Claim Missing Document
Check
Articles

Found 44 Documents
Search
Journal : TEKNO

Analisis Anggaran Biaya Pada Proyek Pembangunan Gedung Utama Polres Bogor Christina A. J. Pangkey; Grace Y. Malingkas; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54567

Abstract

Keberhasilan suatu proyek konstruksi dapat diukur berdasarkan pemenuhan tujuan proyek yang meliputi penyelesaian tepat waktu, sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan dan mencapai standar kualitas yang diharapkan. Dalam merencanakan sebuah konstruksi bangunan sangat memerlukan adanya analisis biaya untuk memperkirakan kebutuhan biaya yang diperlukan dan mendapatkan biaya yang paling efisien. Rencana Anggaran Biaya (RAB) sangat erat hubungannya dalam setiap pekerjaan proyek konstruksi. Untuk merencanakan sebuah anggaran biaya yang didasarkan pada analisis berbagai material, peralatan yang digunakan dan upah untuk setiap aspek pekerjaan. Dari hasil analisis tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada Proyek Pembangunan Gedung Utama Polres Bogor. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah data Sekunder. Sumber data berupa data harga upah dan bahan/material, Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), serta rekapitulasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek yang diperoleh dari kontraktor, dan sebagai pembanding untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diperoleh dari suvery di Kota Manado. Berdasarkan hasil analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada Proyek Pembangunan Gedung Utama Polres Bogor senilai Rp. 21.320.183.066,00 dan jika proyek tersebut menggunakan harga bahan/material dan upah yang dilaksanakan di Kota Manado maka mendapatkan harga senilai Rp. 21.955.431.271,00. Selisih yang didapatkan dari perhitungan perbandingan tersebut sebesar Rp. 635.248.205,00, dengan persentase selisih perhitungannya adalah sebesar 2,98%. Dari hasil penelitian ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi perbandingan harga yaitu: harga bahan/material dan upah. Maka dapat disimpulkan bahwa untuk perhitungan Rencana Anggaran Biaya di Kota Manado lebih tinggi dibandingkan dengan Rencana Anggaran Biaya di Kota Bogor. Kata kunci: proyek, Rencana Anggaran Biaya (RAB), AHSP
Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Dinding Dengan Menggunakan Metode Work Sampling Pada Proyek Pembangunan Ruko Cluster Amethyst Kawanua Emerald City Manado Vivian G. Iroth; Grace Y. Malingkas; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54587

Abstract

Produktivitas yang baik sangat penting untuk keberhasilan proyek konstruksi. Produktivitas tenaga kerja sangat berpengaruh terhadap tingkat keuntungan dan kerugian suatu proyek. Ketika dalam pelaksanaan dilapangan, kesalahan dapat terjadi karena tenaga kerja tidak melakukan tugas secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar produktivitas pada pekerjaan dinding menggunakan metode Work Sampling pada proyek pembangunan ruko cluster amethyst kawanua emerald city manado. Dari hasil analisis Work Sampling produktivitas tenaga kerja dalam pekerjaan dinding di lantai 2, setiap pekerjaan mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Produktivitas tenaga kerja untuk pekerjaan pasangan bata sebesar 15.981 m2/hari, untuk pekerjaan plesteran dinding sebesar 46.478 m2/hari, dan pekerjaan acian dinding sebesar 35.752 m2/hari. Kata kunci: produktivitas, tenaga kerja, work sampling
Optimalisasi Sumber Daya Biaya Pada Proyek Peningkatan Jalan Tiwa’a Kecamatan Morowali Utara, Kabupaten Morowali Utara Meylisa E. Balirante; Ariestides K. T. Dundu; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56494

Abstract

Proyek konstruksi terdiri dari serangkaian kegiatan yang saling terkait satu sama lain yang dibatasi oleh dimensi waktu dan alokasi sumber dana tertentu. Oleh karena itu perencanaan penjadwalan proyek konstruksi sangat penting untuk memberikan informasi mengenai rencana urutan pekerjaan, durasi dari semua jenis pekerjaan yang dibutuhkan, serta waktu akhir penyelesaian proyek dalam rangka menyelesaikan suatu proyek sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dengan memperhitungkan keterbatasan sumber daya yang ada. Pada pelaksanaan suatu proyek sering terdapat fluktasi biaya pelaksanaan proyek serta biaya pelaksanaan untuk minggu tertentu yang cukup besar, untuk memberikan penyesuaian biaya yang lebih stabil kepada pihak kontraktor maka diperlukan perataan sumber daya biaya. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan perbandingan hasil analisa penjadwalan sebelum dan sesudah perataan dengan menggunakan metode Precedence Diagram Method (PDM) dengan aplikasi Microsoft Project. perbandingan biaya maksimum mingguan dan rentang selisih biaya pelaksanaan proyek untuk minggu yang saling berdekatan. Berdasakan hasil penjadwalan kurva s dapat diketahui biaya pelaksanaan proyek untuk setiap minggu oleh karena itu perataan sumber daya biaya didasari dari penyesuaian penjadwalan proyek. Kata kunci: Metode PDM, perataan sumber daya biaya, Microsoft Project
Analisis Fungsi Manajemen Konstruksi Dalam Proyek Pembangunan Gedung Komersil Di Kota Manado Hairunisa Mokodompis; Tisano Tj. Arsjad; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56604

Abstract

Bangunan komersial merupakan bangunan yang mewadahi berbagai fungsi komersial seperti villa, hotel, resort, perdagangan, ruang kantor sewa, dan lain-lain. Sesuai jenisnya, bangunan komersial merupakan bangunan yang direncanakan untuk mendatangkan keuntungan bagi pemilik maupun penggunanya. Atas dasar pemikiran ini, perancangan bangunan komersil mempertimbangkan Sembilan aspek (Wungow, 2011). Faktor-faktor yang sangat berpengaruh dalam Pembangunan Gedung Komersil dan Tindakan-tindakan yang dilakukan supaya fungsi manajemen konstruksi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proyek konstruksi bangunan Gedung komersil dalam Pembangunan proyek. Dari pengertiannya, manajemen konstruksi menerapkan fungsi-fungsi manajemen pada suatu proyek dengan memanfaatkan sumber daya dengan efektif dan efisien untuk mencapai tujuan proyek. Sasaran utama manajemen konstruksi adalah mengelolah fungsi manajemen dengan efektif dan efisien sehingga memperoleh hasil yang optimal sesuai kesepakatan dengan pemilik proyek. Teknik pengambilan sampel yang dipilih Wawancara/Kuesioner dan Data Primer. Pada penelitian ini, diperlukan sampel dari 10 responden dari beberapa perusahaan, pengalaman kerja perusahaan, aspek peralatan kerja, modal/keuangan, SDM (Sumber Daya Manusia). Analisis faktor manajemen konstruksi dalam Pembangunan Gedung komersil di kota Manado Analisa data kuesioner yang diambil dari 10 responden tersebut diolah dengan Microsoft Excel 2016. Kata kunci: responden, analisa, faktor, Microsoft Excel
Analisis Penerapan Smart Living Pada Perumahan Tamansari Metropolitan Kota Manado Frendi D. Lumintang; Jermias Tjakra; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.57095

Abstract

Peningkatan penduduk perkotaan secara signifikan membawa pengaruh besar pada pola hidup dan peradaban manusia. Peningkatan penduduk yang cepat ini memunculkan kebutuhan mendesak dan tantangan untuk menemukan strategi yang tepat dan cara-cara yang cerdas untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi dan kesejahteraan penduduk di Kota Manado. Beberapa kota besar di Indonesia sudah menerapkan konsep smart city, salah satunya yaitu Kota Manado. Implementasi kebijakan smart city di Kota Manado dilandaskan pada Peraturan Walikota Manado Nomor 10 Tahun 2018 tentang Manado smart city. Salah satu program smart city pemerintah Kota Manado pada dimensi smart living pembangunan dan pengembangan kawasan Kota Baru (Manado Aerocity), yang dimana perumahan Tamansari Metropolitan termasuk dalam pengembangan kawasan Kota Baru yang dikembangkan pemerintah Kota Manado bekerjasama dengan stakeholder terkait. Pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat konsep smart living (hunian cerdas) juga diamanatkan dalam Peraturan Menteri PUPR No. 27/PRT/M/2017 tentang Panduan Pembangunan Budaya Integritas di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Juga berdasarkan pada Visium PUPR tahun 2030 bidang Perumahan dan Permukiman, yaitu 100% Urban Smart Living (Hunian cerdas di wilayah perkotaan). Kata kunci: smart city, smart living, perumahan
Penerapan Metode CPM (Critical Path Method) Dalam Perencanaan Manajemen Proyek Pada Proyek Jalan Molompar Utara-Wawali Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara Rolangon, Aprilia A.; Dundu, Ariestides K. T.; Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.58785

Abstract

Transportasi darat merupakan salah satu sarana yang penting untuk meningkatkan pembangunan suatu daerah sehingga dianggap mampu melayani mobilisasi penduduknya dengan aman, nyaman, layak dan lancar. Dalam pembangunan sebuah proyek jalan banyak faktor-faktor pendukung yang memang harus diperhatikan. Oleh sebab itu, sebuah proyek akan memiliki batas waktu (deadline) dari setiap aktivitas yang berlangsung, dimana artinya proyek tersebut harus diselesaikan sebelum atau tepat waktu yang telah ditentukan. Maka manajemen proyek sangat di perlukan agar proyek terkelola dengan teratur. Pada penelitian ini, metode penelitian yang akan digunakan yaitu metode CPM (Critical Path Method) yang merupakan dasar dari sistem perencanaan dan pengendalian pekerjaan yang didasarkan pada network atau jaringan kerja. Metode ini mampu mengidentifikasi jalur kritis pada sekumpulan aktivitas yang telah ditentukan ketergantungan antar aktivitasnya. Penelitian ini mengambil studi kasus proyek jalan Molompar Utara-Wawali Pasan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara. Teknik pengumpulan data dan jenis pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data sekunder dimana data sekunder dalam penelitian ini berupa time schedule (Kurva S) yang didapatkan dari dinas PUPR Minahasa Tenggara. Setelah menerapkan metode CPM pada proyek jalan Molompar Utara-Wawali Pasan maka pekerjaan yang dilintasi jalur kritis diantaranya pekerjaan A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L. Dan pekerjaan yang tidak dilintasi jalur kritis yaitu pekerjaan J. Dimana setiap pekerjaan yang dilintasi jalur kritis diselesaikan tepat waktu agar tidak terjadi keterlambatan, dan pekerjaan yang tidak dilintasi jalur kritis masih bisa memiliki tenggang waktu. Kata kunci: Metode CPM, manajemen proyek, proyek jalan
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Preservasi Ruas Jalan Sam Ratulangi Manado Wanta, Isty M.; Malingkas, Grace Y.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.58915

Abstract

Dalam konteks preservasi jalan, metode pelaksanaan merujuk pada teknik tahapan pelaksanaan atau pendekatan yang dipilih untuk melakukan perawatan dan perbaikan pada jalan. Pekerjaan preservasi jalan dapat dilakukan dengan efisien dan efektif sesuai dengan metode pelaksanaan, sehingga memperpanjang umur pakai jalan dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini berlokasi di Manado pada ruas jalan Sam Ratulangi, rahabilitasi minor pekerjaan overlay. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder, data primer yaitu pengumpulan data secara langsung lewat dokumentasi pada pelaksanaan pekerjaan dan data sekunder berupa jurnal, buku pdf, artikel-artikel dan website. Rehab minor merupakan tindakan penanganan serta pencegahan yang dilakukan untuk memperbaiki kerusakan jalan yang tidak terlalu parah. Aspal overlay adalah proses penambahan lapisan aspal baru pada permukaan jalan yang sudah ada (aspal lama). Lapisan ini memiliki ketebalan 4 cm. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada pelaksanaan rehabilitasi minor pekerjaan overlay penghamparan AC-WC menggunakan alat asphalt finisher dan pemadatan aspal dilakukan sebanyak 2 tahap yang pertama menggunakan alat tandem roller dengan berat alat 8 - 10 ton dan yang kedua menggunakan alat tire roller dengan berat alat 8.5 ton. Dan untuk mengetahui suhu aspal dilakukan pengecekan menggunakan alat termometer dengan suhu aspal terhampar pada suhu 130 - 150 °C, suhu pemadatan pertama yaitu 125 - 145 °C dan suhu pemadatan akhir 100 - 125 °C. Kata kunci: preservasi jalan, metode pelaksanaan, rehabilitasi minor, overlay
Analisis Nilai Hasil Pada Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) Kota Tomohon Porajow, Tania G.; Dundu, Ariestides K. T.; Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60581

Abstract

Perencanaan menjadi langkah awal untuk mencapai efisiensi dan efektivitas dari sumber daya yang akan digunakan. Proses pengendalian proyek harus dapat dikerjakan secara cepat dan tepat agar setiap penyimpangan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dievaluasi dengan cepat. Dalam penelitian ini menggunakan metode Nilai Hasil (Earned Value) yang bertujuan untuk melakukan pengendalian terhadap proyek dan mencari indikator kinerja biaya, dan waktu pelaksanaan secara terinci dalam sebuah pemeriksaan, penelitian ini dilakukan pada pekerjaan Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Dari hasil analisis yang ditinjau mulai dari minggu ke-1 sampai minggu ke-17 mendapatkan estimasi waktu penyelesaian proyek ini adalah sebesar 25,29 minggu (177 hari) dengan sisa waktu sebesar 0,7 minggu (5 hari) dengan estimasi biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek ini adalah sebesar 4.854.504.200. Kata kunci: nilai hasil, waktu, biaya
Analisis Manajemen Waktu Dan Biaya Pada Proyek Pembangunan Puskesmas Kakaskasen Tomohon, Sulawesi Utara Sompie, Cecilia T.; Malingkas, Grace Y.; Sumanti, Febrina P. Y.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60786

Abstract

Keberhasilan sebuah proyek bergantung pada rangkaian aktivitas yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan, agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Konsep Nilai Hasil (Earned Value) adalah Salah satu metode pengendalian proyek berdasarkan metode ini, akan dilakukan evaluasi biaya dan waktu proyek dengan objek penelitian Proyek pembangunan Puskesmas Kakaskasen Tomohon Untuk mesukseskan program ini pemerintah menunjuk CV Karya Mulia Abadi sebagai pelaksana proyek. Proyek pembangunan puskesmas kakaskasen ini dimulai 27 mei 2024 sampai selesai. Metode penelitian yang digunakan adalah Konsep Nilai Hasil (Earned Value) untuk menganalisis kinerja dan membuat perkiraan pencapaian yang memberikan informasi mengenai kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan menghasilkan estimasi biaya dan waktu untuk penyelesaian seluruh pekerjaan proyek berdasarkan indikator kinerja saat pelaporan. Penelitian ini akan membahas pada evaluasi biaya dan waktu pelaksanaan proyek Pembangunan Puskesmas Kakaskasen Tomohon dengan menggunakan metode Earned Value. Analisis menggunakan data dari proyek Pembangunan puskesmas kakaskasen tomohon dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp. 8.707.500.000.00 dalam jangka watu 30 minggu pertama pelaksanaan proyek. Berdasarkan hasil analisis data proyek terhadap waktu pelaksanaan proyek lebih banyak terjadi percepatan proyek dan tidak terjadi keterlambatan. Dengan demikian, diperkirakan proyek menghemat biaya Rp. 276.873.719.04 dari anggaran serta lebih cepat 2 minggu dari jadwal rencana. Kata kunci: Earned Value Analysis, BCWS, BCWP, ACWP, SV, CV, ETC,EAC, ETS, EAS, biaya, waktu, nilai hasil
Penerapan Manajemen Waktu Dengan Metode CPM (Critical Path Method) Pada Proyek Pembangunan Laboratorium SMKS Kema Perintis Wilar, Wingky P. R.; Malingkas, Grace Y.; Mangare, Jantje B.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60792

Abstract

Dalam dunia konstruksi, manajemen waktu yang efektif merupakan elemen kunci dalam keberhasilan sebuah proyek, terutama pada proyek konstruksi gedung pendidikan yang sering menghadapi tantangan terkait waktu, biaya, dan sumber daya. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pembangunan infrastruktur, pengelolaan waktu proyek menjadi faktor krusial dalam memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan waktu penyelesaian proyek adalah Critical Path Method (CPM). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lintasan kritis serta menghitung durasi total proyek Pembangunan Laboratorium SMKS Kema Perintis menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Critical Path Method juga digunakan untuk menganalisis hubungan antar kegiatan proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data berupa time schedule/kurva S. Data tersebut dianalisis menggunakan metode CPM untuk memetakan jaringan kerja proyek dan menentukan aktivitas yang termasuk dalam jalur kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang termasuk dalam lintasan kritis pada proyek meliputi urutan A2 – A3 – B2 – B4 – D1 – D3 – D4 – E – I – J3 – H – M. Dengan penerapan metode CPM, durasi total pada proyek Pembangunan Laboratorium SMKS Kema Perintis adalah 147 hari. Kata kunci: manajemen waktu, Critical Path Method, proyek kontruksi, kurva S
Co-Authors . Junaidi Abd. Rajab R. Dasinangon Adikavara E. T. Rapar Agryanto P. Parinding Ariestides K. T. Dundu Ariestides K. T. Dundu Asrini Novita Rompas Audie L. E. Rumayar Bachdar, Reza Rizki Kurnia Bartje F. Tombokan Bobby Rocky Kani Bonny F. Sompie Buyung, Rudy. A. H. F. Ceisya G. Keintjem Cendy Merry Tumbelaka Charen N. P. Montolalu Christina A. J. Pangkey Christy A. Labolaang D. R. O. Walangitan David H. Mewengkang David M. Walean Deane R. O. Walangitan Eris Rosita Eurene M. Rawis Fabian J. Manoppo Failen Pratasik Febrina P. Y. Sumanti Febyana Pangkey Felicia, Zefanya P. Fharel Novel Lantang Fransisko Noktavian Wowor Frendi D. Lumintang Frendy, Vania T. Grace Priscillia Kamagi Grasheila B. Tambayong Hairunisa Mokodompis Huibert Tarore Inkiriwang, Revo L. Irene G. Tumbel Jantje B. Mangare Jantje B. Mangare Jasmin Christy Natalia Mandey Jermias Tjakra Jermias Tjakra Johan p Rantung Johan P. Rantung Jolan Juliana Sumajow Juno E. Ch. Langi Kevin Imanuel Kambey Kornelia Pararuk Kristi Elsina Leatemia Langgeroni, Reni Lestiani Nova Pontoh Livia L. Luntungan Lucia I. R. Lefrandt Lucia I.R. Lefrandt Lumentah, Christin Natalia Magdalena Monica Pontoh Malifa, Yusuf Mantiri, Deisy H. M. Meylisa E. Balirante Mochtar Sibi Mokolensang, Virginia Marcelin Muh. F. Sumantri Nono, Yousantho Pingkan A. K. Pratasis Pingkan A. K. Pratasis Pondaag, Nathalia Elizabeth Pontoh, Miyabi R. Porajow, Tania G. Praesillia Christien Ator, Praesillia Christien Prince A. Sepang Rando R. V. Kare Ratag, Kezia Aprilia Rayhan Aslah Rebecca Glory Ropa Regina Lombogia Rivi K. Lantang Robert J. M. Mandagi Rolangon, Aprilia A. Rori, Widya Fanheyvel Rumboisano, Arnol Sokop, Ronald Martin Sompie, Cecilia T. Stefi Priescha Tauro Stevano Krista Kambey Sthefanus A. Lengkong Sumanti, Febrina P. Y. The, Londy Herianto Tilaar, Melisa F. Tisano Arsjad Tisano T. Arsjad Tisano Tj. Arsjad Tisano Tj. Arsjad Umboh, Alfian H. Vania Y. Moningkey Victor Michael Tyson Lempoy Victoria Mintje Vivian G. Iroth Wanta, Isty M. Wilar, Wingky P. R. Wongkar, Deny Wuisan, Felleps Yeremia B. Mokalu