Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS TEORITIS STRUKTUR PERKUATAN PONDASI TELAPAK PADA BANGUNAN GEDUNG UNTUK BANGUNAN ALIH FUNGSI DENGAN MENGGUNAKAN SAP 2000 Karundeng, Adriana; Manalip, Hieryco; Wallah, Steenie E.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 11, No 1 (2021): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan bertingkat dengan beton bertulang sebagai bagian dari struktur dan konstruksinya sangat rawan terhadap keruntuhan jika tidak direncanakan dengan baik. Karna itu dalam perencanaan bangunan alih fungsi sangat penting untuk menganalisa kekuatan struktur utama mulai dari struktur kolom, balok dan pondasi pendukungnya untuk memastikan bahwa bagian–bagian dari sistem struktur ini sanggup dan mampu mendukung beban tambahan, menyokongnya dan menyalurkan beban ke tanah dengan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas daya dukung maksimum pondasi terhadap beban yang bekerja termasuk penambahan beban dari Ruko 3 lantai menjadi Hotel 6 lantai dan menentukan desain struktur perkuatan atau perbaikan struktur pondasi. Hasil perhitungan SAP 2000 didapat Beban Aksial (P) 286220,32 kN dan Momen (M) 3664,92 kN/m dimana kapasitas daya dukung pondasi maksimum tidak mampu menahan beban yang bekerja akibat penambahan beban. Dengan dimensi pondasi eksisting 160 x 160 x 40 cm hasil perhitungan daya dukung tanah netto 1118.05 kN/mm2 dimana daya dukung tanah lebih kecil 822 kN/mm2. Pondasi mampu memikul geser satu arah (Vu1) 268.33 kN dan Vc 466.67 kN, sementara hasil perhitungan Vc 350 kN yang artinya lebih besar dari Vu1. Pondasi tidak mampu menahan geser dua arah (Vu2) 2194.50 kN (Pers. 3) dan hasil perhitungan Vc = 1645.88 kN. Kata kunci: Alih Fungsi Bangunan, Perkuatan Pondasi, SAP 2000.
KUAT TEKAN BETON DAN TARIK BELAH BETON DENGAN VARIASI PERSENTASE BATU APUNG DAN ABU SEKAM PADI Rantung, Dranita Dewi; Manalip, Hieryco; Sumajouw, Marthin D. J.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 5 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah bahan bangunan yang dibentuk dari pencampuran agregat, pasir, semen dan air. Saat ini, penggunaan beton sebagai material untuk struktur bangunan semakin meningkat. Semen sebagai bahan pengikat beton dalam proses pembuatannya menghasilkan emisi gas karbondioksida (CO2) ke atmosfer yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Guna meminimalkan penggunaan semen portland dalam konstruksi sederhana dan memaksimalkan penggunaan limbah dari material alam, maka pemakaian semen jenis lain perlu dicoba. Abu sekam padi dan batu apung adalah contoh limbah yang mengandung oksida silika sebagai bahan utama penyusunnya, hal tersebut memberikan sifat pozzolanik sehingga dapat dimanfaatkan sebagi bahan substitusi parsial pada semen.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu sekam padi dan batu apung sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan beton. Metode ACI 211.1-91 digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton. Pengujian kuat tekan beton dengan benda uji berbentuk silinder berdiameter 100 mm dan tinggi 200 mm. Pengujian dilakukan pada umur 14 hari dan 28 hari, dengan enam variasi sampel benda uji ASP, ASPBA1, ASPBA2, ASPBA3,ASPBA4, dan ASPBA5.Hasil penelitian beton dengan substitusi parsial semen menunjukan bahwa kuat tekan yang paling optimum terdapat pada beton dengan substitusi parsial ASP 10%, dengan hasil 19,82 MPa pada umur 14 hari dan 23,30 MPa pada umur 28 hari. Kuat tekan beton mengalami peningkatan sebesar 23,30.%. Kata Kunci: Pozzolan, Abu Sekam Padi, Batu Apung, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah