Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Digital 3 Bangun Datar Untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa Sekolah Dasar Mahendra, Reza; Sunaengsih, Cucun; Irawati, Riana
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.4274

Abstract

Pengembangan di bidang Pendidikan perlu dilakukan terlebih lagi di masa sekarang ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendatangkan perubahan di hampir semua lini kehidupan manusia, termasuk dengan pendidikan formal. Hal ini yang menjadi latar belakang dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan, kelayakan dan efektivitas dari media pembelajaran digital 3 Bangun Datar untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dengan desain ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital 3 Bangun Datar telah mendapatkan validasi dari ahli bahasa, ahli materi dan ahli media. Ketiga kelompok ahli menilai kelayakan media pembelajaran digital 3 Bangun Datar sangat valid. Ahli bahasa memberikan nilai kelayakan sebesar 100%, ahli materi menilai 93%, dan ahli media memberikan nilai kelayakan sebesar 93%. Untuk mengukur tingkat efektivitas dari media yang dikembangkan, peneliti menggunakan model one group pretest and posttest design dengan menginterpretasikan seberapa besar peningkatan pemahaman peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran digital 3 Bangun Datar. Berdasarkan analisis yang dilakukan, pemahaman peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran digital 3 Bangun Datar termasuk kedalam kategori cukup efektif. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran digital 3 Bangun Datar sangat layak dan berkategori sedang untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa dalam pembelajaran bangun datar pada jenjang kelas IV. Penelitian ini memberikan implikasi penelitian untuk siswa, dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa pada materi bangun datar. Adapun implikasi penelitian ini bagi guru adalah dapat dijadikan salah satu media yang dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran matematika kelas IV Sekolah Dasar untuk membantu meningkatkan pemahaman matematis siswa.
PENGARUH WAKTU PENGENDALIAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) PADA BERBAGAI TARAF PEMUPUKAN NITROGEN Mahendra, Reza; Widaryanto, Eko; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 5 No. 4 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi kacang hijau di Indonesia perlu ditingkatkan. Untuk meningkatkan produktivitas kacang hijau nasional dapat dilakukan dengan pengendalian gulma serta pemupukan yang sesuai. Salah satu metode pengendalian gulma ialah dengan penyiangan dengan waktu yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu penyiangan gulma yang tepat, serta pengaruh perbedaan dosis pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian dilaksanakan di UPT Pengembangan Benih Palawija, Kec. Singosari, Kab. Malang pada bulan Februari-April 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak (RAK) sederhana dengan mengkombinasikan perlakuan pemberian dosis pupuk Nitrogen (N) yang terdiri dari dua taraf perlakuan : N1 (dosis 50 kg N ha-1) dan  N2 (dosis 100 kg N ha-1)  serta waktu penyiangan gulma (P) yang terdiri dari empat taraf perlakuan : P1 (penyiangan 10 HST), P2 (penyiangan 10 dan 20 HST) dan P3 (penyiangan 10, 20 30 HST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan taraf pemupukan nitrogen dari N1 (dosis 50 kg N ha-1 ) ke N2 (dosis 100 kg N ha-1) tidak memberikan pengaruh terhadap hasil per hektar tanaman kacang hijau, sedangkan waktu penyiangan gulma P3 (10, 20 dan 30 HST) memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil tanaman kacang hijau pada taraf pemupukan N2 (dosis 100 kg N ha-1) dibanding perlakuan waktu penyiangan P2 (10 dan 20 HST), P1 (10 HST), dan P0 (tanpa penyiangan).
Sinergi Bank Sampah dan Peningkatan Akses Sanitasi bagi Masyarakat Pasar Madang Tanggamus Dwi Nuryani, Dina; Yulyani, Vera; Muhani, Nova; Anita; Tetra Dewi, Fatwa Sari; Iswanto; Mawardi, Kholiq; Mahendra, Reza; Tasyarani, Nazla; MasrBABSi; Juwita; MS, Shaharuddin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.27652

Abstract

Permasalahan kesehatan lingkungan terutama terkait pengelolaan sampah dan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di wilayah pesisir khususnya di Kabupaten Tanggamus masih tinggi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan terutama diare pada anak-anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan bank sampah sebagai sarana promosi edukasi dan solusi ekonomi, sehingga meningkatkan akses sanitasi dan mengurangi perilaku BABS di Desa Pasar Madang. Kegiatan ini menggunakan metode Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) dengan mendirikan dan meresmikan Bank Sampah. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pemberian informasi tentang sanitasi dan dampak BABS, serta pemanfaatan sarana edukasi seperti botol air minum, celengan, kaos, kartu kebiasaan, dan pemutaran film. Hasil kegiatan, yang diikuti oleh 90% masyarakat undangan, menunjukkan minat yang tinggi untuk menabung sampah sebagai sarana pendanaan pembangunan toilet. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah melalui ekonomi sirkular dapat meningkatkan kesadaran dan akses sanitasi bagi masyarakat dalam jangka panjang. Kegiatan ini memerlukan evaluasi jangka panjang untuk melihat dampaknya terhadap pembangunan toilet. Namun, pendekatan bank sampah terpadu memiliki potensi untuk direplikasi di daerah lain untuk mendukung tujuan sanitasi nasional.