Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penggunaan Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Kandistatin® untuk Penanganan Penyakit ORF pada Kambing Saanen: Studi Kasus di BBPTU-HPT Baturraden: Use of Turmeric (Curcuma domestica Val.) and Kandistatin® to Treat ORF Disease in Saanen Goats: Case Study at BBPTU-HPT Baturraden Wibowo, Sarwo Edy; Alfandi, Surya; Manin, Fahmida; Rahayu, Pudji; Insulistyowati, Anie; Darlis, Darlis; Maksudi, Maksudi
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 27 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiiip.v27i1.31769

Abstract

Background: ORF disease is also called Contagious Ecthyma (CE), Contagious Pustular Dermatitis (CPD), Sore Mouth which is caused by viruses from the genus Parapoxvirus which attacks goats and sheep. Orf disease is very easily transmitted to goats and sheep, and is zoonotic. Purpose: This study aims to determine the effectiveness of using turmeric and Kandistatin® for the treatment of ORF disease at BBPTU-HPT Baturaden. Methods: This section should include a concise description of the process by which you conducted your research. Results: Based on the results of the anamnesis, physical examination and clinical symptoms of Saanen goats in cage G at the Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden, there are 3 goats infected with ORF disease with eartag numbers 1861, 1985, and 1986. Saanen goats is + 4 months old. Saanen goats that had ORF infections were treated using grated turmeric mixed with vegetable oil which was applied to the goat's lips and given 1 ml of Kandistatin® twice a day for 7 days, showing the healing process on the third day and the seventh day. The examination results showed healing. Conclusion: The use of turmeric mixed with vegetable oil and the administration of Kandistatin® can be used to treat ORF infections.
Bobot Karkas Dan Lemak Abdomen Ayam Broiler Yang Diberi Ramuan Herbal Sebagai Feed Additive Dengan Lama Waktu Yang Berbeda Insulistyowati, Anie; Maksudi, Maksudi; Budiansyah, Agus
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid XI Nomor 2 Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v11i2.524

Abstract

Penggunaan ramuan herbal sering digunakan dalam ransum maupun air minum ayam broiler dengan tujuan untuk menjaga daya tahan tubuh dan performanya. Durasi pemberian ramuan herbal pada ternak dapat memberikan efek yang positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu pemberian ramuan herbal temulawak, kunyit dan probiotik terhadap bobot karkas dan lemak abdominal ayam broiler. Penelitian menggunakan 200 ekor DOC broiler MB-202 dalam kandang koloni yang diisi dengan 10 ekor per kendang dengan pakan komersil Novo-511 Non-AGP. Perlakuan yang diterapkan dalam rancangan acak lengkap adalah lama waktu pemberian ramuan herbal yaitu: P0: tanpa ramuan herbal (ad-libitum), P1: pemberian selama1 minggu, P2: pemberian selama 2 minggu, P3: pemberian selama 3 minggu, dan P4: pemberian selama 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ramuan herbal 1sampai 4 minggu nyata meningkatkan konsumsi dan bobot karkas mutlak, namun tidak nyata dalam menurunkan lemak abdomen. Disimpulkan pemberian ramuan herbal selama 1 minggu sudah mampu meningkatkan bobot karkas mutlak dan cenderung menurunkan lemak abdomen ayam broiler.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI QR CODE SEBAGAI SISTEM OTENTIFIKASI PENGEMBALIAN BARANG PADA TOKO SEPATU Taufiqurahman, Muhammad Alif; Gunawan, Harry; Maksudi, Maksudi; Widhiani, Pahla
INTI TALAFA Vol. 18 No. 1 (2026): Vol 18 No 1 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/int.v18i1.8452

Abstract

Toko Sepatu Rizki sebagai salah satu pelaku UMKM di bidang ritel sepatu menghadapi tantangan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Salah satu aspek penting adalah proses pengembalian barang (retur) yang sering dilakukan ketika produk mengalami kerusakan atau cacat. Namun, sistem retur yang masih mengandalkan nota manual menimbulkan berbagai kendala, seperti lambatnya pelayanan, kesalahan pencatatan, hingga munculnya tindakan kecurangan dari pembeli yang tidak bertanggung jawab. Kondisi ini mengurangi efisiensi operasional sekaligus menurunkan kepercayaan konsumen terhadap toko. Sebagai solusi, penelitian ini merancang aplikasi berbasis Mobile dengan database SQLite yang dilengkapi sistem QR Code. QR Code dicetak pada nota transaksi dan berfungsi sebagai alat otentifikasi retur barang. Dengan memindai QR Code, detail transaksi dapat diverifikasi secara otomatis, sehingga retur menjadi lebih cepat, aman, dan akurat. Hasil implementasi menunjukkan aplikasi ini mampu meminimalisir kecurangan, meningkatkan efisiensi, serta mendukung perkembangan UMKM di era digital.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI PRODUK BASIC SKINCARE MEREK LOKAL BERDASARKAN JENIS KULIT MENGGUNAKAN METODE HC-SAW Caturahma, Dianita; Maksudi, Maksudi; Bhakti, R.M Herdian
INTI TALAFA Vol. 18 No. 1 (2026): Vol 18 No 1 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/int.v18i1.8455

Abstract

Peningkatan kesadaran masyarakat di era globalisasi mendorong tingginya daya beli terhadap produk perawatan kulit. Namun, banyaknya pilihan produk di pasaran seringkali membuat konsumen bingung dalam menentukan produk yang sesuai. Permasalahan semakin kompleks karena kebutuhan kulit tiap individu berbeda serta kurangnya pemahaman mengenai kandungan bahan aktif dan kecocokannya dengan kondisi kulit. Untuk itu, diperlukan solusi berbasis teknologi yang mampu membantu konsumen memilih produk secara tepat. Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web untuk merekomendasikan produk dasar perawatan kulit (basic skincare) berupa facewash, moisturizer, dan sunscreen dari merek lokal. Sistem ini memanfaatkan metode Hierarchical Clustering (HC) untuk mengelompokkan produk berdasarkan kemiripan karakteristik, serta metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menentukan produk terbaik dari tiap cluster dengan mempertimbangkan kriteria harga, kadar alkohol, rating, dan kesesuaian bahan aktif. Metode Research and Development (R&D) digunakan dalam proses pengembangan, dengan implementasi menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi metode HC-SAW mampu memberikan rekomendasi produk skincare yang personal, objektif, dan praktis. Pada uji coba, produk Somethinc Acnedot memperoleh skor tertinggi sebesar 0,9 dari lima alternatif dalam cluster facewash untuk jenis kulit berminyak dan berjerawat.