Claim Missing Document
Check
Articles

Found 44 Documents
Search
Journal : TEKNO

Analisis Hubungan Pekerjaan Dan Lintasan Kritis Pada Penjadwalan Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi Tondano Menggunakan Metode Precedence Diagram Method Bartje F. Tombokan; Grace Y. Malingkas; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap proyek konstruksi pastinya mempunyai target pada setiap bagian perencanaan. Dimana pada proyek konstruksi terdapat kegiatan pekerjaan yang saling terhubung dan memiliki waktu tertentu untuk diselesaikan. Hal pertama yang harus dilakukan pada pelaksanaan proyek adalah perencanaan agar dapat mengontrol atau mengendalikan proyek secara teratur dengan metode tertentu yang sangat berpengaruh. Salah satunya dengan menggunakan metode Precedence Diagram Method yang dapat membentuk informasi tentang kegiatan pekerjaan secara rinci seperti waktu mulai, durasi, waktu selesai, dan total float dalam node segiempat dengan beberapa jenis kontrain yang saling menghubungkan antar kegiatan pekerjaan yang terkait. Dan kemudian dapat menentukan kegiatan mana saja yang dapat menyebabkan keterlambatan pada proyek jika ditunda (kritis) dan membentuk rangkaian kegiatan kritis yang menghasilkan lintasan kritis. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menyusun penjadwalan proyek semakin dimudahkan dengan beberapa aplikasi komputer yang terus dikembangkan salah satunya adalah microsoft project. Yang digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan metode precedence diagram method. Setiap hubungan pekerjaan dan lintasan kritis pada proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi Tondano pada struktur dan arsitektural Gedung utama akan dianalisis dengan menggunakan metode precedence diagram method dengan bantuan aplikasi microsoft project. Dimana pada penjadwalan pada proyek ini terdapat 19 jenis konstrain dan memiliki perbedaan pada beberapa kegiatan yang berarti terdapat beberapa kegiatan yang dimulai secara bersamaan, dan 2 lintasan kritis yang berarti setiap kegiatan pada lintasan kritis ini dapat mengakibatkan keterlambatan pada proyek jika ditunda. Kata kunci – Precedence Diagram Method, Microsoft Project
Metode Pelaksanaan Konstruksi Abutment Pada Jembatan Sosongian Tumpaan Rando R. V. Kare; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jembatan Sosongian Tumpaan adalah jembatan yang dibangun sebagai penghubung jalan trans Sulawesi, tepatnya di Tumpaan, Minahasa Selatan, Sulawesi utara. Jalan trans Sulawesi merupakan jalan yang sering dilalui kendaraan yang ramai karena jalan ini akses utama. Pelebaran jembatan sosongian ini direncanakan menggunakan konstruksi beton bertulang dengan bentang jembatan 46.6 m dan lebar 15 meter. Penelitian ini difokuskan pada pekerjaan abutment yang merupakan struktur bawah jembatan. Abutment berfungsi memikul seluruh beban yang bekerja pada bagian atas jembatan, serta meneruskan beban tersebut ke pondasi. Tipe abutment pada proyek ini adalah tipe T terbalik. Hasil dari penilitian ini dapat mengetahui pelaksanaan konstruksi abutment,dengan tinggi abutment 5.34 meter, lebar 1.20 meter dan panjang 18 meter. Pondasi yang digunakan dalam konstruksi ini adalah pondasi tiang pancang dengan jumlah tiang pancang 27 tiang pancang dengan jarak masing-masing 2.10 meter. Kata kunci - jembatan, abutment
Dampak Contract Change Order Terhadap Jadwal Pekerjaan Pada Pembangunan RSUD Provinsi Sulawesi Utara Rayhan Aslah; Grace Y. Malingkas; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 20 No. 82 (2022): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelesaian proyek yang sesuai dengan waktu, anggaran dan mutu yang telah ditentukan. Realita di lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan sebuah proyek tidak bisa dipastikan dapat terlaksana berdasarkan perencanaan yang telah disusun. Salah satu bagian yang merupakan pokok dalam hal ini adalah manajemen waktu dan biaya. Di mana dalam beberapa kondisi proyek seringkali mengalami perubahan dalam segi desain, biaya dan juga waktu. Penilitian ini difokuskan pada topik Contract Change Order dan jadwal pekerjaan pada pembangunan Gedung bertingkat RSUD ODSK Prov. Sulut yang bertempat di jalan Beteshda, kota Manado. Banyaknya proyek yang dilakukan seperti sekarang ini khususnya di provinsi Sulawesi Utara dengan faktor kurang detailnya survey dan ketidak sesuaian dengan gambar rencana awal mengakibatkan terjadinya pekerjaan tambah kurang yang menimbulkan pengaruh yang sangat signifikan terhadap biaya, volume, waktu, produktifitas dan resiko yang lebih tinggi. Untuk itu perlu dilakukan peninjauan terhadap faktor apa saja yang mungkin terjadi dalam kegiatan setelah di lakukan CCO sehingga dapat meminimalisir kerugian antara dua belah pihak atau lebih. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor dampak change order pada jadwal pekerjaan dan akibat yang terjadi terhadap waktu dan perubahan volume dan biaya. Kata kunci – Change Order, jadwal pekerjaan
Analisis Varians Pada Pembangunan Gedung Rehabilitasi Narkoba Di Kota Tomohon Grasheila B. Tambayong; Grace Y. Malingkas; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya selisih yang terjadi pada pembangunan gedung rehabilitasi di kota Tomohon. Metode analisis varians merupakan metode yang dapat membantu dalam sistem pengendalian biaya yang ada, dengan membandingkan antara biaya standar dan biaya aktual lapangan. Dalam kasus yang di angkat dalam penelitian ini, biaya standar yang digunakan adalah rencana anggaran biaya berdasarkan analisa harga satuan SNI dan sebagai biaya aktual adalah biaya borongan yang dilakukan dalam pelaksanaan di lapangan, serta mengetahui apakah varians yang terjadi termasuk kedalam selisih yang Cost underrun atau Cost overrun. Pada penelitian ini hanya meninjau biaya upah tenaga kerja, dimana variable pembandingnya diambil dari harga satuan pekerjaan SNI 2022, harga borongan dan observasi langsung di lapangan untuk mencari koefisien sebagai pembanding harga SNI. Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan, biaya berdasarkan analisa borongan di lapangan lebih kecil dibandingkan analisa harga satuan berdasarkan SNI. Hal ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengendalian yang dilakukan oleh pihak pelaksana berjalan sesuai rencana. Dengan digunakannya analisis varian dalam pengendalian dapat mempermudah mengevaluasi anggaran biaya tenaga kerja secara detail dan terperinci sesuai item-item pekerjaan yang dilakukan hingga mendapatkan penggunaan biaya sesuai kejadian dalam pelaksanaan proyek. Kata kunci: analisis varians, biaya standar, biaya aktual
Analisis Probabilitas Dalam Menentukan Strategi Penawaran pada Proyek Jalan Di Kabupaten Minahasa Vania Y. Moningkey; Grace Y. Malingkas; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pelelangan, tahap yang paling penting adalah tahap penawaran. Dalam tahap ini, kontraktor harus beradu strategi dan bersaing untuk mendapatkan atau memenangkan suatu proyek. Model friedman adalah salah satu metode pendekatan yang digunakan oleh kontraktor dalam menentukan strategi penawaran. Pendekatan ini merupakan perkiraan sebagai dasar untuk menentukan besarnya harga penawaran. Penerapan model ini memerlukan pengumpulan data penawaran yang diambil dari website LPSE Kabupaten Minahasa tahun 2020 sampai tahun 2022 pada proyek-proyek jalan di Kabupaten Minahasa. Dari hasil pembahasan terdapat 89 penawaran yang diikuti oleh 76 penawar. Jumlah pesaing yang ada dan juga penentuan nilai mark-up sangat berpengaruh untuk memenangkan suatu penawaran, jika jumlah pesaing semakin banyak maka peluang memenangkan penawaran semakin kecil dan keuntungan yang diperoleh juga makin kecil, semakin besar suatu mark-up maka peluang untuk menang semakin kecil. Kata kunci: peluang, expected profit, mark-up, model Friedman
Pengaruh Percepatan Durasi Terhadap Biaya Dan Waktu Pada Pembangunan Gedung Rehabilitasi Narkoba Di Kota Tomohon Kevin Imanuel Kambey; Grace Y. Malingkas; Febrina P. Y. Sumanti
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk pelaksanaan suatu proyek konstruksi di dalamnya pasti memerlukan suatu perencanaan, penjadwalan dan pengendalian yang baik. Penjadwalan proyek sendiri menjadi salah satu konflik utama yang sering dihadapi dalam sebuah proyek konstruksi. Dalam mewujudkan pelaksanaan suatu proyek dapat berhasil, pengunaan sumber daya secara efektif dan efisien sangat diperlukan. Dengan demikian, tindakan harus diambil agar proyek tersebut dapat berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan. Tindakan yang dapat diambil adalah dengan mengoptimalkan cara bagaimana kita melakukan percepatan durasi pelaksanaan suatu proyek dengan mempertimbangkan pentingnya biaya yang akan timbul dan dapat memilih durasi dan biaya yang paling efisien. Dalam Penelitian ini akan menganalisis percepatan durasi pada proyek pembangunan Gedung Rehabilitasi Narkoba di Kota Tomohon, dengan alternatif penambahan jumlah tenaga kerja. Untuk melakukan penelitian ini digunakan Analisis Durasi dengan menggunakan Critical Path Method, dan Analisis durasi-biaya menggunakan metode Crashing untuk menghitung cost slope. Dari perhitungan percepatan waktu dan biaya proyek dapat dilihat bahwa percepatan waktu yang paling optimal dan efisien adalah pada waktu percepatan sebesar 207 hari. Dilihat dari hubungan durasi-biaya untuk biaya total proyek didapat durasi dan biaya yang paling efisien terjadi pada durasi 207 hari dengan biaya total proyek sebesar Rp. 8.837.174.850,62. Kata kunci: percepatan, durasi, Crashing, Critical Path Method, efisien
Analisis Efektivitas Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Konstruksi Dengan Metode Fine Dan Fault Tree Analysis Pada Pembangunan Christian Center Tahap II Eris Rosita; Deane R. O. Walangitan; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi adalah kegiatan yang berisiko tinggi, terutama dalam hal kecelakaan kerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian risiko yang efektif selama pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko yang ada pada proyek serta pengendalian risiko kecelakaan kerja yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer berupa penyebaran kuesioner, observasi lapangan dan data sekunder berupa data umum proyek. SPSS 25 digunakan untuk uji validitas data primer. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode Fine untuk mengidentifikasi tingkat risiko dan mengembangkan model Fault Tree yang dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian risiko. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan gedung Christian Center Manado Tahap II. Penelitian ini berfokus pada pekerjaan bekisting, pekerjaan pembesian, dan pekerjaan pengecoran. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat risiko kecelakaan kerja pada proyek konstruksi gedung Christian Center Manado Tahap II berada pada tingkat risiko < 20 atau acceptable. Untuk mengurangi risiko bahaya, kontraktor dapat melakukan tindakan-tindakan khusus seperti memberikan penyuluhan sesering mungkin agar berhati-hati dalam bekerja serta memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja, mengadakan safety talk sebelum memulai pekerjaan, memastikan pekerja menggunakan alat pelindung diri yang sesuai pada setiap pekerjaan, memasang tanda-tanda K3 di area kerja, memantau situasi di lapangan melalui petugas K3. Kata kunci: analisis risiko, SMK3, fault tree analysis
Analisis Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode PDM Dengan Menggunakan Konsep Cadangan Waktu Pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara David H. Mewengkang; Febrina P. Y. Sumanti; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan penjadwalan proyek konstruksi merupakan salah satu hal yang sangat penting karena mencakup perencanaan semua jenis pekerjaan yang diperlukan dalam merealisasikan proyek dan kapan waktu pelaksanaan setiap pekerjaan tersebut. Jadwal pelaksanaan proyek dirancang supaya semua pekerjaan dapat berjalan lancar dan proyek boleh diselesaikan sesuai dengan waktu penyelesaian yang direncanakan. Penjadwalan proyek menggunakan metode Precedence Diagram Method (PDM) dapat dilakukan dengan menggunakan 4 konstrain yang ada pada jaringan PDM. Jadwal proyek memiliki rangkaian kegiatan yang tumpang tindih, sehingga penyusunan jadwal menggunkan diagram preseden pada Microsoft Project akan lebih sederhana dan mudah di pahami. Hasil penelitian menunjukan nilai cadangan waktu pada situasi awal proyek adalah positif (+) 7 hari, sedangkan nilai cadangan waktu hingga minggu ke-23 pelaksanaan pekerjaan adalah negatif (-) 38. Analisis erosi cadangan waktu hingga minggu ke -23 pelaksanaan pekerjaan manunjukan laju kecepatan erosi sebesar (642.86%) dari laju penyelesaian pekerjaan (45.92%), selain itu nilai CW hingga minggu ke-23 pelaksanaan pekerjaan sudah mengalami pengurangan hingga mencapai angka negatif (-) 548.86%, sedangkan volume pekerjaan proyek masih menyisakan 54.08% yang didapat dari 100% dikurangi laju penyelesaian pekerjaan (45.92%). Kata kunci: Precedence Diagram Method, Microsoft Project, cadangan waktu
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Perilaku Aman (Safety Behavior) Pekerja Pada Pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Kesehatan Ibu dan Anak Kota Manado Christy A. Labolaang; Grace Y. Malingkas; Febrina P. Y. Sumanti
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembangunan pada bidang konstruksi memang tidak lepas dari masalah kecelakaan kerja. Dalam mengantisipasi dan mengurangi angka kecelakaan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien dan produktif, pemerintah mewajibkan setiap perusahaan konstruksi untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Perilaku aman merupakan salah satu langkah pencegahan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengethui gambaran perilaku aman (safety behavior) pekerja terhadap SMK3 pada pembangunan Balai Kesehatan Ibu dan Anak Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif lalu dianalisa dengan menggunakan metode analisis univariat yang diolah dengan menggunakan software SPSS. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dari 35 pekerja, 74,3% pekerja memiliki pengetahuan yang baik mengenai K3, 88,6% pekerja memiliki sikap yang baik terhadap penerapan SMK3, dan 80% pekerja memiliki tindakan yang baik dalam penerapan SMK3. Hal ini menunjukkan faktor pengetahuan memiliki pengaruh yang penting terhadap pembentukan perilaku aman pekerja dalam melaksanakan pekerjaanya secara aman. Hasil penilaian perilaku pekerja proyek pembangunan Balai Kesehatan Ibu dan Anak Kota Manado terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja rata-rata tergolong dalam kategori baik dengan persentase sebesar 88,4%. Kata kunci - perilaku aman, safety behavior, SMK3, SPSS
Perbandingan Anggaran Biaya Pada Proyek Pengecoran Jalan Dalam Kota Kobakma Kabupaten Mamberamo Tengah Provinsi Papua Terhadap Pelaksanaan Di Kota Manado Rebecca Glory Ropa; Deane R. O. Walangitan; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 21 No. 84 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan sebuah konstruksi memerlukan analisa biaya untuk memperkirakan kebutuhan biaya dan mendapatkan biaya paling efisien untuk sebuah konstruksi. Estimasi biaya memegang peranan penting dalam melaksanankan proyek konstruksi, kontraktor harus memiliki pedoman yang ekonomis dan berlaku di Indonesia. Analisis biaya sebagai dasar perhitungan untuk merencanakan anggaran proyek. Di Indonesia ada beberapa metode untuk merencanakan harga satuan biaya anggaran proyek yaitu SNI. Kontraktor biasanya menetapkan harga penawaran berdasarkan analisis yang tidak seluruhnya berpedoman pada analisa SNI. Kontraktor lebih cenderung menghitung harga satuan pekerjaan berdasarkan dengan analisisa mereka sendiri yang didasarkan atas pengalaman terdahulu dalam menyelesaikan pekerjaan konstruksi. Dalam melaksanakan konstruksi, kontraktor akann membuat rencana anggara biaya sebagai dasar memasukkan penawaran terhadap suatu pekerjaan. Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) memerlukan koefisien atau angka indeks untuk memperoleh analisis harga satuan perkerjaan tersebut, angka indeks atau koefisien tersebut dapat diperoleh melalui Analisis Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Analisis Harga Satuan Pekerjaan. Penelitian tentang analisis rencana anggaran ini mengambil perbandingan harga di Kota Kobakma dan di Kota Manado. Untuk di Kota Manado daftar harga satuan pokok mengacu pada BPJN Sulut 2022 dan dilakukan survey pada supplier. Dari hasil penelitian ini ada beberapa factor yang mempengaruhi perbandingan harga yaitu: harga bahan dan material, upah dan alat. Kata kunci: Perbandingan Rencana Anggaran Biaya, pengecoran jalan, SNI 2022
Co-Authors . Junaidi Abd. Rajab R. Dasinangon Adikavara E. T. Rapar Agryanto P. Parinding Ariestides K. T. Dundu Ariestides K. T. Dundu Asrini Novita Rompas Audie L. E. Rumayar Bachdar, Reza Rizki Kurnia Bartje F. Tombokan Bobby Rocky Kani Bonny F. Sompie Buyung, Rudy. A. H. F. Ceisya G. Keintjem Cendy Merry Tumbelaka Charen N. P. Montolalu Christina A. J. Pangkey Christy A. Labolaang D. R. O. Walangitan David H. Mewengkang David M. Walean Deane R. O. Walangitan Eris Rosita Eurene M. Rawis Fabian J. Manoppo Failen Pratasik Febrina P. Y. Sumanti Febyana Pangkey Felicia, Zefanya P. Fharel Novel Lantang Fransisko Noktavian Wowor Frendi D. Lumintang Frendy, Vania T. Grace Priscillia Kamagi Grasheila B. Tambayong Hairunisa Mokodompis Huibert Tarore Inkiriwang, Revo L. Irene G. Tumbel Jantje B. Mangare Jantje B. Mangare Jasmin Christy Natalia Mandey Jermias Tjakra Jermias Tjakra Johan p Rantung Johan P. Rantung Jolan Juliana Sumajow Juno E. Ch. Langi Kevin Imanuel Kambey Kornelia Pararuk Kristi Elsina Leatemia Langgeroni, Reni Lestiani Nova Pontoh Livia L. Luntungan Lucia I. R. Lefrandt Lucia I.R. Lefrandt Lumentah, Christin Natalia Magdalena Monica Pontoh Malifa, Yusuf Mantiri, Deisy H. M. Meylisa E. Balirante Mochtar Sibi Mokolensang, Virginia Marcelin Muh. F. Sumantri Nono, Yousantho Pingkan A. K. Pratasis Pingkan A. K. Pratasis Pondaag, Nathalia Elizabeth Pontoh, Miyabi R. Porajow, Tania G. Praesillia Christien Ator, Praesillia Christien Prince A. Sepang Rando R. V. Kare Ratag, Kezia Aprilia Rayhan Aslah Rebecca Glory Ropa Regina Lombogia Rivi K. Lantang Robert J. M. Mandagi Rolangon, Aprilia A. Rori, Widya Fanheyvel Rumboisano, Arnol Sokop, Ronald Martin Sompie, Cecilia T. Stefi Priescha Tauro Stevano Krista Kambey Sthefanus A. Lengkong Sumanti, Febrina P. Y. The, Londy Herianto Tilaar, Melisa F. Tisano Arsjad Tisano T. Arsjad Tisano Tj. Arsjad Tisano Tj. Arsjad Umboh, Alfian H. Vania Y. Moningkey Victor Michael Tyson Lempoy Victoria Mintje Vivian G. Iroth Wanta, Isty M. Wilar, Wingky P. R. Wongkar, Deny Wuisan, Felleps Yeremia B. Mokalu