Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMANFAATAN TEKNOLOGI QR MONEY DALAM MENINGKATKAN TATA KELOLA USAHA DI BUMDES BINA BERSAMA Rio Priantama; Tito Sugiharto; Yulyanto
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 3 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 3 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/apts.v6i3.7020

Abstract

BUMDes as a supporter of village economic resilience has been rolled out and regulated in various laws and regulations, such as Regulation of the Minister of Villages, Development of Disadvantaged Regions, and Transmigration of the Republic of Indonesia No. 4 of 2015 concerning Establishment, Management and Management, and dissolution of Village-Owned Enterprises and as well as No. 22 of 2015 2016 concerning Priority Setting for the Use of Village Funds for 2017. BUMDes Bina Bersama Desa Bojongnegara has problems one of which is accountability for the management of BUMDes funds. Discrepancies between reports and activity implementation, disbursement of funds that are not supported by evidence, and verification of reports that are not carried out every month, are indications that accountability has not been going well. One alternative solution as an effort to overcome this problem is to utilize QR Money technology in business management at BUMDes Bina Bersama, Bojongnegara Village, Ciledug District, Cirebon Regency. This community service aims to provide an understanding of the use of information technology, especially QR Money as a financial management mechanism for various sources of income. This service activity in the form of mentoring and training obtained measurable results and benefits in the form of the level of understanding of BUMDES administrators and the community about BUMDES Governance Indicators after utilizing QR Money technology in maximizing financial governance and sources of income.
Implementasi Augmented Reality Pada Materi Pembelajaran Fotosintesis Menggunakan Metode Kirsch Untuk Deteksi Marker Ferdiansyah, Vidy; Tito Sugiharto; Rio Priantama
Buffer Informatika Vol. 10 No. 1 (2024): Buffer Informatika
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Computer Science, University of Kuningan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran adalah proses interaksi antara guru dan peserta didik untuk suatu tujuan tertentu dalam suatu lingkungan belajar, sedangkan media pembelajaran adalah suatu bahan ajar yang digunakan oleh guru dengan peserta didik dalam melakukan proses pembelajaran. Namun dalam pembelajaran siswa kurang memahami materi yang disampaikan karena metode pembelajaran yang ada hanya terpaku pada buku yang membuat siswa cenderung bosan dan kurangnya pemahaman dalam materi yang disampaikan, dan media yang digunakan tidak memberikan gambaran secara langsung seperti visualisasi proses fotosintesis sehingga membuat rendahnya minat dan hasil belajar siswa, maka dibutuhkan adanya suatu inovasi yang memungkinkan pembelajaran fotosintesis ini lebih menarik dan mudah dipahami secara visual dan interaktif. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk membangun aplikasi atau sistem pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami dengan teknologi Augmented Reality untuk visualisasi fotosintesis dengan mengimplementasikan metode kirsch untuk deteksi marker. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode IMSDD (Interactive Multimedia System Design and Development Cycle) dan perancangan menggunakan UML (Unified Modelling Language). Berdasarkan hasil UAT (User Acceptance Test) bahwa Aplikasi Augmented Reality Pada Materi Pembelajaran Fotosintesis Menggunakan Metode Kirsch Untuk Deteksi Marker dapat diterima oleh user (pengguna) siswa kelas IX dengan mendapatkan nilai presentasi secara keseluruhan sebesar 88,86%.
Rancang Bangun IoT Sebagai Solusi Inovatif Revitalisasi Sampah Organik Di Desa Puncak Rio Priantama; Cahyandi; Alwin Maulana; Muhammad Rangga Dwi Saputra; Fitri Aulia
Buffer Informatika Vol. 10 No. 2 (2024): Buffer Informatika Volume 2 Oktober 2024
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Computer Science, University of Kuningan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Puncak Kecamatan Cigugur merupakan salah satu Desa di Kabupaten Kuningan dengan total penduduk 4.218 jiwa, terdiri dari 2.175 laki-laki dan 2.043 perempuan. Desa ini memiliki potensi besar dalam bidang pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly), terutama dari aktivitas seorang warga setempat yang aktif dalam budidaya ini dan berpotensi menjadi teladan bagi masyarakat desa lainnya untuk mengadopsi praktik ramah lingkungan. Namun skala budidaya maggot tersebut belum mampu mengelola seluruh sampah organik yang dihasilkan desa. Selain itu, belum adanya pemilahan sampah organik dan non-organik, serta tantangan lingkungan seperti suhu dan kelembapan lingkungan pembudidayaan. Menyikapi kondisi ini, melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (PPK ORMAWA HIMA-TI), akan dilaksanakan sosialisasi pemilahan sampah serta penerapan teknologi IoT budidaya maggot melaui program Smart Farming. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi maggot dan meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah organik di Desa Puncak. Diharapkan program ini tidak hanya menyelesaikan masalah pengelolaan sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam praktik ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Implementasi Algoritma LCM (Linear Congruent Method) Pada Game Edukasi Pembelajaran Tajwid Berbasis Android Azahra, Nur Anisa; Krisdiawan, Rio Andriyat; Priantama, Rio
Journal of Animation and Games Studies Vol 11, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jags.v11i2.12805

Abstract

The field of Tajwid entails understanding the principles and methods for correctly reciting Quranic verses, focusing on precise pronunciation and articulation of each letter from its designated origin. However, Tajwid instruction at Madrasah Raudhatul Jannah continues to rely on traditional teaching methods like lectures and board writing, potentially leading to a mundane learning atmosphere and reduced student engagement. To address this, an educational game has been developed to offer interactive learning experiences, including multiple-choice quizzes and Tajwid-themed puzzles. This research seeks to create an Android-based educational Tajwid learning game using the Linear Congruent Method algorithm. The development process follows the Game Development Life Cycle approach, incorporating Unified Modeling Language for design. The resulting game application serves both as an educational tool and an entertaining platform for students. According to the User Acceptance Test (UAT), the Android-based Educational Tajwid Learning Game Application attained an 84.8% satisfaction rate, indicating its promise as a novel learning resource.
Implementasi Augmented Reality Untuk Pembelajaran Siklus Air Menggunakan Metode Kirsch Yanto, Riki; Sugiharto, Tito; Priantama, Rio
Buffer Informatika Vol. 10 No. 1 (2024): Buffer Informatika
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Computer Science, University of Kuningan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar adalah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang agar memiliki kompetensi berupa keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Belajar juga dapat dipandang sebagai sebuah proses perubahan tingkah laku atau penampilan, dengan serangkaian kegiatan misalnya dengan membaca, mengamati, mendengarkan dan meniru. Namun dalam pembelajaran khususnya tentang siklus air terdapat kendala yaitu siswa kesulitan dalam memahami materi pelajaran yang disampaikan karena kurangnya visualisasi yang jelas. Media pembelajaran yang hanya dilakukan melalui buku, tidak mampu menujukan perubahan kondisi secara real-timeterhadap proses siklus air yang melibatkan proses yang cukup kompleks. Oleh karena itu media pembelajaran yang lebih interaktif dibutuhkan supaya siswa bisa lebih mudah untuk memahami materi pelajaran khususnya tentang proses siklus air. Salah satu media pembelajaran interaktif yang cocok untuk masalah ini adalah dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality dan menggunakan metodekirsch untuk membantu mendeteksi marker.Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode RUP(Rational Unified Process) dan perancangan menggunakan UML (Unified Modelling Language). Berdasarkan hasil UAT bahwa Aplikasi Augmented RealityPada Pembelaharan Siklus Air menggunakan metode kirsch dapat digunakan sebagai media untuk membantu belajar siswa kelas v dengan nilai persentase sebesar 87%.
Rancang Bangun Aplikasi Monitoring Kegiatan MBKM & Prestasi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Lempel ZIV Welch (LZW) untuk Kompresi Citra Digital Novantara, Panji; Sugiharto, Tito; Priantama, Rio
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i1.16806

Abstract

The MBKM (Merdeka Learning Kampus Merdeka) activity is part of the Merdeka Learning policy which allows students and lecturers to carry out various activities outside the campus. This study aims to design an application for monitoring MBKM activities and student achievement at the Faculty of Computer Science, University of Kuningan. The application development model used in this study is a prototyping model with stages: needs analysis, building prototyping, evaluating prototyping, system coding and using the system. In the process of storing evidence of MBKM activity documentation such as MBKM photos & certificates of achievement & MBKM, an image compression technique is needed to streamline data storage and transmission which saves bandwidth and storage, image file compression techniques are applied using the LZW algorithm (Lempel Ziv Welch) so that data file storage is more efficient. efficiently without reducing image quality. The results of this study are an application for monitoring MBKM activities and student and lecturer achievements that aim to document & evaluate MBKM activities & achievements at the Faculty of Computer Science, University of Kuningan, making it easier to report MBKM activities and lecturer & student achievements.
Penguatan Kapasitas Pengelolaan Informasi Pegiat Desa dan Tata Kelola Sistem Informasi di Jalaksana Kabupaten Kuningan Yulyanto; Rio Andriyat Krisdiawan; Rio Priantama
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i1.35

Abstract

Workshop yang kami lakukan bersama ini adalah workshop pelatihan yang bertujuan untuk membantu perangkat desa di Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan untuk meningkatkan kinerja dan pengetahuan serta keterampilan dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi. File sharing tersedia di desa secara online sehingga dokumen dan arsip pengurus desa, kecamatan dan kabupaten khususnya masyarakat dan lembaga pemberdayaan desa dapat bekerja lebih baik lagi. Selain itu, diharapkan dengan adanya workshop ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan website, sehingga website desa yang digunakan dapat menjadi lebih menarik dan mempromosikan potensi desa ke seluruh dunia, dan juga diharapkan setelah pelatihan ini semua Desa dapat mengembangkan dengan menggunakan teknologi yang ada di desa. Agar website desa dapat digunakan sebagai sarana pelaporan kemajuan dan hasil pembangunan desa berbasis web. Berperan sebagai alat komunikasi dan transmisi informasi kepada masyarakat, sumber informasi dan pengetahuan yang lengkap tentang desa dan alat untuk menyimpan informasi desa yang penting, panduan untuk perencanaan pembangunan desa, dan juga dapat berfungsi sebagai pengawasan administrasi. administrasi di desa.
A Mixed-Methods Design for Analyzing Telemedicine Adoption: An Information Systems Approach Integrating TAM–ISS, Digital Literacy, and Usability Yusuf, Fahmi; Yulyanto, Yulyanto; Priantama, Rio
Journal of Applied Data Sciences Vol 7, No 1: January 2026
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v7i1.1084

Abstract

This research employs a mixed-methods design to analyze telemedicine adoption in rural Indonesia by integrating the Technology Acceptance Model (TAM) and the Information System Success Model (ISS), extended with digital literacy and usability. A quantitative survey of 314 respondents was complemented by in-depth interviews with 50 participants and demographic analysis using chi-square and logistic regression. The quantitative findings reveal that the primary adoption construct is Usability → Perceived Ease of Use (PEOU) → Perceived Usefulness (PU) → Intention to Use (ITU) → Net Benefit (NB). Perceived usefulness emerged as the strongest predictor of both satisfaction and intention. Information Quality significantly influenced satisfaction, whereas System Quality did not, indicating that clear medical information outweighs technical system performance in shaping satisfaction. Similarly, usability directly did not affect PU but indirectly through PEOU, and digital literacy influenced PU but not PEOU. Demographic analysis confirmed that occupation was significant—students and healthcare workers acted as early adopters—while age and prior training were not, suggesting that adoption transcends generational boundaries due to the widespread penetration of the JKN Mobile platform. Qualitative insights enriched these findings by highlighting key barriers and enablers such as inconsistent interfaces, infrastructure limitations, privacy concerns, community-based socialization, and expectations for adaptive features like AI diagnostics and pharmacy integration. Overall, the research confirms that telemedicine adoption in rural Indonesia is shaped by the synergy of usability, digital literacy, information quality, and social context rather than by training or demographic variables alone.
Pemberdayaan dan Penerapan Teknologi Pengenalan Emosi Anak Autisme Berbasis Deep Learning di SLBN Taruna Mandiri Kuningan Sugiharto, Tito; Priantama, Rio; Lesmana, Iwan; Cahyawiguna, Bagas; Apriah, Lilis; Yusuf, Muhamad Faizal
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23418

Abstract

Anak dengan spektrum autisme seringkali memiliki hambatan dalam mengekspresikan emosi, sehingga guru di SLBN Taruna Mandiri Kuningan kesulitan memberikan respons pembelajaran yang tepat secara real time. Kondisi ini jika dibiarkan dapat menghambat efektivitas transfer materi dan perkembangan psikologis anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru melalui peningkatan literasi digital dalam penerapan teknologi pengenalan emosi berbasis deep learning. Bahan yang digunakan mencakup perangkat lunak deteksi emosi dan modul panduan literasi digital yang dirancang secara inklusif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi berbasis model MobileNetV2, implementasi langsung dalam proses belajar mengajar, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengoperasikan teknologi kecerdasan buatan untuk mengenali emosi siswa (senang, sedih, marah, takut, netral, dan terkejut) secara otomatis melalui kamera dengan tingkat akurasi yang tinggi. Pembahasan menekankan bahwa integrasi teknologi ini mampu mengurangi hambatan komunikasi antara guru dan siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif dan berpusat pada kebutuhan khusus anak. Kesimpulannya, penerapan teknologi deep learning efektif membantu guru dalam memantau kondisi emosional anak autisme secara objektif. Program ini berhasil menjembatani kesenjangan antara teknologi AI dengan kebutuhan pendidikan luar biasa. Disarankan agar pihak sekolah melakukan pembaruan data secara berkala dan memperluas penggunaan aplikasi pada jenjang kelas yang berbeda untuk menjaga akurasi deteksi emosi pada berbagai karakteristik siswa.