Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Usaha Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa Madrasah Tsanawiyah Melalui Studi Kasus dan Refleksi Pembelajaran Melati, Melati; Ulfiati, Lilik; Mardiah, Radiatan; Anastasia, Indri; Safitri, Nyimas Triyana
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Mei 2025
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v5i2.38133

Abstract

Kemandirian belajar merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan belajar karena karakter pelajar mandiri yang mencakup inisiatif, tanggung jawab, pemecahan masalah, percaya diri, dan kontrol diri, berperan penting dalam proses pencapaian keberhasilan tersebut. Namun, berdasarkan hasil identifikasi masalah, guru mengatakan siswa Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Kota Jambi masih memiliki motivasi belajar yang belum tinggi karena latar siswa yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah dan juga berasal dari anak-anak panti asuhan, dimana hal ini berdampak pada realisasi kemandirian belajar mereka. Maka, tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya kemandirian belajar. Tahapan pelaksanaan pengabdian adalah pemberian pelatihan dalam bentuk ceramah, mengerjakan studi kasus, pemberian umpan balik, dan diakhiri dengan melakukan refleksi pembelajaran. Pada sesi ceramah dan diskusi, siswa diberikan materi mengenai mandiri belajar sebagai upaya untuk menguasai keterampilan ini, diikuti dengan analisis studi kasus tentang kemandirian belajar oleh siswa. Kemudian, dilakukan pemberian umpan balik terhadap pengerjaan studi kasus tersebut dan juga siswa melakukan refleksi terhadap proses belajar mereka selama ini. Dari rangkaian aktifitas ini, siswa berhasil mengerjakan studi kasus mengenai kemandirian belajar dan melakukan refleksi diri terhadap praktek belajar mereka. Diharapkan aktifitas belajar di kelas terus mengintegrasikan kompetensi sikap beserta penilaian yang sesuai agar siswa dapat terlatih secara terus menerus untuk menguasai sikap-sikap belajar yang koheren dan mendukung proses belajar mereka.
English Teachers Vs. Non-English Teachers' Voices On University Students' Intercultural Awareness Skills Melati, Melati; Ulfiati, Lilik; Triyana Safitri, Nyimas
International Journal of Language Teaching and Education Vol. 7 No. 1 (2023): International Journal of Language Teaching and Education
Publisher : Universitas Jambi, Magister Program of English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ijolte.v7i1.20508

Abstract

This paper describes the perspectives of English teachers and non-English teachers in a university setting about students’ Intercultural Communication skills in the context of English as a foreign language (here after, EFL) in Indonesia. This is analyzed through both English and non-English teachers’ viewpoints regarding their perceptions of Intercultural Communication skills of attitudes, knowledge of social groups and their products and practices in one’s own and in one’s interlocutor’s country, interpreting document or event from another culture, acquiring new knowledge of a culture, cultural practices, operating knowledge, attitudes, skills, and evaluating critically on the basis of explicit criteria perspectives, practices, or products in one’s own and other culture. In this study, eight English teachers and six non-English teachers in a university, Indonesia were involved. From the Focus Group Discussion, this study proved that Intercultural Communication is essential competences in learning English, both from English and non-English teachers viewpoints. The present study is expected to provide comprehensive analysis of what activities or experiences of teaching Intercultural Awareness in EFL environment can be achieved by the students.
Feedback on Reading and Writing: Exploring Students’ Experience and Preferences Mardiah, Radiatan; Melati; Ulfiati, Lilik; Safitri, Nyimas Triyana
JOALL (Journal of Applied Linguistics and Literature) Vol. 10 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joall.v10i2.38471

Abstract

Feedback plays a crucial role in achieving learning objectives. This study explores students’ experience and preferences in feedback provision and its implications on reading and writing instruction. This study applied a qualitative research design with a case study method. The participants were ten fifth-semester students of the 2023/2024 academic year of the English education study program at a public university in Jambi, Indonesia. A focus group discussion with the students was used to explore their experiences and preferences, supported by the data from the learning management system (LMS) of the university. Furthermore, the data were analysed using thematic analysis. The findings revealed that feedback was provided by lecturers and peers, both in online and offline modes. The peers provided more informal feedback, and lecturers provided more detailed and natural feedback on the students’ reading and writing exercises. While students appreciated peer feedback, they also felt uncertain when they received feedback from peers. In addition, the students preferred face-to-face direct constructive feedback, which can help them increase self-awareness and understand more details. However, being loaded with other teaching tasks and academic activities on campus, lecturers could not fully meet this particular preference.  Thus, as the pedagogical implication, multimodal feedback which is personalized to enable students to feed forward in their own individual learning journeys should be used.
Feedback on Reading and Writing: Exploring Students’ Experience and Preferences Mardiah, Radiatan; Melati; Ulfiati, Lilik; Safitri, Nyimas Triyana
JOALL (Journal of Applied Linguistics and Literature) Vol. 10 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joall.v10i2.38471

Abstract

Feedback plays a crucial role in achieving learning objectives. This study explores students’ experience and preferences in feedback provision and its implications on reading and writing instruction. This study applied a qualitative research design with a case study method. The participants were ten fifth-semester students of the 2023/2024 academic year of the English education study program at a public university in Jambi, Indonesia. A focus group discussion with the students was used to explore their experiences and preferences, supported by the data from the learning management system (LMS) of the university. Furthermore, the data were analysed using thematic analysis. The findings revealed that feedback was provided by lecturers and peers, both in online and offline modes. The peers provided more informal feedback, and lecturers provided more detailed and natural feedback on the students’ reading and writing exercises. While students appreciated peer feedback, they also felt uncertain when they received feedback from peers. In addition, the students preferred face-to-face direct constructive feedback, which can help them increase self-awareness and understand more details. However, being loaded with other teaching tasks and academic activities on campus, lecturers could not fully meet this particular preference.  Thus, as the pedagogical implication, multimodal feedback which is personalized to enable students to feed forward in their own individual learning journeys should be used.
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Terintegrasi Kearifan Lokal Bagi Guru SMP Kota Jambi Safitri, Nyimas Triyana; Tersta, Friscilla Wulan; Melati, Melati; Mayasari, Mayasari; Kurniawan, Dedi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.545

Abstract

Salah satu penggunaan teknologi dalam pembelajaran adalah sebagai media pembelajaran, seperti Augmented Reality (AR) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Realitas tertambah, merupakan aplikasi yang mengintegrasikan objek virtual 3D / Three Dimensions ke dalam sebuah lingkungan nyata. Penggunaan aplikasi tersebut mempermudah proses pembelajaran serta mampu meningkatkan keterampilan guru dalam transformasi digital pendidikan. Bertolak dari berbagai permasalahan yang dihadapi para guru dalam pembelajaran, salah satu kecenderungan bahwa belajar siswa terlihat biasa biasa saja atau bahkan menurun. Hal itu tergambar di salah satu sekolah menengah pertama yaitu SMP N 4 Kota Jambi. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan salah seorang guru, mengatakan bahwasanya guru membutuhkan banyak pelatihan penggunaan aplikasi yang dapat dimanfaatkan dan dipergunakan guru di dalam pembelajaran agar siswa menjadi lebih termotivasi dalam belajar. Jika ditelaah dari sisi usia, rata rata usia guru (umur 25-44 tahun) pada sekolah tersebut adalah usia yang paling dekat dengan komposisi pengguna teknologi / internet terbesar. Sehingga dapat di interpretasikan bahwa hampir separuh dari total guru disekolah tersebut adalah pengguna internet aktif. Hal ini tentunya membuka peluang besar untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dalam pembelajaran. Untuk itu Kegiatan PMM ini merupakan wadah yang sangat tepat untuk memberikan pelatihan dalam mengaktualisasikan kebutuhan guru dalam peningkatan kualitas pembelajaran melalui teknologi yang diintergrasikan dalam konten pembelajaran berbasis kearifan lokal. Pelatihan ini memberikan refererensi baru dalam dunia pendidikan, diharpkan selanjutnyan guru mampu beradaptasi serta mentransformasikan diri mereka baik dari sisi pengajaran ataupun penggunaan media pendukung pengajaran dari yang bersifat konvensionalisasi menuju digitalisasi.
Penguatan Pemahaman Guru Sekolah Menengah Kota Jambi Tentang Konsep dan Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Model Kegiatan Pengabdian Berbasis Hasil Penelitian Dosen dan Mahasiswa FKIP Universitas Jambi Safitri, Nyimas Triyana; Melati, Melati; Anastasia, Indri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1949

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru Sekolah Menengah di Kota Jambi dalam menerapkan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan yang melibatkan dosen dan mahasiswa serta guru Bahasa Inggris SMP yang tergabung dalam Forum MGPM Kota Jambi. Selain memperoleh pelatihan dan penyuluhan mengenai konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka, para guru juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dalam bentuk sharing session untuk membuka lebih luas diskusi bertanya, menanggapi serta berpendapat mengenai praktik pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka oleh masing masing guru. Lebih lanjut, kegiatan Pengabdian ini diharapkan mampu menjawab tantangan atau permasalahan guru Sekolah Menengah di Kota Jambi mengenai Kurikulum Merdeka dan penerapannya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. mengoptimalkan pemahaman, keterampilan serta kesiapan guru terhadap kurikulum merdeka sebagai platform MBKM. Secara institusi, kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mengakselarasi pencapaain IKU Universitas serta penguatan kapasitas institusi dan optimalisasi SDM serta dapat mendukung percepatan capaian kinerja institusi sampai pada level Program Studi.
Penguatan Pemahaman Guru Sekolah Menengah Kota Jambi Tentang Konsep dan Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Model Kegiatan Pengabdian Berbasis Hasil Penelitian Dosen dan Mahasiswa FKIP Universitas Jambi Safitri, Nyimas Triyana; Melati, Melati; Anastasia, Indri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1949

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru Sekolah Menengah di Kota Jambi dalam menerapkan Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan yang melibatkan dosen dan mahasiswa serta guru Bahasa Inggris SMP yang tergabung dalam Forum MGPM Kota Jambi. Selain memperoleh pelatihan dan penyuluhan mengenai konsep dan implementasi Kurikulum Merdeka, para guru juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dalam bentuk sharing session untuk membuka lebih luas diskusi bertanya, menanggapi serta berpendapat mengenai praktik pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka oleh masing masing guru. Lebih lanjut, kegiatan Pengabdian ini diharapkan mampu menjawab tantangan atau permasalahan guru Sekolah Menengah di Kota Jambi mengenai Kurikulum Merdeka dan penerapannya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. mengoptimalkan pemahaman, keterampilan serta kesiapan guru terhadap kurikulum merdeka sebagai platform MBKM. Secara institusi, kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mengakselarasi pencapaain IKU Universitas serta penguatan kapasitas institusi dan optimalisasi SDM serta dapat mendukung percepatan capaian kinerja institusi sampai pada level Program Studi.
Note-taking untuk melatih keterampilan belajar siswa sekolah Madrasah Aliyah Melati, Melati; Mardiah, Radiatan; Safitri, Nyimas Triyana; Arif, Nely; Ulfiati, Lilik
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6992

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melatih siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Swasta Al-Mahdaliyah Kota Jambi dalam melakukan note-taking secara konvensional dan digital. Note- taking konvensional berarti mencatat menggunakan kertas dan pena, sedangkan note-taking digital adalah mencatat dengan menggunakan aplikasi pada gawai. Dengan memberikan pelatihan keterampilan note-taking yang efektif diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan mencatat untuk meningkatkan kinerja akademik mereka, tidak mudah lupa pada pelajaran, dan mengembangkan critical thinking (karena bisa menganalisis informasi dan mengaplikasikannya dalam buku catatan). Selain itu, siswa bisa berlatih mengembangkan teknik note-taking mereka sendiri agar menjadi lebih efektif. Metode yang diberikan dalam kegiatan PkM adalah pelatihan, modelling, dan tindak lanjut berupa pengimplementasian note-taking dalam pembelajaran. Kemudian, angket refleksi kegiatan diisi siswa setelah pemberian materi dan praktik. Hasil analisis kualitatif pada data angket tersebut menunjukkan bahwa siswa memilik persepsi yang positif terhadap materi pelatihan note-taking dan mulai mengenal teknik note-taking secara digital. Mayoritas siswa mengatakan akan menggunakan teknik yang diajarkan untuk membuat catatan dalam pembelajaran yang mereka lakukan.
An Email to my teacher : Digital literacy activities for building students’ self-confidence: Digital literacy activities for building students’ self-confidence Mardiah, Radiatan; Melati, Melati
International Journal of English Language and Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2025): International Journal of English Language and Pedagogy (IJELP)
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ijelp.v3i2.12679

Abstract

Digital literacy skills help students to make the most of the opportunities and face the challenges that digital technologies and online environments provide. However, some students find the digital literacy skills, particularly writing and receiving emails challenging because of their lack of confidence and experience. This study describes learning activities providing students with the opportunity to engage with the academic community to promote email communication and raise their self-confidence. The participants of this qualitative study were non-English education department students who enrolled in English course in a public university in Jambi, Indonesia. The data were the students’ email collected through the use of university learning management system and their reflection collected through classroom discussion. Learning activities which involve students in real experience of writing and receiving email communication were applied. Interpreted qualitatively, the data show that all participants are able to write an email in English to their self-selected teacher in their academic community and received the response from the teacher. The result indicates that the activities enhance the students’ confidence in writing English email although there are still some mistakes in the technical part of their writing. Real world practice of the digital literacy skills is strongly suggested.