Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Energi Gelombang Air Laut Menggunakan Teknologi Oscillating Water Column Muhammad Rifki Azizie; Darma Arif Wicaksono; Fitriana Fitriana
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 2, No 1 (2020): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v2i1.3148

Abstract

Indonesia mempunyai potensi di bidang kemaritiman yang sangat besar, terdiri dari 17.480 pulau, dengan wilayah  maritim  yang  diukur  hampir  6.000.000  km2.   Pemanfaatan   energi   kelautan sayangnya belum dimanfaatkan  secara  optimal  khususnya  dalam  membangkitkan  tenaga   listrik. Melihat permasalahan tersebut, maka pada penelitian  ini  membahas  tentang  analisis  perhitungan  potensi energi hasil perhitungan tenaga  gelombang  laut  dengan  menggunakan  sistem  kolom  air  berosilasi  di perairan Indonesia. Sistem ini dipilih karena  output  energi  listrik dianggap  lebih  stabil  dan  sesuai dengan wilayah perairan Indonesia. Penelitian dimulai dari pengumpulan data sekunder  yang  berupa literatur dari berbagai sumber, kemudian  data  dianalisis  menggunakan berbagai persamaan untuk menghitung periode gelombang, panjang gelombang, kecepatan gelombang, energi total serta energi densitas  pada prototype potensi gelombang air laut, Berdasar hasil analisa perhitungan menggunakan persamaan yang ada dengan percobaan lima kali dengan variasi tinggi gelombang yang berbeda mendapatkan energi paling rendah 1,27 Joule dan paling besar 30,02 Joule, serta analisa pada energi densitasnya paling rendah sebesar 2,42 Joule/ m2 dan serta analisa pada energi densitasnya paling besar 20,02 Joule/ m2 dengan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa rata – rata tinggi gelombang sangat mempengaruhi periode gelombang, panjang gelombang, kecepatan gelombang, energi total dan energi densitasnya.
Analisis Efek Panjang Gelombang Cahaya Terhadap Karakteristik Arus-Tegangan Sel Surya Menggunakan Simulasi Berbasis Finite Element Method Fitriana Fitriana
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 4 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 4
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i4.21309

Abstract

Cahaya matahari merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam pembentukan arus listrik pada sel surya. Cahaya matahari terdiri atas foton-foton dengan berbagai macam panjang gelombang yang jika menumbuk permukaan sel surya akan dikonversi menjadi energi listrik oleh sel surya tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat simulasi profil distribusi konsentrasi pembawa muatan dan karakteristik arus-tegangan (I-V) dari  sel surya berbasis silikon untuk berbagai variasi panjang gelombang foton datang yang diterima oleh sel surya. Hasil simulasi profil distribusi pembawa muatan dan grafik karakteristik arus-tegangan diperoleh dengan menyelesaikan persamaan Poisson dan kontinuitas dengan menggunakan metode elemen hingga. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perubahan panjang gelombang foton datang dari 0.5 mm-1.1 mm akan merubah nilai konsentrasi pembawa muatan dan karakteristik arus-tegangan sel surya. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penurunan konsentrasi hole dan elektron dan rapat arus hubung singkat saat panjang gelombang cahaya semakin kecil. 
PELATIHAN HIPNOTHERAPY RELAWAN KABUPATEN JEMBER SEBAGAI TEKNIK TRAUMA HEALING TERHADAP PENYINTAS BENCANA Senki Desta Galuh; Totok Dwi Kuryanto; Fitriana Fitriana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15022

Abstract

ABSTRAKPada kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini telah diberikan pelatihan hypnotherapy khusus kepada relawan kabupaten Jember sebagai teknik trauma healing terhadap penyintas bencana alam. Terapi trauma healing merupakan salah satu bentuk proses penanganan psikologis pasca trauma. Metodologi yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah metode hypnosis atau hypnotherapy. Pelatihan trauma healing ini bertujuan untuk stress yang disebabkan karena kehilangan rumah, harta benda, sanak keluarga, dan ternak akibat bencana alam. Metode ini memiliki kemampuan untuk mengurangi kecemasan, ketakutan, stres, dan kekhawatiran yang timbul setelah terjadinya bencana. Pendekatan yang digunakan sangat sederhana, di mana hipnoterapis memberikan sugesti kepada para korban dengan tujuan mengubah perilaku, kebiasaan, dan persepsi tertentu saat mereka menghadapi masalah yang mengganggu. Para korban ini diajarkan bagaimana menghadapi hal-hal yang menakutkan, membuat khawatir, atau menimbulkan perasaan negatif, sehingga perasaan tersebut dapat berkurang bahkan hilang sama sekali. Setelah pemberian sugesti, hipnoterapis akan membawa para korban ini kembali ke keadaan sadar. Hal ini memungkinkan mereka untuk menghadapi kejadian yang serupa di masa depan dengan perasaan yang lebih positif daripada sebelumnya. Kata kunci: hypnotherapy; trauma healing; positive sugestion; bencana; relawan. ABSTRACTIn this community service activity, a special hypnotherapy training was provided to volunteers from Jember district as a trauma healing technique for natural disaster survivors. Trauma healing therapy is one form of psychological intervention following a traumatic event. The methodology used in this community service activity is hypnosis or hypnotherapy. The trauma healing training aims to address the stress caused by the loss of homes, belongings, family members, and livestock due to natural disasters. This method has the ability to reduce anxiety, fear, stress, and worries that arise after a disaster. The approach used is straightforward, where the hypnotherapist provides suggestions to the victims with the intention of changing specific behaviors, habits, and perceptions when they face disruptive issues. The victims are taught how to confront fearful, worrisome, or negative experiences, allowing those feelings to diminish or even disappear entirely. After receiving suggestions, the hypnotherapist brings the victims back to a conscious state. This enables them to face similar events in the future with a more positive mindset than before. Keywords: hypnotherapy; trauma healing; positive suggestions; disaster; volunteer.
Instalasi Saluran Distribusi Biogas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari Kabupaten Jember Fitriana; Nanda Kurnia Wardati; Senki Desta Galuh; Herry Setyawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5273

Abstract

TPA Pakusari merupakan salah satu TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terbesar yang berada di Kabupaten Jember. TPA Pakusari setiap harinya menampung sampah sekitar 520 m3. Tumpukan sampah ini berpotensi untuk dijadikan sumber energi alternatif yaitu biogas melalui pengolahan sampah menjadi gas metana. Sejak tahun 2018, TPA pakusari telah melakukan pengelolaan sampah menjadi biogas dengan membuat reaktor biogas untuk menghasilkan gas metana yang manfaatkan oleh warga sekitar untuk memasak. Meskipun telah memiliki reaktor biogas sendiri, pemanfaatkan reaktor biogas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga di sekitar TPA Pakusari. Hal ini dikarenakan keterbatasan saluran distribusi dan juga kompor metana yang disediakan oleh TPA Pakusari. Ditambah lagi kebakaran yang sempat terjadi di TPA Pakusari menyebabkan kerusakan beberapa saluran distribusi biogas sehingga beberapa warga tidak dapat lagi memanfaatkan biogas tersebut untuk keperluan memasak. Berdasarkan hal tersebut maka pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan instalasi saluran distribusi biogas untuk warga di sekitar TPA Pakusari. Pemasangan saluran distribusi biogas dilakukan untuk lima warga di sekitar TPA Pakusari. Pada kegiatan pengabdian ini selain melakukan pemasangan saluran distribusi biogas, juga dilakukan penyediaan kompor gas metana yang dapat digunakan untuk keperluan memasak.
Design of Hydroponic System Using NFT (Nutrient Film Technique) Method for Lettuce (Lactuca Sativa L.) Plant Irfan Huda; Fitriana Fitriana; Herry Setyawan; Aji Brahma Nugroho
Fidelity : Jurnal Teknik Elektro Vol 5 No 2 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/fidelity.v5i2.152

Abstract

In this study, the hydroponic system for lettuce using the Nutrient Film Technique (NFT) method has been designed. The NFT method is a nutrient delivery method that flows nutrient-containing water and circulates it continuously, so that the roots do not easily rot. The hydroponic system designed in this study uses a DHT11 sensor to detect temperature and a pH sensor to detect pH. In addition, this study also varied the color of the light in the hydroponic system to determine the effect of light color on the growth of lettuce plants. The results of the DHT11 sensor testing showed that the temperature readings were approximately the same as the reference instrument, and the average error in the sensor readings was 1.89%. The average error of the pH sensor was 1.65%, and the average pH sensor value was 1.3%. Based on the measurement of lettuce plant growth, the highest growth was found in plants without using any light, and the widest plant was the one using yellow light with a width of 8.5 cm on day 14. The number of leaves for plants using red and yellow lights was the same, with 8 leaves.
Instalasi Saluran Distribusi Biogas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari Kabupaten Jember Fitriana; Nanda Kurnia Wardati; Senki Desta Galuh; Herry Setyawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5273

Abstract

TPA Pakusari merupakan salah satu TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terbesar yang berada di Kabupaten Jember. TPA Pakusari setiap harinya menampung sampah sekitar 520 m3. Tumpukan sampah ini berpotensi untuk dijadikan sumber energi alternatif yaitu biogas melalui pengolahan sampah menjadi gas metana. Sejak tahun 2018, TPA pakusari telah melakukan pengelolaan sampah menjadi biogas dengan membuat reaktor biogas untuk menghasilkan gas metana yang manfaatkan oleh warga sekitar untuk memasak. Meskipun telah memiliki reaktor biogas sendiri, pemanfaatkan reaktor biogas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga di sekitar TPA Pakusari. Hal ini dikarenakan keterbatasan saluran distribusi dan juga kompor metana yang disediakan oleh TPA Pakusari. Ditambah lagi kebakaran yang sempat terjadi di TPA Pakusari menyebabkan kerusakan beberapa saluran distribusi biogas sehingga beberapa warga tidak dapat lagi memanfaatkan biogas tersebut untuk keperluan memasak. Berdasarkan hal tersebut maka pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan instalasi saluran distribusi biogas untuk warga di sekitar TPA Pakusari. Pemasangan saluran distribusi biogas dilakukan untuk lima warga di sekitar TPA Pakusari. Pada kegiatan pengabdian ini selain melakukan pemasangan saluran distribusi biogas, juga dilakukan penyediaan kompor gas metana yang dapat digunakan untuk keperluan memasak.
Prototype Optimalisasi Suhu Pada Autoclave Berbasis Outseal Programmable Logic Control ( PLC ) Dengan Menggunakan Human Machine Interface ( HMI ) Yachya Trapsilo Rochim; Bagus Setya Rintyarna; Herry Setyawan; Fitriana
Smart Techno (Smart Technology, Informatics and Technopreneurship) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Primakara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59356/smart-techno.v5i1.78

Abstract

Sterilizer machine merupakan sebuah mesin yang dapat mensterilkan suatu benda yang bersifat logam seperti kaleng sehingga dapat menjaga kesterilan kaleng dari kuman dan bakteri. Pada suatu industri pengalengan ikan, sterilizer machine dapat berupa autoclave yang berfungsi untuk mensterilkan kemasan berupa kaleng dan memastikan olahan ikan terbebas dari bakteri dengan memanfaatkan suhu tinggi. Pengoperasian autoclave secara manual tanpa memanfaatkan teknologi informasi menyebabkan sering terjadi kelebihan suhu pada saat proses setrilisasi sehingga menyebabkan olahan ikan menjadi rusak. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya prototipe optimalisasi suhu pada autoclave berbasis Outseal Programmable Logic Control (PLC) dengan menggunakan Human Machine Interface ( HMI ) sebagai kontrol sistem. Autoclave ini menggunakan sensor thermocouple kapasitif dan induktif untuk mendeteksi suhu. Alat ini juga menggunakan HMI sebagai sistem monitoring yang terhubung pada aplikasi smartphone ketika terjadi kelebihan suhu dan untuk menghentikan mesin ketika terjadi kerusakaan dengan menekan emergency stop. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, keberhasilan thermocouple dalam melakukan pendeteksian suhu adalah sebesar 100% dan tingkat keberhasilan untuk pembuangan uap secara otomatis mengunakan sensor solenoid adalah 100%.
Pemasangan CCTV berbasis IoT pada minimarket Aisyiyah cabang Kaliwates Kabupaten Jember Fitriana Fitriana; Yusril Izzi Arlisa Amiri; Sutikno Sutikno; Iswahyudi Iswahyudi; Faisal Akbar; Dyfan Nandatama Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32234

Abstract

AbstrakMinimarket Aisyiyah Cabang Kaliwates, Kabupaten Jember, merupakan unit usaha baru yang dibangun untuk mendukung kemandirian ekonomi organisasi Aisyiyah Cabang Kaliwates Kabupaten Jember. Sebagai minimarket yang baru dibangun, minimarket PCA Kaliwates belum memiliki sistem keamanan yang memadai, terutama untuk mengantisipasi potensi pencurian. Berdasarkan hal tersebut maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan sistem keamanan minimarket melalui implementasi teknologi Closed Circuit Television (CCTV). Metode kegiatan meliputi survei lokasi, identifikasi kebutuhan perangkat CCTV, pemasangan perangkat CCTV, integrasi sistem dan pengujian, pelatihan pengoperasian CCTV, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kamera CCTV yang terpasang di sekitar minimarket berhasil menampilkan dan merekam aktivitas di sekitar minimarket dengan jelas dan koneksi yang stabil ke cloud storage, sehingga data dapat disimpan dan diakses kapan saja. Kata kunci: CCTV berbasis IoT; minimarket; pencegahan pencurian; sistem keamanan AbstractAisyiyah Minimarket, Kaliwates Branch, Jember Regency, is a new business unit built to support the economic independence of the Aisyiyah organization, Kaliwates Branch, Jember Regency. As a newly built minimarket, the PCA Kaliwates minimarket does not yet have an adequate security system, especially to anticipate potential theft. Based on this, this community service activity aims to improve the minimarket security system through the application of Closed Circuit Television (CCTV) technology. Activity methods include site surveys, identifying CCTV device needs, CCTV device installation, system integration and testing, CCTV operation training, as well as monitoring and evaluation. The results of the activity show that all CCTV cameras installed around the minimarket have succeeded in displaying and recording activities around the minimarket clearly and with a stable connection to cloud storage, so that data can be stored and accessed at any time. Keywords: IoT based CCTV; minimarket; theft prevention; security systems
Penerapan teknologi tepat guna alat pengatur suhu otomatis pada proses fermentasi kedelai bagi usaha pembuatan tempe di kampung Pagah kabupaten Jember Fitriana Fitriana; Habibatul Azizah Al Faruq; Iswahyudi Iswahyudi; Mokh. Hairul Bahri; Ahmad Rodi; Septian Vhani Eka Saputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23386

Abstract

AbstrakUsaha “Tempe Pak Yadi” merupakan salah satu bidang usaha pembuatan tempe yang ada di Kabupaten Jember. Usaha “Tempe Pak Yadi” yang saat ini dikelola Bapak Jumriadi mampu menghasilkan sekitar 225 tempe perharinya dengan menggunakan 50 kg kedelai. Selama ini, proses fermentasi kedelai pada usaha “Tempe Pak Yadi” masih dilakukan secara manual atau konvensial yaitu dengan penempatan kedelai yang sudah dikemas di atas papan dalam sebuah ruangan.   Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pengelola usaha “Tempe Pak Yadi”, salah satu masalah dalam pembuatan tempe yang dialami oleh usaha “Tempe Pak Yadi” dalam proses produksi tempe adalah pada cuaca yang suhu dan kelembabannya tidak menentu. Pada kondisi cuaca tidak menentu, perubahan suhu dan kelembaban didalam ruangan proses fermentasi tempe menjadi fluktuatif sehingga mengakibatkan tempe tidak bisa terbentuk tepat pada waktunya dan kualitasnya juga berkurang. Permasalahan lainnya yang dialami oleh usaha “Tempe Pak Yadi” selaku mitra yaitu kurangnya pengetahuan tentang adanya teknologi yang dapat mengatur suhu secara otomatis pada proses fermentasi kedelai.  Berdasarkan permasalahan mitra tersebut, tim pengabdian ingin membantu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi mitra tersebut dengan cara: 1) Menerapkan teknologi tepat guna berupa alat pengatur suhu otomatis pada proses fermentasi kedelai dan 2) Memberikan sosialisasi terkait manfaat, cara penggunaan, dan perawatan alat pengatur suhu otomatis untuk proses fermentasi kedelai pada pembuatan tempe. Adapun rangkaian pelaksanaan pengabdian yang dilakukan yaitu survey lapangan, perencanaan, pembuatan alat, ujicoba alat, sosialisasi terkait alat, dan serah terima alat. Hasil uji alat menunjukkan bahwa alat dapat bekerja dengan baik seperti yang diharapkan. Kata kunci: fermentasi kedelai; pengatur suhu; teknologi tepat guna; tempe AbstractThe "Pak Yadi Tempe" business is one of the tempe making businesses in Jember Regency. The "Tempeh Pak Yadi" business which is currently managed by Mr Jumriadi is capable of producing around 225 tempeh per day using 50 kg of soybeans. So far, the soybean fermentation process in the "Tempe Pak Yadi" business is still carried out manually or conventionally, namely by placing the packaged soybeans on a board in a room. Based on the results of interviews conducted with the manager of the "Tempe Pak Yadi" business, one of the problems in making tempeh experienced by the "Tempe Pak Yadi" business in the tempe production process is the weather where the temperature and humidity are unpredictable. In uncertain weather conditions, changes in temperature and humidity in the tempeh fermentation process become fluctuating, resulting in tempeh not being able to form on time and its quality also being reduced. Another problem experienced by the "Tempe Pak Yadi" business as a partner is the lack of knowledge about the existence of technology that can regulate temperature automatically in the soybean fermentation process. Based on the partner's problems, the service team wants to help provide solutions to the problems faced by these partners by: 1) Applying appropriate technology in the form of an automatic temperature control device in the soybean fermentation process and 2) Providing outreach regarding the benefits, how to use and care for the control device automatic temperature for the soybean fermentation process in making tempeh. The series of service implementation carried out were field survey, planning, tool making, tool testing, tool related outreach, and tool handover. The tool test results show that the tool can work well as expected. Keywords: soybean fermentation; temperature control; appropriate technology; tempeh