeeding mothers at the Jiput Health Center have increased with an average percentage of cases of 15.11% per year. It is known the effect of cabbage leaf compresses on healing breast swelling in postpartum mothers at the Jiput Health Center Working Area, Pandeglang Regency in 2022. The research method uses quasi-experiments with a pre-posttest two group design. Sample of this study was 30 puerperal mothers who experienced breast swelling with sampling technique uses simple random sampling. Instruments use questionnaires. Bivariate analysis uses the paired t- test and independent t-test.The average breast swelling scale in the intervention group before being given cabbage leaf compresses was 5.20 and after being given cold cabbage leaf compresses decreased to 1.93, while in the control group before being given warm water compresses was 5.13 and after being given warm water compresses decreased to 3.07. The results of statistical tests showed that there was an effect of comparing cabbage leaf compresses with warm water on the healing of breast swelling (p = 0.000). Applying cabbage leaf compresses is more effective at curing breast swelling compared to applying warm water compresses. It is expected in puerperal mothers in dealing with breast swelling problems to carry out herbal complementary therapy actions, one of which is by doing cold cabbage leaf compresses on the breasts. Keywords: Breast Swelling, Cabbage Leaf Compresses, Warm Water Compresses  ABSTRAK Pembengkakan payudara merupakan kondisi fisiologis yang tidak menyenangkan ditandai dengan bengkak dan nyeri pada payudara yang terjadi karena peningkatan volume ASI. Dilaporkan dalam tiga tahun terakhir (2019-2021) kasus pembengkakan payudara di Puskesmas Jiput meningkat dengan rata-rata kasus 15,11% per tahun.Diketahuinya pengaruh kompres daun kubis terhadap penyembuhan pembengkakan payudara pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Jiput Kabupaten Pandeglang tahun 2022.Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment dengan desain two group pre- posttest. Sampel penelitian ini adalah ibu nifas yang mengalami pembengkakan payudara sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Rata-rata skala pembengkakan payudara pada kelompok intervensi sebelum diberikan kompres daun kubis adalah 5,20 dan sesudah diberikan kompres daun kubis dingin menurun menjadi 1,93, sementara pada kelompok kontrol sebelum diberikan kompres air hangat adalah 5,13 dan sesudah diberikan kompres air hangat menurun menjadi 3,07. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh perbandingan kompres daun kubis dengan air hangat terhadap penyembuhan pembengkakan payudara (p = 0,000). Pemberian kompres daun kubis lebih efektif menyembuhkan pembengkakan payudara dibandingkan dengan pemberian kompres air hangat. Diharapkan pada ibu nifas dalam menangani masalah pembengkakan payudara untuk melakukan tindakan terapi komplementer herbal salah satunya dengan melakukan kompres daun kubis dingin pada payudara. Kata Kunci: Pembengkakan Payudara, Kompres Daun Kubis, Kompres Air Hangat
Effectiveness of Education on the Success of Early Breastfeeding Initiation in Women Giving Birth by CS Winda Mutiasyah; Ita Herawati
Asian Journal of Community Services Vol. 2 No. 1 (2023): January, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v2i1.2454

Abstract

Knowing the effectiveness of education on the success of Early Breastfeeding Initiation in maternity mothers with SC. Quasi-experimental design with nonequivalent control group design. The sample in this study was all maternity mothers with SC at YPK Mandiri Hospital in November 2022 were 40 people. Sampling technique, namely accidental sampling. Only a small percentage of control group respondents succeeded in carrying out Early Breastfeeding Initiation, namely 2 people (10 %). Most of the respondents to the intervention group successfully carried out Early Breastfeeding Initiation, namely 18 people (90 %). Education is effective to increase the success of Early Breastfeeding Initiation (Asymp. Sig. (2-tailed) 0.000). Education is effective to increase the success of Early Breastfeeding Initiation. It is hoped that midwives can provide education about Early Breastfeeding Initiation to mothers during pregnancy checkups.
EFFECT OF MINDFULLNESS THERAPY ON THE LEVEL OF ANXIETY OF POSTPARTUM MOTHERS IN MALINGPING INPATIENT HEALTH CENTER YEAR 2022 Adiba Perwirasari; Ita Herawati
International Journal Of Health Science Vol. 3 No. 1 (2023): March : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v3i1.1126

Abstract

Background : Postpartum anxiety is very important to know because of the mother's lack of knowledge at this stage, because it will undergo many changes both emotional (psychologically), physical (physiological) changes and environmental (social) changes experienced by postpartum mothers. Such changes can affect the emotional instability of the mother after childbirth, which is characterized by a deep and sustained feeling of fear or worry. Continued postpartum anxiety negatively affects both mother and baby. The anxiety rate of postpartum mothers is still a high category in various countries such as Pakistan as much as (70%), Hong Kong as much as (54%), Bangladesh as much as (29%) and Portugal as much as (18.2%) %), anxiety levels in Indonesia as much as (28.7 %) (Agustin and Septiyana, 2018). Mindfulness therapy can be used to reduce the level of anxiety towards postpartum mothers, when a person is in a mindfulness situation, the emotional stability of postpartum mothers will be more improved, and the effect is regarding the decrease in anxiety levels (Triyono. H. G, Dwidiyanti, M. & Widyastuti, 2018). According to Oktavia (2018), defining mindfulness therapy aims to help a person in gaining awareness so that there is no reaction to what is happening (good, bad or neutral events / events) and a person is able to overcome his emotions when in a state of depression or frustration and build peace for himself.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Pendidikan Ibu Dalam Teknik Menyusui Dengan Keadaan Puting Susu Lecet di PMB Yenny Susanti, STr. Keb. Fera Gustina; Ita Herawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43353

Abstract

Teknik menyusui merupakan faktor penting yang mempengaruhi produksi ASI. Jika teknik yang digunakan tidak tepat, dapat menyebabkan puting lecet, yang akhirnya membuat ibu enggan menyusui dan bayi menjadi jarang menyusu. Sehingga merugikan baik ibu maupun bayinya. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan memiliki pengaruh signifikan positif terhadap teknik menyusui ibu pada saat putting lecet dengan (p=0,029) dan tingkat pengetahuan senilai (p=0,012). Maka dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan berpengaruh signifikan positif pada tektnik menyusui ibu pada putting lecet.
Pengaruh Riwayat Edukasi Kesehatan Terhadap Sikap, Pengetahuan, dan Kelengkapan Imunisasi Dasar di Wilayah Jawa Barat Ita Herawati; Lathifah Eka Putri; Wardah Ramadhani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50026

Abstract

Imunisasi dasar efektif mencegah penyakit menular pada anak, namun cakupannya di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Bekasi, masih rendah. Rendahnya pengetahuan, sikap orang tua, dan akses layanan menjadi faktor penghambat. Edukasi kesehatan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kelengkapan imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh riwayat edukasi kesehatan terhadap sikap, pengetahuan, dan kelengkapan imunisasi anak usia 0–18 bulan, serta mendeskripsikan distribusi tiap variabel pada orang tua balita pada Posyandu di wilayah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan metode kohort untuk mengkaji pengaruh edukasi kesehatan terhadap sikap, pengetahuan, dan kelengkapan imunisasi. Sampel diambil secara purposive dari orang tua dengan anak balita di atas 18 bulan yang terdaftar di Posyandu Melati 9 Cikarang Barat dan Posyandu Lavender, Babelan, Kabupaten Bekasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat edukasi kesehatan tentang imunisasi dasar berpengaruh signifikan terhadap sikap (p = 0,000), pengetahuan (p = 0,000), dan kelengkapan imunisasi wajib anak usia 0–18 bulan (p = 0,000) pada orang tua balita di Posyandu Melati 9 Cikarang Barat dan Posyandu Lavender, Babelan, Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap sikap, pengetahuan, dan kelengkapan imunisasi wajib anak usia 0–18 bulan. Edukasi efektif dalam membentuk sikap positif, meningkatkan pengetahuan, dan mendorong kepatuhan orang tua melengkapi imunisasi, sehingga penting dijadikan strategi promotif sejak masa hamil untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar pada bayi dan balita.
Effect of Consuming Papaya Leaves, Almond Milk, Green Beans, Moringa Leaves, Ajwa Dates, Soy Milk, and Fennel Leaves on Breast Milk Production in Postpartum Mothers Ita Herawati; Lita Lutfiah; Nur’aini Djulkiyyah Rahmawati; Christine Natalia; Firnia Santi; Dede Maemunah; Ise Susanti; Rita Kurni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.8967

Abstract

Exclusive breastfeeding rates are often low due to suboptimal breast milk production, which impedes infants' nutritional needs. This issue is frequently attributed to poor maternal nutrition, unbalanced diets, and irregular food consumption. Breast milk production relies on hormonal changes, notably the dominance of prolactin over progesterone and estrogen during childbirth. To address this, a study was conducted to evaluate the impact of specific foods boiled papaya leaves, almond milk, green beans, moringa leaves, ajwa dates, soy milk, and fennel leaves—on breast milk production. Employing a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach, the study involved 56 postpartum mothers whose milk production was substandard. These participants were selected in March 2023 using purposive non-probability sampling. A paired t-test was performed for bivariate analysis. Results indicated a significant improvement in milk production, with a p-value of 0.000, demonstrating that the consumption of these foods positively affects lactation. Consequently, it is recommended that breastfeeding mothers incorporate these foods into their diet to enhance milk production and support exclusive breastfeeding. Regular consumption of these specific foods can help meet infants' nutritional needs more effectively.