Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FABRIKASI BRIKET BERBASIS CANGKANG DAN PELEPAH KELAPA SAWIT Muh Andry; Jasruddim Jasruddin; Sulistiawaty Sulistiawaty
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 20, No 1 (2024): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v20i1.53642

Abstract

Biobriket cangkang dan pelepah kelapa sawit merupakan salah satu energi alternatif untuk menanggulangi krisis energi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh komposisi bahan dasar briket cangkang dan pelepah kelapa sawit terhadap kualitas briket yang difabrikasi. Fabrikasi briket dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga variasi campuran yaitu 700g CKS + 300g PKS, 600g CKS + 400g PKS, dan 500g CKS + 500g PKS. Pengujian dilakukan untuk mengetahui lama waktu pemakaian dan nilai kalor dari briket, dari tiga variasi campuran  didapatkan waktu pembakaran terlama mencapai 150 menit dengan lama waktu penyalaan awal, yaitu   2 menit. Hal ini dapat dipengaruhi oleh kerapatan dan kandungan air pada briket. Nilai kalor juga mempengaruhi kualitas dari briket. Berdasarkan Hasil analisis nilai kalor, diketahui briket yang telah difabrikasi dengan campuran cangkang dan pelepah kelapa sawit berkisar 1,746 kalori hingga 2,521 kalori. Hal ini disebabkan oleh komposisi campurannya dimana, briket dengan campuran cangkang kelapa sawit lebih banyak dari pelepah kelapa sawit memiliki nilai kalori lebih besar.
FABRIKASI BRIKET BERBASIS SEKAM PADI DAN TEMPURUNG KELAPA Riska Nurihwatul Asrah; Jasruddim Jasruddin; Sulistiawaty Sulistiawaty
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 19, No 3 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v19i3.45005

Abstract

Fabrikasi briket berbasis sekam padi dan tempurung kelapa telah dilakukan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh komposisi bahan dasar briket sekam padi dan tempurung kelapa terhadap kualitas briket  yang difabrikasi. Fabrikasi briket dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga variasi campuran yaitu 100g SP + 300g TK, 200g SP + 400g TK, dan 300g SP + 300g TK. Pengujian dilakukan untuk mengetahui lama waktu pemakaian dan nilai kalor dari briket, dari tiga variasi campuran didapatkan waktu pembakaran terlama mencapai 130 menit dengan lama waktu penyalaan awal, yaitu 2 menit. Hal ini dapat dipengaruhi oleh kerapatan dan kandungan air pada briket. Nilai kalor juga mempengaruhi kualitas dari briket. Hasil analisis nilai kalor, diketahui briket yang telah difabrikasi dengan campuran tempurung kelapa dan sekam padi berkisar 1.663 kalori hingga 2.105 kalori. Hal ini disebabkan oleh komposisi campuran, briket dengan campuran tempurung kelapa lebih banyak dari sekam padi memiliki nilai kalori lebih besar.. Kata Kunci : Briket; Sekam padi; Tempurung kelapa
Studi Penumbuhan Grafena pada Temperatur Rendah Menggunakan Metode Hotwire-Plasma Enhanced Chemical Vapor Deposition Jasruddin Jasruddin; Andi Momang Yusuf; Sulistiawaty Sulistiawaty
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 21, No 3 (2024): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v21i3.19279

Abstract

Dalam penelitian ini, telah dilakukan penumbuhan grafena dengan menggunakan metode Hotwire-Plasma Enhanced Chemical Vapor Deposition (HW-PECVD). Metode ini merupakan metode kombinasi antara metode PECVD konvensional dan metode CVD termal dengan menambahkan elemen hot-wire. Plasma dibangkitkan dengan menggunakan frekuensi radio pada spektrum Very High Frequency (VHF) sebesar 70 MHz. Sampel grafena ditumbuhkan di atas substrat kaca SiO2 yang telah dilapisi lapisan katalis nikel dengan temperatur penumbuhan 300°C. Grafena yang dihasilkan dianalisis dengan menggunakan spektroskopi Raman. Spektrum Raman sampel menunjukkan bahwa sampel yang dihasilkan telah mengandung struktur grafitik yang ditunjukkan oleh keberadaan pita G yang tajam, disertai dengan pita D yang menunjukkan bahwa sampel tersebut juga mengandung sejumlah cacat pada struktur grafitiknya. Sementara itu, pita 2D yang tampak dalam spektra Raman masih relatif lemah yang memberi indikasi kualitas sampel yang buruk, mengandung banyak cacat, dan berukuran nanokristalin. Walaupun demikian, hasil ini menunjukkan adanya potensi besar untuk dapat menumbuhkan grafena pada temperatur rendah melalui metode HW-PECVD yang digunakan melalui optimasi parameter-parameter penumbuhan lebih lanjut seperti tekanan penumbuhan dan laju alir gas sumber termasuk mengoptimasi ketebalan lapisan katalis nikelnya.