Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pengembangan Virtual Tour Wisata Lembah Mbencirang sebagai Media Promosi Online yang Interaktif dan Imersif untuk Upaya Percepatan Pemulihan Pariwisata Okta Putra Setio Ardianto; Thomas Ari Kristianto; Anggra Ayu Rucitra; Caesario Ari Budianto; Arfan Fahmi; Deti Rahmawati
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2365.511 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.130

Abstract

Pengembangan Pariwisata merupakan salah satu cara untuk mewujudkan perputaran ekonomi di suatu daerah. Mojokerto merupakan salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki sejumlah objek wisata. Wisata Lembah Mbencirang merupakan wisata yang masih membutuhkan pengembangan, namun semenjak COVID-19 melanda Indonesia pariwisata ini mengalami penurunan jumlah wisatawan sehingga perputaran ekonomi di kawasan lembah mbencirang menjadi terhambat. Pengembangan media virtual imesif online berupa Virtual Tour untuk Lembah Mbencirang dilakukan dapat dilakukan dengan tiga tahapan besar yaitu observasi, produksi dan pengembangan rancang bangun Virtual Tour untuk membantu upaya promosi Lembah Mbencirang melalui tools promosi yang kekinian berbasis sistem yang interaktif dan imersif serta menjangkau pasar yang lebih luas karena berbasis online. Pada tahap pengembangan diterapkan konsep Community Based Tourism dengan melibatkan BumDES Gajah Mada dan masyarakat Desa Kebontunggul sebagai pihak yang menyuplai materi promosi. Dari kegiatan ini Lembah Mbencirang diharapkan tetap dapat berpromosi dengan delivery yang apik dan menjangkau pasar yang lebih luas lagi selama pandemi COVID19 belum mereda sehingga dapat dikenal serta pada saatnya pariwisata mulai dibuka akan lebih banyak calon pengunjung yang telah mengenal sehingga akan lebih banyak berkunjung ke Lembah Mbencirang.
Memperkuat Peranan BUMDes untuk Mewujudkan Desa Mandiri Melalui Penggunaan Teknologi APOCI (Automatic Pond Circulation) Budidaya Udang Vannamei Muhammad Nurif; Deti Rahmawati; Muhammad Arfan Fahmi; Zainul Muhibbin; Lienggar Rahadiantino
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.542 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.207

Abstract

Luasnya lahan sawah dan tambak di desa siderejo belum mampu memberikan dampak kesejahteraan pangan bagi masyarakat. Desa ini memiliki banyak tanah sawah tambak yang dimanfaatkan oleh penduduk desa untuk melakukan tambak udang, jenis udang yang ditambak adalah udang Vannemei. Namun tingkat produktivitasnya masih tergolong rendah, mengingat luas lahan sawah tambak di Desa Siderejo cukup luas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan mengembangkan teknologi budidaya udang Vannamei melalui peran BUMDes. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan adalah masyarakat sasaran mengalami peningkatan pemahaman dan penggunaan teknologi budidaya udang Vannamei. masyarakat ini maka terjadi peningkatan dan perbaikan kemampuan dan keterampilan penggunaan teknologi APOCI (Automatic Pond Circulation) budidaya udang Vannamei yang dapat mendukung terjadinya peningkatan kegiatan ekonomis dan nilai tambah masyarakat.
Pengembangan Karakter Cinta Lingkungan Sekolah Melalui Eco-School Branding dan Peer Teamworking Mohammad Saifulloh; Wahyuddin; Soedarso; Adi Suryani; Zainul Muhibbin; Tony Hanoraga; Muhammad Nurif; Umi Trisyanti; Deti Rahmawati; Liengar Rahadiantino
Sewagati Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.233 KB)

Abstract

Pengabdian cinta lingkungan lingkungan sekolah ini merupakan pengabdian kedua kali di sekolah MI Walisongo. MI Walisongo adalah sebuah sekolah yang sangat sederhana yang terletak di Desa Sawohan, Buduran, Sidoarjo. Dibalik kesederhaan sekolah tersebut, para guru sangat bersemangat untuk menanamkan nilai nilai islami kepada para siswanya dalam rangka menumbuhkan akhlak yang mulia kepada siswa-siswanya. Pengabdian kami ini bertujuan untuk berpartisipasi dalam pendidikan tersebut melalui penumbuhan karakter cinta lingkungan sekolah. Adapun tujuan pengabdian kami ini adalah agar siswa-siswa MI Walisongo semakin cinta kepada Allah perduli dan sayang terhadap lingkungan mereka, baik itu lingkungan fisik maupun lingkungan sosial mereka. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, program pengabdian ini difokuskan pada pengembangan atau pembuatan eco-school branding sekolah dan taman sekolah yang dikerjakan secara bersama-sama melibatkan semua peserta, baik tim, guru maupun siswa MI Walisongo. Pendidikan cinta lingkungan sekolah ini diharapkan dapat memberi manfaat baik manfaat secara kognisi, afeksi ataupun motorik. Kegiatan pengabdian berjalan lancar dan diikuti dengan penuh semangat oleh semua peserta. Kegiatan ini berlangsung dengan agenda kegiatan yang meliputi: penyambutan, ceramah interaktif, game/permainan, penanaman dan acara santai bersama. Melalui ceramah interaktif, para siswa diberi wawasan tentang pentingnya cinta kepada Allah dan kecintaan tersebut diwujudkan salah satunya dengan menyayangi lingkungan sekolah. Memalui ceramah interaktif, para siswa diajak untuk meneladani karakter mulia Sunan Kalijaga dan Sunan Bonang melalui story telling yang diselingi dengan humor sehari-hari dan yel yel. Memalui acara permainan bersama dengan teman sekolah, para siswa diajak untuk saling kompak dan bekerjasama dengan teman-temannya menghadapi tantangan demi tantangan yang diberikan. Melalui penanaman dan pembuatan taman bersama, para siswa diajak untuk secara langsung menciptakan lingkungan yang asri dan indah, sehingga diharapkan mereka mempunyai rasa memiliki apa yang telah mereka bangun bersama.
Pelatihan Marine Tourism Branding Berbasiskan Kearifan Lokal untuk Pariwisata yang Inklusif di Desa Kabupaten Gresik, Jawa Timur Deti Rahmawati; Soedarso; Adi Suryani; Berto Mulia Wibowo; Akhmad Muklason; Endarko
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.391 KB)

Abstract

Kondisi geo-oseanografis wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan merupakan hal yang membuat Indonesia memiliki begitu banyak potensi sumber daya alam yang melimpah. Indonesia menduduki peringkat pertama negara kepulauan terbesar di dunia dengan garis pantai terpanjang di dunia yakni 54.716 km. Hal tersebut membuat pengembangan garis pantai menjadi salahsatu cara untuk pemanfatan pembangunan yang sesuai dengan geo-oseanografis Indonesia yakni kelautan. Paradigma pembangunan di Indonesia mulai bergeser dari pembangunan yang berorientasi darat menuju pembangunan yang berorientasi laut. Pemanfaatan ruang perairan pesisir dan pulau-pulau kecil harus dapat dikelola untuk kepentingan masyarakat luas. Terlebih marine tourism branding belum banyak di eksplorasi, sehingga pemanfataanya masih dirasa kurang optimal. Gagalnya menciptakan branding pada marine tourism akan berdampak signifikan bagi pemanfataan potensi pengelolaan sumberdaya alam yang ada, untuk itu penciptaan marine tourism branding perlu dipetakan untuk bisa mencapai hasil yang diinginkan. Untuk itu pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menciptakan marine tourism branding WPP Dalegan, dengan bertumpu pada potensi yang ada untuk mencapai kemandirian desa.
Penerapan Mesin Opening dalam Pembuatan Benang dari Serat Daun Nanas di Desa Satak Kabupaten Kediri Soeprijanto Soeprijanto; Eva Oktavia Ningrum; Niniek Fajar Puspita; Afan Hamzah; Deti Rahmawati
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.554

Abstract

Desa Satak Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri yang berada di kaki Gunung Kelud, Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu penghasil buah nanas dan memiliki rumpun tanaman nanas cukup banyak, sebagai salah satu sumber penghasilan utama. Setelah pasca panen, daun nanas sebagian besar dibuang menjadi sampah daun dan tangkai nanas, baru kemudian dikomposkan atau dibakar oleh petani. Selain itu, petani nanas biasanya hanya menimbun dan membakar daun nanas. Ada upaya Tim KKN Abmas TTG berbasis produk untuk mengatasi permasalahan limbah daun nanas tersebut, sehingga apabila diolah lebih lanjut akan meningkatkan nilai ekonomi lebih tinggi dan merupakan hasil samping atau kemungkinan bisa merupakan hasil utama dari petani nanas masyarakat desa Satak. KKN Abmas TTG yang merupakan kegiatan dengan melibatkan mahasiswa ini telah merancang dan membuat mesin opening dan mesin spinning single spindle yang berguna untuk pengolahan limbah daun nanas. Mesin opening digunakan dalam pengolahan serat kasar daun nanas untuk menghasilkan serat yang lebih halus, sedangkan mesin spinning single spindle digunakan untuk menghasilkan produk berupa benang single. Benang halus yang dihasilkan dapat diolah lebih lanjut sebagai bahan baku pembuatan tas dan bahan tekstil. Pelaksanaan kegiatan KKN Abmas telah dilaksankan melalui sosialisasi pengoperasian produk mesin-mesin ke masyarakat yang dihadiri oleh Karang Taruna, Perangkat Desa Satak Kecamatan Puncu, dan staf Balitbangda Kabupaten Kediri.
Perancangan Proses Bisnis Marketing Communication Produk Stroberi dan Olahan Stroberi pada Kelompok Wanita Tani dengan Metode Model-Based and Integrated Process Improvement (MIPI) di Desa Pandanrejo, Kota Batu Malang Deti Rahmawati; Soedarso; Tony Hanoraga; Yuni Setyaningsih; Khairun Nisa
Sewagati Vol 7 No 5 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i5.557

Abstract

Akselerasi keseimbangan pembangunan desa dan kota dapat diwujudkan dengan menciptakan pariwisata di desa. Desa wisata merupakan salah satu cara untuk membangkitkan pariwisata desa. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Wisata Pandanrejo yang memiliki wisata petik stroberi. Dalam upaya pengembangannya terdapat hambatan dan tantangan. Sehingga untuk mendukung terwujudnya desa wisata yang berkelanjutan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya, dibutuhkan kerjasama antar elemen. Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan kelompok rentan yang perlu mendapatkan pendampingan. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan KWT ini adalah Model-based and Integrated Process Improvement (MIPI). Peningkatan pasar penjualan produk stroberi dari sisi perbaikan proses bisnis marketing communication dengan Metode MIPI menjadikan proses bisnis menjadi lebih detail dan mudah diaplikasikan. MIPI memberi solusi dengan langkah-langkah yang komprehensif bagi peningkatan pemasaran. Melalui metode MIPI, keterlibatan Kelompok Wanita Tani (KWT) dapat terlaksana lebih baik dikarenakan adanya aspek komunikasi yang terintegrasi terhadap konsumen melalui media massa guna penyampaian informasi yang efisien sehingga tujuan bisnis dapat tercapai. Hal ini dapat membawa manfaat dalam kesejahteraan KWT sehingga potensi lumbung stroberi ini nantinya dapat menjadikan Desa Pandanrejo sebagai desa wisata yang maju dan mandiri.