Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Program Penyuluhan Dakwah Komunikasi Visual di MAS Terpadu Tunas Cendikia Cirebon Wirawan Sukarwo; Ahmad Faiz Muntazori; Abu Maskur
Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 6, No 4 (2023): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v6i4.19286

Abstract

Menurunnya jumlah penerimaan siswa baru terus dihadapi oleh MAS Tunas Cendikian yang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang tertua di kawasan Cirebon. Berdasarkan kompetensi yang dimiliki oleh tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat, diselenggarakanlah penyuluhan mengenai dakwah komunikasi visual. Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan melibatkan guru dan siswa untuk memperoleh pemahaman awal mengenai dakwah komunikasi visual. Tujuan dari kegiatan penyuluhan ini adalah untuk membentuk kesadaran mengenai pentingnya penguasaan ilmu desain visual yang bisa digunakan dalam beragam platform digital. Dari kegiatan yang dilaksanakan, diharapkan mitra bisa membentuk tim khusus untuk mengelola konten media sosial dengan desain visual yang baik. Konten dakwah dan informasi yang dikemas secara baik, akan memunculkan atensi dan apresiasi publik secara lebih luas. Hal tersebut nantinya diharapkan berimbas secara positif pada kenaikan jumlah siswa yang mendaftar.
Pembelajaran Tahfidz Alquran pada Anak Usia Dini Maskur, Abu
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 02 (2018): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/3ysk5084

Abstract

This study aims to determine the learning of tahfidz alquran in kindergarten (Roudlotul Qurro) Cirebon. The method used in this research is a qualitative method with case study and observation techniques. The results obtained in this study that learning tahfidz the Koran includes three main activities, namely planning, implementation and assessment. Learning planning is carried out before the school year begins through teacher consultation with the school principal. The learning process includes an initial activity (introduction) which begins with greetings, prayers and repetition of memorization that has been memorized beforehand. Then the core activity, namely the delivery of tahfidz alquran material by the way the teacher reads and students follow and then repeat. And finally the closing activity which was closed with a small evaluation and delivery of material to be studied at the next meeting. The assessment is divided into two categories, namely daily assessment and semester assessment. The assessment method used in learning the Koran tahfidz with the method of Tasmi and Musabaqah.
Penguatan Budaya Literasi di Pesantren Maskur, Abu
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 01 (2019): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/3e872x47

Abstract

Islamic boarding school is the oldest Islamic education institution in Indonesia. The yellow book which is a compulsory curriculum is the root of literacy culture in Islamic boarding schools. The development of technology and information is one of the reasons for the decline in literacy in Indonesian society, including in Islamic boarding schools. Thus, strengthening the literacy culture in Islamic boarding schools needs to be done.
Pelatihan Penerjemahan Al-Qur’an Metode Tarjim bagi Santri Pondok Pesantren Roudlotul Qurro Kota Cirebon Abu Maskur; Nana Suyana; Utsmani Abdul Bari; Kusman, Agus
Darma Cendekia Vol. 4 No. 1 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i1.146

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penerjemahan Al- Qur’an Metode Tarjim bagi santri Pondok Pesantren Roudlotul Qurro. Masalah utama yang dihadapi oleh mitra pengabdian kepada masyarakat (santri) adalah kurangnya pemahaman terhadap makna ayat-ayat yang dihapalkannya, karena santri hanya ditekankan pada proses penghapalan Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah observasi lapangan dan pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah santri memiliki pemahaman tentang teori penerjemahan Al-Qur’an dan mampu mempraktekkannya. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman dan kemampuan santri dalam menerjemahkan Al-Qur’an dapat membantu memperkuat hafalan Al-Qur’an.
Pengaruh Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah terhadap Mutu Pendidikan: Studi Kasus di SDIT Al-Haraki Kota Depok Maskur, Abu
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 01 (2021): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/8xm21e48

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing school-based management (SBM) on the quality of education at SDIT Al-Haraki Depok City. The method used in this research is quantitative, namely the data obtained in the form of numbers and the analysis emphasizes numerical processing with statistics. The approach used in this research is correlational which aims to see the effect of the implementation of school-based management on the quality of education. The results obtained from this study state that there is a positive and close influence between the implementation of school-based management (SBM) on the quality of education at SDIT Al-Haraki Depok City which is indicated by the correlation coefficient value r = 0.464, it can be obtained the determination R2 = 0.215, which means that the implementation of school-based management (SBM) has contributed 21.5% to improving the quality of education at SDIT Al-Haraki.
Pengaruh Kemampuan Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam terhadap Perilaku Keagamaan Siswa Muqit, Ade Abdul; Maskur, Abu
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2022): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/6hgzvg14

Abstract

The teaching ability of teachers is one of the benchmarks for the quality of the learning process, because teachers have a very important role in shaping student behavior, including religious behavior. This study seeks to reveal the effect of PAI teachers' teaching abilities on the religious behavior of students at SD Al-Bayan Islamic School, South Tangerang. This research is a quantitative research with data collection techniques using a questionnaire (questionnaire) distributed to 100 respondents. The results of this study indicate that there is a positive and strong influence between the teaching ability of PAI teachers on the religious behavior of students at SD Al-Bayan Islamic School South Tangerang which is expressed by the equation, = 16,941 + 0.713 X2, meaning that every time there is an increase in the teacher's teaching ability score. PAI, it will be followed by an increase in the religious behavior of students by 0.713. The magnitude of the contribution of the relationship between the teaching ability of PAI teachers and the religious behavior of students is determined by the coefficient of partial determination between the teaching ability of teachers and the religious behavior of students, r2 of 0.598 or 59.8%. This shows that the contribution of the teacher's teaching ability to the improvement of the religious behavior of the students of SD Al-Bayan Islamic School Tangerang is 59.8%.
PELATIHAN PENERJEMAHAN AL-QUR’AN METODE TARJIM BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL QURRO KOTA CIREBON Maskur, Abu; Suyana, Nana; Bari, Utsmani Abdul; Kusman, Agus; Satrio, Ananda Tegar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47028

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penerjemahan Al-Qur’an Metode Tarjim bagi santri Pondok Pesantren Roudlotul Qurro. Masalah utama yang dihadapi oleh mitra pengabdian kepada masyarakat (santri) adalah kurangnya pemahaman terhadap makna ayat-ayat yang dihapalkannya, karena santri hanya ditekankan pada proses penghapalan Al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah observasi lapangan dan pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah santri memiliki pemahaman tentang teori penerjemahan Al-Qur’an dan mampu mempraktekkannya. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman dan kemampuan santri dalam menerjemahkan Al-Qur’an dapat membantu memperkuat hapalan Al-Qur’an.
Deliar Noer: Sebuah Biografi Politik, 1951-1999 Maskur, Abu; Humaidi, Humaidi; Ibrahim, Nurzengky
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v6i1.4655

Abstract

In contemporary Indonesian politics in Islamic thought history, Deliar Noer cannot be passed over. He is a figure in Muslim Student Association (HMI), Masyumi, Academician, and a political figure who is a substantial thinker as well, proved by his academic works. As a political figure, his intellectuality is not only seen in his writings. Nevertheless, he attempted to make it through an established political party named Partai Ummat Islam. This study aims to examine the political role of Deliar Noer in political dynamics in Indonesia from 1951 to 1999. This study implied four stages of historical research methods. Those methods are heuristic, verification, interpretation, and historiography. The results of this study convey that Deliar Noer began his political experience when he took charge as the chief of the Muslim Student Association (HMI). Furthermore, he became a political observer, defended democracy, and established a political party.Dalam perpolitikan Indonesia kontemporer dalam sejarah pemikiran Islam, Deliar Noer tidak bisa dilewatkan begitu saja. Ia adalah tokoh Himpunan Mahasiswa Muslim (HMI), Masyumi, Akademisi, dan tokoh politik yang juga pemikir yang substansial, dibuktikan dengan karya-karya akademisnya. Sebagai seorang tokoh politik, intelektualitasnya tidak hanya terlihat pada tulisan-tulisannya. Meski demikian, ia berusaha melalui partai politik mapan bernama Partai Ummat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran politik Deliar Noer dalam dinamika politik di Indonesia dari tahun 1951-1999. Penelitian ini mengimplikasikan empat tahapan metode penelitian sejarah. Metode-metode tersebut adalah heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menyampaikan bahwa Deliar Noer memulai pengalaman politiknya saat menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Selanjutnya, ia menjadi pengamat politik, membela demokrasi, dan mendirikan partai politik.
Metode Pembelajaran Bahasa Asing Arab di Pondok Pesantren Modern Maskur, Abu; Anto, Puji
El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 1 No 1 (2018): El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STAI Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.485 KB) | DOI: 10.54125/elbanar.v1i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran bahasa asing Arab yang diimplikasikan di dalam Pondok Pesantren Roudlotul Qurro Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik studi kasus dan observasi. Adapun hasil yang diperoleh menyatakan bahwa sama seperti pada pondok-pondok pesantren yang lain, Bahasa Arab juga menjadi materi pembelajaran yang wajib diikuti oleh setiap Pondok Pesantren Roudlotul Qurro Kota Cirebon. Adapun pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Roudlotul Qurro dapat dibagi ke dalam dua bagian, yaitu (1) Pembelajaran Gramatika Bahasa Arab (Nahwu dan Sharaf dan (2) Pembelajaran Muhadatsah Bahasa Arab. Dalam pembelajaran gramatika Bahasa Arab (Nahwu dan Sharaf) di Pondok Pesantren ini diperuntukkan bagi santri yang sudah mengenyam pendidikan di SMP dan SMA karena pada usia ini santri sudah mapan untuk membaca, melafalkan, dan menerjemahkan Bahasa Arab. Selain itu, pada sistem pembelajaran muhadatsah (percakapan) dalam Bahasa Arab dilaksanakan dengan memberlakukan lingkungan berbahasa Arab dan hari berbahasa Arab. Setiap santri wajib berbahasa Arab pada lingkungan dan hari berbahasa Arab yang telah ditentukan sehingga santri yang kedapatan tidak menggunakan Bahasa Arab maka akan dikenakan sanksi yang berlaku.
Metodologi Tafsir Ulama Nusantara di Tanah Pasundan (Telaah Atas Kitab Tafsir Rawdhat Al-‘Irfân dan Malja’ At-Thâlibîn Karya KH. Ahmad Sanusi) Kuswandi, Dedi; Abu Maskur
Jurnal test Vol 1 No 1 (2022): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.857 KB) | DOI: 10.58363/alfahmu.v1i1.6

Abstract

This paper discusses the methodology used by K.H. Ahmad Sanusi (1888-1950) in his interpretation of Rawdhat al-'Irfân and Malja' at-Thâlibîn and his answer to the Islamic religious polemic in Priangan in the 1930s. The book of interpretations of Rawdhat al-'Irfân and Malja' at-Thâlibîn is an interpretation of the Qur'an in Sundanese with pegon script. Ahmad Sanusi gives a characteristic Sundanese style in his interpretation as well as his critical response to the ideological competition between modernist and traditional Islam. His position has never been separated from the ranks of the Sunni Islamic tradition which tends to be more flexible in understanding the local traditions of the archipelago. This paper uses the method of analytical description of two books of interpretation by scholars of the archipelago so that it is hoped that this writing can give fresh air and introduce interpretations in Sundanese Tatar with Pegon script. It is concluded that the methodology of the two books of commentary Rawdhat al-'Irfân and Malja' at-Thâlibîn has differences, including (1) Tafsir Rawdhat al-'Irfân uses bi ra'yi interpretation which is based on the ijtihad mufassirnya and makes reason as the main way in interpreting the Qur'an while Tafsir Malja' at-Thâlibîn uses the interpretation of bi matsur (tafsir History) although in some places it does not prevent Sanusi from connecting his interpretation with the socio-religious background of his time; (2) in terms of method, the book of Tafsir Rawdhat al-'Irfân uses the ijmali method which tends to be presented globally, while the interpretation of Malja' at-Thâlibîn uses the tahlili method; (3) in terms of style, the interpretation of Rawdhat al-'Irfân places more emphasis on fiqh, while the interpretation of Malja' at-Thâlibîn tends to be more inclined to the teachings of the Sunnah Wal Jama'ah scholars, both in terms of Fiqh, theology and Sufism.