Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS ETNOMATEMATIKA BUDAYA BANJAR PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII SMP/MTS Helda Rahmawati; Karim Karim; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 2 No. 3 (2022): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v2i3.1374

Abstract

Budaya Banjar merupakan salah satu budaya yang mendominasi di Kalimantan Selatan yang perlu diperkenalkan untuk menumbuhkan sikap menghargai dan menjunjung tinggi arti kebudayaan kepada peserta didik. Pengembangan LKPD berbasis kebudayaan Banjar merupakan salah satu sarana untuk membantu dan mempermudah peserta didik dalam kegiatan pembelajaran sekaligus dapat memperkenalkan serta menumbuhkan sikap menghargai dan menjunjung tinggi arti budaya Banjar itu sendiri. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis etnomatematika budaya Banjar pada materi teorema Pythagoras kelas VIII SMP/MTs. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (research and development) model Plomp. Model Plomp yang digunakan terdiri dari empat fase yaitu diantaranya fase investigasi awal, fase perancangan, fase realisasi/konstruksi, fase tes, evaluasi, dan revisi. Pada fase tes, evaluasi, dan revisi dilakukan uji validitas oleh tiga validator ahli dan uji kepraktisan oleh peserta didik. Hasil uji validitas terhadap perangkat pembelajaran berupa LKPD yang dikembangkan menunjukkan LKPD mencapai kriteria sangat valid dan hasil uji kepraktisan menunjukkan LKPD mencapai kriteria praktis. Sehingga, dihasilkan perangkat pembelajaran berupa LKPD berbasis etnomatematika budaya Banjar materi teorema Pythagoras SMP/MTs kelas VIII yang valid dan praktis.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN SMART APPS CREATOR PADA MATERI BENTUK ALJABAR Muhammad Ilyasin Akbar; Hidayah Ansori; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 3 No. 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1407

Abstract

Pesatnya perkembangan IPTEKS pada kehidupan sehari-hari berdampak terhadap perkembangannya dalam dunia pendidikan. Perlunya pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini untuk mempermudah guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Terutama pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar karena memberikan kemudahan dalam penyajian materi sehingga mempermudah peserta didik dalam pemahaman konsep bentuk aljabar. Media pembelajaran berbasis android materi bentuk aljabar yang dikembangkan ini dapat diakses pengguna di manapun dan kapanpun. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar yang valid serta mengetahui kepraktisan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model 4-D dengan penelitian yang dibatasi hanya sampai pada tahap pengembangan (Develop) dengan uji validasi dan uji kepraktisan kepada peserta didik. Validasi dilakukan oleh dua orang validator dan diperoleh 3,47 pada validitas materi dan 3,41 pada nilai validitas media yang keduanya termasuk pada kriteria valid. Sedangkan untuk kepraktisan media pembelajaran berdasarkan angket peserta didik memperoleh rata-rata kepraktisan senilai 81,7% yang termasuk kriteria praktis. Dengan demikian media pembelajaran berbasis android yang dihasilkan termasuk kategori valid dan praktis.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII SMP/MTS Nopi Ariani; Iskandar Zulkarnain; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 3 No. 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1861

Abstract

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berperan sebagai sarana pendukung pembelajaran guna meningkatkan partisipasi aktif peserta didik. Dalam ma-teri teorema Pythagoras, masih ada guru yang belum menggunakan LKPD karena keterbatasan keterampilan dalam membuat LKPD yang bisa mengaktifkan dan memudahkan peserta didik memahami materi. Sebagai upaya membantu guru dalam memberikan kesempatan luas kepada peserta didik aktif dan terlibat langsung pada pembelajaran ialah melalui pengem-bangan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matemat-ika Realistik konteks lingkungan lahan basah agar lebih bermakna. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik konteks lingkungan lahan basah pada materi teorema Pythagoras kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model Plomp yang terdiri atas fase investigasi awal, fase perancangan, fase realisasi/konstruksi, fase tes, evaluasi, dan revisi. Hasil uji kevalidan LKPD oleh dua validator sebesar 3,13 dengan kriteria valid. Hasil uji kepraktisan dengan 21 peserta didik dan satu pendidik sebe-sar 3,71 dan 3,93 dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektifan sebe-sar 90% dengan kriteria efektif. Dengan demikian, dihasilkan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik konteks lingkungan lahan basah pada materi teorema Pythagoras kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN SOAL KONTEKSTUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA/MA Agus Basriannor; Iskandar Zulkarnain; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.1886

Abstract

Matematika merupakan salah satu ilmu yang penting dalam kehidupan bahkan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun masih ada siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami soal matematika. Hal tersebut karena soal yang diajukan terkesan membosankan dan terfokus pada masalah yang sulit dibayangkan oleh siswa. Oleh sebab itu, hendaknya siswa diberikan soal yang berhubungan dengan kehidupan secara nyata atau kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan soal kontekstual berbasis kearifan lokal pada pembelajaran matematika SMA/MA yang valid dan praktis. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Tessmer tipe formative research mencakup tahap preliminary dan tahap formative evaluation yang terdiri dari self evaluation, expert reviews, one-to-one, small group, dan field test. Namun, pada penelitian ini hanya sampai pada small group. Pada penelitian ini pengumpulan data menggunakan istrumen validasi ahli dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil analisis uji validitas yang diisi oleh tiga orang validator menghasilkan rata-rata skor 3,62 yang berada pada kategori valid. Kemudian, berdasarkan hasil analisis uji angket respon siswa menghasilkan rata-rata skor 3,32 yang menunjukkan bahwa soal berada pada kategori praktis. Dengan demikian, soal kontekstual berbasis kearifan lokal pada pembelajaran matematika SMA/MA memenuhi kriteria valid dan praktis.
PENGEMBANGAN LKPD BANGUN RUANG BERBASIS ETNOMATEMATIKA MASJID SULTAN SURIANSYAH DI KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Muhammad Maliki; Noor Fajriah; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.2141

Abstract

Ada sebagian peserta didik yang tidak begitu tertarik dengan matematika karena menganggapnya sulit dan membosankan. Salah satu alasan utamanya adalah karena kurangnya keterkaitan antara matematika yang peserta didik pelajari di sekolah dengan kehidupan peserta didik. Karena itulah, mengadopsi pendekatan etnomatematika yang menghubungkan matematika dengan budaya lokal menjadi relevan sebagai sarana meningkatkan minat peserta didik terhadap matematika. Penelitian bertujuan mengembangkan LKPD bangun ruang berbasis etnomatematika Masjid Sultan Suriansyah di kelas VIII sekolah menengah pertama yang valid. Metode pengembangan LKPD yang dipakai yaitu Research and Development serta model pengembangan 4D. Pengembangan dilakukan hingga tahap develop dan divalidasi oleh para validator melalui lembar validasi dengan lima aspek, yaitu format, kelayakan isi, kelayakan bahasa menurut BSNP, kontekstual, serta kebudayaan. LKPD memenuhi kriteria validitas dengan persentase validitas semua aspek sebesar 85,22%. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan telah valid. Namun, penelitian lanjutan perlu dilaksanakan untuk mengetahui tingkat kepraktisan dan keefektifannya.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL BERBASIS KONTEKS LINGKUNGAN LAHA BASAH UNTUK SISWA KELAS X Siti Nur Azizah; Iskandar Zulkarnain; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 4 No. 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2198

Abstract

Pada materi sistem persamaan linear tiga variabel sering kita temukan soal pemecahan masalah berkaitan dalam kehidupan nyata. Namun sistem persamaan linear tiga variabel masih saja membuat siswa kesulitan dalam menyelesaikanpermasalahan-permasalahan yang diberikan oleh guru. Untuk meningkatkan kualitas dalam proses belajar maka perlu adanya soal dengan konteks lingkungan siswa. Tujuannya ialah agar siswa dapat lebih terbuka terhadap lingkungan sekitarnya, melatih mereka untuk menganalisis permasalahan terlebih dahulu serta mempermudah pemahaman mereka terkait masalah matematika menggunakan konteks yang berada disekitar mereka. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan dalam rangka menghasilkan LKPD materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel berbasis konteks lingkungan lahan basah untuk siswa kelas X yang valid. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Four-D) dari Thiagarajan et al.(1974) yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Namun, pada penelitian ini dibatasi pada tahap pengembangan (develop) sampai uji validasi. Pada tahap pengembangan dilakukan validasi yang dilakukan oleh 3 orang validator melalui lembar validasi. Kemudian, dilakukan analisis kuantitatif terhadap skor yang diperoleh dari lembar validasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki skor 3,26 yang mana skor tersebut memenuhi kriteria valid namun masih memerlukan perbaikan.
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG SISI DATAR BERKONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN Nyoman Yohane Santi; Noor Fajriah; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.2258

Abstract

Menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar merupakan salah satu aspek yang tidah mudah untuk dilakukan oleh peserta didik karena harus dapat memahami konsep dasar dan mengetahui terlebih dahulu mengenai rumus bangun ruang sisi datar. Selain itu, karena soal yang diberikan juga berkonteks lingkungan lahan basah maka peserta didik juga harus memiliki kemampuan lain seperti memahami soal bahkan sampai menentukan langkah/proses pengerjaan untuk dapat mengerjakan soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dapat dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal berkonteks lingkungan lahan basah materi bangun ruang sisi datar berdasarkan tahapan Newman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif. Responden dalam penelitian adalah peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 3 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dianalisis menggunakan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukan jenis kesalahan yang termasuk kategori sangat tinggi terjadi pada kesalahan transformasi (transformation errors), kesalahan memahami (comprehension errors), kesalahan keterampilan proses (process skills errors), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (ecoding errors). Selanjutnya siswa tidak mengalami kesalahan pada kesalahan membaca (reading erros)
META ANALISIS: PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Nur Annisa Ependy; Iskandar Zulkarnain; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 5 No. 2 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i2.3179

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi dampak yang signifikan dari penerapan model PMR terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada jenjang kelas dan materi, khususnya siswa yang ada di jenjang Sekolah Dasar. Metode yang dipakai ialah systematic review dengan teknik meta analisis. Artikel didapat melalui penelusuran menggunakan Google Scholar dari tahun 2015 sampai dengan 2024. Didapat sebanyak 16 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Software Comprehensive Meta-Analysis (CMA) V3.0. dipakai sebagai alat bantu dalam melakukan analisis penelitian ini. Ukuran efek dihitung menggunakan persamaan Hedges dan ditentukan berdasarkan pada model estimasi efek acak. Analisis variasi dalam studi dilakukan dengan mempertimbangkan dua variabel moderator, yaitu tingkatan kelas dan materi yang diajarkan. Temuan dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa ukuran efek secara keseluruhan dari penerapan model PMR terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa Sekolah Dasar ialah sebesar 1,094, menempatkannya dalam kategori efek besar. Temuan dari analisis ini menegaskan bahwa penerapan model pembelajaran PMR memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan siswa Sekolah Dasar dalam pemahaman konsep matematika. Berdasarkan tingkatan kelas model pembelajaran PMR paling efektif diterapkan di kelas IV dan berdasarkan materi yang diajarkan model pembelajaran PMR paling efektif diterapkan pada materi Bangun Datar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN ALAT PERAGA PAPAN PENGUKURAN LUAS BANGUN DATAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD Hafizah Ariyani; Karim Karim; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 5 No. 3 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i3.3260

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah menjadi aspek vital yang perlu dikuasai oleh siswa dalam mata pelajaran matematika. Meski demikian, banyak siswa masih kesulitan saat menghadapi soal yang menuntut kemampuan tersebut. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak penggunaan PBL dengan bantuan media papan pengukur luas bangun datar terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Metode yang digunakan ialah metode kuasi eksperimen, dengan desain eksperimen kuasi yaitu Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Belitung Selatan 5 Banjarmasin, kelas VA sebagai kelompok kelas kontrol serta VB sebagai kelompok kelas eksperimen. Objek penelitian yaitu kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Langkah pengambilan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi serta tes. Teknik analisa data menggunakan statistika deskriptif dan inferensial. Berlandaskan temuan penelitian, bisa ditarik hasil model pembelajaran PBL berbantuan alat peraga papan pengukuran luas bangun datar berpengaruh pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN IMPROVE UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP NEGERI 12 BANJARMASIN Annisa Khalawatul Zakiah; Charil Faif Pasani; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 6 No. 2 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i2.3507

Abstract

Kemandirian belajar pada remaja adalah kemampuan penting dalam mengatur proses belajar mandiri, namun penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar matematika peserta didik masih rendah. Hal ini disebabkan masih banyak sekolah yang menggunakan pembelajaran konvensional yang cenderung bergantung pada ceramah dan latihan soal tanpa melibatkan peserta didik secara aktif. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar peserta didik  melalui model pembelajaran IMPROVE. Metode yang digunakan adalah Quasi-Experimental Design dengan pendekatan deskriftif kuantitatif, melibatkan 24 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran IMPROVE. Analisis data dilakukan dengan Rentang klasifikasi kemandirian belajar, uji normalitas, analisis deskriptif, N-gain, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan kemandirian belajar berada pada skor dari 98,83 menjadi 116,00 sehingga, kemandirian belajar peserta didik mengalami peningkatan dari kategori sedang ke kategori tinggi. Namun nilai rata-rata N-gain beradapada kategori rendah dengan skor 0,2958, sehingga guru diharapkan dapat menerapkan model pembelajaran IMPROVE secara lebih intensif dan konsisten dalam proses belajar mengajar.