Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perancangan Turbin Crossflow untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di Padayo Indarung Padang Hendra, Hendra; Leni, Desmarita; Erawadi, Dedi; Nusyirwan, Nusyirwan; Maimuzar, Maimuzar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v20i1.10652

Abstract

Perancangan Turbin Crossflow untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di Padayo Indarung Padang merupakan aplikasi praktis dari pengetahuan yang diperoleh selama studi akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang turbin crossflow yang sesuai dengan parameter awal yang diperoleh dari survei lapangan. Turbin crossflow berfungsi mengkonversi energi potensial air menjadi energi mekanik yang menggerakkan turbin, kemudian diubah menjadi energi listrik. Berdasarkan data awal perancangan, dengan debit air 0,04 m3/s dan ketinggian air 5 m, dimensi turbin yang didapatkan adalah diameter luar runner 0,3 m, lebar runner 0,15 m, diameter dalam runner 0,2 m, dengan 18 sudu dan jari-jari kelengkungan sudu 48,13 mm. Putaran yang dihasilkan turbin adalah 296,72 rpm. Poros runner memiliki diameter Ø34 mm dan panjang 470 mm. Untuk mentransmisikan daya dari turbin ke generator, digunakan dua buah puli dengan diameter Ø16 inchi dan Ø3 inchi, serta 2 sabuk V type A79. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perancangan turbin crossflow berdasarkan parameter hidrokinetik dan dimensi yang disesuaikan dengan karakteristik aliran air yang tersedia di lokasi penelitian. Penelitian ini penting karena memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi energi terbarukan dengan memanfaatkan sumber daya air secara efisien dan ramah lingkungan.
PARTISIPASI MASYARAKAT MEMBANGUN JEMBATAN GANTUNG BERSAMA TIM PENGABDIAN MASYARAKAT POLITEKNIK NEGERI PADANG di DESA BUMI AYU, KECAMATAN SANGIR, SOLOK SELATAN Yetri, Yuli; Hidayati, Rahmi; Maimuzar, Maimuzar; Hendra, Hendra; Nofriadi, Nofriadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 4 No. 01 (2024): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v4i01.310

Abstract

Community service has been completed by a community service team from the Politeknik Negeri Padang (PNP) in South Solok Regency. The purpose of this community service is to help the community in the construction of a suspension bridge in the village of Aai Manyuruak, Bumi Ayu Village, South Solok Regency. This community service can be carried out thanks to cooperation between the community and donors. The results of this dedication show that universities feel compelled to devote their knowledge to helping build suspension bridges that have been cut off, and have not been rebuilt due to lack of funds. The participation of donors and the community as well as the PNP community service team in the construction of the suspension bridge in Bumi Ayu village was entirely due to community activities carried out in mutual cooperation. Therefore, the construction of this suspension bridge is highly anticipated by the community in running the economy and access to education. In planning the construction of a suspension bridge, the community is fully involved, from planning to implementation. With the completion of the construction of this suspension bridge, the community and children going to school no longer need to take alternative roads which are quite far away.
Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Kacang Tanah Menggunakan Motor Listrik Dengan Tipe Silinder Horizontal Menggunakan Bahan Pisau ST 37 Anderson, Sir; Yuliarman, Yuliarman; Maimuzar, Maimuzar; Nasirwan, Nasirwan; Nusyirwan, Nusyirwan; Nofriadi, Nofriadi; Elisma, Netri; Insani, Farhan Filza
Jurnal Teknik Mesin Vol 17 No 2 (2024): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jtm.17.2.1603

Abstract

Peanuts are a plant that is widely cultivated in Indonesia, but the process of peeling the skin is still often done manually, which requires a lot of time and effort. To increase efficiency in this process, a peanut peeling machine with a horizontal cylinder design was developed. This innovation is designed to make it easier for farmers and small entrepreneurs to peel peanuts with a larger production capacity. This peeling machine is equipped with a nut discharge regulation system and uses a 1 Hp electric motor with a speed of 1400 rpm which is transmitted to 700 rpm. The stripping process is carried out by putting the dried peanuts into the hopper, then the knife cylinder rotates to separate the husks from the peanuts. The system is supported by a belt and pulley mechanism that ensures smooth operation of the machine. The test results showed that this machine was able to peel peanuts with a capacity of 64 kg/hour, providing a significant increase in productivity when compared to manual methods. This machine is expected to provide a more efficient solution for the agricultural industry and home businesses in peanut processing.
Mesin Pemipil Jagung Untuk Petani Jagung Di Nagari Salo Kecamatan Baso Kabupaten Agam Sumiati, Ruzita; Leni, Desmarita; Muchlisinalahuddin, Muchlisinalahuddin; Anderson, Sir; Nasirwan, Nasirwan; Haris, Haris; Afriyani, Sicilia; Verdian, Riza; Rahmi, Nurfitri; Maimuzar, Maimuzar
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanagarian Salo kabupaten Agam adalah sebuah wilayah yang mata pencarian masyarakatnya adalah bertani. Salah satu komoditi yang banyak ditanam adalah tanaman jagung karna tanaman ini mudah tumbuh, proses perawatan sangat mudah dan bangsa pasar juga bagus untuk pemenuhan kebutuhan pakan peternakan. Kegiatan pemipilan jagung di Nagari salo masih manual sehingga tidak efektif dan efisien dalam proses pemipilan membutuhkan waktu 1 minggu untuk pemipilan 1 ton jagung. Tujuan kegiatan PKM adalah menyumbangkan alat bantu pemipil jagung pada mitra supaya proses kerja mitra lebih efektif dan efisien. Metoda yang digunakan dalam kegiatan ini adalah rancang bangun alat bantu pemipil sesuai dengan kebutuhan mitra dan pelatihan singkat penggunaan alat. Hasil yang didapat pada kegiatan ini telah dihasilkan mesin pemipil kapasitas 250 kg/jam dengan penggerak motor bensin kapasitas 5HP telah berfungsi dengan baik dan diserahkan ke mitra. Mitra juga diberikan pelatihan singkat tentang pengoperasian alat. Alat tersebut telah digunakan oleh mitra untuk kegiatan pemipilan. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi perekonomian berkelanjutan pada mitra yang melibatkan peningkatan produktivitas, efisiensi kerja, dan pendapatan petani, sekaligus mengurangi beban kerja manual
PENERAPAN MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK PADA USAHA BUDI DAYA MAGGOT DI NAGARI LUBUK ALUNG Junaidi, Junaidi; Adril, Elvis; Maimuzar, Maimuzar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1711

Abstract

Nagari Lubuk Alung berada di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, dengan luas Nagari ± 21,12 kilometer persegi terdiri dari 8 korong, berpenduduk 26.014 jiwa terdiri dari 13.089 laki-laki dan 12.925 perempuan. Mata pencarian masyarakat nya sebagian besar di sektor pertanian sebanyak 70 persen dan 30 persen di sektor perdagangan, jasa, pengrajin dan guru. Permasalahan yang ada di Nagari Lubuk Alung adalah banyaknya sampah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga dan pasar. Dalam satu hari dihasilkan sampah ± 8 ton, kira-kira 70% nya (5,6 ton) adalah sampah organik. Untuk itu Wali Nagari Lubuk Alung berusaha mencari terobosan agar masalah sampah ini bisa teratasi dengan baik, salah satunya adalah memanfaatkan sampah organik dan anorganik menjadi bernilai. Diantaranya menjadikan sampah plastik untuk kerajinan dan sampah organik untuk makanan maggot. Untuk itu Nagari Lubuk Alung mendirikan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG) La Sejahtera dengan fokus usahanya pada pengolahan sampah dan budi daya maggot, tetapi terkendala pada proses pengolahan pakan maggot yang masih manual khususnya pada proses pencacahan sampah organik sebagai makanan maggot. Dengan keadaan ini sangat diperlukan mesin pencacah sampah organik yang bekerja secara kontinyu dengan kapasitas maksimal ±500 kg/jam dan diterapkan langsung ke Usaha peternakan maggot di Nagari Lubuk Alung. Dari hasil pengujian mesin didapatkan mesin bekerja dengan baik, putaran mesin bisa diatur sesuai dengan yang diinginkan minimal putaran 750 rpm dan maksimal 1800 rpm. Putaran bisa diatur dan dirobah-robah karena menggunakan engine dengan daya 5,5 HP. Kapasitas mesin maksimal ± 460 kg/jam, dan hasil cacahan yang didapatkan sangat kecil sampai berbentuk kental. Secara keseluruhan mesin dapat mencacah dengan baik.
Optimizing prediction of stainless steel mechanical properties with random forest: a comparison of feature selection methods Maimuzar, Maimuzar; Hendra, Hendra; Khan, Syarif; Leni, Desmarita; Islahuddin, Islahuddin
Jurnal Polimesin Vol 22, No 5 (2024): October
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v22i5.5381

Abstract

In machine learning, predicting the mechanical properties of stainless steel, such as Yield Strength (YS), Ultimate Tensile Strength (UTS), and Elongation (EL), requires many input variables, such as chemical composition, type of heat treatment, heating duration, and cooling method. However, the complexity and number of these variables can increase processing time and reduce model accuracy. This study aims to explore the impact of selecting the most influential input variables to improve prediction accuracy. We compared two feature selection techniques: Recursive Feature Elimination (RFE), which systematically removes less important features, and Information Gain (IG), which measures the contribution of each variable to the target prediction. Both techniques were implemented using the random forest algorithm, chosen for its robustness in handling large datasets and its ability to capture complex interactions between variables. Parameter optimization was performed using a grid search. The analysis showed that the RFE-based model outperformed both the IG-based model and the model without feature selection. In predicting YS, RFE identified 13 out of 21 influential variables, achieving a Mean Absolute Error (MAE) of 9.91, Root Mean Square Error (RMSE) of 14.20, and R-squared value of 0.89. For UTS, RFE identified 8 out of 21 variables, with an MAE of 12.89, RMSE of 16.97, and R-squared of 0.97. In predicting EL, RFE identified 14 out of 21 variables, with an MAE of 3.82, RMSE of 6.10, and an R-squared value of 0.85. The high R-squared values (0.85) across all properties indicate the model’s strong predictive capabilities, making it suitable for practical applications in predicting the mechanical properties of stainless steel.