Claim Missing Document
Check
Articles

Found 44 Documents
Search
Journal : TEKNO

PENGENDALIAN BIAYA BAHAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISA VARIAN (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN MENARA SUAR GUNUNG WENANG TAHAP II) Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol 9, No 56 (2011): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan di sektor pembangunan akhir-akhir ini berkembang semakin pesat. Tetapi terkadang dalam dalam pelaksaan suatu proyek selalu mengalami hambatan baik dari segi biaya maupun waktu. Pada proyek pembangunan Menara Suar Gunung Wenang, dalam pelaksanaannya pihak kontraktor dituntut untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal dan anggaran biaya yang telah disepakati sebelumnya, sehingga tidak terjadi adanya penyimpangan yang dapat merugikan pihak pelaksana. Khususnya penyimpangan terhadap anggaran yang telah ditetapkan. Kondisi yang terjadi dapat dihindari dengan melakukan tindakan pengendalian.Metode yang digunakan dalam suatu pengendalian adalah Metode Analisa Varian. Pengendalian bertujuan untuk dapat mengetahui seberapa besar total biaya perencanaan (standar) dan total biaya pelaksanaan (aktual). Dengan melakukan perhitungan perbandingan antara biaya standar dan biaya aktual maka akan dapat terlihat varian apa yang terjadi positif maupun varian negatif. Hasil perhitungan yang diperoleh kemudian akan diaplikasikan pada tabel pelaporan varian dan grafik ?S?, sehingga dapat diperoleh seberapa besar varian yang paling dominan terjadi selama masa hari kerja.Penerapan Metode Analisa Varian ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Menara Suar Gunung Wenang Tahap II untuk rangkaian pekerjaan GRC Board, pada biaya bahan dan upah selama masa kerja 7 minggu. Analisa dilakukan setiap minggunya dengan data sekunder yang diperoleh dari pihak kontraktor pelaksana. Analisa perhitungan biaya standar diperoleh dari data-data dari RAB, sedangkan analisa biaya aktual diperoleh data-data dari daftar aktual dari pihak pelaksana.Berdasarkan hasil analisa dengan penerapan metode Analisa Varian diperoleh total biaya perencanaan sebesar Rp 305.379.489,- dan total biaya pelaksanaan di lapangan sebesar Rp 299.070.642,-. Dengan varian dominan yang terjadi pada minggu ke-12 hari kerja sebesar Rp 8.579.570,- sebagai varian negatif (-). Berdasarkan hasil perbandingan dengan grafik ?S?, maka diperoleh biaya varian total sebesar Rp 6.308.847,- sebagai varian positf (+). Jadi, disimpulkan bahwa dari hasil perbandingan pihak pelaksana memperoleh keuntungan sehingga tidak kembali melakukan tindakan koreksi.Kata kunci : analisa varian, biaya aktual, biaya standar, pengendalian
Analisa Perhitungan Produktivitas Alat Berat Gali-Muat (Excavator) Dan Alat Angkut (Dump Truck) Pada Pekerjaan Pematangan Lahan Perumahan Residence Jordan Sea Sokop, Ronald Martin; Arsjad, Tisano Tj.; Malingkas, Grace
TEKNO Vol 16, No 70 (2018)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan alat berat yang akan digunakan merupakan faktor penting dalam keberhasilan suatu proyek kostruksi. Alat berat yang dipilih harus tepat sehingga proyek/pekerjaan berjalan lancar. Tugas akhir ini memiliki pokok pembahasan, yaitu untuk mengetahui produktifitas alat berat, jumlah alat berat dan waktu pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini dibatasi pada masalah produktivitas alat berat yang berkaitan dari kombinasi alat barat excavator Hitachi ZX200-5G, dan dump truck isuzu Ps125HD, Adapun Produktivitas excavator didapat sebesar 105,3 m3/jam dengan membutuhkan alat sebanyak 1 unit membuang tanah sebesar 5445.9 m3 dalam waktu 52 jam. Produktivitas dump truck tujuan pembuangan Lokasi Warembungan dengan jarak 7 km adalah sebesar 24 m3/jam dengan menggunakan 4 (empat) unit dump truck.
Pengendalian Biaya Dengan Metode Analisis Indeks Pada Proyek Pembangunan Jalan Ulu-Ondong (Lingkar Utara) Segmen Apelawo-Bukide Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Sulawesi Utara Rumboisano, Arnol; Malingkas, Grace; Walangitan, D. R. O.
TEKNO Vol 17, No 73 (2019): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolahan anggaran biaya pada pelaksanaan satu proyek konstruksi menuntut adanya suatu sistem dan analisis dimana bisa memberikan hasil dan masukan pada tahap awal mengenai pertumbuhan biaya proyek sehingga dapat memberikan gambaran apakah proyek dapat menguntungkan pihak pelaksana atau sebaliknya. Pengendalian proyek bertujuan untuk mengendalikan proses pelaksanaan proyek sejak awal dimulainya pembangunan hingga selesainya proyek terlaksana sesuai waktu, mutu dan biaya yang telah direncanakan. Penerapan metode analisis indeks digunakan sebagai salah satu alat kendali untuk pengendalian biaya dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Tolak ukur atau acuan pengukuran analisis indeks adalah Rencana Anggaran Biaya (RAB). Studi kasus dilakukan pada pembangunan Jalan Ulu Ondong (Lingkar Utara) Segmen Apelawo Bukide Kabupaten Kepulawan Siau Tagulandang Biaro Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil evaluasi pekerjaan pada minggu ke-18 dimana total pemakaian biaya atau fakta biaya dari tiap pekerjaan yang telah terlaksana sebesar Rp. 4,690,157,583.30 dari rencana biaya sebesar Rp. 9,015,604,911.29 sehingga terjadi perbedaan biaya sebesar Rp. 4,325,447,328.00
SISTEM HIRARKIS MALINGKAS, GRACE Y.
TEKNO Vol 8, No 54 (2010): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem hirarki adalah alat yang paling mudah untuk memahami masalah-masalah yang kompleks, dimana masalahtersebut diuraikan ke dalam elemen-elemen yang bersangkutan, menyusun elemen-elemen tersebut secara hirarkis danakhirnya melakukan penilaian atas elemen-elemen dalam komponen yang sifatnya homogen dan menyusun komponenkomponentersebut dalam level hirarki yang tepat.Hirarki juga merupakan abstraksi struktur suatu sistem yang mempelajari fungsi interaksi antara komponen dan jugadampak-dampak pada sistem. Abstraksi ini mempunyai bentuk saling berkaitan, tersusun dan suatu puncak atausasaran utama (Ultimate goal) menuju pada bagian-bagian, kemudian kebijakan-kebijakan dan strategi-strategi.Dengan demikian hirarki adalah sistem yang tingkatan-tingkatan keputusannya berstratifikasi dengan beberapa elemenkeputusan pada setiap tingkatan keputusan.
EVALUASI PENGOPERASIAN TERMINAL DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI (Studi Kasus Terminal Mamboro Palu) Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol 9, No 56 (2011): JURNAL TEKNO-SIPIL
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan makin bertambahnya jumlah penduduk serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, mendorong berkembangnya lalu lintas. Dengan demikian maka sector transportasi menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap suatu daerah, sehingga sarana dan prasarana transportasi harus menjadi perhatian khususnya terminal.Untuk memperkirakan perkembangan suatu terminal dapat digunakan beberapa cara salah satunya adalah analisa regresi misalnya linier, logaritme, eksponensial, dan geometri. Aspek ekonomis (Finansial) nerupakan salah satu aspek dalam menganalisa dan mengevaluasi suatu proyek. Aspek-aspek tersebut adalah Net Present Value(NPV), Net Benefit Cost Ratio (NetB/C), Internal Rate of return (IRR) yang dikenal dengan criteria investasi.Kota Palu merupakan salah satu Ibu Kota Propinsi dengan pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, sehingga pembangunan sarana transportasi khususnya terminal yang menjadi salah satu kebutuhan penting. Terminal ini sangat berguna apa lagi ditunjang dengan letak Kota Palu yang menjadi pusat penghubung antar Propinsi di pulau Sulawesi. Untuk itu Pemerintah Kota Palu sudah membangun sebuah Terminal Induk yaitu Terminal mamboro yang dapat menunjang dan memperlancar pertumbuhan ekonomi di Kota Palu.Seiring berjalannya waktu, ternyata Terminal mamboro menjadi salah satu proyek kontroversi sebagian masyarakat Kota Palu. Oleh sebab itu perlu dilakukan evaluasi terhadap pengoperasian Terminal Mamboro agar Pemerintah segera mengatasi masalah yang dihadapi. Evaluasi dilakukan dengan memperkirakan keuntungan yang dihasilkan Terminal tersebut sampai dengan tahun 2015.
Perbandingan Rencana Anggaran Biaya Antara Metode SNI Dengan Metode AHSP Pada Proyek Gedung Pendidikan Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Sam Ratulangi Ratag, Kezia Aprilia; Malingkas, Grace Y.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol 19, No 79 (2021)
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan sebuah konstruksi membutuhkan analisa biaya untuk memperkirakan kebutuhan pengeluaran dan mendapatkan biaya yang paling efisien untuk sebuah konstruksi.Perkiraan biaya memegang peranan penting dalam penyelenggaraan sebuah proyek konstruksi, kontraktor harus mempunyai pedoman yang ekonomis dan berlaku di Indonesia. Analisis biaya Sebagai dasar perhitungan yang digunakan dalam perencanaan anggaran biaya proyek. Di Indonesia terdapat beberapa metode untuk merencanakan harga satuan biaya anggaran proyek yaitu SNI dan AHSP. Kontraktor umumnya membuat harga penawaran berdasarkan analisa yang tidak seluruhnya berpedoman pada analisa AHSP maupun analisa SNI. Para kontraktor lebih cenderung menghitung harga satuan pekerjaan berdasarkan dengan analisa mereka sendiri yang didasarkan atas pengalaman terdahulu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan konstruksi. Dalam pelaksanaan pekerjaan, kontraktor akan membuat rencana anggaran biaya sebagai dasar memasukkan penawaran terhadap suatu pekerjaan. Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) memerlukan koefisien atau angka indeks untuk mendapatkan analisis harga satuan untuk pekerjaan tersebut, angka indeks atau koefisien dapat diperoleh melalui Analisis Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode apa yang paling ekonomis dan untuk menjadi acuan para kontraktor merencanakan biaya konstruksi dengan metode yang berlaku di Indonesia tidak dengan metode yang di analisa sendiri. Dalam perhitungan rencana anggaran biaya pembangunan Gedung Fakultas Teknik dengan menggunakan 2 metode maka diperoleh metode AHSP 2016 merupakan yang paling ekonomis yaitu sebesar Rp. 15.529.658.000 dan metode SNI 2020 sebesar Rp. 15.971.297.000. Kata kunci – RAB, SNI 2020, AHSP 2016
Analisis Studi Kelayakan Properti Finansial Proyek Pembangunan Perumahan Kharisma Koka Rivi K. Lantang; Jermias Tjakra; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 81 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keuntungan Bisnis Properti berupa proteksi daya beli terhadap inflasi dan mendapatkan nilai tambah dari pengembangannya, seperti dijadikan perumahan atau bangunan komersial. PT Kharisma Mitra Sejahtera berinvestasi dengan membangun proyek pembangunan di daerah Koka, maka dari itu melalui penelitian ini dilakukan analisis kelayakan investasi untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan ini. Perencanaan anggaran biaya proyek pembangunan Perumahan Kharisma Koka dihitung dari biaya pembelian lahan, biaya pembangunan infrastruktur penunjang, biaya administrasi, sehingga dapat diketahui besar biaya modal yang dibutuhkan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis aspek finansial dengan kriteria Net Present Value, Internal Rate Return dan Benefit Cost Ratio. Dari hasil penelitian diketahui bahwa investasi proyek properti ini ialah layak, dengan hasil NPV sebesar RP44,923,549 bernilai positif, IRR sebesar 35 %, nilai ini lebih besar dari suku bunga (rate) yaitu 3 % sehingga investasi ini layak. PT Kharisma Mitra Sejahtera berinvestasi dengan membangun proyek pembangunan di daerah Koka, maka dari itu melalui penelitian ini dilakukan analisis kelayakan investasi untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan ini. Perencanaan anggaran biaya proyek pembangunan Perumahan Kharisma Koka dihitung dari biaya pembelian lahan, biaya pembangunan infrastruktur penunjang, biaya administrasi, sehingga dapat diketahui besar biaya modal yang dibutuhkan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode analisis aspek finansial dengan kriteria Net Present Value, Internal Rate Return dan Benefit Cost Ratio. Dari hasil penelitian diketahui bahwa investasi proyek properti ini ialah layak, dengan hasil NPV sebesar RP44,923,549 bernilai positif, IRR sebesar 35 %, nilai ini lebih besar dari suku bunga (rate) yaitu 3 % sehingga investasi ini layak. Kata kunci – property, kelayakan investasi
Analisis Rencana Anggaran Biaya Berdasarkan Analisa Harga Satuan Cipta Karya Tahun 2021 (Studi Kasus: Gedung Meteorologi Kota Bitung) Abd. Rajab R. Dasinangon; Ariestides K. T. Dundu; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan sebuah proyek konstruksi sangat berkaitan dengan proses manajemen didalamnya. Pada tahapan itu, pengelolaan anggaran biaya untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, perlu dirancang dan disusun sedemikian rupa berdasarkan sebuah konsep estimasi yang terstruktur sehingga menghasilkan nilai estimasi rancangan yang tepat dalam arti ekonomis. Nilai estimasi anggaran yang disusun selanjutnya dikenal dengan istilah Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek, yang mempunyai fungsi dan manfaat lebih lanjut dalam hal mengendalikan sumberdaya material, tenaga kerja, peralatan dan waktu pelaksanaan proyek sehingga pelaksanaan kegiatan proyek yang dilakukan akan mempunyai nilai efisien dan efektivitas Sumber data yaitu subjek dari mana data tersebut didapatkan. Berdasarkan sumbernya data bisa didapatkan melalui internet berupa penelitian sebelumnya yang memiliki pembahasan serupa dengan penelitian ini dalam bentuk berupa jurnal, ebook, dan lain-lain. Selain itu data juga didapatkan dari pihak kontraktor maupun pihak pengawas yang bersangkutan dalam proses pengerjaan proyek. Proyek pembangunan Gedung Meteorologi Kota Bitung yang memiliki 1 lantai ini telah didirikan dengan luas bangunan 154,15 m2 di Kelurahan Sagerat, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan hasil perhitungan pada penelitian Gedung Meteorologi Kota Bitung berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Cipta Karya Tahun 2021 didapat anggaran sebesar Rp. 1.823.543.000,00. Kata kunci – Rencana Anggaran Biaya, AHSP Cipta Karya 2021, volume
Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow Muh. F. Sumantri; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow ini dibangun 1 lantai dengan luas bangunan 787,5 m2, yang lokasinya berada di Desa Lolak Tombolango Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow Propinsi Sulawesi Utara. Sehubungan dengan hal tersebut dibutuhkan estimasi rencana anggaran biaya yang harus disiapkan. Rencana Anggaran Biaya dalam sebuah proyek konstruksi perlu dipersiapkan untuk mengetahui biaya yang dibutuhkan dalam proyek konstruksi tersebut. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya pada proyek akhir ini mengacu pada AHSP, survey material bangunan dan gambar bestek yang disediakan. Selain untuk mengetahui anggaran biaya yang diperlukan, Penelitian ini membahas Tentang Penjadwalan dari Pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah. Hasil perhitungan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk Proyek Pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah Bolaang Mongondow adalah sebesar Rp. 1.310.909.00,00-. waktu pelaksanaan dalam kurva S selama 2 Bulan 4 minggu atau 92 hari kerja, dengan durasi 1 minggu sama dengan 7 hari kerja. Kata kunci – perhitungan Rencana Anggaran Biaya, AHSP, kurva S
Analisis Percepatan Proyek Dengan Menggunakan Metode “Fast Track” (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik Manado) Yeremia B. Mokalu; Tisano Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perencanaannya, Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik Manado dijadwalkan untuk selesai dalam kurun waktu 275 Hari dengan biaya yang dianggarkan sebesar Rp 18.504.600.000,00 sesuai dengan Rekapitulasi yang ada. Mengenai hal tersebut haruslah memperhatikan juga kinerja proyek guna menghindari keterlambatan. Adapun kinerja proyek harus dipertahankan bagus dengan melakukan pengendalian proyek. Untuk menganalisis percepatan pengendalian proyek yang dilakukan dapat digunakan metode analisis percepatan ptoyek, salah satunya metode Fast Track. Untuk hasil percepatan proyek metode Fast Track, estimasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek sebesar 208 hari yang dimana nilai tersebut lebih cepat daripada yang direncanakan sebelumnya yaitu 275 hari. Walaupun ada beberapa pekerjaan dilintasan kritis yang harus dikerjakan secara bersama-sama. Kata kunci – Fast Track, percepatan proyek, lintasan kritis, waktu
Co-Authors . Junaidi Abd. Rajab R. Dasinangon Adikavara E. T. Rapar Agryanto P. Parinding Ariestides K. T. Dundu Ariestides K. T. Dundu Asrini Novita Rompas Audie L. E. Rumayar Bachdar, Reza Rizki Kurnia Bartje F. Tombokan Bobby Rocky Kani Bonny F. Sompie Buyung, Rudy. A. H. F. Ceisya G. Keintjem Cendy Merry Tumbelaka Charen N. P. Montolalu Christina A. J. Pangkey Christy A. Labolaang D. R. O. Walangitan David H. Mewengkang David M. Walean Deane R. O. Walangitan Eris Rosita Eurene M. Rawis Fabian J. Manoppo Failen Pratasik Febrina P. Y. Sumanti Febyana Pangkey Felicia, Zefanya P. Fharel Novel Lantang Fransisko Noktavian Wowor Frendi D. Lumintang Frendy, Vania T. Grace Priscillia Kamagi Grasheila B. Tambayong Hairunisa Mokodompis Huibert Tarore Inkiriwang, Revo L. Irene G. Tumbel Jantje B. Mangare Jantje B. Mangare Jasmin Christy Natalia Mandey Jermias Tjakra Jermias Tjakra Johan p Rantung Johan P. Rantung Jolan Juliana Sumajow Juno E. Ch. Langi Kevin Imanuel Kambey Kornelia Pararuk Kristi Elsina Leatemia Langgeroni, Reni Lestiani Nova Pontoh Livia L. Luntungan Lucia I. R. Lefrandt Lucia I.R. Lefrandt Lumentah, Christin Natalia Magdalena Monica Pontoh Malifa, Yusuf Mantiri, Deisy H. M. Meylisa E. Balirante Mochtar Sibi Mokolensang, Virginia Marcelin Muh. F. Sumantri Nono, Yousantho Pingkan A. K. Pratasis Pingkan A. K. Pratasis Pondaag, Nathalia Elizabeth Pontoh, Miyabi R. Porajow, Tania G. Praesillia Christien Ator, Praesillia Christien Prince A. Sepang Rando R. V. Kare Ratag, Kezia Aprilia Rayhan Aslah Rebecca Glory Ropa Regina Lombogia Rivi K. Lantang Robert J. M. Mandagi Rolangon, Aprilia A. Rori, Widya Fanheyvel Rumboisano, Arnol Sokop, Ronald Martin Sompie, Cecilia T. Stefi Priescha Tauro Stevano Krista Kambey Sthefanus A. Lengkong Sumanti, Febrina P. Y. The, Londy Herianto Tilaar, Melisa F. Tisano Arsjad Tisano T. Arsjad Tisano Tj. Arsjad Tisano Tj. Arsjad Umboh, Alfian H. Vania Y. Moningkey Victor Michael Tyson Lempoy Victoria Mintje Vivian G. Iroth Wanta, Isty M. Wilar, Wingky P. R. Wongkar, Deny Wuisan, Felleps Yeremia B. Mokalu